Biaya Perawatan Hyundai Ioniq 5, Apa Saja yang Perlu Diperhatikan? - Mobil.id

Biaya Perawatan Hyundai Ioniq 5, Apa Saja yang Perlu Diperhatikan?


Home•Blog

Hyundai
Biaya Perawatan Hyundai Ioniq 5, Apa Saja yang Perlu Diperhatikan?
Penulis 2

MOBILID- Hyundai Ioniq 5 merupakan mobil listrik yang menawarkan teknologi modern sekaligus struktur perawatan yang berbeda dari mobil bermesin bensin atau diesel. Tidak adanya mesin pembakaran konvensional membuat pemilik tidak perlu melakukan penggantian oli mesin secara rutin, tetapi bukan berarti Ioniq 5 bebas dari biaya perawatan.

Ada sejumlah komponen yang tetap harus diperiksa secara berkala, seperti sistem pendingin, rem, ban, suspensi, cairan kendaraan, sistem kelistrikan, baterai tegangan tinggi, hingga komponen pengisian daya. Pada Hyundai Ioniq 5, perawatan yang tepat justru penting karena teknologi kendaraan relatif kompleks dan beberapa komponennya membutuhkan pemeriksaan khusus.

Hyundai Indonesia menyediakan program perawatan berkala untuk Ioniq 5, sementara detail interval dan item pemeriksaan mengikuti buku panduan kendaraan. Untuk unit yang masih mendapatkan program gratis servis, biaya perawatan rutin dapat menjadi lebih ringan. Namun, pemilik tetap perlu mengetahui komponen apa saja yang harus diperhatikan agar tidak kaget ketika kendaraan sudah berada di luar periode servis gratis.

Apakah Perawatan Hyundai Ioniq 5 Mahal?

Jika dibandingkan dengan mobil konvensional, pola perawatan Hyundai Ioniq 5 cukup berbeda.

Mobil listrik tidak memiliki sejumlah komponen mesin seperti oli mesin, filter oli, busi, dan beberapa komponen lain yang umum ditemukan pada kendaraan berbahan bakar minyak. Artinya, beberapa biaya servis rutin yang biasanya muncul pada mobil bensin atau diesel tidak berlaku pada Ioniq 5.

Namun, terdapat komponen khusus mobil listrik yang harus diperhatikan, terutama baterai high voltage, sistem kelistrikan, sistem pendingin, motor listrik, dan perangkat charging.

Hyundai Indonesia saat ini mencantumkan program gratis servis berkala untuk Ioniq 5 hingga 4 tahun/60.000 km pada halaman produk, dengan ketentuan program yang berlaku.

Jadi, biaya perawatan aktual akan sangat tergantung pada usia kendaraan, jarak tempuh, kondisi komponen, program servis yang masih berlaku, serta kebutuhan penggantian part.

1. Servis Berkala Tetap Wajib Dilakukan

Walaupun Ioniq 5 merupakan mobil listrik, servis berkala tetap diperlukan.

Hyundai menjelaskan bahwa perawatan berkala dilakukan sesuai jadwal yang tercantum dalam panduan kendaraan. Untuk penggunaan normal, Hyundai Indonesia secara umum mencantumkan interval perawatan setiap 15.000 km atau satu tahun, mana yang tercapai lebih dahulu.

Servis berkala bukan hanya soal mengganti komponen. Teknisi juga melakukan pemeriksaan terhadap berbagai sistem kendaraan untuk mengetahui apakah terdapat masalah yang perlu ditangani sejak awal.

Bagi pemilik Ioniq 5 bekas, riwayat servis menjadi salah satu dokumen penting yang sebaiknya diperiksa sebelum membeli.

2. Kondisi Baterai High Voltage

Baterai merupakan salah satu komponen paling penting pada Hyundai Ioniq 5.

Tidak seperti aki 12 volt biasa, baterai high voltage digunakan untuk menyimpan energi yang menggerakkan motor listrik. Karena memiliki fungsi vital dan nilai komponen yang tinggi, kondisi baterai perlu mendapatkan perhatian khusus.

