
MOBILID- Honda City merupakan salah satu sedan Honda yang cukup menarik bagi konsumen yang menginginkan mobil nyaman untuk penggunaan harian sekaligus perjalanan antarkota. Ukurannya tidak terlalu besar, konsumsi bahan bakar dapat cukup efisien, sementara mesin 1.5 liter menawarkan tenaga yang memadai untuk kebutuhan sehari-hari.
Di pasar mobil bekas Jakarta, Honda City tersedia dalam berbagai tahun produksi dan kondisi. Perbedaan harga antarunit bisa cukup jauh meskipun tahun produksinya sama. Faktor seperti kilometer, riwayat servis, kondisi mesin, transmisi, bodi, interior, pajak, hingga kelengkapan dokumen dapat memengaruhi harga.
Karena itu, ketika mencari harga Honda City bekas di Jakarta, calon pembeli sebaiknya tidak hanya mencari unit dengan harga paling rendah. Harga yang terlihat murah bisa menjadi kurang menarik apabila mobil membutuhkan banyak perbaikan setelah dibeli.
Sebagai gambaran pasar 2026, beberapa data listing menunjukkan variasi harga yang cukup lebar. Di Jakarta Selatan, misalnya, terdapat listing Honda City tahun 2021 sekitar Rp192 juta–Rp209 juta dan tahun 2022 sekitar Rp199 juta–Rp215 juta, sedangkan unit tahun lebih lama dapat ditemukan dengan harga lebih rendah.
Untuk Honda City Sedan 2018 di Jakarta, salah satu data pasar lokal mencatat rentang sekitar Rp88,4 juta hingga Rp105,6 juta dengan rata-rata sekitar Rp97 juta. Sementara Honda City Sedan 2020 tercatat sekitar Rp108,7 juta hingga Rp130 juta pada data pasar lokal yang sama.
Angka tersebut sebaiknya digunakan sebagai referensi awal, bukan patokan harga transaksi pasti.
1. Harga Honda City Bekas Berdasarkan Tahun
Tahun produksi menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi harga Honda City bekas.
Semakin muda usia kendaraan, biasanya semakin tinggi harga yang ditawarkan. Namun, kondisi unit tetap menjadi faktor penting. Honda City tahun lebih tua dengan riwayat servis lengkap bisa saja lebih menarik dibandingkan unit yang lebih muda tetapi memiliki riwayat perawatan tidak jelas.
Sebagai gambaran, data pasar Jakarta menunjukkan Honda City Sedan 2017 berada di kisaran sekitar Rp78 juta–Rp93 juta, sedangkan tahun 2018 berada di sekitar Rp88 juta–Rp106 juta. Untuk tahun 2019, rentangnya sekitar Rp99 juta–Rp118 juta.
Untuk tahun 2020, data lokal menunjukkan kisaran sekitar Rp109 juta–Rp130 juta. Sementara beberapa listing Honda City 2021 dan 2022 di Jakarta Selatan berada di kisaran Rp190 jutaan hingga Rp210 jutaan, tergantung unit dan spesifikasinya.
Perbedaan yang cukup besar tersebut menunjukkan bahwa calon pembeli perlu melihat tahun, generasi, tipe, kondisi, dan spesifikasi secara bersamaan.
2. Jangan Terpaku pada Harga Paling Murah
Mendapatkan Honda City bekas dengan harga murah memang menarik. Namun, harga beli bukan satu-satunya biaya yang harus diperhitungkan.
Misalnya, sebuah unit ditawarkan lebih murah dibandingkan rata-rata pasar karena membutuhkan penggantian ban, servis CVT, perbaikan AC, perbaikan kaki-kaki, atau perawatan mesin.
Jika biaya perbaikan setelah pembelian cukup besar, selisih harga dengan unit yang lebih mahal bisa langsung hilang.
Karena itu, sebelum melakukan negosiasi, calon pembeli sebaiknya menghitung harga mobil + estimasi biaya perbaikan awal.
3. Periksa Riwayat Servis
Riwayat servis menjadi salah satu hal terpenting ketika membeli Honda City bekas.
Mobil dengan catatan servis yang jelas memberikan gambaran mengenai bagaimana kendaraan dirawat oleh pemilik sebelumnya. Periksa apakah penggantian oli, perawatan transmisi, filter, rem, dan komponen lainnya dilakukan secara berkala.
Jika penjual mengatakan mobil selalu dirawat tetapi tidak memiliki bukti atau catatan servis sama sekali, calon pembeli perlu melakukan pemeriksaan lebih mendalam.
Untuk mobil yang akan digunakan sebagai kendaraan harian, riwayat perawatan sering kali lebih penting daripada sekadar melihat kilometer rendah.
