Subaru Legacy Generasi Keenam (2014–2019): Era Teknologi Keselamatan dan Kenyamanan Modern - Mobil.id

Subaru Legacy Generasi Keenam (2014–2019): Era Teknologi Keselamatan dan Kenyamanan Modern


HomeBlog

Subaru
Subaru Legacy Generasi Keenam (2014–2019): Era Teknologi Keselamatan dan Kenyamanan Modern
Penulis 8

Subaru Legacy generasi keenam yang diproduksi dari tahun 2014 hingga 2019 menjadi fase penting dalam transformasi Subaru menuju produsen kendaraan modern dengan fokus besar pada keselamatan, kenyamanan, dan efisiensi. Pada era ini, Legacy semakin meninggalkan karakter sedan sport touring agresif dan berkembang menjadi sedan keluarga premium dengan teknologi canggih.

Ketika Subaru memperkenalkan Legacy generasi keenam pada tahun 2014, pasar otomotif global sedang mengalami perubahan besar. Popularitas sedan mulai menurun akibat dominasi SUV dan crossover, terutama di Amerika Utara yang menjadi pasar terbesar Subaru.

Untuk menghadapi perubahan tersebut, Subaru memutuskan mempertahankan Legacy sebagai sedan nyaman dengan teknologi modern dan tingkat keselamatan tinggi. Strategi ini membuat Legacy generasi keenam lebih fokus pada pengalaman berkendara harian dibanding performa sporty ekstrem.

Legacy generasi keenam menggunakan kode bodi BN untuk sedan dan BS untuk platform wagon yang kemudian lebih dikenal sebagai Subaru Outback.

Dari sisi desain, Legacy BN tampil lebih elegan dan modern dibanding generasi BM sebelumnya. Garis bodi dibuat lebih halus dengan bentuk aerodinamis yang meningkatkan efisiensi bahan bakar sekaligus mengurangi kebisingan angin.

Bagian depan menggunakan grille heksagonal khas Subaru modern dengan lampu depan yang lebih tajam. Subaru mulai menerapkan bahasa desain yang lebih dewasa dan premium untuk meningkatkan daya tarik Legacy di pasar sedan menengah.

Meski tampil lebih modern, desain Legacy generasi keenam tetap cenderung konservatif. Subaru lebih memprioritaskan kenyamanan dan aerodinamika dibanding tampilan agresif seperti era BL/BP.

Interior Legacy BN mengalami peningkatan yang sangat signifikan dibanding generasi sebelumnya. Dashboard dibuat lebih rapi dengan desain horizontal modern yang memberi kesan luas dan premium.

Subaru mulai menggunakan material interior yang lebih baik dengan kualitas peredaman kabin meningkat drastis. Legacy generasi keenam terasa jauh lebih senyap dibanding model-model sebelumnya.

Kursi dibuat lebih nyaman untuk perjalanan jauh dan ruang kabin semakin luas. Fokus utama Subaru pada generasi ini memang diarahkan untuk menciptakan sedan touring keluarga yang nyaman dan aman.

Salah satu perkembangan terbesar Legacy generasi keenam adalah teknologi keselamatan. Subaru mulai serius menjadikan fitur keselamatan sebagai identitas utama kendaraan mereka.

Pada era ini, teknologi EyeSight berkembang menjadi salah satu sistem bantuan pengemudi paling terkenal di industri otomotif Jepang.

EyeSight menggunakan kamera stereo untuk memantau kondisi jalan dan membantu fitur seperti adaptive cruise control, lane departure warning, pre-collision braking, hingga throttle management.

Teknologi tersebut membantu Legacy mendapatkan reputasi sebagai salah satu sedan paling aman di kelasnya. Banyak lembaga keselamatan di Amerika Utara memberikan rating tinggi untuk Legacy generasi keenam karena kombinasi struktur bodi kuat dan fitur keselamatan aktif modern.

Selain keselamatan, Subaru juga meningkatkan kualitas pengendalian kendaraan melalui pengembangan Symmetrical AWD modern.

AWD Legacy generasi keenam dibuat lebih efisien dan lebih halus dibanding generasi sebelumnya. Distribusi tenaga mampu bekerja secara otomatis menyesuaikan kondisi jalan sehingga stabilitas kendaraan meningkat.

Legacy BN menggunakan beberapa pilihan mesin boxer seperti FB25 2.5 liter naturally aspirated dan EZ36 3.6 liter enam silinder pada varian tertentu.

Mesin FB25 menjadi tulang punggung utama Legacy generasi keenam. Mesin ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar serta mengurangi emisi tanpa menghilangkan karakter boxer khas Subaru.

Dibanding mesin EJ-series lama, FB-series memiliki konsumsi bahan bakar lebih baik dan tingkat getaran lebih halus.

Varian dengan mesin EZ36 enam silinder menawarkan performa lebih besar sekaligus karakter touring premium yang nyaman. Mesin enam silinder boxer tersebut cukup populer di Amerika Utara karena tenaga dan kenyamanannya.

Pada era ini, Subaru juga mulai mengembangkan transmisi Lineartronic CVT secara lebih serius. Banyak model Legacy menggunakan CVT untuk meningkatkan efisiensi bahan bakar dan kenyamanan berkendara.

Awalnya penggunaan CVT sempat mendapat kritik dari sebagian penggemar Subaru karena dianggap mengurangi sensasi sporty. Namun Subaru terus menyempurnakan karakter transmisi tersebut agar terasa lebih responsif dan halus.

Selain kenyamanan dan keselamatan, Legacy generasi keenam juga mulai mengadopsi teknologi hiburan modern seperti layar sentuh besar, konektivitas smartphone, Bluetooth, dan sistem audio premium.

Di pasar global, Legacy BN terutama difokuskan untuk pasar Amerika Serikat karena permintaan sedan menengah masih cukup stabil di sana.

Namun di Jepang dan beberapa negara lain, popularitas sedan mulai menurun cukup drastis akibat meningkatnya minat terhadap crossover dan SUV.

Bahkan pada era ini, Subaru Outback mulai jauh lebih populer dibanding Legacy sedan itu sendiri. Banyak konsumen lebih memilih Outback karena menawarkan posisi duduk tinggi dan tampilan lebih tangguh.

Meski demikian, Legacy generasi keenam tetap memiliki basis pengguna loyal yang menyukai sedan AWD nyaman dengan tingkat keselamatan tinggi.

Produksi Legacy generasi keenam berakhir pada tahun 2019 sebelum digantikan oleh generasi ketujuh yang menggunakan platform global baru Subaru.

Generasi BN menjadi salah satu Legacy paling penting karena memperlihatkan perubahan besar Subaru dari produsen sedan sport touring menjadi merek otomotif modern yang sangat fokus pada keselamatan, teknologi, dan kenyamanan keluarga.