Hyundai Indonesia memberikan garansi high voltage EV battery selama 8 tahun atau 160.000 km, mana yang tercapai lebih dahulu, sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.

Pemilik sebaiknya menyimpan riwayat servis dan pemeriksaan baterai dengan baik. Jika muncul perubahan performa yang tidak biasa, penurunan jarak tempuh secara signifikan, atau peringatan pada panel instrumen, pemeriksaan sebaiknya dilakukan di bengkel resmi.

3. Sistem Pendingin

Sistem pendingin juga merupakan bagian yang harus diperhatikan.

Baterai dan komponen elektrifikasi membutuhkan pengelolaan temperatur yang tepat. Karena itu, cairan pendingin dan sistem yang berkaitan dengannya tetap masuk dalam pemeriksaan kendaraan.

Dalam buku panduan Ioniq 5, Hyundai mencantumkan pemeriksaan sistem pendingin dan level cairan pendingin sebagai bagian dari perawatan. Untuk jenis coolant tertentu, terdapat interval pemeriksaan dan penggantian yang berbeda.

Jangan sembarangan menambahkan cairan pendingin jika tidak mengetahui spesifikasinya. Jika terdapat kebocoran atau level coolant tidak normal, sebaiknya segera diperiksa teknisi yang memahami sistem Ioniq 5.

4. Cairan Gear Reduction

Meskipun tidak mempunyai transmisi konvensional seperti mobil bensin, Ioniq 5 tetap memiliki sistem gear reduction.

Buku panduan Hyundai mencantumkan penggantian cairan gear reduksi setiap 60.000 km atau 36 bulan dalam kondisi perawatan yang ditentukan.

Komponen ini sering luput dari perhatian pemilik mobil listrik karena adanya anggapan bahwa kendaraan listrik tidak memiliki cairan atau komponen mekanis.

Padahal, motor listrik tetap bekerja melalui sistem mekanis tertentu dan membutuhkan perawatan sesuai panduan pabrikan.

5. Rem dan Brake Fluid

Sistem pengereman juga tetap membutuhkan perhatian.

Hyundai Ioniq 5 menggunakan regenerative braking yang membantu memperlambat kendaraan sekaligus mengembalikan sebagian energi ke baterai. Namun, mobil tetap mempunyai sistem rem konvensional.

Jalur rem, selang, sambungan, pedal rem, dan rem parkir termasuk item yang diperiksa dalam jadwal perawatan Hyundai. Minyak rem juga memiliki jadwal penggantian tersendiri sesuai panduan kendaraan.

Karena rem merupakan komponen keselamatan utama, jangan menunda pemeriksaan apabila muncul gejala seperti pedal terasa berbeda, suara aneh, atau kendaraan tidak berhenti seperti biasanya.

6. Ban dan Wheel Alignment

Ban merupakan komponen yang justru cukup penting pada mobil listrik.

Bobot kendaraan listrik dan karakter torsi motor listrik dapat memberikan beban tertentu terhadap ban. Karena itu, tekanan udara, kondisi tapak, keausan, serta keseimbangan ban perlu diperiksa.

Hyundai juga merekomendasikan rotasi ban dan wheel alignment secara berkala dalam materi biaya perawatan Ioniq 5.

Jangan menunggu ban benar-benar aus sebelum melakukan pemeriksaan. Kondisi ban yang baik bukan hanya membantu kenyamanan, tetapi juga berkaitan dengan efisiensi energi dan keselamatan.

7. Suspensi dan Kaki-Kaki

Hyundai Ioniq 5 dirancang sebagai kendaraan yang nyaman digunakan untuk perjalanan dalam kota maupun luar kota. Namun, suspensi tetap dapat mengalami keausan, terutama jika sering melewati jalan berlubang atau membawa beban berat.

Komponen seperti shock absorber, bushing, ball joint, tie rod, dan bagian kaki-kaki lainnya perlu diperiksa apabila kendaraan mulai terasa tidak stabil.

