
MOBILID- Mobil SUV kini tidak hanya digunakan untuk perjalanan jauh atau membawa banyak penumpang. Di perkotaan, SUV kompak justru semakin menarik karena menawarkan posisi duduk yang lebih tinggi, desain yang terlihat tangguh, tetapi tetap relatif mudah digunakan untuk aktivitas harian.
Salah satu model yang bisa masuk dalam kategori tersebut adalah Chery Tiggo Cross. Model ini hadir sebagai SUV crossover dengan dimensi yang tidak terlalu besar, tetapi tetap membawa sejumlah fitur modern. Bagi konsumen yang mempertimbangkan mobil bekas, Tiggo Cross juga menarik karena model ini sudah lebih dahulu hadir di Indonesia sebelum versi hybrid Tiggo Cross CSH diperkenalkan.
Hal penting yang perlu diperhatikan adalah membedakan Tiggo Cross bermesin bensin dengan Tiggo Cross CSH hybrid. Tiggo Cross standar menggunakan mesin bensin 1,5 liter naturally aspirated dan transmisi CVT, sedangkan Tiggo Cross CSH menggunakan sistem hybrid dengan mesin 1,5 liter DHE dan DHT. Chery sendiri menjelaskan bahwa keduanya berada dalam lini yang sama, tetapi memiliki sistem penggerak yang berbeda.
Lantas, apa yang membuat Chery Tiggo Cross bekas menarik untuk pengguna yang sering berkendara di kota?
Ukurannya Relatif Kompak untuk Mobilitas Perkotaan
Salah satu alasan SUV crossover diminati untuk penggunaan perkotaan adalah dimensinya. Chery Tiggo Cross memiliki panjang sekitar 4.320 mm, sehingga tidak sebesar SUV tiga baris yang biasanya membutuhkan ruang lebih luas ketika bermanuver atau mencari tempat parkir.
Ukuran tersebut membuat Tiggo Cross cukup relevan untuk aktivitas seperti pergi bekerja, mengantar keluarga, berbelanja, atau bepergian ke pusat perbelanjaan.
Dalam penggunaan sehari-hari, pengemudi tentu tetap harus menyesuaikan diri dengan dimensi kendaraan. Namun, dibandingkan SUV yang berukuran lebih besar, crossover seperti Tiggo Cross menawarkan kompromi antara posisi duduk tinggi dan kemudahan bermanuver.
Karakter tersebut bisa menjadi nilai tambah bagi pengguna yang sebelumnya menggunakan city car atau hatchback tetapi ingin berpindah ke SUV tanpa langsung memilih kendaraan berukuran besar.
Desain SUV dengan Tampilan Modern
Dari sisi eksterior, Chery Tiggo Cross mempunyai karakter yang cukup kuat. Bagian depan menggunakan konsep Rhomboid Star Diamond Grille, dipadukan dengan desain lampu depan LED yang mengusung konsep Tiger Claw.
Pada bagian samping, terdapat garis bodi yang memberikan kesan dinamis. Bagian belakang juga mendapatkan desain lampu LED dengan konsep Tiger Stripes.
Chery menyebut desain tersebut sebagai bagian dari bahasa desain Tiggo Cross yang menggabungkan karakter sporty dan modern.
Untuk pasar mobil bekas, desain menjadi salah satu faktor yang cukup menarik. Konsumen tidak hanya mempertimbangkan tahun kendaraan, tetapi juga apakah tampilan mobil masih terlihat relevan ketika digunakan beberapa tahun ke depan.
Tiggo Cross memiliki desain yang relatif modern sehingga dapat menjadi alternatif bagi pengguna yang menginginkan SUV bekas dengan tampilan yang tidak terlalu konservatif.
Mesin 1,5 Liter dan Transmisi CVT
Untuk Tiggo Cross bermesin bensin, Chery membekalinya dengan mesin 1,5 liter naturally aspirated. Mesin tersebut menghasilkan tenaga maksimal 116 PS dan torsi 138 Nm.
Tenaga disalurkan melalui transmisi CVT.
Karakter mesin seperti ini cukup relevan untuk penggunaan dalam kota. Transmisi CVT dirancang untuk memberikan perpindahan rasio yang halus sehingga pengemudi tidak harus merasakan perpindahan gigi seperti transmisi otomatis konvensional.
Dalam kondisi lalu lintas padat, karakter transmisi yang halus dapat memberikan pengalaman berkendara yang lebih santai. Pengemudi dapat mengatur pedal gas secara bertahap mengikuti kondisi lalu lintas.
Namun, bagi konsumen yang mengharapkan performa agresif, mesin naturally aspirated Tiggo Cross tentu memiliki karakter berbeda dari mesin turbo. Karena itu, test drive menjadi langkah penting sebelum membeli unit bekas.
