BYD Jajaki Peluang Masuk Formula 1, Incar Persaingan dengan Ferrari dan McLaren - Mobil.id | Mobil.id

BYD Jajaki Peluang Masuk Formula 1, Incar Persaingan dengan Ferrari dan McLaren


HomeBlog

BYD
BYD Jajaki Peluang Masuk Formula 1, Incar Persaingan dengan Ferrari dan McLaren
Penulis Mobil.id

MOBILID – Raksasa otomotif asal Tiongkok, BYD, dikabarkan sedang dalam tahap pembicaraan untuk bergabung dalam kompetisi balap mobil bergengsi, Formula 1 (F1). Langkah ambisius tersebut diambil guna menantang tim-tim legendaris seperti Ferrari dan McLaren sekaligus memperkuat citra merek di pasar global.

Melansir laman CarNewsChina, Minggu (15/3/2026), upaya BYD masuk ke F1 sejalan dengan strategi ekspansi penjualan internasional perusahaan. Jika rencana mereka terealisasi, BYD akan menjadi pendatang baru kedua dalam waktu dekat setelah Cadillac yang didukung General Motors (GM) melakukan debut pada 8 Maret lalu.

BYD telah menghentikan produksi mobil bermesin pembakaran internal (ICE) murni sejak Maret 2022, kini sepenuhnya berfokus pada kendaraan listrik murni (BEV) dan plug-in hybrid (PHEV). 

Momentum masuknya BYD dinilai tepat mengingat adanya perubahan besar pada regulasi unit daya (power unit) F1 musim 2026 yang meningkatkan peran tenaga listrik hingga 50 persen.

Dalam regulasi terbarunya, unit MGU-K (Motor Generator Unit - Kinetic) mampu menyalurkan tenaga hingga 350 kW ke roda belakang—meningkat hampir tiga kali lipat dari sebelumnya yang hanya 120 kW. Artinya, sekitar setengah dari total tenaga mobil berasal dari motor listrik yang dipadukan dengan mesin V6 1,6 liter turbocharged.

Untuk bersaing di lintasan balap, BYD diprediksi akan mengadopsi teknologi dari sub-merek premium mereka, Yangwang. Merek ini dikenal melalui model U9 yang menggunakan platform e⁴ dengan empat motor listrik independen. Versi "extreme" dari model itu diklaim mampu menghasilkan tenaga hingga 3.000 horsepower (hp) dan akselerasi 0–100 km/jam dalam waktu 2,3 detik.

Hingga kini, belum ada kepastian apakah BYD akan mendaftar sebagai tim ke-12 atau melakukan akuisisi terhadap tim yang sudah ada. Sejumlah laporan berspekulasi bahwa tim Alpine milik Renault menjadi salah satu kandidat potensial untuk diakuisisi.

Selain Formula 1, BYD juga dilaporkan mengincar kejuaraan World Endurance Championship (WEC). Tren keterlibatan produsen Tiongkok di dunia balap internasional juga terlihat pada Chery yang mempertimbangkan partisipasi di Le Mans, serta NIO yang telah berkompetisi di Formula E selama lebih dari satu dekade.

Fenomena ini menandai babak baru bagi industri otomotif Tiongkok dalam menunjukkan taji teknologi mereka di panggung olahraga motor dunia.

Bagikan: