Cara merawat baterai mobil listrik agar tidak cepat drop, awet bertahun-tahun - Mobil.id | Mobil.id

Cara merawat baterai mobil listrik agar tidak cepat drop, awet bertahun-tahun


HomeBlog

Umum
Cara merawat baterai mobil listrik agar tidak cepat drop, awet bertahun-tahun
Penulis 10

Baterai adalah komponen paling vital dan paling mahal dalam sebuah mobil listrik (EV). Meskipun produsen biasanya memberikan garansi panjang, cara pemakaian dan pengisian daya sehari-hari sangat menentukan apakah kapasitas baterai akan tetap optimal atau justru cepat menurun (degradasi).

1. Hindari Mengisi Hingga 100% Setiap Hari

Baterai Lithium-ion pada mobil listrik bekerja paling optimal jika dijaga pada rentang daya 20% hingga 80%. Mengisi daya hingga 100% secara terus-menerus dapat mempercepat penuaan sel baterai karena panas dan tekanan tegangan tinggi. Lakukan pengisian penuh hanya jika Anda berencana melakukan perjalanan jauh.

2. Batasi Penggunaan "Fast Charging"

Fasilitas DC Fast Charging memang sangat praktis karena bisa mengisi daya dengan sangat cepat. Namun, arus listrik yang sangat besar menghasilkan panas yang tinggi pada baterai. Jika sering digunakan, suhu tinggi ini dapat merusak struktur kimia sel baterai secara perlahan. Gunakan pengisian daya rumah (AC Charging) untuk kebutuhan harian.

3. Jangan Membiarkan Baterai Kosong Total

Membiarkan baterai berada di angka 0% dalam waktu lama sangat berbahaya. Hal ini bisa menyebabkan voltase sel jatuh terlalu rendah sehingga sistem manajemen baterai (BMS) mengunci akses demi keamanan, yang mengakibatkan baterai tidak bisa diisi daya kembali tanpa penanganan teknis khusus.

4. Perhatikan Suhu Parkir

Suhu ekstrem adalah musuh baterai. Jika memungkinkan, parkirlah di tempat yang teduh atau di dalam garasi. Suhu yang terlalu panas saat parkir di bawah terik matahari dapat memicu sistem pendingin baterai bekerja ekstra meski mobil sedang diam, yang pada akhirnya membuang energi dan membebani sistem.