
MOBILID- Perkembangan teknologi otomotif membuat pilihan mobil di Indonesia semakin beragam. Selain mesin bensin konvensional, konsumen kini dapat menemukan kendaraan listrik murni, hybrid, hingga plug-in hybrid yang menawarkan pendekatan berbeda dalam penggunaan energi.
Chery menjadi salah satu merek yang cukup aktif menghadirkan berbagai pilihan tersebut di pasar Indonesia. Lini produknya tidak hanya terdiri dari SUV bermesin bensin, tetapi juga kendaraan Battery Electric Vehicle (BEV) dan Chery Super Hybrid (CSH).
Pada 2026, jajaran Chery di Indonesia mencakup beberapa model dengan karakter berbeda. Ada mobil kompak untuk penggunaan perkotaan seperti Chery Q, kendaraan listrik dengan karakter adventure seperti J6, hingga SUV 7-seater dengan teknologi PHEV seperti TIGGO 9 CSH. Chery juga menawarkan TIGGO Cross CSH, C5 CSH, dan TIGGO 8 CSH sebagai bagian dari lini CSH.
Berikut tujuh mobil Chery yang dapat dilirik tahun ini berdasarkan teknologi, jenis kendaraan, dan kebutuhan mobilitas yang berbeda.
1. Chery Q, Mobil Listrik Kompak untuk Aktivitas Perkotaan
Chery Q menjadi salah satu model yang membawa teknologi listrik ke segmen kendaraan kompak. Mobil ini dirancang untuk kebutuhan mobilitas perkotaan dengan ukuran yang lebih ringkas dibandingkan SUV keluarga Chery lainnya.
Chery mencantumkan baterai berkapasitas 42,7 kWh dengan panjang bodi 4.195 mm dan wheelbase 2.700 mm. Model ini juga hadir dengan sejumlah fitur teknologi yang cukup lengkap untuk kendaraan berukuran compact.
Pada bagian kabin, Chery Q menawarkan layar infotainment berukuran 15,6 inci. Sistem keselamatannya juga dilengkapi enam airbag dan hingga 20 fitur Advanced Driver Assistance System atau ADAS. Selain itu, tersedia kamera panorama 540 derajat dan Autonomous Parking Assist pada paket tertentu.
Karakter tersebut membuat Chery Q dapat diperhatikan oleh pengguna yang membutuhkan mobil listrik dengan dimensi lebih mudah untuk digunakan dalam aktivitas sehari-hari.
Untuk pengguna perkotaan, teknologi seperti kamera dengan sudut pandang luas dan sistem bantuan parkir juga dapat membantu ketika kendaraan digunakan di area dengan ruang parkir terbatas.
2. Chery J6, SUV Listrik dengan Karakter Adventure
Berbeda dari Chery Q yang berukuran compact, Chery J6 membawa karakter SUV dengan desain boxy dan pendekatan adventure.
J6 menggunakan baterai LFP dan memiliki panjang 4.406 mm dengan wheelbase 2.715 mm. Chery juga mencantumkan sistem penggerak AWD pada model ini.
Teknologi listrik pada J6 membuat mobil dapat digunakan tanpa mesin pembakaran internal. Artinya, sumber tenaga utama berasal dari motor listrik yang mendapatkan energi dari baterai.
Karakter desainnya juga menjadi salah satu daya tarik tersendiri. Bentuk bodi yang cenderung kotak membuat J6 terlihat berbeda dibandingkan crossover perkotaan dengan desain yang lebih membulat.
Bagi pengguna yang ingin kendaraan listrik tetapi tetap menginginkan tampilan SUV, J6 bisa menjadi salah satu model yang diperhatikan.
Penggunaannya juga tidak harus selalu berkaitan dengan perjalanan jauh atau medan berat. J6 tetap dapat digunakan untuk aktivitas harian, sementara karakter adventure menjadi bagian dari identitas desain dan konsep kendaraannya.
3. Chery E5, Sedan Listrik untuk Mobilitas Harian
Chery E5 menjadi pilihan lain bagi konsumen yang ingin masuk ke kendaraan listrik dengan bentuk bodi yang berbeda dari J6.
Model ini menggunakan baterai LFP, memiliki panjang 4.424 mm dan wheelbase 2.630 mm. Chery menempatkan E5 sebagai salah satu kendaraan listrik yang dapat digunakan untuk kebutuhan mobilitas keluarga maupun perkotaan.
