
Sistem penggerak menentukan roda mana yang menerima tenaga dari mesin untuk menggerakkan mobil. Perbedaan ini berdampak besar pada ruang kabin, efisiensi bensin, hingga kemampuan mobil di medan sulit.
1. FWD (Front-Wheel Drive)
Tenaga mesin disalurkan langsung ke kedua roda depan. Karena komponen penggerak berkumpul di depan, mobil FWD tidak membutuhkan "terowongan" gardan di tengah kabin.
Kelebihan: Ruang kabin lebih luas dan lantai lebih rata. Selain itu, mobil lebih irit BBM karena bobot kendaraan lebih ringan dan minim hilangnya tenaga saat penyaluran dari mesin ke roda.
Kekurangan: Ban depan bekerja ekstra keras (sebagai penggerak sekaligus kemudi), sehingga lebih cepat aus. Di tanjakan curam yang licin, roda depan cenderung lebih mudah kehilangan traksi (spin).
2. RWD (Rear-Wheel Drive)
Tenaga mesin disalurkan ke roda belakang melalui poros kopel (propeller shaft) dan gardan.
Kelebihan: Dikenal sebagai "rajanya tanjakan" karena saat menanjak, bobot mobil berpindah ke belakang, memberikan tekanan ekstra pada roda penggerak sehingga cengkeraman lebih kuat. Kaki-kaki depan juga lebih awet karena fokus hanya pada kemudi.
Kekurangan: Konsumsi BBM sedikit lebih boros karena bobot komponen tambahan (gardan). Selain itu, lantai kabin biasanya memiliki gundukan di tengah untuk ruang poros penggerak.