Jangan Beli Dodge Journey Bekas Sebelum Baca Ini! 10 Bagian Penting yang Wajib Anda Periksa - Mobil.id

Jangan Beli Dodge Journey Bekas Sebelum Baca Ini! 10 Bagian Penting yang Wajib Anda Periksa


HomeBlog

Dodge
Jangan Beli Dodge Journey Bekas Sebelum Baca Ini! 10 Bagian Penting yang Wajib Anda Periksa
Penulis 11

Dodge Journey merupakan salah satu SUV asal Amerika yang semakin diminati di pasar mobil bekas Indonesia. Alasannya sederhana, mobil ini menawarkan dimensi besar, kabin luas, fitur premium, serta performa yang nyaman dengan harga yang kini jauh lebih terjangkau dibanding saat pertama kali diluncurkan. Bahkan, banyak unit Dodge Journey bekas yang dijual di kisaran Rp120–180 jutaan, membuatnya menjadi pilihan menarik bagi keluarga yang menginginkan SUV premium dengan budget terbatas.

Namun, karena sebagian besar unit yang beredar telah berusia lebih dari 10 tahun, membeli Dodge Journey bekas tidak boleh dilakukan secara asal. Pemeriksaan menyeluruh menjadi langkah penting agar Anda tidak harus mengeluarkan biaya perbaikan yang besar setelah mobil dibawa pulang.

Berikut panduan lengkap mengenai bagian-bagian yang wajib diperiksa sebelum membeli Dodge Journey bekas.

1. Cek Riwayat Servis Kendaraan

Langkah pertama yang sering diabaikan adalah memeriksa riwayat perawatan mobil. Dodge Journey termasuk kendaraan yang membutuhkan servis berkala secara disiplin, terutama untuk penggantian oli mesin, oli transmisi, coolant, hingga filter udara.

Jika pemilik sebelumnya memiliki buku servis atau catatan perawatan lengkap, hal tersebut menjadi nilai tambah karena menunjukkan mobil dirawat dengan baik.

Sebaliknya, jika riwayat servis tidak jelas, Anda harus lebih teliti saat melakukan inspeksi fisik.

2. Periksa Kondisi Mesin Secara Menyeluruh

Mesin menjadi komponen paling penting yang menentukan kenyamanan dan biaya kepemilikan sebuah mobil bekas.

Beberapa hal yang wajib diperiksa meliputi:

  • Pastikan tidak ada rembesan oli di sekitar blok mesin.

  • Cek apakah terdapat kebocoran coolant pada selang radiator.

  • Dengarkan suara mesin saat idle, pastikan halus dan stabil.

  • Perhatikan apakah muncul asap putih atau asap biru dari knalpot.

  • Pastikan temperatur mesin tetap normal saat mobil dipanaskan.

Lakukan test drive minimal 20–30 menit agar suhu kerja mesin benar-benar tercapai. Mesin yang bermasalah sering kali baru menunjukkan gejala ketika sudah mencapai temperatur operasional.

3. Pastikan Transmisi Otomatis Berfungsi Normal

Mayoritas Dodge Journey di Indonesia menggunakan transmisi otomatis.

Saat melakukan test drive, rasakan perpindahan gigi dari posisi P, R, N, hingga D.

Transmisi yang sehat memiliki ciri-ciri:

  • Perpindahan gigi halus.

  • Tidak terasa hentakan keras.

  • Tidak muncul bunyi aneh.

  • Tidak terjadi selip saat akselerasi.

Jika perpindahan terasa kasar atau muncul indikator check transmission pada dashboard, sebaiknya pertimbangkan kembali sebelum membeli.

4. Jangan Abaikan Sistem Kelistrikan

Mobil Amerika dikenal memiliki fitur elektronik yang cukup lengkap. Karena itu, pemeriksaan sistem kelistrikan menjadi salah satu bagian terpenting.

Pastikan seluruh fitur berikut bekerja dengan baik:

  • Head unit.

  • Layar touchscreen.

  • Audio speaker.

  • Power window.

  • Central lock.

  • Lampu depan dan belakang.

  • Wiper.

  • Cruise control.

  • Kamera parkir.

  • Sensor parkir.

  • Pengaturan spion elektrik.

  • AC digital.

Kerusakan pada modul kelistrikan memang bisa diperbaiki, tetapi biayanya tidak murah. Semakin banyak fitur yang gagal berfungsi, semakin besar kemungkinan biaya perbaikannya.

5. Periksa Kondisi Kaki-Kaki

Karena bobot Dodge Journey cukup besar, komponen kaki-kaki bekerja lebih berat dibanding mobil MPV biasa.