Penggunaan baterai LFP menjadi salah satu aspek teknologi yang dibawa E5. Selain sistem penggerak listrik, mobil ini juga mendapatkan berbagai fitur pendukung kenyamanan dan keselamatan.
Karena tidak menggunakan mesin bensin sebagai sumber tenaga utama, karakter berkendaranya tentu berbeda dari mobil konvensional. Motor listrik memberikan respons tenaga yang dapat terasa langsung ketika pedal akselerator diinjak.
Bagi konsumen yang aktivitas hariannya lebih banyak berlangsung di perkotaan, E5 dapat menjadi salah satu pilihan yang diperhatikan ketika ingin berpindah ke kendaraan listrik.
Namun, seperti mobil listrik lainnya, calon pengguna tetap perlu mempertimbangkan akses pengisian daya di rumah atau lokasi yang biasa dikunjungi.
4. Chery Tiggo Cross CSH, SUV Hybrid untuk Penggunaan Harian
Jika kendaraan listrik murni belum sesuai kebutuhan, Chery juga memiliki TIGGO Cross CSH sebagai SUV dengan teknologi hybrid.
Model ini menggunakan mesin 1.5L DHE dan sistem hybrid yang menggabungkan mesin bensin, motor listrik, baterai, serta transmisi DHT. Chery mencantumkan tenaga sistem 204 PS dan torsi 310 Nm pada laman resminya.
TIGGO Cross CSH memiliki panjang sekitar 4.330 mm sehingga dimensinya masih berada pada ukuran SUV kompak. Karakter tersebut dapat membuatnya relevan untuk penggunaan sehari-hari, termasuk mobilitas perkotaan.
Salah satu teknologi yang menjadi perhatian adalah sistem CSH atau Chery Super Hybrid. Konsepnya menggabungkan tenaga listrik dan mesin bensin untuk menyesuaikan kebutuhan berkendara. Chery juga mencantumkan klaim konsumsi bahan bakar 1:25 dan akselerasi 0-100 km/jam sekitar 8 detik pada laman lini CSH.
Selain teknologi hybrid, model ini juga membawa fitur bantuan pengemudi. Chery mencantumkan hingga 17 ADAS, sehingga TIGGO Cross CSH menjadi salah satu model yang dapat dilirik konsumen yang menginginkan teknologi modern tetapi masih membutuhkan fleksibilitas mesin bensin.
5. Chery C5 CSH, Crossover dengan Teknologi Hybrid
Chery C5 CSH menjadi model lain dalam keluarga Chery Super Hybrid. Mobil ini membawa format crossover dengan teknologi elektrifikasi yang ditujukan untuk penggunaan sehari-hari.
Pada lini CSH resmi Chery, C5 CSH mencatat klaim comprehensive mileage lebih dari 1.000 km, konsumsi bahan bakar 20,4 km/l berdasarkan standar NEDC, serta akselerasi 0-100 km/jam sekitar 7,7 detik.
Teknologi hybrid pada C5 CSH memberikan alternatif bagi pengguna yang ingin mendapatkan pengalaman berkendara dengan bantuan tenaga listrik tanpa sepenuhnya bergantung pada pengisian daya eksternal seperti kendaraan listrik murni.
Untuk penggunaan sehari-hari, teknologi seperti ini dapat menjadi pertimbangan karena kendaraan masih membawa mesin bensin sebagai bagian dari sistem penggerak.
Selain sistem elektrifikasi, C5 juga memiliki pendekatan desain yang cukup modern. Bentuk eksteriornya mengarah pada crossover sporty, sementara bagian interior mengandalkan berbagai perangkat digital.
Model ini dapat menjadi pilihan bagi konsumen yang mencari kendaraan dengan teknologi hybrid tetapi menginginkan dimensi yang lebih mudah digunakan daripada SUV 7-seater.
6. Chery Tiggo 8 CSH, SUV 7-Seater dengan Teknologi PHEV
Beralih ke ukuran yang lebih besar, ada TIGGO 8 CSH. Model ini membawa konfigurasi tujuh penumpang dan menggunakan teknologi plug-in hybrid.
Chery mencantumkan kemampuan berkendara dalam mode EV hingga 90 km, sementara comprehensive mileage diklaim mencapai lebih dari 1.300 km. Sistemnya menghasilkan tenaga hingga 204 PS dan torsi 310 Nm.
