BYD Atto 3 Bekas, Periksa Bagian Ini Sebelum Membawa Pulang - Mobil.id

BYD Atto 3 Bekas, Periksa Bagian Ini Sebelum Membawa Pulang


Home•Blog

BYD
BYD Atto 3 Bekas, Periksa Bagian Ini Sebelum Membawa Pulang
Penulis 2

MOBILID- BYD Atto 3 menjadi salah satu mobil listrik yang cukup menarik perhatian di pasar Indonesia. Mengusung bentuk SUV, mobil ini menawarkan kabin yang modern, fitur cukup lengkap, serta teknologi elektrifikasi yang membuatnya berbeda dari SUV bermesin bensin.

Karena sudah beredar di Indonesia sejak BYD mulai masuk ke pasar nasional, kini BYD Atto 3 juga mulai tersedia dalam kondisi bekas. Bagi calon pembeli yang ingin mendapatkan SUV listrik dengan harga lebih terjangkau dibandingkan unit baru, Atto 3 bekas dapat menjadi salah satu pilihan.

Namun, membeli mobil listrik bekas membutuhkan pemeriksaan yang sedikit berbeda dibandingkan mobil konvensional. Selain kondisi bodi, interior, ban, kaki-kaki, dan kelengkapan dokumen, calon pembeli juga perlu memperhatikan baterai traksi, sistem pengisian daya, motor listrik, serta berbagai fitur elektronik.

BYD sendiri saat ini mencantumkan Atto 3 Advanced-Plus Standard Range dengan harga mulai Rp415 juta OTR Jakarta. Sementara itu, beberapa unit bekas yang ditawarkan di pasar 2026 sudah berada di kisaran Rp365 juta ke atas, tergantung tahun, varian, kilometer, dan kondisi kendaraan.

Lantas, bagian apa saja yang perlu diperiksa sebelum membawa pulang BYD Atto 3 bekas?

1. Periksa Kondisi Baterai Traksi

Bagian pertama yang sebaiknya menjadi perhatian utama adalah baterai traksi. Berbeda dengan mobil bensin yang kondisi mesinnya bisa diperiksa melalui berbagai indikator konvensional, pada mobil listrik kondisi baterai menjadi salah satu faktor penting yang berhubungan dengan jarak tempuh dan nilai kendaraan.

BYD Atto 3 menggunakan Blade Battery. BYD menjelaskan bahwa teknologi baterai tersebut dikembangkan dengan berbagai pengujian keamanan, termasuk pengujian penetrasi dan kondisi ekstrem.

Namun, calon pembeli mobil bekas tetap perlu mengetahui kondisi aktual baterai unit yang akan dibeli.

Jangan hanya bertanya apakah baterai masih bagus. Mintalah penjual menunjukkan riwayat servis dan pemeriksaan kendaraan. Jika memungkinkan, lakukan pengecekan menggunakan sistem diagnostik di bengkel resmi BYD.

Perhatikan juga apakah terdapat peringatan berkaitan dengan baterai pada panel instrumen.

Hal lain yang dapat dilakukan adalah melakukan test drive dengan baterai dalam kondisi cukup terisi. Perhatikan apakah persentase baterai turun secara tidak wajar selama perjalanan. Pemeriksaan sederhana tersebut memang belum dapat menentukan kesehatan baterai secara menyeluruh, tetapi dapat menjadi langkah awal sebelum melakukan pemeriksaan lebih mendalam.

2. Cek Riwayat Pengisian Daya

Setelah baterai, bagian berikutnya yang perlu diperhatikan adalah sistem pengisian daya.

Tanyakan kepada pemilik sebelumnya mengenai kebiasaan charging. Apakah mobil lebih sering diisi menggunakan AC charging di rumah atau menggunakan DC fast charging? Apakah pernah mengalami kendala ketika melakukan pengisian?

Port pengisian juga perlu diperiksa secara langsung. Pastikan tidak ada kerusakan fisik, korosi, bekas terbakar, atau bagian yang terlihat longgar.

Coba lakukan pengisian apabila memungkinkan. Pastikan kendaraan dapat menerima daya dengan normal dan tidak muncul peringatan pada sistem.

Hal ini penting karena masalah pada sistem charging dapat mengurangi kenyamanan penggunaan sehari-hari dan berpotensi membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.

3. Periksa Riwayat Servis

Mobil bekas dengan riwayat servis yang jelas biasanya lebih mudah dievaluasi. Karena itu, jangan hanya mengandalkan buku servis atau pengakuan penjual.