Gejala seperti bunyi ketika melewati jalan rusak, setir terasa tidak presisi, atau kendaraan terasa memantul berlebihan dapat menjadi alasan untuk melakukan pemeriksaan.

Biaya penggantian komponen kaki-kaki akan sangat bergantung pada bagian yang rusak dan kondisi kendaraan.

8. Aki 12 Volt

Selain baterai high voltage, Hyundai Ioniq 5 juga mempunyai baterai 12 volt untuk berbagai sistem kelistrikan kendaraan.

Komponen ini jangan sampai dilupakan.

Jika aki 12 volt mengalami masalah, kendaraan dapat mengalami gangguan pada berbagai sistem elektronik meskipun baterai utama masih memiliki daya.

Hyundai Indonesia mencantumkan garansi aki untuk periode tertentu sesuai ketentuan garansi kendaraan.

Pemilik sebaiknya memperhatikan usia dan kondisi aki 12 volt, terutama pada kendaraan yang sudah berusia beberapa tahun.

9. Sistem Charging

Perawatan Ioniq 5 juga berkaitan dengan perangkat pengisian daya.

Konektor, charging inlet, kabel, dan perangkat charger harus dijaga agar tetap dalam kondisi baik. Hindari menggunakan kabel atau perangkat pengisian yang rusak.

Jika proses charging sering berhenti sendiri, muncul peringatan, atau waktu pengisian berubah secara tidak wajar, jangan langsung menyimpulkan bahwa baterai bermasalah.

Masalah bisa berasal dari charger, instalasi listrik, temperatur, konektor, atau sistem kendaraan. Pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui penyebab sebenarnya.

10. Filter dan Sistem AC

Meskipun tidak mempunyai mesin bensin, Ioniq 5 tetap mempunyai sistem AC yang membutuhkan perawatan.

Filter kabin perlu diperiksa dan diganti sesuai kondisi. Filter yang kotor dapat mengurangi kualitas udara di dalam kabin dan membuat sistem AC bekerja kurang optimal.

Sistem pendingin kabin juga perlu diperiksa jika udara tidak lagi dingin seperti biasanya.

Bagi pengguna di kota dengan aktivitas dan debu jalan yang tinggi, pemeriksaan filter kabin secara berkala menjadi semakin penting.

11. Perhatikan Software dan Sistem Elektronik

Mobil listrik modern memiliki banyak sistem elektronik dan software.

Hyundai Ioniq 5 memiliki berbagai fitur digital, konektivitas, sistem bantuan pengemudi, serta sistem manajemen kendaraan. Karena itu, ketika melakukan servis, pemilik sebaiknya menyampaikan jika terdapat indikator atau fungsi elektronik yang tidak bekerja sebagaimana mestinya.

Pembaruan software atau pemeriksaan sistem elektronik dapat dilakukan sesuai kebutuhan dan ketersediaan untuk kendaraan tersebut.

12. Gunakan Bengkel Resmi untuk Pemeriksaan Khusus

Untuk pekerjaan yang berkaitan dengan sistem high voltage, sebaiknya jangan dilakukan sembarangan.

Hyundai Indonesia menyediakan jaringan bengkel resmi serta Hyundai Mobile Service. Layanan Mobile Service mencakup perawatan berkala dan servis kendaraan di lokasi pelanggan sesuai cakupan layanan.

Sementara untuk sistem baterai tegangan tinggi dan komponen elektrifikasi, penggunaan teknisi yang memiliki pengetahuan dan peralatan sesuai menjadi hal penting.

13. Berapa Biaya Perawatan Ioniq 5?

Besarnya biaya tidak bisa disamaratakan untuk semua unit karena tergantung tahun kendaraan, varian, jarak tempuh, kondisi komponen, dan program yang berlaku.

