
Mobilid- Infiniti Q50 menjadi salah satu sedan premium Jepang yang cukup menarik di Indonesia. Mobil ini dikenal memiliki desain sporty, mesin bertenaga, serta nuansa mewah yang berbeda dibanding sedan Jepang biasa.
Meski populasinya tidak terlalu banyak, Infiniti Q50 tetap memiliki penggemar loyal terutama di kalangan pecinta sedan premium yang ingin tampil beda dari mobil Eropa mainstream.
Banyak orang penasaran Infiniti Q50 tahun berapa sebenarnya mulai hadir dan generasi mana yang paling layak dibeli di pasar mobil bekas Indonesia.
Secara global, Infiniti Q50 pertama kali diperkenalkan pada tahun 2013 sebagai penerus Infiniti G Series.
Mobil ini hadir untuk bersaing di kelas sedan premium menengah melawan BMW Seri 3, Mercedes-Benz C-Class, dan Audi A4.
Di Indonesia sendiri, Infiniti Q50 mulai dikenal sekitar tahun 2014 dan sempat dijual resmi dalam jumlah terbatas.
Karena penjualannya tidak terlalu besar, Infiniti Q50 sampai sekarang masih tergolong cukup langka di jalan.
Justru karena populasinya sedikit, banyak pengguna merasa mobil ini memiliki aura eksklusif yang cukup kuat.
Infiniti Q50 sebenarnya hanya memiliki satu generasi utama sejak pertama kali diluncurkan pada tahun 2013.
Namun selama perjalanannya, mobil ini mendapatkan beberapa facelift dan pembaruan fitur.
Model awal Infiniti Q50 tahun 2013 sampai 2015 menjadi varian yang paling sering ditemukan di Indonesia.
Desainnya terkenal sporty namun tetap elegan.
Bagian depan menggunakan grill khas Infiniti dengan lampu tajam yang membuat tampilannya terlihat premium dan agresif sekaligus.
Selain desain luar yang menarik, interior Infiniti Q50 juga menjadi salah satu daya tarik terbesar kendaraan ini.
Dashboard menggunakan desain modern dengan dual screen infotainment yang terlihat futuristik pada masanya.
Material interior juga terasa sangat mewah dengan penggunaan jok kulit dan dashboard berkualitas tinggi.
Bahkan banyak pengguna merasa kualitas kabin Infiniti Q50 mendekati sedan premium Eropa.
Pada model awal, Infiniti Q50 menggunakan mesin V6 yang cukup bertenaga.
Karakter mesinnya terkenal halus namun tetap responsif ketika pedal gas diinjak lebih dalam.
Karena menggunakan penggerak roda belakang, handling kendaraan juga terasa lebih sporty dibanding sedan Jepang biasa.
Selain itu, salah satu teknologi unik Infiniti Q50 adalah Direct Adaptive Steering atau steer-by-wire.
Teknologi tersebut membuat setir kendaraan terasa modern dan berbeda dibanding sedan lain pada zamannya.
Infiniti Q50 Tahun 2016 – 2017
Pada periode 2016 sampai 2017, Infiniti mulai melakukan beberapa penyempurnaan pada Q50.
Perubahan utamanya berada pada peningkatan kenyamanan berkendara, fitur keselamatan, dan sistem hiburan.
Beberapa pasar juga mulai mendapatkan pilihan mesin turbo yang lebih modern dan efisien.
Handling kendaraan terasa sedikit lebih halus dibanding model awal.
Selain itu, sistem infotainment dan fitur bantuan pengemudi mulai diperbarui agar tetap kompetitif di kelas sedan premium.
Di pasar mobil bekas Indonesia, Infiniti Q50 tahun 2015 sampai 2017 sering dianggap sebagai pilihan paling menarik.
Karena selain desainnya masih terlihat modern, beberapa penyakit kecil pada model awal juga mulai diperbaiki.
Harga bekasnya pun sudah turun cukup jauh dibanding harga baru ketika pertama dijual.
Karena itu, banyak pengguna menganggap Infiniti Q50 tahun tersebut cukup worth it untuk dibeli.
Pada facelift terbaru sekitar tahun 2018 ke atas, desain Infiniti Q50 terlihat semakin agresif dan modern.
Bagian bumper, grill, serta lampu mendapatkan penyegaran sehingga tampilannya lebih sporty.
Fitur keselamatan dan hiburan juga semakin lengkap.
Beberapa negara bahkan mendapatkan varian Red Sport yang memiliki performa sangat besar.
Namun di Indonesia, Infiniti Q50 facelift terbaru sangat jarang ditemukan karena Infiniti sudah tidak terlalu aktif menjual kendaraan resmi di sini.
Karena itu, sebagian besar Infiniti Q50 yang ada di Indonesia merupakan model tahun 2014 sampai 2017.
Infiniti Q50 Tahun Berapa yang Paling Layak Dibeli?
Jika mencari Infiniti Q50 bekas yang paling layak dibeli, banyak pengguna menyarankan model tahun 2015 sampai 2017.
Tahun tersebut dianggap sudah mendapatkan beberapa penyempurnaan dibanding model awal namun harga bekasnya masih cukup menarik.
Selain itu, desain kendaraan juga masih terlihat modern sampai sekarang.
Meski begitu, kondisi kendaraan tetap jauh lebih penting dibanding hanya melihat tahun produksi.
Karena Infiniti Q50 termasuk sedan premium, biaya perawatan dan sparepart tentu lebih mahal dibanding sedan Jepang biasa.
Pastikan riwayat servis kendaraan jelas dan kondisi transmisi, kaki-kaki, serta sistem elektronik masih sehat sebelum membeli.
Kelebihan Infiniti Q50
Salah satu alasan kenapa Infiniti Q50 masih menarik sampai sekarang adalah desainnya yang tidak cepat terlihat tua.
Mobil ini memiliki bentuk bodi sporty namun tetap elegan.
Selain itu, interior kendaraan juga terasa premium dengan material berkualitas tinggi.
Performa mesin juga menjadi salah satu kelebihan utama Infiniti Q50.
Tenaga besar membuat mobil terasa nyaman digunakan di jalan tol maupun perjalanan jauh.
Handling kendaraan juga terasa lebih sporty dibanding banyak sedan Jepang lain.
Karena populasinya sedikit di Indonesia, Infiniti Q50 juga memiliki aura eksklusif yang cukup kuat.
Mobil ini cocok untuk pengguna yang ingin sedan premium berbeda dari mobil mainstream Eropa.
Kekurangan Infiniti Q50
Meski menarik, Infiniti Q50 juga memiliki beberapa kekurangan.
Konsumsi bahan bakarnya tergolong cukup boros terutama varian mesin V6.
Selain itu, biaya sparepart dan perawatan juga cukup tinggi karena populasinya tidak banyak di Indonesia.
Beberapa sparepart tertentu kadang harus inden atau dicari melalui bengkel spesialis.
Sistem elektronik kendaraan juga wajib diperhatikan karena Infiniti Q50 memiliki cukup banyak fitur modern.
Namun jika mendapatkan unit yang terawat, Infiniti Q50 sebenarnya masih sangat nyaman digunakan sampai sekarang.
Karena kombinasi desain sporty, interior premium, performa besar, dan aura eksklusif tersebut, Infiniti Q50 tetap menjadi salah satu sedan premium Jepang bekas yang cukup menarik di Indonesia.