
MOBILID- Membeli Subaru bekas dapat menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang menginginkan mobil dengan karakter berkendara berbeda. Subaru memiliki sejumlah model yang cukup dikenal di Indonesia, seperti Forester, XV atau Crosstrek, Outback, Impreza, hingga WRX. Mesin Boxer, sistem Symmetrical All-Wheel Drive (AWD), dan karakter handling yang khas menjadi beberapa alasan mengapa mobil Subaru tetap memiliki penggemar meskipun unitnya sudah berusia beberapa tahun.
Namun, membeli mobil bekas tidak cukup hanya dengan melihat kondisi eksterior yang terlihat bersih. Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan adalah tingkat keaslian atau orisinalitas kendaraan. Subaru yang masih menggunakan banyak komponen bawaan pabrik umumnya lebih mudah dirawat karena spesifikasi komponennya tetap sesuai dengan rancangan kendaraan.
Sebaliknya, mobil yang sudah mengalami banyak modifikasi atau penggantian komponen yang tidak sesuai belum tentu bermasalah, tetapi calon pembeli harus lebih teliti dalam memeriksa kualitas pengerjaan dan komponen yang digunakan.
Lalu, bagaimana cara mengetahui Subaru bekas yang masih orisinal? Berikut beberapa cirinya.
Periksa Kondisi Eksterior
Langkah pertama adalah memeriksa bagian luar kendaraan secara menyeluruh.
Perhatikan apakah panel bodi masih memiliki bentuk dan celah yang seragam. Mobil yang masih menggunakan panel bawaan biasanya memiliki keselarasan antara kap mesin, pintu, fender, dan bumper.
Perhatikan juga perbedaan warna cat. Jika ada satu panel yang warnanya terlihat berbeda, kemungkinan panel tersebut pernah dicat ulang.
Cat ulang tidak otomatis berarti mobil bermasalah. Bisa saja panel pernah diperbaiki karena baret atau penyok ringan. Namun, calon pembeli perlu mengetahui alasan perbaikannya.
Cek Keaslian Lampu dan Bumper
Lampu depan dan belakang menjadi bagian yang cukup mudah diperiksa.
Perhatikan bentuk, dudukan, logo, tulisan, dan kondisi fisik lampu. Pastikan komponen terlihat sesuai dengan model serta tahun kendaraan.
Bumper juga perlu diperiksa. Jika sudah diganti dengan aksesori aftermarket, modifikasi tersebut sebaiknya diketahui sebelum membeli.
Subaru yang masih menggunakan bumper, grille, lampu, dan garnish bawaan pabrik biasanya lebih mudah dipastikan tingkat orisinalitasnya.
Periksa Velg dan Ban
Velg merupakan salah satu bagian yang sering dimodifikasi pemilik mobil.
Subaru bekas yang masih menggunakan velg bawaan pabrik bisa menjadi indikasi bahwa kendaraan relatif minim modifikasi. Namun, velg aftermarket berkualitas juga tidak berarti mobil memiliki masalah.
Yang lebih penting adalah memastikan ukuran velg dan ban tetap sesuai serta tidak mengganggu sistem penggerak.
Khusus Subaru dengan AWD, periksa keempat ban. Ukuran dan tingkat keausan sebaiknya seragam agar sistem AWD bekerja dengan baik.
Perhatikan Kondisi Mesin Boxer
Mesin menjadi bagian paling penting ketika menilai Subaru bekas.
Mesin Boxer memiliki konstruksi khas dengan posisi silinder yang berlawanan secara horizontal. Saat membuka kap mesin, perhatikan apakah terdapat perubahan atau modifikasi yang tidak diperlukan.
Periksa:
Kondisi kabel.
Selang.
Tutup dan reservoir.
Filter.
Sambungan.
Kebocoran oli.
Bekas perbaikan.
Jika terdapat banyak kabel tambahan, sambungan yang tidak rapi, atau komponen aftermarket yang tidak jelas asalnya, tanyakan kepada pemilik mengenai riwayat modifikasi tersebut.
Perhatikan Kondisi Ruang Mesin
Ruang mesin yang terlalu bersih juga perlu diperiksa secara teliti.
Bukan berarti mesin bersih merupakan masalah. Namun, pencucian berlebihan dapat menyembunyikan rembesan atau kebocoran tertentu.
Periksa area sekitar mesin setelah kendaraan digunakan atau setelah test drive.
Lihat apakah terdapat:
Rembesan oli.
Kebocoran coolant.
Selang yang retak.
Baut yang tampak baru dibuka.
Kabel tambahan.
Kondisi ruang mesin yang rapi dan komponennya sesuai standar kendaraan menjadi nilai tambah.
Cek Interior Subaru
Interior juga bisa memberikan gambaran mengenai tingkat keaslian kendaraan.
Periksa dashboard, jok, door trim, karpet, plafon, dan panel pintu.
Subaru yang masih menggunakan interior standar pabrik biasanya memiliki bentuk dan material yang konsisten.
Perhatikan jika terdapat:
Head unit aftermarket.
Jok custom.
Dashboard yang dimodifikasi.
Lampu tambahan.
Panel yang pernah dibongkar.
Modifikasi interior tidak selalu buruk. Namun, semakin banyak perubahan, semakin penting memastikan kualitas pemasangannya.
Periksa Head Unit dan Sistem Audio
Head unit sering menjadi komponen yang diganti oleh pemilik sebelumnya.
Banyak pemilik mengganti head unit bawaan dengan perangkat layar sentuh yang lebih modern. Hal ini cukup umum dan tidak otomatis menjadi masalah.
Namun, periksa apakah pemasangannya dilakukan dengan rapi.
Hindari unit dengan kabel yang dipotong sembarangan atau instalasi yang berpotensi menimbulkan gangguan kelistrikan.
