Biaya Perawatan BMW i Series Bekas - Mobil.id

Biaya Perawatan BMW i Series Bekas


HomeBlog

BMW
Biaya Perawatan BMW i Series Bekas
Penulis 2

MOBILID- BMW i Series menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang ingin merasakan kendaraan listrik premium. Di Indonesia, keluarga BMW i mencakup beberapa model seperti BMW iX1, BMW i4, BMW i5, BMW i7, dan BMW iX. Masing-masing menawarkan karakter berbeda, tetapi semuanya menggunakan sistem penggerak listrik yang membuat kebutuhan perawatannya berbeda dari BMW bermesin bensin atau diesel.

Bagi calon pembeli BMW i Series bekas, pertanyaan mengenai biaya perawatan tentu sangat penting. Banyak orang menganggap mobil listrik pasti tidak membutuhkan biaya perawatan, padahal anggapan tersebut kurang tepat. Mobil listrik memang mempunyai lebih sedikit komponen bergerak dibandingkan mobil konvensional, tetapi tetap membutuhkan pemeriksaan rutin.

Kabar baiknya, BMW menyebut biaya servis dan perawatan mobil listrik dapat lebih rendah karena kendaraan listrik tidak membutuhkan penggantian oli mesin, busi, filter oli, serta beberapa komponen mesin pembakaran lainnya. BMW menyebut servis mobil listrik sekitar 30% lebih murah dibandingkan kendaraan bensin atau diesel.

Namun, biaya kepemilikan BMW i Series bekas tetap harus dihitung secara menyeluruh, terutama ketika kendaraan sudah mendekati akhir masa garansi atau paket servis bawaan.

BMW i Series Lebih Sederhana dalam Perawatan

BMW i Series menggunakan motor listrik dan baterai tegangan tinggi sebagai sumber tenaga. Tidak adanya mesin pembakaran membuat beberapa komponen yang biasanya membutuhkan perawatan rutin menjadi tidak diperlukan.

Tidak ada oli mesin.

Tidak ada busi.

Tidak ada filter oli mesin.

Tidak ada sistem knalpot.

Tidak ada kopling konvensional seperti pada mobil manual.

Hal tersebut membuat jadwal perawatan menjadi lebih sederhana.

Namun, BMW i Series tetap mempunyai sistem pengereman, suspensi, ban, AC, sistem pendingin, perangkat elektronik, dan berbagai komponen lainnya yang membutuhkan pemeriksaan.

Biaya Servis Berkala

Salah satu keuntungan membeli BMW i Series bekas yang masih mendapatkan paket BMW Service Inclusive Plus adalah biaya servis tertentu dapat sudah tercakup.

BMW Indonesia mencantumkan bahwa BMW i memiliki paket Service Inclusive Plus hingga 6 tahun tanpa batas kilometer pada program yang tercantum di materi resminya.

Hal ini tentu menjadi nilai tambah ketika membeli unit bekas.

Namun, calon pembeli tetap harus mengecek apakah paket servis kendaraan masih aktif dan apakah dapat diteruskan kepada pemilik berikutnya sesuai ketentuan.

Jangan hanya melihat usia kendaraan.

Periksa juga tanggal registrasi pertama dan status paket servis.

Pemeriksaan Baterai

Baterai merupakan komponen yang paling sering menjadi perhatian ketika membahas biaya perawatan BMW i Series bekas.

Baterai tidak selalu harus diganti hanya karena kendaraan sudah digunakan beberapa tahun.

Yang lebih penting adalah mengetahui State of Health atau SoH baterai.

SoH menunjukkan kondisi kapasitas baterai dibandingkan kondisi ketika masih baru.

BMW sendiri menggunakan Battery Health Quick Report untuk memeriksa kondisi baterai pada kendaraan listrik bekas dalam program BMW Premium Selection. Pemeriksaan tersebut digunakan untuk mengetahui kapasitas dan kondisi baterai kendaraan.

Karena itu, sebelum membeli BMW i Series bekas, sebaiknya minta hasil pemeriksaan kesehatan baterai.

Bagaimana dengan Garansi Baterai?

Ini menjadi kabar baik bagi calon pembeli.

