Biaya Perawatan Hyundai Kona Electric, Panduan untuk Pemilik - Mobil.id

Biaya Perawatan Hyundai Kona Electric, Panduan untuk Pemilik


Home•Blog

Hyundai
Biaya Perawatan Hyundai Kona Electric, Panduan untuk Pemilik
Penulis 2

MOBILID- Biaya Perawatan Hyundai Kona Electric, Panduan untuk Pemilik

Hyundai Kona Electric menjadi salah satu SUV listrik yang menarik perhatian konsumen Indonesia karena menawarkan teknologi modern, jarak tempuh panjang, serta biaya operasional yang berbeda dibandingkan mobil berbahan bakar bensin. Meski menggunakan sistem penggerak listrik, pemilik tetap perlu melakukan perawatan secara berkala agar performa kendaraan, kenyamanan, dan keamanan tetap terjaga.

Salah satu pertanyaan yang sering muncul sebelum membeli mobil listrik adalah mengenai biaya perawatan Hyundai Kona Electric. Banyak orang beranggapan bahwa mobil listrik sepenuhnya bebas perawatan karena tidak memiliki mesin bensin atau diesel. Padahal, meskipun komponen yang harus dirawat lebih sedikit, tetap ada beberapa bagian yang perlu diperiksa secara rutin.

Menariknya, Hyundai Indonesia memberikan program gratis jasa dan suku cadang servis berkala hingga 5 tahun atau 75.000 km untuk The All-New KONA Electric, dengan ketentuan mana yang tercapai lebih dahulu.

Mengapa Perawatan Hyundai Kona Electric Berbeda?

Hyundai Kona Electric menggunakan motor listrik dan baterai tegangan tinggi sebagai sumber tenaga. Karena tidak memiliki mesin pembakaran internal seperti mobil bensin, pemilik tidak perlu melakukan penggantian oli mesin, filter oli, busi, maupun beberapa komponen mesin konvensional lainnya.

Hal tersebut membuat struktur perawatan mobil listrik relatif lebih sederhana. Hyundai sendiri menjelaskan bahwa kendaraan listrik tidak membutuhkan penggantian oli mesin karena tidak memiliki mesin pembakaran. Kondisi ini dapat membantu mengurangi kebutuhan perawatan rutin.

Namun bukan berarti Kona Electric dapat digunakan tanpa servis. Sistem pengereman, ban, suspensi, sistem pendingin, kelistrikan, baterai, software, dan berbagai komponen lainnya tetap perlu diperiksa.

1. Servis Berkala Menjadi Bagian Penting

Pemilik Hyundai Kona Electric tetap dianjurkan mengikuti jadwal servis yang ditentukan Hyundai. Perawatan berkala diperlukan untuk memastikan berbagai sistem kendaraan bekerja sebagaimana mestinya.

Untuk program servis Hyundai saat ini, The All-New KONA Electric mendapatkan gratis biaya jasa dan suku cadang servis berkala hingga 5 tahun atau 75.000 km, tergantung mana yang tercapai lebih dahulu. Hyundai juga mencantumkan interval servis normal setiap 15.000 km atau satu tahun sekali.

Artinya, selama kendaraan masih memenuhi syarat program tersebut, pemilik dapat mengurangi pengeluaran untuk servis berkala. Meski begitu, pemilik tetap perlu memperhatikan ketentuan garansi dan melakukan servis di jaringan resmi sesuai panduan.

2. Tidak Ada Penggantian Oli Mesin

Salah satu perbedaan terbesar dalam biaya perawatan Hyundai Kona Electric adalah tidak adanya oli mesin seperti pada mobil bensin.

Pada kendaraan konvensional, penggantian oli merupakan salah satu biaya rutin yang harus disiapkan pemilik. Pada Kona Electric, kebutuhan tersebut tidak ada karena tenaga kendaraan berasal dari motor listrik.

Meski demikian, bukan berarti seluruh cairan pada kendaraan tidak perlu diperhatikan. Sistem kendaraan tetap memiliki berbagai kebutuhan cairan dan komponen pendukung yang harus diperiksa berdasarkan rekomendasi pabrikan.

Karena itu, pemilik sebaiknya tidak hanya berfokus pada baterai, tetapi juga mengikuti jadwal pemeriksaan keseluruhan kendaraan.

3. Perawatan Baterai Perlu Diperhatikan

Baterai merupakan salah satu komponen paling penting pada Hyundai Kona Electric. Selain menjadi sumber tenaga utama, kondisi baterai juga berhubungan dengan jarak tempuh dan performa kendaraan.