Jika menginginkan Subaru yang benar-benar mendekati kondisi standar pabrik, pilih unit dengan head unit bawaan.
Periksa Sistem Kelistrikan
Sistem kelistrikan merupakan bagian penting yang perlu diperhatikan pada Subaru bekas.
Nyalakan berbagai fitur kendaraan dan pastikan semuanya berfungsi.
Periksa:
Lampu.
Power window.
Central lock.
Wiper.
AC.
Sensor parkir.
Kamera.
Sistem audio.
Tombol kemudi.
Perhatikan juga apakah terdapat aksesori tambahan yang menggunakan banyak kabel.
Modifikasi kelistrikan yang dilakukan tanpa standar yang baik dapat menyebabkan masalah di kemudian hari.
Perhatikan Kondisi Kaki-Kaki
Kaki-kaki merupakan bagian yang cukup sering mengalami penggantian pada mobil bekas.
Periksa shock absorber, bushing, ball joint, tie rod, dan stabilizer link.
Jika komponen telah diganti, tanyakan apakah menggunakan komponen original, OEM, atau aftermarket.
Yang terpenting bukan sekadar mencari semua komponen harus baru, tetapi memastikan komponen pengganti memiliki kualitas yang tepat dan pemasangannya benar.
Cek Sistem Symmetrical AWD
Salah satu bagian penting pada Subaru adalah sistem Symmetrical AWD.
Pastikan sistem penggerak bekerja dengan baik dan tidak terdapat suara abnormal saat kendaraan berjalan.
Perhatikan adanya:
Bunyi dengung.
Getaran.
Hentakan.
Suara klik saat berbelok.
Perbedaan respons roda.
Pemeriksaan sistem AWD sebaiknya dilakukan oleh teknisi yang memahami Subaru agar potensi masalah dapat diketahui lebih awal.
Periksa Kondisi Knalpot
Knalpot juga dapat menunjukkan apakah kendaraan pernah dimodifikasi.
Subaru yang masih menggunakan sistem knalpot standar biasanya lebih mudah dipastikan tingkat orisinalitasnya.
Jika terdapat knalpot aftermarket, tanyakan apakah komponen bawaan masih tersedia. Ini penting bagi pembeli yang ingin mengembalikan kendaraan ke kondisi standar.
Cek Riwayat Servis
Riwayat servis menjadi salah satu bukti paling penting.
Jangan hanya mengandalkan penjelasan penjual. Mintalah bukti seperti:
Buku servis.
Nota perawatan.
Catatan penggantian oli.
Riwayat penggantian komponen.
Bukti pemeriksaan berkala.
Riwayat yang lengkap membantu calon pembeli mengetahui bagaimana kendaraan dirawat selama digunakan.
Periksa Nomor Identitas Kendaraan
Nomor identitas kendaraan seperti nomor rangka dan nomor mesin perlu diperiksa dan dicocokkan dengan dokumen kendaraan.
Pastikan data kendaraan sesuai dengan dokumen resmi yang tersedia.
Jika terdapat ketidaksesuaian atau bagian nomor identitas terlihat mencurigakan, jangan melanjutkan transaksi sebelum masalah tersebut mendapatkan penjelasan yang jelas.
Jangan Menganggap Modifikasi Selalu Buruk
Subaru bekas dengan beberapa modifikasi tidak otomatis memiliki kondisi buruk.
Beberapa pemilik mungkin mengganti:
Velg.
Ban.
Head unit.
Lampu.
Suspensi.
Aksesori eksterior.
Yang perlu diperhatikan adalah kualitas dan tujuan modifikasi tersebut.
Jika modifikasi dilakukan dengan komponen berkualitas dan pemasangan profesional, kendaraan tetap dapat digunakan dengan baik. Namun, untuk calon pembeli yang menginginkan mobil sedekat mungkin dengan kondisi pabrik, unit minim modifikasi tentu lebih menarik.
Lakukan Inspeksi Sebelum Membeli
Jika ingin mendapatkan Subaru bekas yang masih orisinal, jangan hanya melakukan pemeriksaan sendiri.
Bawa mobil ke bengkel yang memahami Subaru untuk melakukan inspeksi menyeluruh.
Teknisi dapat memeriksa mesin Boxer, transmisi, AWD, suspensi, kelistrikan, serta bagian bawah kendaraan.
Pemeriksaan profesional juga membantu menemukan tanda-tanda perbaikan besar atau modifikasi yang tidak terlihat secara kasatmata.
Mengetahui ciri Subaru bekas yang masih orisinal membutuhkan pemeriksaan dari berbagai sisi. Calon pembeli tidak cukup hanya melihat bodi dan interior, tetapi juga perlu memeriksa mesin Boxer, sistem kelistrikan, kaki-kaki, ban, velg, sistem Symmetrical AWD, hingga riwayat servis.
Subaru bekas yang minim modifikasi biasanya menjadi pilihan menarik bagi konsumen yang menginginkan kendaraan dengan karakter mendekati kondisi pabrik. Namun, adanya beberapa komponen aftermarket bukan berarti mobil otomatis tidak layak dibeli. Yang paling penting adalah memastikan modifikasi dilakukan dengan benar dan tidak mengganggu sistem utama kendaraan.
Sebelum melakukan transaksi, lakukan test drive dan inspeksi di bengkel yang memahami Subaru. Cocokkan nomor rangka serta nomor mesin dengan dokumen kendaraan dan jangan ragu meminta bukti riwayat servis kepada penjual.
Dengan pemeriksaan yang teliti, calon pembeli dapat menemukan Subaru bekas yang masih terawat, minim modifikasi, dan memiliki kondisi yang sesuai dengan kebutuhan.