BMW Indonesia mencantumkan bahwa baterai BMW i mendapatkan garansi hingga 8 tahun atau 160.000 km, mana yang tercapai lebih dahulu, sesuai ketentuan garansi yang berlaku.

Artinya, calon pembeli BMW i Series bekas perlu mengetahui kapan kendaraan pertama kali didaftarkan.

Misalnya, jika sebuah kendaraan sudah berusia beberapa tahun, masa garansi baterainya tentu sudah berkurang.

Jangan lupa meminta dokumen garansi dan memastikan ketentuan yang berlaku pada unit tertentu.

Biaya Pengisian Daya

Selain servis, biaya penggunaan listrik juga harus diperhitungkan.

BMW i Series membutuhkan energi listrik untuk mengisi baterai.

Besarnya biaya charging tergantung kapasitas baterai, jumlah energi yang digunakan, tarif listrik, serta lokasi pengisian.

Jika pemilik melakukan charging di rumah, biaya penggunaan listrik dapat dihitung berdasarkan konsumsi energi kendaraan dan tarif listrik yang berlaku.

Sementara itu, charging di fasilitas umum dapat mempunyai struktur tarif berbeda.

Untuk penggunaan harian, pemilik sebaiknya membiasakan melakukan charging sesuai kebutuhan agar tidak terlalu sering mengandalkan pengisian cepat.

Perawatan Sistem Charging

Port charging juga membutuhkan perhatian.

Pastikan konektor tetap bersih.

Jangan menggunakan kabel yang rusak.

Hindari membiarkan konektor terkena air secara tidak semestinya.

Periksa apakah proses charging berjalan normal.

Jika muncul pesan error, jangan langsung mengabaikannya.

Masalah charging sebaiknya diperiksa oleh teknisi yang memahami BMW listrik.

Biaya Perawatan Ban

Ban justru menjadi salah satu komponen yang harus diperhatikan lebih serius pada BMW listrik.

Bobot kendaraan listrik cukup besar karena baterai.

Selain itu, motor listrik menghasilkan torsi secara instan.

Kondisi tersebut dapat membuat ban bekerja cukup keras.

Karena itu, lakukan rotasi ban jika direkomendasikan.

Periksa tekanan udara.

Periksa keausan.

Lakukan spooring dan balancing jika diperlukan.

BMW juga mencantumkan perlindungan ban dalam paket tertentu untuk kendaraan baru, tetapi masa perlindungannya terbatas. Materi BMW Indonesia mencantumkan perlindungan ban selama 24 bulan atau 40.000 km sejak registrasi pertama untuk ban asli kendaraan.

Untuk BMW i Series bekas yang sudah melewati masa tersebut, biaya penggantian ban harus disiapkan sendiri.

Biaya Perawatan Rem

BMW i Series menggunakan regenerative braking.

Teknologi tersebut membantu memperlambat kendaraan sekaligus mengembalikan sebagian energi ke baterai.

Karena sebagian proses perlambatan dilakukan melalui sistem regeneratif, penggunaan rem mekanis dapat lebih rendah dibandingkan mobil konvensional dalam kondisi tertentu.

Akibatnya, kampas rem dapat memiliki usia pakai yang cukup panjang.

Meski begitu, bukan berarti rem tidak perlu diperiksa.

Kampas.

Cakram.

Minyak rem.

Kaliper.

Semuanya tetap harus diperiksa secara berkala.

Biaya Perawatan Kaki-Kaki

Kaki-kaki tetap menjadi bagian penting dari BMW i Series.

Periksa shock absorber.

Bushing.

Tie rod.

Ball joint.

Bearing.

Komponen suspensi lainnya.

Kondisi jalan dan pola penggunaan dapat memengaruhi umur komponen.

Untuk pemilik BMW i Series bekas yang sering melewati jalan rusak atau berlubang, pemeriksaan kaki-kaki sebaiknya dilakukan lebih rutin.

Sistem Pendingin

Banyak yang mengira mobil listrik tidak mempunyai sistem pendingin.

Padahal BMW i Series tetap membutuhkan pengaturan temperatur untuk baterai, motor listrik, dan komponen elektronik tertentu.

Sistem pendingin harus diperiksa.