Mintalah bukti servis sebelumnya.

BYD menyebutkan bahwa perawatan berkala mencakup pemeriksaan baterai, sistem kelistrikan, dan motor listrik. Jadwal perawatan yang tercantum di situs resmi BYD antara lain 12 bulan/20.000 km, 24 bulan/40.000 km, 36 bulan/60.000 km dan seterusnya.

Jika unit bekas yang akan dibeli pernah rutin diservis di bengkel resmi, riwayat tersebut dapat membantu calon pembeli mengetahui bagaimana kendaraan dirawat sejak pertama kali digunakan.

Periksa juga apakah terdapat servis yang terlewat. Jangan langsung menganggap mobil bermasalah hanya karena pernah terlambat servis, tetapi kondisi tersebut layak menjadi bahan pertimbangan saat melakukan inspeksi.

4. Pastikan Status Garansi Masih Jelas

Ini merupakan salah satu keuntungan yang dapat diperoleh ketika membeli BYD Atto 3 bekas yang usianya masih relatif muda.

BYD saat ini mencantumkan garansi kendaraan selama enam tahun atau 150.000 km. Untuk unit yang masuk ketentuan garansi sebelumnya, BYD juga pernah memberikan garansi baterai traksi selama delapan tahun atau 160.000 km dengan State of Health minimal 70 persen, serta garansi drive unit delapan tahun atau 150.000 km.

Namun, calon pembeli jangan langsung berasumsi semua unit bekas otomatis mendapatkan perlindungan yang sama.

Periksa VIN atau nomor rangka kendaraan dan tanyakan langsung kepada dealer resmi mengenai status garansi unit tersebut.

Riwayat perawatan juga penting. BYD menyebut penggunaan suku cadang asli dan perawatan berkala di bengkel resmi sebagai bagian dari ketentuan untuk mempertahankan garansi.

Dengan mengetahui status garansi sejak awal, pembeli dapat memiliki gambaran lebih jelas mengenai perlindungan kendaraan setelah transaksi.

5. Periksa Motor Listrik dan Respons Kendaraan

BYD Atto 3 menggunakan motor listrik sehingga karakter berkendaranya berbeda dari SUV bermesin bensin.

Saat test drive, jangan hanya mencoba akselerasi. Perhatikan respons kendaraan ketika mulai bergerak, saat melakukan akselerasi, ketika mengurangi kecepatan, dan ketika melakukan pengereman regeneratif.

Pastikan tidak muncul suara yang tidak biasa, getaran berlebihan, atau indikator peringatan pada panel instrumen.

Cobalah kendaraan pada kecepatan rendah terlebih dahulu. Setelah itu, lakukan perjalanan di jalan yang lebih terbuka untuk merasakan respons akselerasinya.

Jika terasa ada sesuatu yang tidak normal, jangan langsung menganggap hal tersebut sebagai karakter kendaraan. Lebih baik tanyakan dan lakukan pemeriksaan lebih lanjut.

6. Cek Kaki-Kaki dan Kondisi Ban

Meski merupakan mobil listrik, Atto 3 tetap menggunakan komponen mekanis seperti suspensi, roda, ban, dan sistem pengereman yang perlu diperiksa.

Perhatikan kondisi ban. Cek apakah permukaan ban aus secara merata atau justru lebih tipis pada bagian tertentu.

BYD Atto 3 menggunakan velg 18 inci pada model yang tercantum di situs resminya.

Ukuran roda yang relatif besar membuat kondisi ban menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan karena penggantian empat ban sekaligus bisa menjadi pengeluaran tambahan.

Periksa pula bagian kaki-kaki ketika melewati jalan yang tidak rata. Dengarkan apakah muncul bunyi seperti ketukan atau suara aneh dari area roda.

Jangan lupa melihat bagian bawah kendaraan untuk memastikan tidak ada kerusakan akibat benturan.

7. Cek Kondisi Bodi dan Bekas Kecelakaan

Pemeriksaan bodi tetap wajib dilakukan meskipun mobil listrik memiliki sistem penggerak yang berbeda.

Perhatikan kesamaan warna panel bodi, celah antara pintu dan fender, kondisi bumper, kap mesin, pintu belakang, serta bagian bawah mobil.

Jika terdapat panel dengan warna berbeda atau celah panel tidak sama, tanyakan kepada penjual apakah bagian tersebut pernah diperbaiki.

