
Ford Edge mengalami pembaruan besar pada model tahun 2011. Setelah beberapa tahun mempertahankan desain generasi pertama sejak debutnya pada 2007, Ford Motor Company akhirnya memberikan facelift signifikan yang mencakup perubahan desain eksterior, peningkatan kualitas interior, revisi performa mesin, hingga hadirnya teknologi infotainment modern bernama MyFord Touch.
Ford Edge 2011 menjadi salah satu model penting dalam perjalanan crossover Ford karena memperlihatkan arah baru desain dan teknologi Ford di awal dekade 2010-an. Persaingan SUV crossover pada saat itu semakin ketat dengan hadirnya model-model modern seperti Nissan Murano, Jeep Grand Cherokee, Toyota Highlander, dan Hyundai Santa Fe. Ford kemudian melakukan penyegaran besar agar Edge tetap kompetitif di pasar Amerika Utara.
Dari sisi eksterior, perubahan paling mencolok terlihat pada bagian depan kendaraan. Ford merancang ulang grille depan dengan tampilan lebih modern dan agresif. Desain lampu utama juga diperbarui menjadi lebih tajam dibanding model sebelumnya. Bumper depan mendapatkan lekukan baru yang membuat Ford Edge 2011 terlihat lebih premium dan dinamis.
Bagian belakang juga mengalami perubahan melalui penggunaan desain lampu baru dan bumper yang lebih modern. Secara keseluruhan, facelift 2011 membuat Ford Edge terlihat lebih mewah dibanding model 2007–2010 yang cenderung membulat.
Ford juga melakukan revisi pada sektor aerodinamika untuk meningkatkan efisiensi dan kenyamanan berkendara. Beberapa trim menggunakan velg desain baru yang membuat tampilan crossover ini semakin modern. Varian Sport tetap hadir sebagai model paling agresif dengan aksen gelap dan velg besar khas Edge Sport.
Masuk ke interior, perubahan terasa jauh lebih besar dibanding bagian eksterior. Dashboard Ford Edge 2011 dirancang ulang total dengan tampilan yang lebih futuristis. Ford mulai meninggalkan desain tombol konvensional dan menggantinya dengan panel sentuh modern pada beberapa bagian dashboard.
Salah satu fitur paling terkenal dari Ford Edge facelift 2011 adalah hadirnya sistem infotainment MyFord Touch. Teknologi ini menjadi salah satu inovasi besar Ford pada masa itu karena menawarkan layar sentuh besar dengan berbagai fitur konektivitas modern.
MyFord Touch memungkinkan pengemudi mengontrol audio, navigasi, pendingin udara, telepon, dan berbagai pengaturan kendaraan melalui layar sentuh digital. Sistem ini juga mendukung perintah suara dan integrasi perangkat elektronik tertentu yang pada saat itu tergolong canggih.
Selain layar utama di tengah dashboard, Ford juga menghadirkan cluster instrumen digital modern di depan pengemudi. Tampilan instrumen tersebut memberikan nuansa futuristis yang berbeda dibanding crossover lain di kelasnya pada tahun 2011.
Material interior Ford Edge facelift juga mengalami peningkatan kualitas. Ford menggunakan material soft-touch lebih banyak dibanding model sebelumnya. Jok dirancang lebih nyaman dengan dukungan ergonomi yang lebih baik untuk perjalanan jauh.
Kabin Ford Edge tetap mempertahankan salah satu keunggulan utamanya, yaitu ruang yang luas dan nyaman. Penumpang belakang mendapatkan ruang kaki lega, sementara kapasitas bagasi tetap besar untuk kebutuhan keluarga maupun perjalanan luar kota.
Di sektor performa, Ford melakukan peningkatan penting pada jajaran mesin. Mesin dasar kini menggunakan 3.5 liter Ti-VCT Duratec V6 yang menghasilkan tenaga sekitar 285 hp, meningkat dibanding model sebelumnya. Teknologi Twin Independent Variable Camshaft Timing membantu meningkatkan efisiensi dan respons mesin.
Selain mesin V6, Ford juga mulai menawarkan mesin 2.0 liter EcoBoost turbocharged pada beberapa model Edge setelah facelift. Mesin EcoBoost menjadi bagian penting strategi Ford dalam menghadirkan performa baik dengan efisiensi bahan bakar lebih baik dibanding mesin besar naturally aspirated.
Varian Ford Edge Sport 2011 menggunakan mesin 3.7 liter V6 yang menghasilkan tenaga sekitar 305 hp. Mesin ini memberikan performa lebih agresif dibanding varian standar dan menjadikan Edge Sport sebagai salah satu crossover bertenaga di kelasnya saat itu.
Ford Edge 2011 menggunakan transmisi otomatis 6-percepatan yang telah diperbarui agar perpindahan gigi terasa lebih halus. Sistem penggerak tersedia dalam pilihan front-wheel drive maupun all-wheel drive tergantung trim dan pasar.
Dari sisi handling, Ford Edge facelift terasa lebih refined dibanding model sebelumnya. Suspensinya lebih stabil di kecepatan tinggi namun tetap mempertahankan kenyamanan khas SUV Amerika. Ford juga meningkatkan kualitas peredaman kabin sehingga suara jalan dan angin terasa lebih minim.
Fitur keselamatan juga semakin lengkap. Ford menyematkan ABS, traction control, electronic stability control, blind spot monitoring, rearview camera, hingga adaptive cruise control pada trim tertentu. Teknologi tersebut membuat Ford Edge 2011 terlihat sangat modern untuk ukuran crossover pada awal 2010-an.
Meski mendapatkan banyak pujian karena desain dan teknologi baru, MyFord Touch sempat menuai kritik dari sebagian pengguna. Beberapa orang menganggap sistem tersebut kurang responsif dan terkadang mengalami bug perangkat lunak pada versi awalnya.
Selain itu, konsumsi bahan bakar pada mesin V6 besar tetap menjadi salah satu kekurangan Ford Edge facelift. Namun untuk konsumen Amerika yang mengutamakan kenyamanan dan tenaga, hal tersebut bukan masalah besar.
Dalam pasar mobil bekas saat ini, Ford Edge 2011 facelift masih cukup diminati karena desainnya terlihat lebih modern dibanding model pra-facelift. Banyak pengguna juga menyukai fitur teknologinya yang terasa maju untuk mobil di era tersebut.
Ford Edge 2011 facelift menjadi salah satu titik penting evolusi crossover Ford sebelum akhirnya memasuki generasi kedua pada 2015 dengan platform dan teknologi yang sepenuhnya baru.