
MOBILID- Bagi pencari mobil bekas, Chery Omoda 5 GT bisa menjadi salah satu SUV yang menarik untuk diperhatikan, terutama bagi pengguna yang menginginkan kendaraan dengan desain sporty dan performa mesin turbo. Model ini berada di atas Omoda 5 standar dalam hal performa dengan menggunakan mesin 1.6 TGDI yang menghasilkan tenaga hingga 197 HP dan torsi 290 Nm.
Omoda 5 GT juga pernah ditawarkan dalam dua pilihan penggerak, yakni FWD dan AWD, dengan transmisi 7-percepatan dual-clutch transmission atau DCT. Chery mencantumkan panjang bodi 4.400 mm dan wheelbase 2.630 mm, sehingga secara dimensi masih berada di kategori compact SUV.
Untuk pasar mobil bekas, keberadaan Omoda 5 GT justru menarik karena calon pembeli bisa mendapatkan SUV dengan karakter performa yang cukup kuat tanpa harus mencari SUV berukuran besar.
Desain Omoda 5 GT Masih Terlihat Sporty
Salah satu alasan seseorang mempertimbangkan mobil bekas bukan hanya soal mesin, tetapi juga desain. Omoda 5 GT memiliki tampilan yang cukup berbeda dibandingkan SUV konvensional.
Bagian depannya menggunakan One Piece Star Diamond Front Grille yang menjadi salah satu ciri khas model tersebut. Lampu utama menggunakan teknologi Full LED dengan fitur auto turn-on, sedangkan lampu daytime running light atau DRL memiliki bentuk T-Shape. Lampu sein LED sequential juga menjadi bagian dari desain eksteriornya.
Proporsi bodinya dibuat dengan karakter crossover yang cukup agresif. Ditambah penggunaan velg berdesain sporty dan sejumlah aksen pada bagian eksterior, Omoda 5 GT memiliki tampilan yang masih relevan bagi konsumen yang menyukai desain SUV modern.
Ketika membeli unit bekas, kondisi eksterior tentu harus diperiksa secara menyeluruh. Jangan hanya melihat apakah cat masih mengilap, tetapi perhatikan juga panel bodi, celah antar-panel, kondisi bumper, lampu, kaca, velg, serta kemungkinan adanya bekas perbaikan akibat kecelakaan.
Mesin 1.6 Turbo Jadi Daya Tarik Utama
Sektor mesin menjadi salah satu pembeda utama Omoda 5 GT. Mobil ini menggunakan mesin 1.6 TGDI yang menghasilkan tenaga maksimum 197 HP dan torsi 290 Nm. Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi 7 DCT.
Karakter mesin tersebut membuat Omoda 5 GT tidak hanya mengandalkan tampilan. Tenaga dan torsi yang tersedia cukup besar untuk ukuran compact SUV.
Bagi pengguna yang sehari-hari berkendara di perkotaan, tenaga tersebut dapat memberikan fleksibilitas ketika melakukan akselerasi. Sementara untuk perjalanan luar kota, mesin turbo juga memberikan cadangan performa ketika mobil membutuhkan tenaga lebih besar.
Namun, membeli mobil bekas dengan mesin turbo membutuhkan pemeriksaan lebih detail. Calon pembeli sebaiknya mengecek suara mesin saat kondisi dingin maupun panas, respons pedal gas, kondisi idle, kebocoran oli, kondisi sistem pendingin, serta riwayat servis.
Jika memungkinkan, lakukan test drive bersama teknisi atau mekanik yang memahami mesin turbo dan transmisi DCT.
Pilihan FWD dan AWD Perlu Disesuaikan
Omoda 5 GT pernah ditawarkan dalam dua konfigurasi penggerak, yaitu FWD dan AWD. Chery mencantumkan varian Omoda 5 GT FWD dengan mesin 1.6L TGDI dan 7 DCT, sementara varian AWD menggunakan sistem penggerak empat roda.
Perbedaan ini menjadi hal penting ketika mencari unit bekas.
Varian FWD bisa menjadi pilihan bagi pengguna yang lebih banyak menggunakan mobil di jalan perkotaan dan membutuhkan kendaraan untuk aktivitas sehari-hari. Sementara AWD menawarkan karakter penggerak yang berbeda dan dapat menjadi pertimbangan bagi pengguna yang menginginkan konfigurasi tersebut.
