DIY Ganti Hub Bearing Belakang Volvo P2 dengan Mudah - Mobil.id

DIY Ganti Hub Bearing Belakang Volvo P2 dengan Mudah


HomeBlog

Volvo
DIY Ganti Hub Bearing Belakang Volvo P2 dengan Mudah
Penulis 3

Suara dengung dari belakang mobil sering membuat pemilik Volvo langsung curiga ke ban atau gardan. Padahal pada banyak kasus di platform Volvo P2, sumber utamanya justru berasal dari hub bearing roda belakang yang mulai aus akibat usia dan kondisi jalan.

Menariknya, penggantian rear hub bearing pada Volvo P2 sebenarnya cukup ramah DIY dibanding mobil Eropa lain. Karena bearing sudah menyatu dalam bentuk hub assembly, proses pengerjaan menjadi lebih praktis dan minim risiko salah pemasangan.

Mengenal Platform Volvo P2

Platform P2 architecture merupakan salah satu basis paling terkenal dalam sejarah modern Volvo.

Digunakan pada model seperti:

Model VolvoPlatformVolvo S60 Gen 1P2Volvo V70 Gen 2P2Volvo XC90 Gen awalP2Volvo S80 Gen 1 faceliftP2

Platform ini terkenal nyaman, solid, dan memiliki durability tinggi, tetapi usia kendaraan yang kini sudah belasan tahun membuat komponen kaki-kaki mulai membutuhkan perhatian ekstra.


Gejala Hub Bearing Belakang Mulai Rusak

Bearing roda biasanya tidak langsung rusak total. Ada beberapa tanda awal yang cukup mudah dikenali.

Ciri-Ciri Paling Umum

  • Suara dengung saat jalan

  • Bunyi makin keras di kecepatan tinggi

  • Getaran ringan dari belakang

  • Suara berubah saat menikung

  • Ban terasa tidak smooth

Pada Volvo P2 AWD seperti XC90 atau V70 XC, gejala kadang terasa mirip masalah differential sehingga sering tertukar diagnosa.


Kenapa Hub Bearing Volvo Bisa Aus?

Komponen bearing bekerja terus menerus menopang beban kendaraan.

Faktor yang mempercepat kerusakan:

  • Jalan rusak

  • Air dan lumpur

  • Velg offset ekstrem

  • Beban berat

  • Usia kendaraan

Karena Volvo terkenal memiliki bobot cukup berat, bearing roda juga bekerja lebih keras dibanding mobil compact biasa.


Keunggulan Sistem Hub Bearing Volvo P2

Volvo menggunakan model hub assembly yang cukup praktis.

Keuntungan Sistem Ini

  • Penggantian lebih cepat

  • Tidak perlu press bearing

  • Risiko salah pemasangan kecil

  • Cocok untuk DIY garage work

Karena itu banyak owner Volvo enthusiast lebih memilih mengganti satu set hub assembly dibanding hanya bearing internal.


Tools yang Dibutuhkan

Untuk pengerjaan DIY, siapkan beberapa alat berikut.

Peralatan Dasar

  • Dongkrak

  • Jack stand

  • Kunci roda

  • Socket set

  • Breaker bar

  • Torque wrench

  • Penetrating oil

Beberapa baut suspensi Volvo biasanya cukup keras akibat usia dan korosi ringan.


Langkah DIY Mengganti Hub Bearing Belakang

1. Angkat Mobil dengan Aman

Pastikan mobil berada di:

  • Permukaan rata

  • Jack stand stabil

  • Rem tangan aktif

Keselamatan wajib menjadi prioritas utama saat bekerja di area kaki-kaki.


2. Lepaskan Roda Belakang

Buka baut roda lalu lepaskan velg.

Setelah roda terbuka, area hub dan brake assembly akan terlihat jelas.


3. Lepaskan Kaliper dan Disc Brake

Pada Volvo P2, hub bearing berada di belakang cakram rem.

Langkah umum:

  • Lepas kaliper

  • Lepas bracket kaliper

  • Buka disc brake

Gunakan gantungan agar kaliper tidak menggantung pada selang rem.


4. Lepaskan Baut Hub Bearing

Biasanya hub bearing ditahan beberapa baut dari sisi belakang knuckle.

Tips Penting

  • Semprot penetrating oil terlebih dahulu

  • Gunakan breaker bar jika keras

  • Kerjakan perlahan agar baut tidak slek

Pada Volvo lawas, baut sering cukup lengket akibat usia.


5. Cabut Hub Bearing Lama

Kadang hub mudah dilepas, tetapi beberapa kasus memerlukan ketukan ringan menggunakan palu karet.

Perhatikan:

  • Kondisi dudukan

  • Karat

  • Debu logam

Bersihkan area mounting sebelum memasang unit baru.


6. Pasang Hub Bearing Baru

Pasang bearing baru sesuai posisi.

Kemudian:

  • Kencangkan baut sesuai torque

  • Pasang kembali disc brake

  • Pasang kaliper dan roda

Pastikan semua baut dikencangkan merata.


Tanda Bearing Sudah Sangat Parah

Jika kerusakan terlalu lama dibiarkan, biasanya muncul gejala tambahan.

GejalaKondisiSuara kasar ekstremBearing pecahGetaran besarHub oblakABS errorSensor tergangguBan aus tidak rataAlignment terganggu

Pada Volvo P2, sensor ABS belakang juga terintegrasi dekat area hub sehingga bearing rusak kadang memengaruhi pembacaan wheel speed.


OEM atau Aftermarket?

Pemilik Volvo biasanya cukup selektif dalam memilih bearing.

Pilihan yang Umum Dipakai

JenisKarakterOEM SKFPaling direkomendasikanFAGHalus dan awetAftermarket murahUmur sering pendek

SKF sendiri memang memiliki hubungan erat dengan banyak komponen OEM Volvo.


Perlukah Ganti Kiri dan Kanan Sekaligus?

Banyak teknisi Volvo menyarankan penggantian sepasang.

Alasannya:

  • Umur bearing biasanya mirip

  • Karakter suara lebih seimbang

  • Mengurangi risiko bongkar ulang

Namun jika budget terbatas, penggantian satu sisi tetap memungkinkan.


Tips Agar Hub Bearing Volvo Lebih Awet

Beberapa kebiasaan sederhana bisa membantu memperpanjang umur bearing.

Hindari Hantaman Lubang Besar

Bobot Volvo yang berat membuat impact ke bearing cukup tinggi.


Gunakan Velg dengan Offset Wajar

Offset ekstrem memberi tekanan tambahan pada hub bearing.


Periksa Kaki-Kaki Berkala

Suspensi yang oblak dapat mempercepat keausan bearing roda.


Kenapa Volvo Enthusiast Sangat Detail soal Bearing?

Pada platform Volvo P2, kenyamanan kabin menjadi salah satu identitas utama. Karena peredaman kabin sangat baik, suara dengung kecil dari bearing biasanya langsung terasa mengganggu.

Itulah sebabnya owner Volvo cukup sensitif terhadap kondisi hub bearing. Suara humming ringan saja sering langsung menjadi tanda bahwa kaki-kaki mulai membutuhkan perhatian sebelum berkembang menjadi kerusakan yang lebih besar.