Posisi Duduk Tinggi Membantu Melihat Kondisi Jalan
Salah satu alasan orang memilih SUV adalah posisi duduk yang lebih tinggi. Hal tersebut juga menjadi bagian dari pengalaman menggunakan Tiggo Cross.
Posisi duduk yang lebih tinggi dapat memberikan pandangan lebih luas terhadap kondisi jalan di depan. Dalam lalu lintas perkotaan yang padat, visibilitas seperti ini dapat membantu pengemudi membaca situasi kendaraan di sekitarnya.
Meski demikian, posisi duduk tinggi bukan berarti seluruh area sekitar kendaraan dapat terlihat. Pengemudi tetap perlu memanfaatkan kaca spion, kamera, sensor parkir, dan memastikan kondisi sekitar sebelum bermanuver.
Untuk aktivitas seperti parkir di pusat perbelanjaan atau masuk ke area perumahan dengan jalan relatif sempit, dimensi Tiggo Cross yang tidak terlalu besar juga dapat menjadi keuntungan.
Fitur Keselamatan Menjadi Pertimbangan
Ketika membeli mobil bekas, fitur keselamatan tidak boleh hanya dilihat dari daftar spesifikasi. Kondisi aktual setiap fitur juga perlu diperiksa.
Pada Tiggo Cross, Chery menyediakan hingga 15 fungsi ADAS pada varian Premium. Fitur tersebut mencakup berbagai sistem bantuan pengemudi yang dirancang untuk mendukung pengendaraan.
Chery juga mencantumkan 6 airbags dan struktur bodi yang menggunakan sekitar 60 persen baja berkekuatan tinggi pada lini Tiggo Cross.
Bagi pengguna yang sering berkendara di kota, fitur bantuan seperti Lane Keeping Assist dan Traffic Jam Alert dapat menjadi bagian yang menarik. Saat diluncurkan, Chery menjelaskan bahwa Traffic Jam Alert dirancang untuk membantu pengemudi ketika berada dalam kondisi lalu lintas padat.
Namun, ADAS tetap merupakan sistem bantuan. Pengemudi harus tetap memperhatikan jalan dan tidak sepenuhnya menyerahkan kontrol kendaraan kepada sistem.
Interior Dirancang untuk Aktivitas Harian
Masuk ke dalam kabin, Tiggo Cross membawa pendekatan yang cukup modern. Chery menawarkan berbagai fitur untuk memberikan pengalaman yang lebih nyaman bagi pengemudi maupun penumpang.
Pada lini Tiggo Cross, tersedia fitur seperti Intelligent Voice Assistant dan Car Link O. Varian Premium juga menawarkan electric sunroof.
Keberadaan fitur konektivitas juga cukup penting bagi pengguna perkotaan yang banyak mengandalkan smartphone selama perjalanan.
Bagi calon pembeli bekas, sebaiknya seluruh fitur elektronik dites satu per satu. Jangan hanya memastikan layar dapat menyala, tetapi periksa pula konektivitas, kamera, sensor, tombol pada setir, sistem audio, AC, sunroof jika tersedia, hingga fitur bantuan berkendara.
Kerusakan fitur elektronik pada mobil modern dapat membutuhkan biaya yang berbeda-beda, sehingga pemeriksaan sebelum transaksi menjadi langkah yang penting.
Bagaimana dengan Kenyamanan di Jalan Kota?
Karakter crossover seperti Tiggo Cross membuatnya berada di antara city car dan SUV berukuran besar. Pengguna mendapatkan posisi duduk yang lebih tinggi dibandingkan mobil kecil, tetapi dimensi kendaraan masih relatif mudah dikendalikan.
Untuk perjalanan dalam kota, kenyamanan tentu dipengaruhi oleh kondisi jalan, tekanan ban, kondisi suspensi, dan cara berkendara.
Pada unit bekas, komponen kaki-kaki menjadi salah satu bagian yang perlu mendapatkan perhatian. Mobil yang sudah digunakan cukup lama mungkin telah melewati berbagai kondisi jalan, sehingga calon pembeli sebaiknya mendengarkan apakah terdapat bunyi yang tidak normal ketika melewati permukaan jalan yang tidak rata.
Test drive juga dapat digunakan untuk merasakan apakah setir terasa normal, mobil tetap stabil, dan transmisi CVT bekerja dengan baik.
Jangan Tertukar dengan Tiggo Cross CSH
Ini menjadi poin penting ketika mencari Tiggo Cross bekas.
Saat ini Chery juga menjual Tiggo Cross CSH, yang menggunakan teknologi hybrid. Model tersebut memiliki panjang 4.330 mm, mesin 1,5 liter DHE, output sistem 204 PS, torsi 310 Nm, serta transmisi DHT.