Lebih penting lagi, perhatikan kemungkinan mobil pernah mengalami kecelakaan cukup berat.

Untuk mobil listrik, pemeriksaan terhadap bagian bawah kendaraan juga penting. Jangan hanya melihat eksterior dari sisi atas. Jika kendaraan pernah mengalami benturan keras di bagian bawah, calon pembeli perlu memastikan tidak ada kerusakan pada komponen penting yang berkaitan dengan sistem baterai.

8. Tes Semua Fitur Elektronik

BYD Atto 3 menawarkan banyak fitur elektronik sehingga pemeriksaannya jangan dilewatkan.

Situs resmi BYD mencantumkan layar tengah berukuran 15,6 inci pada Atto 3 facelift, panoramic sunroof, wireless charger, sistem V2L hingga 3,3 kW, serta berbagai fitur keselamatan.

Saat melihat unit bekas, cobalah seluruh fitur tersebut satu per satu.

Mulai dari:

  • Layar infotainment

  • Sistem audio

  • Kamera

  • Sensor parkir

  • Tombol dan kontrol di setir

  • Power window

  • Central locking

  • AC

  • Wireless charger

  • Sunroof

  • Power seat

  • Lampu

  • Wiper

  • Sistem V2L jika tersedia

  • Fitur ADAS

Jangan merasa tidak enak untuk menguji fitur satu per satu. Justru pemeriksaan seperti ini penting sebelum transaksi dilakukan.

9. Cek Fitur ADAS dan Kamera

Fitur bantuan pengemudi menjadi salah satu bagian yang perlu diuji karena sistem tersebut menggunakan sensor dan kamera.

Cobalah memastikan kamera 360 derajat atau kamera parkir dapat menampilkan gambar dengan jelas. Periksa juga sensor parkir dan indikator sistem bantuan pengemudi.

Untuk fitur seperti Adaptive Cruise Control, Lane Keeping Assist atau Automatic Emergency Braking, pengujiannya sebaiknya dilakukan dengan aman dan sesuai kondisi jalan. Jangan mencoba memicu sistem keselamatan secara sembarangan hanya untuk mengetahui apakah fitur bekerja.

Jika terdapat indikator kesalahan pada sistem ADAS, sebaiknya unit diperiksa lebih lanjut di bengkel resmi.

10. Cek Dokumen dan Kesesuaian Identitas Kendaraan

Terakhir, jangan lupa melakukan pemeriksaan administratif.

Cocokkan nomor rangka dan nomor kendaraan dengan dokumen yang tersedia. Periksa STNK, BPKB, faktur jika tersedia, serta status pajak.

Jika membeli dari pemilik pertama, tanyakan juga alasan kendaraan dijual.

Dokumen servis juga sebaiknya diperiksa. Semakin lengkap riwayat kendaraan, semakin mudah calon pembeli mengetahui perjalanan unit tersebut.

Jangan terburu-buru hanya karena harga unit terlihat lebih murah daripada pasaran.

Jangan Hanya Terpaku pada Harga Murah

BYD Atto 3 bekas memang dapat menjadi alternatif bagi konsumen yang ingin memiliki SUV listrik dengan harga lebih rendah dibandingkan membeli unit baru. Berdasarkan listing yang tersedia pada September 2026, terdapat unit Atto 3 bekas yang ditawarkan mulai sekitar Rp365 juta. Namun, harga tersebut merupakan harga penawaran dan bukan patokan mutlak transaksi.

Harga murah belum tentu menjadi pilihan yang tepat jika ternyata kendaraan membutuhkan banyak perbaikan.

Sebaliknya, unit dengan harga sedikit lebih tinggi bisa saja memiliki keunggulan berupa kilometer lebih rendah, riwayat servis lengkap, kondisi baterai baik, ban masih tebal, serta garansi yang masih berlaku.

Karena itu, sebelum membawa pulang BYD Atto 3 bekas, pemeriksaan sebaiknya dilakukan secara menyeluruh. Baterai, sistem charging, riwayat servis, garansi, motor listrik, kaki-kaki, bodi, fitur elektronik, ADAS, dan dokumen merupakan bagian yang tidak boleh dilewatkan.

Jika memungkinkan, calon pembeli juga dapat membawa mekanik atau melakukan inspeksi di bengkel resmi BYD sebelum transaksi. Dengan begitu, keputusan membeli tidak hanya didasarkan pada tampilan kendaraan atau harga yang ditawarkan, tetapi juga berdasarkan kondisi aktual unit.