Apakah Komponen Kaki-Kaki BRZ 2017+ Lebih Awet Dibanding 2012? - Mobil.id

Apakah Komponen Kaki-Kaki BRZ 2017+ Lebih Awet Dibanding 2012?


HomeBlog

Subaru
Apakah Komponen Kaki-Kaki BRZ 2017+ Lebih Awet Dibanding 2012?
Penulis 8

Ketika berbicara mengenai Subaru BRZ Gen 1, calon pembeli sering dihadapkan pada dua pilihan besar: mencari model pre-facelift (2012–2016) yang lebih terjangkau atau melirik model facelift (2017–2020) dengan harga yang lebih premium. Salah satu pertimbangan teknis yang paling krusial di balik perbedaan harga tersebut adalah pembaruan pada sektor kaki-kaki. Banyak yang bertanya, apakah komponen suspensi pada model 2017 ke atas benar-benar lebih awet dan lebih baik dibandingkan versi awal?

Secara teknis, Subaru memang melakukan revisi signifikan pada sistem suspensi saat peluncuran model facelift tahun 2017. Fokus utama insinyur Subaru saat itu adalah meningkatkan stabilitas tanpa mengorbankan kenyamanan. Mereka melakukan penyetelan ulang pada spring rate atau tingkat kekerasan pegas, serta mengganti damper (shock absorber) dengan spesifikasi yang lebih canggih. Perubahan ini tidak hanya bertujuan untuk performa, tetapi juga untuk mengatasi beberapa keluhan pada model awal.

Pada Subaru BRZ tahun 2012, karakter suspensinya cenderung sangat kaku. Meskipun memberikan handling yang sangat tajam dan presisi, karakter ini sering dianggap terlalu keras untuk penggunaan harian di permukaan jalan yang kurang rata. Efek samping dari kekakuan ini adalah beban kerja pada komponen bushing dan link suspensi yang lebih berat. Pada unit yang sudah berumur belasan tahun, tidak jarang ditemukan keausan pada bushing lengan ayun atau kebocoran pada shock absorber standar akibat siksaan jalanan yang terus-menerus.

Sementara itu, pada model 2017 ke atas, Subaru mengadopsi teknologi damper yang lebih responsif dengan toleransi yang lebih baik. Penggunaan material yang lebih mutakhir pada komponen suspensi ini diklaim lebih tahan terhadap keausan jangka panjang. Selain itu, geometri suspensi yang disesuaikan sedikit memberikan beban distribusi yang lebih merata, sehingga risiko kerusakan dini pada ball joint maupun stabilizer link dapat diminimalisir. Banyak pemilik melaporkan bahwa kaki-kaki BRZ 2017 terasa lebih "tenang" dan minim suara bising meskipun telah digunakan dalam jarak tempuh yang cukup jauh.

Namun, penting untuk dipahami bahwa istilah "lebih awet" bukan berarti komponen tersebut kebal terhadap usia. Faktor gaya berkendara dan kondisi jalan di Indonesia memiliki peran yang sangat besar. BRZ adalah mobil sport, dan penggunaan velg aftermarket yang terlalu besar atau offset yang tidak sesuai dapat mempercepat keausan komponen kaki-kaki pada tahun produksi berapa pun. Model 2017+ memang memiliki keunggulan dalam desain dan material, namun perawatan rutin tetap menjadi kunci utama.

Jika Anda membandingkan unit bekas 2012 dengan 2017, Anda akan merasakan perbedaan yang cukup terasa saat melibas polisi tidur atau jalan bergelombang. Versi 2017 memberikan redaman yang lebih progresif dan dewasa. Bagi Anda yang mengutamakan ketenangan pikiran dalam hal pemeliharaan, memilih model 2017 ke atas adalah investasi yang lebih masuk akal. Komponen kaki-kakinya memang dirancang dengan spesifikasi yang lebih modern, yang secara teknis memang memiliki durabilitas lebih tinggi terhadap kondisi penggunaan harian dibandingkan dengan spesifikasi tahun awal.

Sebagai langkah preventif, apa pun tahun produksinya, melakukan pengecekan secara berkala pada bagian bushing, tie rod, dan rack steer sangat dianjurkan. Bagi pemilik model 2012, melakukan upgrade komponen kaki-kaki dengan suku cadang facelift atau produk aftermarket berkualitas tinggi sering kali menjadi solusi untuk mendapatkan rasa berkendara yang setara dengan model 2017. Jadi, meskipun model 2017+ memiliki keunggulan bawaan, kesiapan Anda dalam melakukan perawatan rutin tetap akan menjadi faktor penentu utama berapa lama komponen tersebut bertahan dalam melayani kebutuhan mobilitas Anda di tahun 2026 ini.