Salah satu teknologi yang menjadi bagian penting dari Tiggo 8 CSH adalah kombinasi Dedicated Hybrid Engine (DHE), Dedicated Hybrid Transmission (DHT), dan Dedicated Hybrid Battery.
Karena menggunakan sistem plug-in hybrid, baterai dapat diisi menggunakan sumber listrik eksternal. Ini membuat pengguna memiliki pilihan untuk memanfaatkan mode listrik dalam aktivitas tertentu.
Kabin menjadi bagian lain yang cukup menarik. Chery menawarkan fitur seperti panoramic sunroof, ventilated front seat, serta Queen Seat yang dilengkapi fungsi pijat dan electric leg rest pada konfigurasi tertentu.
Dengan konfigurasi tujuh penumpang, Tiggo 8 CSH dapat diperhatikan oleh keluarga yang membutuhkan ruang kabin lebih besar tetapi juga ingin mengikuti perkembangan teknologi elektrifikasi.
7. Chery Tiggo 9 CSH, SUV Flagship dengan Teknologi PHEV
Di posisi paling atas dalam jajaran ini terdapat TIGGO 9 CSH. Model ini menjadi SUV flagship Chery dengan teknologi plug-in hybrid dan berbagai perangkat modern.
Chery mencantumkan kemampuan pure EV lebih dari 180 km, comprehensive mileage lebih dari 1.400 km, serta akselerasi 0-100 km/jam sekitar 5,4 detik. Sistem penggeraknya juga menghasilkan comprehensive torque hingga 650 Nm.
Teknologi PHEV memungkinkan Tiggo 9 CSH menggunakan tenaga listrik dari baterai maupun mesin bensin sesuai kondisi berkendara dan sistem kendaraan.
Di dalam kabin terdapat layar konsol tengah 15,6 inci 2.5K yang menggunakan chip Snapdragon 8155. Sistem hiburannya juga menggunakan 14 speaker Sony, sementara fitur Automatic Parking Assist menjadi salah satu teknologi yang membantu ketika melakukan manuver parkir.
Ukuran dan konfigurasi Tiggo 9 CSH juga membuatnya cocok diperhatikan oleh pengguna yang membutuhkan SUV dengan kapasitas penumpang lebih banyak. Teknologi PHEV memberikan fleksibilitas antara penggunaan tenaga listrik dan mesin bensin.
Pilihan Teknologi Chery Semakin Beragam
Ketujuh model tersebut menunjukkan bahwa teknologi yang ditawarkan Chery pada 2026 tidak hanya berada pada satu jenis kendaraan.
Chery Q, J6, dan E5 membawa pendekatan kendaraan listrik murni atau BEV. Sementara TIGGO Cross CSH, C5 CSH, TIGGO 8 CSH, dan TIGGO 9 CSH menggunakan pendekatan Chery Super Hybrid dengan kombinasi teknologi listrik dan mesin bensin. Chery sendiri saat ini membagi lini produknya ke dalam kategori BEV, CSH, dan ICE.
Perbedaan teknologi tersebut membuat calon konsumen perlu menentukan kebutuhan sebelum memilih. Pengguna yang memiliki akses pengisian daya dan banyak melakukan perjalanan perkotaan dapat mempertimbangkan BEV. Sementara konsumen yang membutuhkan fleksibilitas perjalanan lebih jauh dapat melihat pilihan hybrid atau PHEV.
Dari sisi ukuran, tersedia pula pilihan yang cukup beragam. Chery Q memiliki konsep compact EV, J6 membawa karakter SUV adventure, E5 menawarkan kendaraan listrik dengan format yang berbeda, sedangkan keluarga TIGGO menyediakan pilihan dari SUV kompak hingga SUV 7-seater.
Dengan semakin beragamnya teknologi kendaraan yang tersedia, pembeli juga sebaiknya tidak hanya melihat angka tenaga atau fitur. Infrastruktur pengisian daya, pola penggunaan harian, kapasitas penumpang, biaya perawatan, dan kebutuhan perjalanan jarak jauh juga perlu diperhitungkan.
Bagi pembaca MobilID, tujuh model Chery tersebut dapat menjadi gambaran mengenai pilihan kendaraan dengan teknologi modern yang tersedia di Indonesia tahun ini. Mulai dari mobil listrik kompak hingga SUV PHEV berkapasitas tujuh penumpang, masing-masing memiliki karakter dan teknologi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan mobilitas pengguna.