Fakta Menarik Subaru Impreza Era 1990-an yang Jarang Diketahui - Mobil.id

Fakta Menarik Subaru Impreza Era 1990-an yang Jarang Diketahui


HomeBlog

Subaru
Fakta Menarik Subaru Impreza Era 1990-an yang Jarang Diketahui
Penulis 8

Ketika membahas mobil Jepang era 1990-an, nama Subaru Impreza hampir selalu identik dengan dunia rally, mesin turbo, dan sistem AWD. Namun di balik popularitasnya sebagai mobil performa tinggi, ternyata ada banyak fakta menarik tentang Subaru Impreza generasi awal yang jarang diketahui oleh penggemar otomotif umum.

Sebagian orang mengenal Impreza hanya sebagai WRX STI biru dengan velg emas. Padahal sejarah dan evolusi mobil ini jauh lebih kompleks daripada sekadar ikon rally jalanan. Dari kode bodi unik hingga eksperimen desain Subaru, Impreza era 1990-an menyimpan banyak cerita menarik.

Salah satu fakta yang paling sering disalahpahami adalah istilah “GC8.” Banyak orang menganggap semua Subaru Impreza generasi pertama adalah GC8, padahal sebenarnya tidak demikian. GC sendiri merupakan kode bodi untuk sedan, sementara angka 8 biasanya mengacu pada model bermesin 2.0 liter AWD. Wagon menggunakan kode GF, sedangkan coupe tertentu memakai kode GM.

Karena popularitas WRX STI sangat besar, istilah GC8 akhirnya digunakan secara umum untuk menyebut hampir seluruh Impreza performa tinggi generasi pertama. Padahal secara teknis, Subaru memiliki banyak kombinasi kode bodi dan mesin yang berbeda tergantung pasar.

Fakta menarik berikutnya adalah Subaru Impreza awal sebenarnya dirancang sebagai penerus Subaru Leone. Leone dianggap mulai tertinggal secara desain dan teknologi pada akhir 1980-an, sehingga Subaru membutuhkan model baru yang lebih modern dan kompetitif, terutama untuk dunia motorsport.

Subaru juga sengaja membuat Impreza lebih kecil dibanding Legacy demi kebutuhan rally. Mobil yang lebih ringkas dan ringan dianggap lebih efektif di lintasan WRC yang sempit dan penuh tikungan. Keputusan tersebut terbukti sangat sukses ketika Subaru mulai mendominasi dunia rally pada pertengahan 1990-an.

Hal lain yang jarang diketahui adalah nama WRX memiliki arti khusus. WRX merupakan singkatan dari “World Rally eXperimental.” Nama ini menunjukkan bahwa sejak awal Subaru memang merancang WRX sebagai kendaraan yang memiliki hubungan langsung dengan program rally mereka.

Mesin boxer EJ20 turbo yang digunakan WRX juga menyimpan fakta unik. Konfigurasi boxer horizontal membuat posisi mesin lebih rendah dibanding mesin inline biasa. Efeknya adalah pusat gravitasi kendaraan menjadi lebih stabil, membantu handling mobil terutama saat menikung cepat.

Selain performa, mesin boxer Subaru juga terkenal karena suara khasnya. Banyak penggemar menyebut suara tersebut sebagai “boxer rumble.” Karakter suara ini muncul akibat penggunaan unequal length exhaust header pada beberapa model turbo Subaru era 1990-an.

Fakta lainnya, Subaru sebenarnya tidak langsung menggunakan Impreza di WRC ketika model ini pertama kali diluncurkan. Pada awal 1990-an, Subaru masih memakai Legacy RS sebagai mobil rally utama sebelum akhirnya beralih ke Impreza karena dimensinya lebih kecil dan lebih lincah.

Setelah Impreza masuk WRC, reputasi Subaru langsung meningkat drastis. Bersama Colin McRae, Subaru berhasil menciptakan salah satu kombinasi pembalap dan mobil paling legendaris dalam sejarah rally dunia.

Warna biru dan velg emas Subaru ternyata juga memiliki sejarah tersendiri. Warna biru digunakan karena sponsor utama Subaru World Rally Team saat itu adalah State Express 555. Kombinasi tersebut kemudian menjadi identitas visual Subaru di dunia motorsport.

Banyak orang juga tidak tahu bahwa Subaru Impreza generasi pertama memiliki cukup banyak varian unik di Jepang. Salah satunya adalah Gravel Express, wagon bergaya semi-offroad dengan tampilan lebih tangguh. Model ini diproduksi terbatas dan kini cukup langka.

Selain Gravel Express, Subaru juga menghadirkan Type RA pada beberapa varian WRX STI. RA sendiri dipercaya berarti “Record Attempt.” Model ini dibuat lebih ringan dan lebih fokus pada performa motorsport dibanding versi standar.

Fakta menarik lainnya adalah Subaru Impreza STI 22B sebenarnya tidak benar-benar menggunakan mesin 2.2 liter murni dari awal. Mobil tersebut memakai basis mesin EJ20 yang diperbesar kapasitasnya menjadi sekitar 2.2 liter untuk menghasilkan performa lebih tinggi.

Subaru Impreza 22B STI kini menjadi salah satu mobil JDM paling mahal di dunia kolektor. Produksinya sangat terbatas dan nilainya terus meningkat setiap tahun.

Pada era 1990-an, Subaru juga cukup terkenal karena strategi “gentleman agreement” Jepang. Walaupun beberapa model WRX STI secara resmi diklaim memiliki tenaga 280 PS, banyak penggemar percaya tenaga aslinya sebenarnya lebih besar.

Subaru Impreza wagon GF8 juga menyimpan fakta unik karena menjadi salah satu wagon performa AWD paling terkenal di dunia. Di saat banyak wagon hanya fokus pada utilitas keluarga, GF8 justru menawarkan performa ala mobil rally dengan ruang kabin lebih praktis.

Fakta lain yang cukup menarik adalah Impreza generasi pertama sangat populer di dunia game dan anime. Kehadiran mobil ini di berbagai game balap era 1990-an hingga awal 2000-an membantu memperluas popularitas Subaru di kalangan generasi muda.

Hingga sekarang, Subaru Impreza era 1990-an tetap memiliki komunitas penggemar yang sangat besar. Banyak kolektor rela menghabiskan biaya tinggi untuk restorasi GC8 atau GF8 demi mempertahankan keaslian mobil legendaris tersebut.