Saat test drive, dengarkan apakah muncul bunyi "gluduk", "kletek", atau getaran berlebihan ketika melewati jalan bergelombang.

Beberapa komponen yang perlu diperiksa antara lain:

  • Shock absorber.

  • Ball joint.

  • Tie rod.

  • Rack steer.

  • Bushing arm.

  • Link stabilizer.

  • Bearing roda.

Kondisi kaki-kaki yang sehat akan membuat mobil terasa stabil dan nyaman dikendarai.

6. Cek Sistem Pendingin Mesin

Sistem pendingin memiliki peran vital pada mesin Dodge Journey.

Pastikan:

  • Radiator tidak bocor.

  • Kipas radiator bekerja normal.

  • Reservoir coolant berada pada level yang sesuai.

  • Air radiator tidak berwarna keruh.

  • Tidak ada kerak berlebihan pada tutup radiator.

Mesin yang pernah mengalami overheat berpotensi mengalami kerusakan serius pada gasket kepala silinder.

7. Perhatikan Kondisi Interior

Interior dapat menggambarkan bagaimana mobil dirawat oleh pemilik sebelumnya.

Periksa:

  • Jok kulit tidak sobek.

  • Dashboard tidak retak.

  • Panel pintu masih rapi.

  • Sabuk pengaman berfungsi.

  • Plafon tidak mengendur.

  • Karpet tidak lembap.

Jika interior terlihat sangat kusam padahal odometer rendah, Anda patut mencurigai kemungkinan odometer telah dimanipulasi.

8. Periksa Kolong Mobil

Jangan hanya melihat bagian atas kendaraan.

Gunakan senter untuk memeriksa bagian bawah mobil.

Perhatikan apakah terdapat:

  • Karat berlebihan.

  • Bekas tabrakan.

  • Kebocoran oli.

  • Bekas las.

  • Komponen suspensi yang rusak.

Kondisi kolong sering kali menjadi indikator apakah mobil pernah mengalami benturan keras atau banjir.

9. Pastikan Tidak Ada Indikator Warning Menyala

Sebelum mesin dihidupkan, seluruh lampu indikator memang akan menyala sebagai bagian dari self-check.

Namun setelah mesin hidup, indikator tersebut seharusnya mati.

Perhatikan indikator seperti:

  • Check Engine.

  • ABS.

  • Airbag.

  • ESC.

  • Battery.

  • Oil Pressure.

Jika salah satu indikator tetap menyala, lakukan pemeriksaan menggunakan alat scanner OBD sebelum memutuskan membeli.

10. Lakukan Test Drive Secara Menyeluruh

Jangan pernah membeli mobil bekas tanpa test drive.

Selama berkendara, rasakan beberapa hal berikut:

  • Akselerasi.

  • Respons pedal gas.

  • Kinerja rem.

  • Stabilitas setir.

  • Performa AC.

  • Bunyi suspensi.

  • Perpindahan transmisi.

Semakin lama test drive dilakukan, semakin mudah menemukan gejala kerusakan yang mungkin tidak terlihat saat mobil diam.

Tips Tambahan Sebelum Deal

Selain pemeriksaan teknis, ada beberapa langkah yang tidak kalah penting.

  • Cocokkan nomor rangka dan nomor mesin dengan dokumen kendaraan.

  • Pastikan STNK dan BPKB asli.

  • Hindari unit bekas banjir.

  • Bila perlu, gunakan jasa inspeksi independen agar mendapatkan penilaian yang objektif.

  • Siapkan dana cadangan untuk servis awal seperti penggantian oli, filter, dan cairan-cairan penting meskipun mobil terlihat dalam kondisi baik.

Dodge Journey bekas merupakan SUV premium yang menawarkan value for money sangat tinggi. Dengan harga yang kini setara mobil keluarga kelas bawah, Anda sudah bisa mendapatkan kendaraan berkapasitas tujuh penumpang dengan fitur melimpah, kabin luas, serta kenyamanan khas mobil Amerika.

Namun, usia kendaraan yang sudah tidak muda membuat proses inspeksi menjadi sangat penting. Fokuslah pada kondisi mesin, transmisi otomatis, sistem kelistrikan, kaki-kaki, serta riwayat servis. Jangan ragu mengajak mekanik terpercaya atau menggunakan jasa inspeksi profesional jika Anda kurang memahami kondisi teknis kendaraan.

Apabila berhasil mendapatkan unit dengan kondisi prima dan perawatan yang baik, Dodge Journey bekas bisa menjadi investasi kendaraan keluarga yang nyaman, aman, dan tetap memberikan pengalaman berkendara premium tanpa harus menguras kantong.