4. Cek Kondisi Mesin
Mesin Honda City menggunakan teknologi i-VTEC dan pada generasi terbaru menggunakan mesin 1.5L DOHC i-VTEC. Honda mencantumkan tenaga maksimum 121 PS dan torsi 145 Nm pada New Honda City.
Saat melihat unit bekas, lakukan pemeriksaan ketika mesin dalam kondisi dingin jika memungkinkan.
Perhatikan suara mesin ketika pertama kali dinyalakan. Mesin seharusnya bekerja secara stabil tanpa suara kasar yang tidak biasa.
Periksa juga area ruang mesin untuk melihat apakah terdapat kebocoran oli atau cairan lainnya.
Jangan hanya melihat ruang mesin yang bersih. Mesin yang baru dicuci juga perlu diperiksa lebih teliti karena kebersihan tidak otomatis menunjukkan kondisi mekanis yang baik.
5. Periksa Kondisi CVT
Honda City generasi yang menggunakan CVT perlu diperiksa bagian transmisinya dengan teliti.
Honda menjelaskan bahwa CVT pada New Honda City dirancang untuk memberikan perpindahan yang halus, performa mesin yang maksimal, serta membantu efisiensi bahan bakar.
Saat test drive, perhatikan respons ketika tuas dipindahkan ke D atau R. Respons seharusnya tidak disertai hentakan yang tidak normal.
Ketika melakukan akselerasi, rasakan apakah tenaga tersalurkan dengan baik. Jika putaran mesin naik tetapi mobil terasa lambat merespons, kondisi tersebut perlu diperiksa lebih lanjut.
Riwayat perawatan transmisi juga perlu ditanyakan kepada penjual.
6. Cek Kilometer dan Kondisi Nyata
Kilometer rendah memang terlihat menarik, tetapi jangan langsung menjadikannya faktor utama.
Bandingkan angka kilometer dengan kondisi interior. Jika kilometer terlihat rendah tetapi setir, pedal, jok, tombol, dan bagian interior menunjukkan pemakaian berat, calon pembeli perlu meminta penjelasan.
Sebaliknya, kilometer yang lebih tinggi tidak selalu berarti mobil buruk. Kendaraan dengan kilometer tinggi tetapi memiliki riwayat servis lengkap bisa saja masih dalam kondisi baik.
Yang paling penting adalah melihat hubungan antara kilometer, usia kendaraan, riwayat servis, dan kondisi komponen.
7. Periksa Bodi dan Bekas Kecelakaan
Kondisi bodi juga memengaruhi nilai Honda City bekas.
Periksa celah antar panel bodi. Celah yang terlihat tidak seragam dapat menjadi salah satu petunjuk bahwa panel pernah dilepas atau diperbaiki.
Perhatikan juga perbedaan warna antara pintu, fender, kap mesin, dan bumper.
Namun, jangan langsung menyimpulkan bahwa perbedaan warna berarti mobil pernah mengalami kecelakaan besar. Panel bisa saja pernah dicat ulang karena baret atau kerusakan ringan.
Jika menemukan indikasi perbaikan bodi, tanyakan kepada penjual mengenai riwayatnya.
8. Periksa Bagian Kaki-Kaki
Jakarta memiliki kondisi jalan yang beragam. Mobil yang sering digunakan di jalan perkotaan dapat mengalami beban cukup besar pada komponen kaki-kaki.
Saat test drive, perhatikan suara ketika melewati jalan tidak rata.
Bunyi seperti “gluduk”, getaran pada setir, atau mobil terasa tidak stabil perlu diperiksa.
Periksa pula kondisi ban. Ban yang sudah aus tidak hanya menambah biaya setelah pembelian, tetapi juga dapat memengaruhi keamanan berkendara.
9. Perhatikan Kondisi Interior
Interior Honda City juga perlu diperiksa secara menyeluruh.
Periksa jok, dashboard, karpet, plafon, door trim, tombol AC, power window, audio, kamera parkir, dan berbagai fitur elektronik.
Untuk unit yang sudah berumur, beberapa bagian interior mungkin menunjukkan tanda pemakaian. Hal tersebut masih wajar selama kondisinya sesuai dengan usia dan penggunaan kendaraan.
Yang perlu diperhatikan adalah kerusakan elektronik atau fitur yang tidak berfungsi.
10. Pastikan AC Masih Dingin
AC sangat penting untuk mobil yang digunakan di Jakarta.
Coba nyalakan AC pada beberapa tingkat kecepatan blower. Perhatikan apakah udara keluar dengan kuat dan terasa dingin.
Jika AC membutuhkan waktu terlalu lama untuk mendinginkan kabin atau terdapat suara aneh ketika AC dinyalakan, minta teknisi memeriksanya.
Biaya perbaikan sistem AC dapat berbeda-beda tergantung komponen yang bermasalah.