Pada unit AWD bekas, pemeriksaan tidak cukup berhenti pada mesin dan transmisi. Sistem penggerak empat roda, komponen drivetrain, kondisi kaki-kaki, dan bagian bawah kendaraan juga perlu diperiksa.
Calon pembeli sebaiknya tidak memilih hanya berdasarkan harga. Periksa terlebih dahulu kondisi unit karena dua mobil dengan tahun yang sama bisa mempunyai kondisi berbeda tergantung pemakaian pemilik sebelumnya.
Kabin Mengutamakan Teknologi dan Kenyamanan
Masuk ke interior, Omoda 5 GT menawarkan berbagai fitur yang membuatnya terasa sebagai SUV dengan pendekatan modern.
Chery mencantumkan layar digital, konektivitas Apple CarPlay dan Android Auto, pengisian daya nirkabel pintar, pengaturan kursi otomatis, serta sistem audio premium Sony. Mobil ini juga mempunyai ambient light dengan pilihan hingga 64 warna.
Fitur-fitur tersebut menjadi nilai tambah ketika mobil digunakan sebagai kendaraan harian.
Konektivitas smartphone misalnya, dapat membantu pengguna mengakses navigasi atau hiburan selama perjalanan. Wireless charger juga mengurangi kebutuhan kabel ketika ingin mengisi daya perangkat yang kompatibel.
Pada unit bekas, seluruh fitur elektronik tersebut sebaiknya dicoba satu per satu. Jangan hanya mengecek apakah layar infotainment menyala. Pastikan touchscreen merespons dengan baik, kamera bekerja normal, konektivitas smartphone dapat digunakan, speaker tidak mengalami gangguan, dan tombol-tombol pada setir berfungsi.
Ada Kamera 540 Derajat dan ADAS
Salah satu fitur yang cukup menarik pada Omoda 5 GT adalah kamera panoramik 540 HD. Fitur tersebut membantu pengemudi mendapatkan visual area di sekitar kendaraan ketika melakukan manuver. Chery juga mencantumkan sistem ADAS pada model ini.
Untuk mobil bekas, fitur keselamatan seperti ini perlu diperiksa karena kerusakan sensor atau kamera bisa memengaruhi fungsi sistem bantuan berkendara.
Periksa kamera saat melakukan parkir dan pastikan gambar yang tampil jelas. Sensor parkir juga perlu dicoba untuk memastikan tidak terdapat masalah.
ADAS juga bukan pengganti konsentrasi pengemudi. Sistem tersebut merupakan fitur bantuan, sehingga pengemudi tetap harus memperhatikan kondisi jalan dan kendaraan di sekitarnya.
Kondisi Transmisi DCT Jangan Terlewat
Selain mesin turbo, transmisi menjadi salah satu bagian yang wajib diperhatikan ketika membeli Omoda 5 GT bekas.
Mobil ini menggunakan 7-speed DCT. Dalam test drive Omoda 5 GT, sejumlah ulasan otomotif mencatat adanya karakter transmisi yang perlu diperhatikan terutama pada kondisi kecepatan rendah.
Karena itu, saat test drive jangan hanya menguji mobil di jalan yang lancar.
Coba rasakan mobil ketika berjalan perlahan, melakukan stop-and-go, mundur, parkir, serta kembali berakselerasi dari kecepatan rendah. Perhatikan apakah perpindahan gigi terasa normal atau terdapat gejala seperti hentakan yang tidak biasa, keterlambatan respons, maupun suara yang mencurigakan.
Riwayat servis juga menjadi dokumen penting. Jika pemilik sebelumnya rutin melakukan perawatan sesuai jadwal, calon pembeli mempunyai informasi lebih jelas mengenai kondisi kendaraan.
Cek Kaki-Kaki dan Ban
SUV compact seperti Omoda 5 GT dapat digunakan untuk berbagai aktivitas, mulai dari perjalanan dalam kota hingga perjalanan antarkota. Karena itu, kondisi kaki-kaki perlu diperiksa sebelum membeli.
