Awal Mula Subaru Legacy sebagai Sedan AWD Modern Subaru - Mobil.id

Awal Mula Subaru Legacy sebagai Sedan AWD Modern Subaru


HomeBlog

Subaru
Awal Mula Subaru Legacy sebagai Sedan AWD Modern Subaru
Penulis 8

Subaru Legacy lahir pada masa penting dalam sejarah Subaru. Pada akhir 1980-an, Subaru masih dikenal sebagai produsen mobil kecil dengan teknologi unik seperti mesin boxer dan sistem penggerak semua roda atau AWD. Namun secara global, nama Subaru belum sebesar rival Jepang seperti Toyota, Honda, maupun Nissan.

Subaru membutuhkan model baru yang mampu meningkatkan citra perusahaan sekaligus menunjukkan kemampuan teknis mereka kepada pasar internasional. Dari kebutuhan tersebut lahirlah Subaru Legacy pada tahun 1989.

Legacy menjadi model yang sangat penting karena mobil inilah yang membentuk fondasi identitas modern Subaru sebagai produsen kendaraan AWD dengan mesin boxer.

Sebelum Legacy hadir, Subaru sebenarnya sudah memiliki pengalaman panjang menggunakan sistem AWD pada beberapa model seperti Leone. Namun pada era tersebut, teknologi AWD masih lebih sering ditemukan pada kendaraan off-road atau mobil utilitas.

Subaru melihat peluang berbeda. Mereka ingin menghadirkan sedan dan wagon keluarga yang tetap nyaman digunakan harian tetapi memiliki kemampuan traksi lebih baik dibanding mobil biasa.

Inilah yang menjadi dasar pengembangan Legacy sebagai sedan AWD modern Subaru.

Ketika diperkenalkan pertama kali pada tahun 1989, Legacy hadir dalam dua versi utama yaitu sedan BC dan wagon BF.

Desain Legacy generasi pertama terlihat jauh lebih modern dibanding mobil Subaru sebelumnya. Garis bodi dibuat lebih aerodinamis mengikuti tren otomotif akhir 1980-an yang mulai fokus pada efisiensi dan stabilitas.

Subaru ingin Legacy mampu bersaing langsung dengan sedan kelas menengah Jepang lain yang saat itu mendominasi pasar global.

Meski tampil lebih modern, Legacy tetap mempertahankan ciri khas Subaru melalui penggunaan mesin boxer horizontal-opposed.

Mesin boxer menjadi identitas penting Subaru karena memiliki pusat gravitasi lebih rendah dibanding mesin inline biasa.

Konfigurasi tersebut membantu menghasilkan handling lebih stabil dan distribusi bobot lebih baik.

Legacy generasi pertama menggunakan berbagai varian mesin boxer EJ-series seperti EJ18, EJ20, dan EJ22 tergantung pasar dan spesifikasi kendaraan.

Mesin EJ22 terutama terkenal sangat tangguh dan menjadi salah satu mesin boxer naturally aspirated paling dihormati dalam sejarah Subaru.

Selain mesin boxer, Legacy juga memperkenalkan pengembangan serius Subaru terhadap sistem Symmetrical AWD.

Konsep Symmetrical AWD Subaru berbeda dari AWD biasa karena posisi mesin boxer dan drivetrain dirancang simetris dari depan hingga belakang kendaraan.

Desain tersebut membantu menciptakan distribusi tenaga lebih stabil dan keseimbangan kendaraan lebih baik saat melaju di berbagai kondisi jalan.

Pada akhir 1980-an, konsep seperti ini masih sangat unik untuk sedan keluarga.

Sebagian besar sedan Jepang saat itu menggunakan penggerak roda depan atau front-wheel drive.

Subaru justru mengambil jalur berbeda dengan menjadikan AWD sebagai identitas utama Legacy.

Strategi tersebut awalnya dianggap berisiko karena AWD identik dengan konsumsi bahan bakar lebih tinggi dan biaya produksi lebih mahal.

Namun Subaru percaya ada konsumen yang membutuhkan kendaraan keluarga dengan stabilitas tinggi di berbagai cuaca.

Keputusan tersebut terbukti berhasil terutama di wilayah dengan musim dingin seperti Amerika Utara.

Legacy cepat populer di daerah bersalju karena kemampuan AWD Subaru terkenal sangat baik di jalan licin.

Banyak pengguna memilih Legacy karena mobil ini memberikan rasa aman dan stabil dibanding sedan biasa.

Selain fokus pada kenyamanan dan traksi, Subaru juga ingin membangun citra performa melalui Legacy.

Karena itulah Subaru menghadirkan varian Legacy RS Turbo yang menggunakan mesin boxer EJ20 turbo.

Legacy RS Turbo menjadi kendaraan penting dalam sejarah motorsport Subaru.

Sebelum era Subaru Impreza WRX STI mendominasi reli dunia, Subaru lebih dulu menggunakan Legacy RS dalam ajang World Rally Championship.

Mobil tersebut membantu memperkenalkan teknologi turbo AWD Subaru kepada dunia internasional.

Legacy RS juga memperlihatkan bahwa sedan keluarga AWD dapat memiliki performa tinggi sekaligus stabil di berbagai kondisi jalan.

Pada awal 1990-an, Subaru semakin serius menggunakan Legacy untuk membangun reputasi global mereka.

Salah satu langkah paling terkenal adalah pemecahan FIA World Speed Endurance Record pada tahun 1990 menggunakan Legacy RS Turbo.

Dalam pengujian tersebut, Legacy mampu mempertahankan kecepatan tinggi dalam perjalanan jarak jauh tanpa masalah mekanikal besar.

Keberhasilan tersebut menjadi alat promosi penting bagi Subaru untuk menunjukkan durability mesin boxer dan AWD mereka.

Selain sedan, Legacy Wagon BF juga membantu mengubah citra kendaraan wagon di pasar global.

Pada masa itu, wagon sering dianggap hanya sebagai kendaraan keluarga praktis. Namun Subaru mencoba menghadirkan wagon dengan karakter touring dan kemampuan AWD modern.

Legacy Wagon menjadi populer di kalangan pengguna aktif yang menyukai perjalanan jauh, aktivitas outdoor, dan kondisi jalan beragam.

Dari sinilah kemudian lahir Subaru Outback pada pertengahan 1990-an.

Outback awalnya hanyalah Legacy Wagon dengan suspensi lebih tinggi dan tampilan semi-offroad. Namun konsep tersebut akhirnya berkembang menjadi salah satu crossover paling sukses dalam sejarah otomotif.

Kesuksesan Legacy membuat Subaru mulai dikenal sebagai produsen kendaraan dengan karakter berbeda dibanding merek Jepang lain.

Jika Toyota terkenal karena reliability massal dan Honda terkenal dengan efisiensi mesin, Subaru mulai dikenal karena kombinasi mesin boxer, AWD, dan karakter touring stabil.

Legacy juga menjadi fondasi berbagai model Subaru modern setelahnya.

Teknologi AWD dan filosofi mesin boxer yang dikembangkan pada Legacy kemudian digunakan di berbagai model lain seperti Subaru Forester, Subaru WRX, dan Outback.

Produksi Legacy generasi pertama berakhir pada tahun 1993 sebelum dilanjutkan generasi kedua BD/BG yang tampil lebih modern dan aerodinamis.

Meski sudah berusia lebih dari tiga dekade, Legacy generasi awal tetap dianggap sebagai model yang mengubah arah masa depan Subaru secara global.

Tanpa Legacy, kemungkinan besar Subaru tidak akan memiliki identitas kuat sebagai produsen kendaraan AWD modern seperti yang dikenal sekarang.