Hyundai memberikan garansi high-voltage EV battery selama 8 tahun atau 160.000 km, tergantung mana yang tercapai lebih dahulu, sesuai ketentuan garansi.

Meskipun mendapatkan perlindungan garansi, pemilik tetap perlu menggunakan kendaraan dengan kebiasaan yang baik. Hindari kebiasaan membiarkan baterai berada dalam kondisi sangat rendah terlalu lama. Pengisian daya juga sebaiknya dilakukan sesuai kebutuhan dan rekomendasi kendaraan.

Penggunaan fast charging memang praktis ketika membutuhkan pengisian cepat, tetapi untuk rutinitas sehari-hari pemilik sebaiknya mengikuti rekomendasi penggunaan sistem pengisian yang sesuai.

4. Ban Menjadi Komponen yang Harus Sering Dicek

Ban merupakan salah satu komponen yang langsung bersentuhan dengan jalan. Kondisinya berpengaruh terhadap kenyamanan, keselamatan, efisiensi energi, dan kemampuan kendaraan mempertahankan traksi.

Hyundai Kona Electric memiliki ukuran ban yang berbeda tergantung varian. Dokumen spesifikasi Hyundai mencantumkan konfigurasi 215/60 R17 dan 235/45 R19 pada model tertentu.

Pemilik sebaiknya melakukan pemeriksaan tekanan angin secara rutin. Tekanan yang tidak sesuai dapat membuat hambatan gulir meningkat sehingga konsumsi energi menjadi lebih tinggi.

Selain itu, periksa kondisi tapak ban, keausan yang tidak merata, benjolan, retakan, dan benda asing yang mungkin menancap.

Rotasi ban dan wheel alignment juga penting dilakukan sesuai rekomendasi. Hyundai mencantumkan rotasi ban dan wheel alignment sebagai bagian yang disarankan dilakukan secara berkala.

5. Sistem Pengereman Tetap Perlu Dirawat

Mobil listrik seperti Kona Electric memiliki sistem regenerative braking yang membantu memperlambat kendaraan sekaligus mengembalikan sebagian energi ke baterai.

Penggunaan regenerative braking dapat mengurangi ketergantungan terhadap rem konvensional dalam kondisi tertentu. Namun komponen rem mekanis tetap ada dan harus diperiksa.

Pemilik perlu memperhatikan jika muncul suara tidak normal, pedal rem terasa berbeda, kendaraan sulit berhenti dengan baik, atau terdapat getaran ketika melakukan pengereman.

Pemeriksaan rem secara rutin menjadi bagian penting karena sistem pengereman berhubungan langsung dengan keselamatan.

6. Suspensi dan Kaki-Kaki Jangan Diabaikan

Kondisi jalan di Indonesia cukup beragam. Jalan berlubang, polisi tidur, sambungan jalan, hingga permukaan tidak rata dapat memberikan beban pada suspensi dan kaki-kaki.

Karena itu, pemilik Kona Electric tetap perlu memperhatikan shock absorber, bushing, ball joint, tie rod, dan komponen kaki-kaki lainnya.

Gejala seperti bunyi "gluduk", mobil terasa tidak stabil, setir bergetar, atau arah kendaraan terasa berubah ketika melewati jalan tertentu dapat menjadi tanda bahwa kendaraan perlu diperiksa.

Perawatan kaki-kaki secara berkala juga dapat membantu menjaga kenyamanan berkendara.

7. Sistem Pendingin dan Kelistrikan

Kendaraan listrik memiliki sistem pengaturan temperatur yang penting untuk menjaga komponen tertentu bekerja dalam kondisi yang sesuai.

Pada Kona Electric, sistem kelistrikan dan komponen bertegangan tinggi sebaiknya tidak diperiksa atau diperbaiki secara sembarangan. Jika muncul indikator peringatan pada panel instrumen, pemilik sebaiknya membawa kendaraan ke bengkel resmi Hyundai.

Pemeriksaan menggunakan peralatan diagnostik juga dapat membantu teknisi mengetahui kondisi sistem kendaraan secara lebih akurat.

Hal ini menjadi alasan penting mengapa perawatan mobil listrik sebaiknya dilakukan oleh teknisi yang memahami sistem kendaraan listrik.

8. Perhatikan Software dan Fitur Digital

Hyundai Kona Electric dilengkapi berbagai teknologi modern, termasuk konektivitas Bluelink pada pasar Indonesia. Sistem digital membantu pemilik memperoleh informasi mengenai kendaraan dan layanan tertentu.