Perhatikan kondisi shock absorber, bushing, tie rod, ball joint, bearing roda, serta sistem pengereman. Ban juga perlu diperiksa dari sisi ketebalan tapak, keausan tidak merata, dan usia ban.
Ketika test drive, perhatikan apakah setir terasa menarik ke satu sisi, terdapat suara ketika melewati jalan tidak rata, atau muncul getaran pada kecepatan tertentu.
Pemeriksaan seperti ini penting karena biaya perbaikan mobil bekas tidak hanya berasal dari mesin. Komponen kaki-kaki dan sistem elektronik juga dapat menjadi bagian dari biaya kepemilikan.
Bagaimana dengan Status Omoda 5 GT?
Ada satu hal yang perlu diketahui calon pembeli saat mencari Omoda 5 GT bekas. Chery Indonesia kini tetap menampilkan Omoda 5 GT pada laman model resminya, tetapi laporan otomotif pada 2025 menyebut Chery Indonesia tidak melanjutkan model tersebut dan kemudian fokus pada model seperti C5 dan E5. Karena itu, untuk pembeli mobil bekas, perhatian sebaiknya diarahkan pada kondisi unit, ketersediaan layanan purnajual, dan status suku cadang, bukan hanya harga pembelian.
Di laman resmi yang tersedia saat ini, Chery mencantumkan harga Omoda 5 GT FWD mulai Rp458,8 juta dan AWD mulai Rp499 juta OTR Jakarta, dengan keterangan stock indent. Harga tersebut merupakan harga mobil baru yang tercantum di situs resmi, bukan patokan harga mobil bekas.
Untuk unit bekas, harga tentunya sangat bergantung pada tahun produksi, kilometer, kondisi kendaraan, riwayat servis, lokasi, varian FWD atau AWD, serta kelengkapan dokumen.
Checklist Sebelum Membeli Omoda 5 GT Bekas
Agar tidak hanya terpaku pada desain dan harga, calon pembeli bisa menggunakan beberapa poin berikut ketika melihat unit:
Cek riwayat servis dan pemakaian kendaraan.
Periksa mesin 1.6 TGDI dalam kondisi dingin dan panas.
Pastikan tidak ada kebocoran oli atau cairan lainnya.
Uji perpindahan transmisi 7 DCT pada kecepatan rendah.
Lakukan test drive dalam kondisi stop-and-go.
Periksa kaki-kaki, rem, velg, dan ban.
Coba semua layar dan sistem infotainment.
Periksa kamera 540 HD.
Pastikan fitur ADAS tidak menunjukkan peringatan abnormal.
Cek sunroof elektrik jika unit memiliki fitur tersebut.
Periksa seluruh panel bodi dari indikasi bekas tabrakan.
Pastikan nomor rangka dan nomor mesin sesuai dokumen.
Cek status pajak dan kelengkapan surat kendaraan.
Untuk varian AWD, periksa sistem penggerak empat roda dan komponen drivetrain.
Omoda 5 GT Bekas Cocok untuk Siapa?
Omoda 5 GT bekas dapat dipertimbangkan oleh pengguna yang mencari compact SUV dengan desain sporty dan mesin turbo bertenaga. Mesin 1.6 TGDI dengan output 197 HP dan torsi 290 Nm menjadi salah satu daya tarik utama, sementara fitur seperti kamera 540 HD, ADAS, wireless charging, Apple CarPlay, Android Auto, sunroof elektrik, dan audio Sony membuat perlengkapannya cukup beragam.
Namun, karakter performa tersebut juga membuat pemeriksaan unit bekas harus dilakukan secara lebih teliti. Mesin turbo, transmisi DCT, kaki-kaki, sistem elektronik, dan fitur bantuan berkendara semuanya perlu diuji sebelum transaksi.
Bagi pembaca MobilID yang sedang mencari SUV bekas dengan tampilan berbeda dan performa mesin yang cukup besar, Chery Omoda 5 GT bisa dimasukkan ke dalam daftar pencarian. Kuncinya bukan sekadar menemukan unit dengan harga menarik, tetapi memastikan mobil mempunyai riwayat perawatan yang jelas, kondisi mekanis yang sehat, serta fitur-fitur yang masih berfungsi dengan baik.