Perhatikan cairan pendingin.

Periksa kemungkinan kebocoran.

Perhatikan indikator temperatur.

Jika muncul peringatan pada dashboard, segera lakukan pemeriksaan.

Mengabaikan masalah pendinginan dapat berisiko terhadap komponen utama kendaraan.

Perawatan AC

AC menjadi salah satu fitur penting untuk mobil yang digunakan di Indonesia.

Pada BMW i Series, AC juga dapat berpengaruh terhadap konsumsi energi baterai.

Karena itu, sistem AC harus dirawat.

Periksa filter kabin.

Pastikan AC tetap dingin.

Periksa blower.

Perhatikan suara kompresor.

Jika performanya menurun, segera lakukan pemeriksaan.

Kondisi AC sangat penting terutama bagi pemilik yang sering menggunakan BMW i Series dalam perjalanan perkotaan.

Software dan Sistem Elektronik

BMW i Series memiliki banyak teknologi elektronik.

Software kendaraan juga menjadi bagian penting dari pengalaman penggunaan.

Pembaruan software dapat diperlukan untuk memperbaiki sistem atau meningkatkan fungsi tertentu.

Selain itu, berbagai sensor dan modul elektronik harus bekerja normal.

Jika terdapat pesan error, jangan langsung menghapusnya tanpa mengetahui penyebabnya.

Lakukan diagnosis menggunakan peralatan yang sesuai.

Biaya Perawatan Berbeda Tiap Model

Biaya perawatan BMW i Series bekas tidak selalu sama.

BMW iX1 mempunyai dimensi dan konfigurasi yang berbeda dari BMW i5.

BMW i4 memiliki karakter sedan sporty.

BMW i7 merupakan sedan flagship dengan teknologi dan fitur yang jauh lebih banyak.

BMW iX juga merupakan SUV listrik premium dengan berbagai fitur canggih.

Semakin kompleks kendaraan, semakin penting menyediakan dana cadangan untuk perawatan.

Karena itu, jangan menyamaratakan biaya perawatan seluruh BMW i Series.

Perawatan BMW iX1 Bekas

BMW iX1 cocok untuk konsumen yang membutuhkan SUV listrik kompak.

Biaya perawatannya dapat relatif lebih sederhana dibandingkan model BMW i berukuran lebih besar.

Namun, pemilik tetap harus memperhatikan ban, kaki-kaki, baterai, sistem charging, AC, dan perangkat elektronik.

Untuk unit yang masih memiliki paket servis, manfaatkan fasilitas tersebut semaksimal mungkin.

Perawatan BMW i4 Bekas

BMW i4 mempunyai karakter lebih sporty.

Ban dan kaki-kaki menjadi bagian yang perlu diperhatikan.

Pemilik yang sering menggunakan performa akselerasi tinggi juga perlu memperhatikan kondisi ban.

Baterai tetap harus diperiksa secara berkala.

Sistem regenerative braking, rem, dan suspensi juga harus dijaga.

Perawatan BMW i5 Bekas

BMW i5 berada di kelas sedan eksekutif.

Fitur dan teknologi yang ditawarkan cukup banyak.

Karena itu, pemeriksaan elektronik menjadi penting.

Selain baterai dan charging, perhatikan sistem infotainment, sensor, kamera, AC, suspensi, dan fitur kenyamanan.

Semakin lengkap fitur kendaraan, semakin banyak komponen yang perlu dipastikan bekerja normal.

Perawatan BMW i7 Bekas

BMW i7 merupakan salah satu BMW listrik dengan tingkat kemewahan tertinggi.

Kabin memiliki banyak fitur kenyamanan.

Sistem elektronik juga sangat kompleks.

Karena itu, biaya perawatan potensial dapat lebih tinggi jika terjadi kerusakan di luar cakupan garansi atau paket servis.

Calon pembeli BMW i7 bekas sebaiknya lebih selektif.

Unit dengan riwayat servis resmi dan kondisi lengkap akan lebih menarik dibandingkan unit yang hanya menawarkan harga murah.

Perawatan BMW iX Bekas

BMW iX merupakan SUV listrik premium dengan berbagai teknologi.

Kondisi baterai menjadi perhatian utama.

