Banyak yang Baru Tahu Setelah Membeli! Ini Kelebihan dan Kekurangan Dodge Journey yang Sering Luput dari Perhatian - Mobil.id

Banyak yang Baru Tahu Setelah Membeli! Ini Kelebihan dan Kekurangan Dodge Journey yang Sering Luput dari Perhatian


HomeBlog

Dodge
Banyak yang Baru Tahu Setelah Membeli! Ini Kelebihan dan Kekurangan Dodge Journey yang Sering Luput dari Perhatian
Penulis 11

Memilih mobil bekas bukan hanya soal harga yang murah, tetapi juga memahami karakter kendaraan yang akan digunakan dalam jangka panjang. Salah satu SUV bekas yang belakangan semakin banyak dilirik adalah Dodge Journey. SUV asal Amerika Serikat ini menawarkan desain gagah, kabin luas, fitur premium, serta harga bekas yang kini sangat menarik. Bahkan, banyak unit Dodge Journey dijual di kisaran Rp120–180 jutaan, setara dengan harga mobil keluarga bekas populer di Indonesia.

Namun, sebelum memutuskan untuk membelinya, ada baiknya calon pemilik memahami berbagai kelebihan dan kekurangan Dodge Journey yang sering kali baru disadari setelah mobil digunakan sehari-hari. Dengan mengetahui hal ini sejak awal, Anda bisa menentukan apakah SUV ini benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan gaya berkendara Anda.

Kelebihan Dodge Journey yang Layak Dipertimbangkan

1. Dimensi Besar dengan Tampilan Premium

Salah satu daya tarik utama Dodge Journey adalah desain eksteriornya. Dengan bodi yang besar dan garis desain khas mobil Amerika, SUV ini masih terlihat modern meski usianya sudah lebih dari satu dekade.

Grille berukuran besar, kap mesin yang tinggi, serta proporsi bodi yang kokoh membuat Journey tampil lebih premium dibandingkan banyak SUV Jepang di rentang harga yang sama. Bagi sebagian orang, tampilannya bahkan masih terlihat seperti mobil dengan harga di atas Rp300 juta.

2. Kabin Sangat Luas

Banyak pemilik baru yang terkejut dengan lega kabin Dodge Journey. Mobil ini dirancang untuk mengakomodasi hingga tujuh penumpang dengan konfigurasi tiga baris kursi.

Ruang kaki dan ruang kepala terasa lega, terutama pada baris pertama dan kedua. Selain itu, kursi belakang dapat dilipat rata sehingga ruang bagasi menjadi sangat luas untuk membawa barang berukuran besar.

Bagi keluarga yang sering bepergian, kepraktisan ini menjadi nilai tambah yang signifikan.

3. Kenyamanan Berkendara Khas Mobil Amerika

Karakter suspensi Dodge Journey cenderung empuk dan nyaman. Mobil ini mampu meredam guncangan dengan baik saat melewati jalan berlubang atau bergelombang.

Selain itu, kabin juga memiliki peredaman suara yang cukup baik sehingga perjalanan terasa lebih tenang, terutama saat melaju di jalan tol.

Banyak pemilik baru mengaku baru menyadari bahwa kenyamanan Journey berada di atas ekspektasi mereka setelah digunakan untuk perjalanan jarak jauh.

4. Mesin Bertenaga

Mayoritas Dodge Journey di Indonesia menggunakan mesin bensin 2.4 liter empat silinder yang menghasilkan tenaga sekitar 170 hp.

Tenaga tersebut terasa cukup untuk membawa tujuh penumpang sekaligus tanpa membuat mobil kehilangan performa. Saat digunakan di jalan tol atau medan menanjak, mesin tetap memberikan akselerasi yang halus dan responsif.

5. Fitur Relatif Lengkap

Meski tergolong mobil lawas, Dodge Journey sudah dibekali berbagai fitur yang pada masanya termasuk premium.

Beberapa fitur yang tersedia antara lain:

  • Cruise control.

  • Electronic Stability Control (ESC).

  • Traction Control.

  • ABS dan EBD.

  • Airbag ganda atau lebih, tergantung varian.

  • AC double blower.

  • Keyless entry pada tipe tertentu.

  • Head unit layar sentuh.

  • Sensor parkir.

  • Kamera parkir pada beberapa varian.

Fitur-fitur tersebut masih relevan untuk mendukung kenyamanan dan keselamatan berkendara saat ini.

Kekurangan Dodge Journey yang Sering Baru Disadari

1. Konsumsi BBM Tidak Seirit Mobil Jepang

Ini merupakan salah satu hal yang paling sering dikeluhkan oleh pemilik baru.

