
MOBILID- Mercedes-Benz E-Class merupakan salah satu sedan premium yang sudah lama dikenal sebagai simbol kenyamanan, kemewahan, dan teknologi. Di Indonesia, E-Class juga menjadi salah satu model Mercedes-Benz yang cukup populer, terutama di kalangan pengguna yang menginginkan sedan eksekutif untuk kebutuhan harian maupun perjalanan jarak jauh.
Namun, di balik tampilannya yang elegan, ternyata ada banyak hal menarik dari Mercedes-Benz E-Class yang belum tentu diketahui semua orang. Bukan hanya soal mesin, interior mewah, atau logo bintang tiga, E-Class mempunyai sejarah panjang serta berbagai inovasi yang membuatnya menjadi salah satu model penting bagi Mercedes-Benz.
1. Nama E-Class Baru Digunakan Sejak 1993
Salah satu fakta menarik yang jarang diketahui adalah nama E-Class sebenarnya belum digunakan sejak awal kelahirannya. Mercedes-Benz baru secara resmi menggunakan nama E-Class pada tahun 1993.
Sebelum itu, model yang menjadi cikal bakal E-Class sudah hadir dalam berbagai generasi dan penamaan. Salah satu yang paling terkenal adalah Mercedes-Benz W124 yang kemudian mendapatkan nama E-Class pada awal 1990-an. Mercedes-Benz sendiri menjelaskan bahwa sejarah keluarga E-Class dan para pendahulunya sudah berlangsung jauh sebelum nama E-Class digunakan.
Artinya, ketika seseorang membeli E-Class bekas seperti W124, W210, W211, W212, hingga W213, sebenarnya mereka sedang membeli bagian dari sejarah panjang sedan kelas menengah atas Mercedes-Benz.
2. E-Class Punya Sejarah yang Jauh Lebih Panjang dari yang Diperkirakan
Banyak orang menganggap E-Class hanya sebagai sedan premium yang berkembang sejak era 1990-an. Padahal, akar sejarahnya bisa ditelusuri hingga awal perkembangan mobil penumpang Mercedes-Benz.
Mercedes-Benz menyebut bahwa sejak 1947 sudah ada berbagai model yang menjadi bagian dari tradisi E-Class dan pendahulunya. Bahkan, sejumlah kendaraan dari era sebelum Perang Dunia II juga dianggap sebagai bagian dari garis keturunan model ini.
Pada 2020, Mercedes-Benz menyebut lebih dari 14 juta unit sedan dan T-Model E-Class telah dikirimkan sejak 1946, menjadikannya salah satu lini model paling sukses dalam sejarah perusahaan.
Jadi, E-Class bukan sekadar satu model sedan, melainkan keluarga kendaraan yang telah melewati berbagai perubahan teknologi dan desain selama puluhan tahun.
3. W124 Menjadi Salah Satu Generasi yang Sangat Berpengaruh
Bagi penggemar Mercedes-Benz, kode bodi seperti W124 mungkin sudah sangat familiar. Generasi ini diproduksi pada 1984–1995 dan kemudian menjadi generasi yang menggunakan nama E-Class secara resmi pada 1993.
W124 dikenal memiliki banyak pilihan bodi, mulai dari sedan, wagon, coupe, hingga cabriolet. Mercedes-Benz bahkan mencatat bahwa produksi keluarga W124 mencapai sekitar 2,737 juta unit.
Hal tersebut menunjukkan bahwa sejak dahulu E-Class memang dirancang untuk memiliki cakupan penggunaan yang luas. Tidak hanya sebagai kendaraan eksekutif, tetapi juga sebagai kendaraan keluarga dan perjalanan jarak jauh.
4. Generasi W210 Terkenal dengan Desain "Empat Mata"
Jika berbicara mengenai desain E-Class yang paling mudah dikenali, generasi W210 atau E-Class yang hadir mulai 1995 menjadi salah satu yang menarik.
W210 menggunakan desain lampu depan berbentuk oval yang memberikan kesan seperti memiliki empat mata. Desain tersebut menjadi salah satu ciri khas paling ikonik Mercedes-Benz pada era 1990-an.
