
Subaru Impreza Generasi 3 (2007–2011) sering dianggap sebagai salah satu generasi yang paling “kontroversial” dalam sejarah Impreza, namun di balik itu terdapat banyak fakta menarik yang jarang dibahas. Generasi ini bukan hanya sekadar transisi desain, tetapi juga fase penting dalam evolusi teknologi dan strategi global Subaru.
1. Awal dari “Global Subaru Strategy”
Salah satu fakta penting adalah bahwa Impreza Generasi 3 menjadi bagian dari langkah Subaru menuju platform global yang lebih seragam. Subaru mulai menyadari bahwa pasar dunia membutuhkan mobil yang lebih universal, tidak hanya fokus pada karakter rally seperti generasi sebelumnya. Karena itu, Impreza Gen 3 dibuat lebih nyaman, aman, dan mudah diterima di berbagai negara.
2. Desainnya Sempat Dicap “Terlalu Lembut”
Ketika pertama kali diperkenalkan, desain Impreza 2007 mendapat banyak kritik dari penggemar lama. Banyak yang menilai desainnya terlalu membulat dan kehilangan karakter agresif khas Subaru. Namun secara strategi pasar, desain ini justru berhasil memperluas target konsumen, terutama keluarga muda dan pengguna harian.
3. Masih Menggunakan DNA Rally yang Kuat
Meskipun tampil lebih kalem, Impreza Generasi 3 tetap mempertahankan DNA rally Subaru melalui varian WRX dan WRX STI GRB/GVB. Bahkan mobil ini masih digunakan sebagai basis pengembangan mobil rally di berbagai ajang motorsport sebelum era WRX terpisah menjadi model sendiri.
4. WRX STI GRB Jadi Ikon Hatchback Pertama STI
Generasi ini adalah salah satu yang pertama memperkenalkan WRX STI dalam bentuk hatchback GRB, yang kemudian menjadi sangat ikonik. Perubahan dari sedan ke hatchback ini sempat memicu perdebatan, tetapi justru menciptakan identitas baru bagi STI di era modern.
5. Perpaduan GE, GH, dan GR dalam Satu Generasi
Uniknya, Generasi 3 adalah salah satu generasi yang paling kompleks karena memiliki tiga kode sasis utama sekaligus:
GE untuk sedan
GH untuk hatchback standar
GR untuk varian WRX/STI
Kombinasi ini membuat Impreza Gen 3 memiliki variasi bentuk paling banyak dibanding generasi lainnya.
6. Tetap Menggunakan Mesin Boxer Legendaris EJ Series
Meski banyak perubahan terjadi, Subaru tetap mempertahankan mesin boxer EJ-series. Mesin ini sudah menjadi identitas Subaru sejak lama dan tetap digunakan pada Gen 3, baik versi naturally aspirated maupun turbo pada WRX STI.
7. Fokus Keselamatan Naik Drastis
Subaru meningkatkan standar keselamatan secara signifikan pada generasi ini. Struktur bodi dibuat lebih kaku, dan fitur keselamatan pasif ditingkatkan. Hal ini menjadikan Impreza Gen 3 salah satu mobil kompak AWD yang cukup aman di masanya.
8. Lebih Nyaman Dibanding Generasi Sebelumnya
Banyak penggemar lama awalnya kecewa karena karakter sporty sedikit berkurang, tetapi pada kenyataannya Generasi 3 jauh lebih nyaman untuk penggunaan harian. Suspensi lebih lembut, kabin lebih tenang, dan ergonomi lebih baik.
9. WRX dan STI Masih Satu Keluarga dengan Impreza
Berbeda dengan generasi setelahnya, WRX dan STI pada Generasi 3 masih secara resmi berada di bawah nama Impreza. Pemisahan model baru terjadi di generasi berikutnya, menjadikan Gen 3 sebagai era terakhir “Impreza WRX STI” secara penuh.
10. Menjadi Jembatan Menuju Era Modern Subaru
Generasi ini bisa dianggap sebagai jembatan antara era rally hardcore dan era mobil global modern Subaru. Setelah Gen 3, Subaru semakin serius mengembangkan platform global yang lebih efisien, aman, dan nyaman untuk pasar dunia.