Dengan mesin 2.4 liter dan bobot kendaraan yang cukup besar, konsumsi BBM Dodge Journey memang lebih tinggi dibandingkan MPV atau SUV bermesin 1.500 cc.

Dalam penggunaan di dalam kota, konsumsi bahan bakar umumnya berada di kisaran 6–8 km/liter, sedangkan di jalan tol bisa mencapai sekitar 10–12 km/liter jika kondisi lalu lintas lancar.

Bagi pengguna yang terbiasa menggunakan mobil kecil, perbedaan biaya bahan bakar tentu akan terasa.

2. Spare Part Tidak Sebanyak Mobil Jepang

Walaupun suku cadang Dodge Journey masih tersedia, pencariannya memang tidak semudah mobil-mobil Jepang yang populasinya sangat banyak.

Beberapa komponen fast moving masih relatif mudah diperoleh, tetapi untuk bagian tertentu terkadang harus melakukan pemesanan terlebih dahulu.

Karena itu, pemilik disarankan memiliki bengkel spesialis atau pemasok suku cadang yang terpercaya.

3. Pajak Tahunan Relatif Tinggi

Karena menggunakan mesin berkapasitas besar, biaya pajak tahunan Dodge Journey tentu lebih tinggi dibandingkan mobil bermesin kecil.

Hal ini sering kali menjadi kejutan bagi pembeli yang hanya fokus pada harga beli tanpa menghitung biaya kepemilikan jangka panjang.

4. Tidak Semua Bengkel Memahami Karakter Mobil Amerika

Berbeda dengan merek Jepang yang hampir semua bengkel umum dapat menanganinya, Dodge Journey membutuhkan mekanik yang memahami karakter kendaraan Amerika.

Kesalahan diagnosis atau penggunaan komponen yang tidak sesuai bisa menyebabkan biaya perbaikan menjadi lebih besar.

Karena itu, penting untuk mengetahui lokasi bengkel spesialis sebelum memutuskan membeli.

5. Nilai Jual Kembali Tidak Setinggi Mobil Jepang

Dodge Journey menawarkan value for money yang sangat baik saat dibeli sebagai mobil bekas.

Namun, kondisi tersebut juga berarti nilai jual kembalinya cenderung tidak setinggi mobil Jepang dengan usia yang sama.

Bagi pengguna yang sering berganti kendaraan setiap beberapa tahun, hal ini perlu menjadi bahan pertimbangan.

Hal yang Justru Sering Membuat Pemilik Puas

Menariknya, banyak pemilik baru mengaku beberapa kekhawatiran mereka ternyata tidak sepenuhnya terbukti.

Misalnya, meski konsumsi BBM lebih tinggi, kenyamanan berkendara yang ditawarkan membuat biaya operasional terasa sepadan. Begitu pula dengan ketersediaan suku cadang yang kini semakin mudah ditemukan melalui toko spesialis maupun marketplace.

Selain itu, posisi duduk yang tinggi, kabin lega, dan stabilitas saat melaju di jalan tol menjadi alasan mengapa banyak pemilik tetap merasa puas menggunakan Dodge Journey sebagai kendaraan keluarga.

Apakah Dodge Journey Cocok untuk Semua Orang?

Jawabannya tentu tidak.

SUV ini lebih cocok bagi pengguna yang:

  • Mengutamakan kenyamanan berkendara.

  • Membutuhkan mobil keluarga berkapasitas tujuh penumpang.

  • Menyukai desain khas mobil Amerika.

  • Tidak terlalu mempermasalahkan konsumsi BBM yang sedikit lebih tinggi.

  • Siap melakukan perawatan berkala secara disiplin.

Sebaliknya, jika prioritas utama Anda adalah efisiensi bahan bakar, biaya perawatan serendah mungkin, dan kemudahan menjual kembali, maka SUV Jepang mungkin menjadi pilihan yang lebih sesuai.

Dodge Journey merupakan salah satu SUV bekas dengan value for money yang sangat menarik. Dengan harga yang kini setara mobil keluarga bekas, Anda sudah mendapatkan kendaraan berukuran besar, kabin lapang, fitur lengkap, serta kenyamanan berkendara khas mobil Amerika.

Di sisi lain, calon pembeli juga harus memahami beberapa kekurangannya, seperti konsumsi BBM yang lebih tinggi, biaya pajak yang relatif besar, serta kebutuhan akan bengkel yang memahami karakter mobil ini.

Apabila Anda sudah mengetahui kelebihan dan kekurangan tersebut sejak awal, Dodge Journey dapat menjadi pilihan yang memuaskan untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh. Dengan memilih unit yang terawat dan melakukan servis berkala secara rutin, SUV ini masih mampu memberikan pengalaman berkendara yang nyaman dan menyenangkan meski usianya tidak lagi muda.