Menariknya, perubahan desain tersebut bukan sekadar kosmetik. Mercedes-Benz menyebut W210 membawa sekitar 30 inovasi teknis. Beberapa di antaranya mencakup Electronic Traction System, Brake Assist, side airbags, ESP, rain sensor, PARKTRONIC, serta berbagai fitur kenyamanan lainnya yang pada zamannya tergolong canggih.
Karena itu, E-Class W210 tidak hanya menarik dari sisi desain, tetapi juga dari sisi perkembangan teknologi.
5. E-Class Sering Menjadi Tempat Debut Teknologi Keselamatan
Hal menarik lainnya adalah E-Class kerap digunakan Mercedes-Benz sebagai salah satu model untuk memperkenalkan teknologi keselamatan terbaru.
Salah satu contohnya adalah teknologi pengereman darurat untuk mendeteksi pejalan kaki. Mercedes-Benz menyebut sistem deteksi pejalan kaki pertama kali diperkenalkan pada E-Class W212 pada 2013. Kemudian pada 2016, sistem pengereman darurat untuk pejalan kaki menjadi perlengkapan standar ketika E-Class W213 diperkenalkan.
Ini menunjukkan bahwa E-Class tidak hanya dibuat untuk memberikan kenyamanan kepada pengemudi dan penumpang, tetapi juga menjadi bagian penting dari pengembangan teknologi keselamatan Mercedes-Benz.
6. W213 Membawa Teknologi yang Terasa Modern hingga Sekarang
Generasi W213 yang diperkenalkan pada 2016 menjadi salah satu E-Class yang sangat menarik, terutama bagi konsumen yang mencari Mercedes-Benz E-Class bekas dengan teknologi modern.
Pada generasi ini, Mercedes-Benz menghadirkan berbagai sistem bantuan pengemudi, termasuk Active Brake Assist, ATTENTION ASSIST, Sidewind Assist, serta opsi DISTRONIC dan Active Lane Change Assist.
Salah satu fitur yang cukup menarik adalah Widescreen Cockpit yang menggabungkan dua layar berukuran 12,3 inci sehingga terlihat seperti satu panel besar. Mercedes-Benz juga menyediakan touch control pada setir dan ambient lighting hingga 64 warna pada generasi tersebut.
Tidak heran jika W213 masih terlihat modern meskipun beberapa unit bekasnya sudah berusia beberapa tahun.
7. E-Class Pernah Memiliki Teknologi Digital Key
Teknologi E-Class juga tidak berhenti pada layar dan sistem bantuan pengemudi. Pada generasi W213, Mercedes-Benz sudah mengembangkan integrasi smartphone yang cukup maju pada masanya.
Mercedes-Benz mencatat bahwa teknologi konektivitas pada E-Class mencakup NFC dan penggunaan smartphone sebagai digital vehicle key pada konfigurasi tertentu. Bahkan, Remote Park Assist memungkinkan pengemudi mengendalikan proses parkir melalui smartphone.
Fitur semacam ini membuat E-Class pada masanya terasa lebih futuristis dibandingkan sedan konvensional.
8. E-Class Bukan Selalu Sedan
Ketika mendengar nama E-Class, kebanyakan orang langsung membayangkan sedan. Padahal, keluarga E-Class juga pernah hadir dalam berbagai bentuk bodi.
Ada E-Class Estate atau T-Model, Coupe, dan Cabriolet. Mercedes-Benz bahkan memperkenalkan E-Class All-Terrain pada generasi tertentu.
E-Class Coupe juga memiliki sejarah panjang. Mercedes-Benz mencatat bahwa lini coupe tersebut memiliki akar sejarah hingga 1968, sebelum berbagai generasi berikutnya berkembang menjadi bagian dari keluarga E-Class.
Hal ini memperlihatkan fleksibilitas platform E-Class untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang berbeda.
9. E-Class Tidak Hanya Mengejar Kemewahan
Salah satu kesalahpahaman tentang Mercedes-Benz E-Class adalah anggapan bahwa mobil ini hanya mengutamakan kemewahan. Faktanya, E-Class sejak dulu juga mengedepankan aspek keselamatan, efisiensi, kenyamanan, dan teknologi.