Tiggo Cross CSH juga mempunyai baterai hybrid dan dapat bekerja dengan kombinasi mesin bensin serta motor listrik. Chery menyebut sistem tersebut tidak membutuhkan pengisian daya eksternal seperti mobil listrik murni.
Sementara itu, Tiggo Cross yang dibahas dalam artikel ini adalah versi mesin bensin 1,5 liter naturally aspirated.
Perbedaan ini penting karena harga, performa, konsumsi energi, sistem perawatan, serta pengalaman berkendaranya tidak sama.
Jika mencari unit bekas, calon pembeli sebaiknya memastikan terlebih dahulu tahun produksi, varian, dan jenis powertrain kendaraan.
Harga Baru Bisa Menjadi Gambaran Saat Membeli Bekas
Harga mobil bekas tentunya sangat tergantung pada tahun produksi, kondisi, kilometer, varian, wilayah, serta kelengkapan kendaraan.
Sebagai gambaran, ketika diluncurkan pada 2025, Chery Tiggo Cross ditawarkan mulai dari Rp239,5 juta untuk varian Comfort dan Rp269,5 juta untuk Premium OTR Jakarta dalam program awal untuk 1.000 pelanggan pertama.
Sementara halaman resmi Chery yang saat ini tersedia mencantumkan harga mulai Rp264,5 juta untuk Comfort dan Rp294,5 juta untuk Premium OTR Jakarta.
Angka tersebut merupakan harga kendaraan baru dan bukan patokan harga unit bekas. Harga bekas dapat berubah mengikuti kondisi pasar.
Karena itu, calon pembeli sebaiknya membandingkan beberapa unit dengan tahun dan varian yang sama agar dapat memperoleh gambaran harga yang lebih realistis.
Apa Saja yang Harus Dicek Sebelum Membeli?
Membeli Tiggo Cross bekas sebaiknya tidak hanya melihat harga dan tampilan luar. Ada beberapa bagian yang perlu diperiksa.
Pertama, periksa kondisi mesin. Pastikan tidak terdapat kebocoran oli atau suara mesin yang tidak normal.
Kedua, periksa transmisi CVT. Lakukan test drive dan rasakan respons kendaraan ketika mulai bergerak, berakselerasi, serta melakukan deselerasi.
Ketiga, cek kaki-kaki. Dengarkan apakah terdapat suara aneh ketika melewati jalan yang tidak rata.
Keempat, periksa bodi. Pastikan tidak ada bekas tabrakan berat atau perbaikan yang kurang rapi.
Kelima, cek fitur elektronik. Semua layar, kamera, sensor, audio, AC, konektivitas, dan fitur ADAS sebaiknya diuji.
Keenam, lihat riwayat servis. Riwayat perawatan dapat memberikan gambaran mengenai bagaimana mobil dirawat oleh pemilik sebelumnya.
Ketujuh, pastikan dokumen lengkap. Periksa STNK, BPKB, nomor rangka, nomor mesin, serta kesesuaian identitas kendaraan.
Jika memungkinkan, pemeriksaan di bengkel resmi atau mekanik yang memahami produk Chery juga dapat dilakukan sebelum transaksi.
Tiggo Cross Bekas untuk Pengguna Kota
Chery Tiggo Cross mempunyai karakter yang cukup sesuai untuk konsumen yang menginginkan SUV tetapi tidak membutuhkan kendaraan berukuran besar.
Dimensi sekitar 4,3 meter, mesin 1,5 liter, transmisi CVT, posisi duduk tinggi, desain modern, serta pilihan fitur keselamatan membuatnya cukup relevan untuk aktivitas perkotaan.
Untuk pasar bekas, model ini juga menawarkan kesempatan bagi konsumen yang ingin mendapatkan SUV Chery dengan harga yang lebih rendah dibandingkan kendaraan baru. Namun, kondisi setiap unit tentu berbeda sehingga pemeriksaan kendaraan tetap menjadi hal utama.
Bagi pembaca MobilID yang sering menggunakan mobil untuk bekerja, berbelanja, mengantar keluarga, atau sekadar melakukan perjalanan dalam kota, Chery Tiggo Cross bekas bisa menjadi salah satu SUV kompak yang menarik untuk masuk daftar pertimbangan.
Yang paling penting, jangan hanya terpaku pada harga. Perhatikan varian, tahun kendaraan, kondisi mesin dan CVT, riwayat servis, kelengkapan fitur, serta kondisi keseluruhan mobil. Dengan pemeriksaan yang lebih teliti, calon pembeli dapat menemukan unit Tiggo Cross bekas yang sesuai dengan kebutuhan mobilitas sehari-hari.