Selain itu, periksa suspensi, ban, sistem charging, pendingin, dan elektronik.

Karena ukuran kendaraan lebih besar, harga beberapa komponen seperti ban juga dapat lebih tinggi dibandingkan mobil listrik kompak.

Siapkan Dana Darurat

Meskipun biaya servis rutin BMW listrik dapat lebih rendah, calon pemilik tetap sebaiknya mempunyai dana cadangan.

Dana tersebut dapat digunakan untuk kebutuhan seperti ban.

Rem.

Kaki-kaki.

AC.

Charging.

Komponen elektronik.

Atau perbaikan lain yang tidak termasuk paket servis.

Jangan membeli BMW i Series bekas dengan menghabiskan seluruh dana hanya untuk harga kendaraan.

Sisakan anggaran untuk biaya kepemilikan.

Lebih Baik Pilih Unit dengan Riwayat Servis Jelas

Saat mencari BMW i Series bekas, riwayat servis menjadi nilai tambah.

BMW Premium Selection, misalnya, menyebut kendaraan listrik bekasnya menjalani pemeriksaan teknis dan visual, termasuk pemeriksaan baterai yang didokumentasikan dalam Battery Health Quick Report.

Riwayat tersebut memberikan informasi lebih jelas kepada calon pembeli.

Karena itu, unit yang mempunyai riwayat perawatan lengkap layak dipertimbangkan meskipun harganya sedikit lebih tinggi.

Cari BMW i Series Bekas di MobilID

Bagi konsumen yang sedang mencari BMW i Series bekas, MobilID dapat digunakan sebagai salah satu referensi untuk membandingkan kendaraan.

Calon pembeli dapat melihat beberapa pilihan sebelum menentukan unit yang ingin diperiksa.

Bandingkan harga.

Tahun kendaraan.

Kilometer.

Model.

Lokasi.

Kondisi.

Setelah menemukan unit yang menarik, lakukan pemeriksaan langsung.

Jangan hanya mengandalkan harga yang tercantum pada iklan.

Biaya perawatan BMW i Series bekas pada dasarnya mempunyai keunggulan dibandingkan BMW bermesin konvensional karena jumlah komponen mekanis yang membutuhkan perawatan lebih sedikit. BMW sendiri menyebut servis mobil listrik dapat sekitar 30% lebih murah dibandingkan kendaraan bensin atau diesel karena tidak membutuhkan oli mesin, busi, filter oli, dan sejumlah komponen mesin pembakaran lainnya.

Namun, bukan berarti BMW i Series bebas biaya perawatan.

Pemilik tetap harus menyiapkan anggaran untuk ban, rem, kaki-kaki, AC, sistem pendingin, charging, perangkat elektronik, dan pemeriksaan baterai. Baterai menjadi komponen yang paling penting untuk diperhatikan ketika membeli unit bekas.

Kabar baiknya, BMW Indonesia mencantumkan garansi baterai BMW i hingga 8 tahun atau 160.000 km, sesuai ketentuan yang berlaku. Hal ini membuat pemeriksaan usia kendaraan dan status garansi menjadi sangat penting sebelum transaksi.

Untuk mendapatkan unit yang lebih aman, cari kendaraan dengan riwayat servis yang jelas dan lakukan pemeriksaan baterai sebelum membeli. BMW juga menyediakan program kendaraan listrik bekas dengan pemeriksaan teknis serta Battery Health Quick Report pada unit BMW Premium Selection tertentu.

Bagi calon pembeli, MobilID dapat menjadi salah satu referensi untuk mencari dan membandingkan BMW i Series bekas. Jangan hanya fokus pada harga pembelian. Perhatikan kondisi baterai, sisa garansi, riwayat servis, kondisi ban, kaki-kaki, serta kelengkapan kendaraan.

Pada akhirnya, BMW i Series bekas bisa menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang menginginkan mobil listrik premium dengan biaya perawatan yang relatif lebih sederhana dibandingkan kendaraan bermesin pembakaran. Dengan memilih unit yang tepat dan melakukan perawatan secara rutin, biaya kepemilikan dapat tetap terkendali tanpa mengorbankan kenyamanan dan pengalaman berkendara khas BMW.