Bahkan sejak generasi lama, Mercedes-Benz telah memperkenalkan berbagai inovasi keselamatan. Pada generasi W210 misalnya, terdapat fitur seperti ESP, Brake Assist, traction control, hingga berbagai airbag.
Sementara pada generasi W213, fokus teknologi semakin berkembang ke arah bantuan pengemudi dan konektivitas.
10. E-Class Sering Disebut sebagai "Jantung" Mercedes-Benz
Ada alasan mengapa E-Class memiliki posisi istimewa dalam jajaran Mercedes-Benz. Dalam publikasi resminya, Mercedes-Benz menyebut E-Class sebagai “heart of the brand” atau jantung dari merek tersebut.
Alasannya cukup masuk akal. E-Class berada di antara C-Class dan S-Class dalam hierarki sedan Mercedes-Benz, sehingga menawarkan kombinasi antara kenyamanan, kemewahan, teknologi, performa, serta kepraktisan.
Bagi pengguna yang merasa C-Class terlalu kecil tetapi S-Class terlalu besar dan mahal untuk kebutuhan sehari-hari, E-Class sering menjadi titik tengah yang menarik.
11. E-Class Cocok untuk Pengguna Harian hingga Perjalanan Jauh
Karakter E-Class yang mengutamakan kenyamanan membuat mobil ini tidak hanya cocok digunakan untuk acara formal. Banyak pemilik memanfaatkannya sebagai kendaraan harian maupun mobil perjalanan antarkota.
Kabin yang nyaman, posisi duduk ergonomis, teknologi bantuan pengemudi, serta karakter suspensi yang dirancang untuk perjalanan panjang menjadi beberapa alasan E-Class tetap menarik di pasar mobil bekas.
Namun, bagi calon pembeli Mercedes-Benz E-Class bekas, kondisi unit tetap harus menjadi perhatian utama. Riwayat servis, kondisi transmisi, mesin, kaki-kaki, sistem elektronik, hingga kelengkapan fitur sebaiknya diperiksa sebelum melakukan transaksi.
12. E-Class Bekas Tetap Menarik karena Teknologinya
Salah satu alasan Mercedes-Benz E-Class bekas tetap diminati adalah teknologi yang ditawarkan. Khususnya pada generasi seperti W213, desain dan fitur yang tersedia masih terasa relevan untuk penggunaan saat ini.
Kombinasi desain elegan, interior premium, fitur keselamatan, sistem infotainment, serta kenyamanan membuat E-Class mempunyai daya tarik tersendiri.
Namun, perlu diingat bahwa semakin banyak fitur elektronik berarti semakin penting pula memastikan seluruh sistem bekerja dengan baik. Pemeriksaan menggunakan alat diagnostik dan pengecekan riwayat perawatan menjadi langkah yang sebaiknya tidak dilewatkan.
Mercedes-Benz E-Class ternyata menyimpan banyak fakta menarik yang mungkin belum diketahui oleh sebagian orang. Nama E-Class baru digunakan secara resmi sejak 1993, tetapi sejarah model ini sebenarnya sudah berlangsung jauh lebih lama. Berbagai generasinya juga menjadi tempat Mercedes-Benz memperkenalkan desain, teknologi kenyamanan, konektivitas, hingga sistem keselamatan baru.
Mulai dari desain empat mata W210, sejarah panjang W124, hingga teknologi modern pada W213, setiap generasi memiliki karakter dan cerita tersendiri.
Bagi pencari Mercedes-Benz E-Class bekas, memahami sejarah dan perkembangan generasinya juga penting. Dengan begitu, calon pembeli tidak hanya melihat mobil berdasarkan harga dan tampilan, tetapi juga dapat mengetahui teknologi, karakter, serta potensi perawatan dari setiap generasi.
Pada akhirnya, daya tarik E-Class bukan hanya berasal dari logo Mercedes-Benz di bagian depan. Mobil ini memiliki sejarah panjang sebagai sedan yang berusaha menggabungkan kenyamanan, keamanan, teknologi, performa, dan kemewahan dalam satu paket. Itulah yang membuat Mercedes-Benz E-Class tetap menjadi salah satu sedan premium yang menarik untuk dibahas dan dipertimbangkan.