11. Periksa Fitur Keselamatan
Pada New Honda City, Honda menyediakan berbagai fitur keselamatan, termasuk Honda SENSING pada model saat ini. Fitur tersebut mencakup CMBS, ACC, LKAS, RDM, Auto High Beam, dan Lead Car Departure Notification System.
Untuk unit bekas yang memiliki fitur tersebut, pastikan sistem tidak menunjukkan peringatan error pada dashboard.
Sensor dan kamera juga perlu diperhatikan, terutama apabila kendaraan pernah mengalami benturan pada bagian depan.
Jangan menganggap fitur keselamatan sebagai sekadar aksesori. Pastikan semuanya berfungsi sebelum transaksi dilakukan.
12. Cek Dokumen Kendaraan
Setelah kondisi mekanis diperiksa, jangan lupa memeriksa dokumen.
Pastikan nomor rangka dan nomor mesin sesuai dengan dokumen kendaraan.
Periksa juga status pajak, STNK, BPKB, serta kelengkapan dokumen lainnya.
Jika terdapat tunggakan pajak, masukkan biaya tersebut ke dalam perhitungan harga.
13. Lakukan Test Drive
Test drive merupakan tahap yang tidak boleh dilewatkan.
Jangan hanya mengemudi selama beberapa menit di jalan yang sangat halus. Cobalah berbagai kondisi yang aman untuk menguji respons mobil.
Perhatikan respons mesin, CVT, rem, setir, suspensi, AC, dan berbagai fitur elektronik.
Jika memungkinkan, lakukan test drive bersama mekanik atau orang yang memahami kendaraan.
14. Bandingkan Beberapa Unit
Jangan langsung membeli unit pertama yang ditemukan.
Bandingkan minimal beberapa Honda City dengan tahun dan tipe yang sama.
Catat harga, kilometer, kondisi bodi, riwayat servis, pajak, ban, dan kebutuhan perbaikan.
Dengan cara tersebut, calon pembeli dapat melihat apakah harga yang ditawarkan memang sesuai dengan kondisi kendaraan.
15. Negosiasi Berdasarkan Kondisi
Negosiasi sebaiknya dilakukan berdasarkan temuan saat inspeksi.
Jika ban sudah aus, pajak hampir jatuh tempo, servis besar diperlukan, atau terdapat perbaikan bodi, semua faktor tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan harga.
Jangan menawar hanya karena ingin mendapatkan harga serendah mungkin.
Penjual juga lebih mudah menerima negosiasi yang disertai alasan jelas dan berdasarkan kondisi kendaraan.
16. Honda City Bekas untuk Harian Jakarta
Honda City memiliki sejumlah karakter yang membuatnya menarik sebagai kendaraan harian. Mesin 1.5L menghasilkan 121 PS dan 145 Nm, sementara CVT dirancang untuk memberikan perpindahan yang halus. Honda juga menyediakan ECON Mode pada model saat ini untuk membantu meminimalkan konsumsi bahan bakar.
Ukuran sedan yang relatif kompak juga memudahkan penggunaan di lingkungan perkotaan.
Namun, kondisi unit bekas tetap menjadi faktor utama. Dua Honda City dengan tahun yang sama bisa memiliki kondisi berbeda karena pola penggunaan dan perawatan pemilik sebelumnya tidak sama.
Harga Honda City bekas di Jakarta sangat bervariasi berdasarkan tahun produksi, tipe, kilometer, kondisi, dan kelengkapan kendaraan. Data pasar 2026 menunjukkan unit-unit Honda City lawas dapat berada di kisaran puluhan hingga seratus jutaan rupiah, sedangkan unit tahun lebih muda seperti 2021–2023 dapat berada di sekitar Rp190 juta hingga Rp225 juta pada sejumlah listing Jakarta dan Jakarta Selatan.
Karena harga listing bukan berarti harga transaksi final, calon pembeli sebaiknya menggunakan angka tersebut sebagai referensi awal.
Hal yang jauh lebih penting adalah memastikan kondisi mesin, CVT, kaki-kaki, bodi, interior, AC, fitur keselamatan, dokumen, dan riwayat servis.
Jangan terburu-buru memilih Honda City hanya karena harganya paling murah. Unit dengan harga sedikit lebih tinggi tetapi memiliki riwayat servis jelas, kondisi mekanis sehat, pajak aktif, dan dokumen lengkap dapat memberikan perhitungan kepemilikan yang lebih mudah setelah mobil dibeli.
Dengan melakukan inspeksi secara menyeluruh dan membandingkan beberapa unit, calon pembeli dapat memiliki dasar yang lebih kuat untuk menilai apakah harga Honda City bekas yang ditawarkan di Jakarta sesuai dengan kondisi sebenarnya.