Karena mobil modern sangat bergantung pada software, pemilik juga perlu memperhatikan pembaruan sistem jika tersedia.

Jika terdapat gangguan pada fitur digital, sensor, layar, kamera, atau sistem bantuan berkendara, sebaiknya dilakukan pemeriksaan di bengkel resmi.

9. Berapa Sebenarnya Biaya Perawatan Kona Electric?

Jika membahas biaya perawatan Hyundai Kona Electric, tidak tepat jika hanya menghitung harga servis satu kali. Biaya kepemilikan sebaiknya dilihat berdasarkan beberapa komponen seperti servis berkala, ban, rem, kaki-kaki, cairan kendaraan, aksesori, dan kebutuhan lainnya.

Kabar baiknya, pemilik The All-New KONA Electric yang memenuhi ketentuan program dapat memperoleh gratis jasa dan suku cadang servis berkala hingga 5 tahun/75.000 km.

Dengan adanya program tersebut, pengeluaran untuk servis berkala selama periode yang ditanggung dapat menjadi lebih ringan. Namun biaya di luar cakupan program, seperti kerusakan akibat kecelakaan, keausan tertentu, ban, atau kebutuhan tambahan lainnya, tetap perlu diperhitungkan.

Oleh karena itu, sebelum membeli Kona Electric, calon pemilik sebaiknya menanyakan secara langsung kepada dealer mengenai cakupan servis dan komponen yang termasuk dalam program kendaraan yang dibeli.

10. Gunakan Bengkel Resmi untuk Perawatan Sistem Kelistrikan

Mobil listrik memiliki sistem bertegangan tinggi yang membutuhkan prosedur penanganan khusus. Untuk pekerjaan yang berkaitan dengan baterai high voltage, motor listrik, sistem pengisian, dan komponen kelistrikan utama, penggunaan bengkel resmi menjadi pilihan yang penting.

Hyundai juga menyediakan layanan Hyundai Mobile Service untuk melakukan perawatan dan servis kendaraan di lokasi tertentu. Layanan tersebut mencakup perawatan berkala dan servis kendaraan, dengan ketentuan biaya kunjungan yang berbeda sesuai status garansi dan jarak dari dealer.

Pemilik juga dapat memanfaatkan layanan darurat Hyundai. Untuk kendaraan listrik, Hyundai menyediakan Mobile Charging yang dapat memberikan tambahan daya hingga 10 kWh agar kendaraan dapat mencapai stasiun pengisian terdekat, dengan ketentuan layanan yang berlaku.

Tips Menekan Biaya Perawatan Hyundai Kona Electric

Ada beberapa kebiasaan sederhana yang dapat membantu pemilik menjaga biaya perawatan tetap terkendali.

Pertama, selalu ikuti jadwal servis. Jangan menunggu kendaraan mengalami masalah baru kemudian dibawa ke bengkel.

Kedua, periksa tekanan ban secara rutin. Ban yang kurang angin dapat meningkatkan hambatan gulir dan berpotensi mempercepat keausan.

Ketiga, gunakan metode pengisian daya sesuai kebutuhan. Hindari kebiasaan menggunakan kendaraan sampai baterai benar-benar habis jika tidak diperlukan.

Keempat, jangan mengabaikan indikator peringatan pada dashboard. Masalah kecil yang diperiksa lebih awal berpotensi mencegah kerusakan yang lebih besar.

Kelima, gunakan suku cadang yang sesuai rekomendasi Hyundai, terutama untuk komponen yang berkaitan dengan keselamatan dan sistem kelistrikan.

Biaya perawatan Hyundai Kona Electric pada dasarnya memiliki karakteristik berbeda dibandingkan mobil bensin. Tidak adanya mesin pembakaran membuat pemilik tidak perlu mengeluarkan biaya untuk penggantian oli mesin dan beberapa komponen mesin konvensional.

Namun, Kona Electric tetap membutuhkan perawatan pada ban, rem, suspensi, sistem pendingin, kelistrikan, baterai, software, serta komponen pendukung lainnya.

Program Hyundai saat ini memberikan gratis jasa dan suku cadang servis berkala hingga 5 tahun atau 75.000 km untuk The All-New KONA Electric, sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.

Dengan melakukan servis secara teratur, menjaga kebiasaan pengisian daya, memeriksa ban dan kaki-kaki, serta menggunakan jaringan resmi Hyundai untuk pekerjaan penting, pemilik dapat menjaga Kona Electric tetap nyaman, aman, dan siap digunakan dalam jangka panjang.