Tips Mudik Aman dengan Mobil Listrik - Mobil.id | Mobil.id

Tips Mudik Aman dengan Mobil Listrik


Home•Blog

BYD
Tips Mudik Aman dengan Mobil Listrik
Penulis Mobil.id

MOBILID – Menjelang musim mudik Lebaran, Changan Indonesia membagikan panduan strategis bagi para pengguna mobil listrik. Fokus utama dalam tips ini adalah menjaga performa kendaraan agar perjalanan jarak jauh tetap aman dan efisien.

CEO Changan Indonesia, Setiawan Surya, menegaskan bahwa kesiapan kendaraan merupakan kunci utama dalam bermobilitas saat merayakan hari raya.

"Kami melihat mudik Lebaran sebagai momen penting bagi masyarakat Indonesia. Changan ingin memastikan bahwa kendaraan listrik tidak hanya relevan untuk penggunaan harian, tetapi juga siap mendukung perjalanan jarak jauh dengan aman dan nyaman," ujar Setiawan dalam siaran pers di Jakarta.

Berikut empat poin utama yang harus diperhatikan pemudik yang menggunakan kendaraan listrik:

1. Pengecekan Kondisi Fisik Kendaraan

Pemilik kendaraan wajib melakukan inspeksi menyeluruh untuk memastikan mobil dalam kondisi prima sebelum menempuh jarak jauh. Pengecekan meliputi;

  • Sistem Pengereman: Memastikan fungsi rem bekerja akurat.

  • Sistem Keamanan dan Ban: Memeriksa tekanan serta kelayakan ban.

  • Optimalisasi Baterai: Memastikan kesehatan baterai (SOH) dalam kondisi baik dan daya terisi penuh sebelum berangkat untuk meminimalkan risiko kendala di jalan.

2. Perencanaan Rute dan Lokasi SPKLU

Manajemen rute yang matang sangat krusial bagi pengguna mobil listrik. Pengemudi disarankan untuk;

  • Memetakan keberadaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di sepanjang jalur mudik.

  • Menyesuaikan jarak tempuh maksimal kendaraan dengan ketersediaan titik pengisian daya agar terhindar dari risiko kehabisan daya di tengah perjalanan.

3. Efisiensi Gaya Berkendara

Kondisi lalu lintas mudik yang padat menuntut cara mengemudi yang lebih bijak. Changan menyarankan pengemudi untuk;

  • Menghindari akselerasi agresif.

  • Memaksimalkan fitur regenerative braking yang mengubah energi deselerasi menjadi daya listrik kembali ke baterai.

  • Memanfaatkan mode berkendara yang sesuai, seperti Eco Mode untuk efisiensi energi atau Sport Mode sesuai kebutuhan medan jalan.

4. Manajemen Beban Muatan

Kelebihan muatan sering terjadi saat mudik karena banyaknya barang bawaan atau oleh-oleh. Pemilik kendaraan diingatkan untuk tidak membawa beban berlebih karena hal tersebut memaksa kendaraan bekerja lebih keras, yang berdampak langsung pada pemborosan konsumsi daya baterai serta menurunkan standar keselamatan berkendara.

Selain performa mesin dan baterai, pastikan juga komponen pendukung seperti pembersih kaca (wiper) berfungsi dengan baik dan hindari penggunaan roof box yang tidak sesuai standar karena dapat membahayakan stabilitas kendaraan.

Bagikan: