JANGAN KAGET! Ini Biaya Pajak Mobil Bekas Yang Sering Diabaikan Di 2026 - Mobil.id

JANGAN KAGET! Ini Biaya Pajak Mobil Bekas Yang Sering Diabaikan Di 2026


HomeBlog

Umum
JANGAN KAGET! Ini Biaya Pajak Mobil Bekas Yang Sering Diabaikan Di 2026
Penulis 2

MOBILID- Saat membeli mobil bekas, banyak orang hanya fokus pada harga beli tanpa memperhitungkan biaya lain yang harus dibayar setiap tahun. Salah satu yang paling sering diabaikan adalah pajak kendaraan. Padahal, di tahun 2026, pajak mobil bisa menjadi beban rutin yang cukup terasa jika tidak diperhitungkan sejak awal.

Pajak mobil terdiri dari beberapa komponen seperti PKB (Pajak Kendaraan Bermotor), SWDKLLJ, dan biaya administrasi lainnya. Besarnya pajak tergantung pada jenis mobil, tahun, dan nilai jual kendaraan tersebut.

Untuk mobil yang lebih terjangkau seperti Suzuki Ertiga atau Nissan Grand Livina, pajaknya relatif masih ringan. Inilah salah satu alasan mengapa mobil-mobil ini banyak dipilih untuk penggunaan harian.

Namun, untuk mobil yang lebih besar seperti Mitsubishi Pajero Sport, pajaknya tentu lebih tinggi. Selain karena kapasitas mesin yang besar, nilai jual mobil ini juga masih cukup tinggi meskipun dalam kondisi bekas.

Untuk mobil premium seperti Audi A4, pajak tahunan juga bisa lebih mahal dibandingkan mobil biasa. Hal ini sering menjadi kejutan bagi pembeli yang hanya fokus pada harga beli yang sudah turun.

Sementara itu, mobil seperti Mazda 2 berada di tengah-tengah. Pajaknya tidak terlalu mahal, tetapi tetap harus diperhitungkan sebagai biaya rutin.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah pajak tertunggak. Pastikan mobil yang akan dibeli tidak memiliki tunggakan pajak, karena kamu sebagai pemilik baru yang harus menanggungnya.

Selain itu, ada juga biaya balik nama jika kamu membeli mobil dari pemilik sebelumnya. Ini adalah biaya tambahan yang sering tidak diperhitungkan oleh pembeli.

Pajak mobil bekas adalah biaya wajib yang tidak boleh diabaikan. Sebelum membeli, pastikan kamu sudah mengetahui besaran pajak tahunan agar tidak kaget di kemudian hari.

Mobil murah bukan berarti murah semuanya—kadang biaya rutinnya justru yang lebih terasa.