Sebagai gambaran, dokumen biaya perawatan berkala Hyundai yang dipublikasikan untuk Ioniq 5 mencantumkan beberapa servis berkala sebagai gratis dalam program tertentu, sedangkan pada interval tertentu terdapat biaya. Dokumen tersebut mencantumkan, misalnya, biaya sekitar Rp2,93 juta untuk Ioniq 5 Standard pada interval 60.000 km dan sekitar Rp3,43 juta untuk Ioniq 5 Extended, sementara biaya pada interval 75.000 km tercantum sekitar Rp342 ribu. Harga tersebut merupakan angka dalam dokumen program Hyundai dan dapat berubah.

Karena itu, angka tersebut sebaiknya dijadikan referensi, bukan patokan mutlak untuk seluruh unit Ioniq 5.

Untuk kendaraan bekas, biaya aktual juga dapat lebih tinggi apabila terdapat komponen yang perlu diganti di luar servis rutin.

14. Manfaatkan Program Garansi

Garansi bisa membantu mengurangi risiko pengeluaran besar akibat kerusakan yang memenuhi ketentuan garansi.

Hyundai Indonesia saat ini mencantumkan garansi kendaraan Ioniq 5 selama 36 bulan/100.000 km pada halaman garansi yang berlaku untuk retail sejak 1 September 2025, sementara materi produk tertentu mencantumkan program berbeda berdasarkan periode penjualan.

Karena program dapat berbeda berdasarkan tahun pembelian dan unit, pemilik sebaiknya mengecek dokumen garansi kendaraan secara langsung.

15. Perawatan Ioniq 5 Bekas Perlu Lebih Teliti

Jika membeli Hyundai Ioniq 5 bekas, jangan hanya memperhitungkan harga beli.

Periksa riwayat servis, kondisi baterai, status garansi, aki 12 volt, ban, suspensi, sistem charging, AC, rem, dan kelengkapan perangkat elektronik.

Pastikan pula kendaraan tidak pernah mengalami kerusakan besar atau modifikasi kelistrikan yang berpotensi memengaruhi sistem kendaraan.

Riwayat servis resmi menjadi nilai tambah karena memberikan gambaran mengenai bagaimana kendaraan dirawat oleh pemilik sebelumnya.

Tips Menghemat Biaya Perawatan Hyundai Ioniq 5

Ada beberapa kebiasaan yang dapat membantu mengendalikan biaya perawatan:

  • Ikuti jadwal servis sesuai buku panduan.

  • Jangan menunda pemeriksaan ketika muncul indikator peringatan.

  • Gunakan suku cadang yang sesuai rekomendasi Hyundai.

  • Jaga tekanan ban.

  • Hindari membawa beban berlebihan.

  • Rawat konektor dan perangkat charging.

  • Jangan melakukan modifikasi kelistrikan sembarangan.

  • Simpan seluruh bukti servis.

  • Manfaatkan program garansi selama masih berlaku.

  • Periksa status garansi baterai high voltage.

  • Lakukan pemeriksaan di bengkel resmi untuk sistem high voltage.

Biaya perawatan Hyundai Ioniq 5 memiliki karakter yang berbeda dibandingkan mobil bensin atau diesel. Pemilik tidak perlu melakukan penggantian oli mesin secara rutin, tetapi tetap harus memperhatikan baterai high voltage, sistem pendingin, gear reduction, rem, ban, suspensi, aki 12 volt, AC, sistem charging, serta berbagai perangkat elektronik.

Untuk unit yang masih mendapatkan program servis gratis, biaya perawatan berkala dapat lebih ringan. Namun, setelah program tersebut berakhir, pemilik perlu menyiapkan anggaran untuk servis rutin dan kemungkinan penggantian komponen yang mengalami keausan.

Bagi calon pembeli Ioniq 5 bekas, kondisi baterai dan riwayat perawatan sebaiknya menjadi perhatian utama. Jangan hanya melihat harga kendaraan, tetapi hitung juga potensi biaya perawatan berdasarkan usia dan jarak tempuh unit.

Dengan melakukan perawatan sesuai jadwal dan menggunakan fasilitas servis yang tepat, Hyundai Ioniq 5 dapat tetap memberikan pengalaman berkendara yang nyaman sekaligus membantu pemilik mengendalikan biaya kepemilikan dalam jangka panjang.