
Pasar compact SUV bekas di Indonesia saat ini menempatkan Toyota Raize 1.2 G lansiran 2021 hingga 2026 sebagai subjek analisis detail spesifikasi teknis yang sangat menarik pada pertengahan tahun 2026 ini.
Evaluasi mendalam yang dilakukan berdasarkan dokumen manual servis pabrikan sengaja difokuskan pada varian bermesin naturally aspirated non-turbo. Langkah ini diambil untuk memberikan parameter faktual yang objektif bagi Anda konsumen area perkotaan.
Pilihan unit ini menjadi relevan karena menawarkan keseimbangan antara efisiensi ruang sasis dan nilai ekonomis operasional harian. Data performa dan harga dikumpulkan secara akurat guna memandu Anda dalam mengambil keputusan pembelian yang tepat.
Ada beberapa kriteria penting dari unit berbasis platform DNGA (Daihatsu New Global Architecture) ini yang membuatnya layak masuk daftar pertimbangan. Kendaraan subkompak urban modern ini dibekali dengan mesin bensin tangguh berkode WA-VE.
Karakter Mesin Khusus Perkotaan
Jantung pacu tersebut memiliki spesifikasi 1.198 cc 3-silinder segaris DOHC 12-katup Dual VVT-i. Mesin naturally aspirated ini mampu menghasilkan tenaga maksimal 87 hp pada 6.000 rpm serta torsi puncak 113 Nm pada 4.500 rpm.
Karakteristik mesin non-turbo ini memiliki kurva torsi yang padat di putaran rendah. Hal tersebut memberikan kelincahan yang sangat dibutuhkan oleh Anda saat menghadapi kondisi komuter stop-and-go di jalanan kota yang padat.
Panjang total bodi mencapai 4.030 mm dengan lebar 1.710 mm dan tinggi 1.635 mm.
Jarak sumbu roda tercatat 2.525 mm dengan radius putar minimal yang ringkas sebesar 5,1 meter.
Jarak terendah ke tanah atau ground clearance setinggi 200 mm, aman melewati jalanan berlubang.
Relevansi utama bagi Anda calon pembeli terletak pada efisiensi konsumsi bahan bakarnya yang sangat kompetitif. Mobil ini mampu mencatatkan angka berkisar 15 hingga 18 km/liter pada siklus berkendara dalam kota.
Keunggulan ekonomis ini didapat tanpa adanya kompleksitas perawatan komponen turbocharger jangka panjang. Faktor tersebut menjadikannya pilihan kendaraan harian yang sangat ideal untuk pekerja muda maupun keluarga kecil di perkotaan.
Nilai Pasar dan Perbandingan Kompetitor
Estimasi harga pasar bekas untuk Toyota Raize 1.2 G tahun produksi 2021 hingga 2024 saat ini berada di rentang Rp165 juta hingga Rp195 juta. Harga bervariasi tergantung pilihan transmisi dan kondisi fisik.
Pilihan transmisi tersedia dalam varian manual 5-percepatan yang responsif.
Opsi transmisi otomatis menggunakan teknologi canggih bernama Split-CVT atau D-CVT.
Kondisi odometer dan rekam jejak servis berkala turut memengaruhi nilai jual di pasar.
Jika dibandingkan dengan kompetitor di kelasnya seperti Renault Kwid Climber manual bekas lansiran tahun serupa, terdapat perbedaan harga yang cukup jauh. Rivalnya tersebut umumnya memiliki harga pasar berkisar Rp110 juta hingga Rp130 juta.
Meskipun harga bekasnya sedikit lebih tinggi, unit ini menawarkan ruang kabin yang jauh lebih akomodatif bagi Anda. Dimensi yang proporsional membuat kenyamanan penumpang di baris kedua tetap terjaga dengan baik.
Selain itu, mobil ini memiliki nilai depresiasi tahunan yang terbukti lebih melandai. Anda juga mendapatkan jaminan ketersediaan suku cadang yang melimpah berkat luasnya jaringan purna jual domestik di Indonesia.
Kelengkapan Fitur dan Sistem Keselamatan
Fitur konvensional pada tipe G non-turbo ini sudah tergolong mewah dan lengkap untuk menunjang kenyamanan perjalanan harian Anda. Anda akan disuguhi panel instrumen digital penuh berupa layar TFT MID berukuran 7 inci.
Panel instrumen digital modern tersebut hadir dengan empat opsi visual antarmuka yang interaktif. Pada bagian tengah dashboard, terdapat head unit layar sentuh 8 inci yang sudah mendukung konektivitas perangkat pintar Anda.
Kabin juga terasa modern berkat pengoperasian sistem penyejuk udara (AC) digital yang presisi. Sisi eksterior dipertegas oleh penggunaan lampu utama LED yang terang serta velg alloy 16 inci beralur ban 205/65 R16.
Sektor keselamatan aktif dan pasif pada varian G 1.2 ini dirancang mumpuni untuk melindungi Anda selama berkendara. Berikut adalah kelengkapan peranti keselamatan standar yang tertanam pada mobil ini:
Sepasang kantong udara keselamatan berupa Dual SRS Airbags di bagian depan.
Rem cakram berventilasi di depan dan tromol di belakang dengan kontrol modul ABS.
Sistem distribusi pengereman otomatis melalui fitur Electronic Brake-force Distribution (EBD).
Fitur keselamatan aktif berupa Vehicle Stability Control (VSC) dan Hill Start Assist (HSA).
Tidak ketinggalan, pabrikan juga sudah menyediakan sensor parkir belakang serta kamera mundur bawaan pabrik. Semua peranti keselamatan ini bekerja secara sinergis untuk meminimalkan risiko insiden fatal di jalan raya.
FAQ Seputar Spesifikasi dan Perawatan
Berapa kapasitas volume oli mesin saat penggantian rutin?
Penggantian pelumas berkala untuk mesin bensin 3-silinder WA-VE ini memerlukan volume cairan oli sebanyak 3,4 liter jika disertai dengan penggantian komponen filter oli yang baru.
Berapa kapasitas maksimal tangki bahan bakar kendaraan ini?
Tangki bahan bakar cair pada sasis compact SUV ini dirancang oleh pabrikan untuk mampu menampung bensin tanpa timbal hingga kapasitas volume total maksimal 36 liter.
Apa keunggulan transmisi otomatis D-CVT dibanding CVT biasa?
Transmisi D-CVT mengombinasikan penggerak sabuk baja dengan gigi tambahan untuk meminimalkan kerugian mekanis penyaluran daya, sehingga mampu meningkatkan efisiensi bahan bakar secara signifikan pada kecepatan tinggi.
Jenis suspensi apa yang diaplikasikan pada sasis mobil ini?
Suspensi depan menggunakan konfigurasi MacPherson Strut dengan pegas koil. Sementara untuk roda bagian belakang, sasis monokok kendaraan ini mengandalkan sistem Torsion Beam yang juga dilengkapi pegas koil.