
Datsun Cherry 100A, atau yang di pasar domestik Jepang dikenal sebagai Nissan Cherry seri E10, adalah salah satu model paling signifikan dalam sejarah otomotif Jepang. Diluncurkan pada tahun 1970, mobil ini merupakan langkah berani Nissan untuk masuk ke segmen mobil kompak yang saat itu mulai beralih ke konfigurasi penggerak roda depan (Front-Wheel Drive).
Cherry lahir di tengah persaingan ketat dengan Mini dari Inggris dan mobil-mobil Eropa lainnya. Namun, Datsun membawa sesuatu yang berbeda: keandalan mekanis khas Jepang yang dipadukan dengan desain yang unik dan efisiensi ruang yang jenius. Nama "Cherry" sendiri dipilih untuk memberikan kesan segar, muda, dan ceria, yang sangat sesuai dengan target pasarnya yaitu keluarga muda dan pengemudi baru di perkotaan.
Desain Eksterior: Unik, Berani, dan Berkarakter
Datsun Cherry 100A memiliki estetika yang sangat berbeda dibandingkan saudara-saudaranya seperti Sunny atau Bluebird. Desainnya mencerminkan tren awal tahun 70-an yang mulai meninggalkan gaya konservatif.
Bentuk yang Sangat Kompak Cherry 100A memiliki dimensi yang sangat mungil, namun proporsinya dirancang dengan sangat cerdik. Varian yang paling populer dan ikonik adalah sedan dua pintu dan empat pintu, namun varian coupe-nya memiliki desain yang sangat radikal dengan jendela belakang yang melengkung tajam, sering disebut sebagai gaya "semi-fastback". Garis bodinya yang membulat namun memiliki sudut-sudut tegas di beberapa bagian memberikan karakter yang kuat meski ukurannya kecil.
Detail Ikonik Lampu dan Grille Wajah depan Cherry 100A dilengkapi dengan lampu bulat tunggal yang diletakkan di ujung grille hitam yang memanjang. Tampilannya terlihat sangat "bersahabat" namun tetap memiliki sisi sporty. Salah satu ciri khas yang paling diingat adalah lampu belakangnya yang memiliki desain unik, di mana pada model-model awal, lampu tersebut terlihat sangat kontras dengan panel belakang bodi mobil.
Inovasi Teknis: Keunggulan Penggerak Roda Depan
Hal yang paling mendefinisikan Datsun Cherry 100A adalah tata letak mesin dan sistem penggeraknya. Sebagai mobil pertama Nissan yang menggunakan penggerak roda depan, Cherry menawarkan keuntungan yang tidak dimiliki mobil penggerak roda belakang di kelasnya.
Mesin Seri A yang Dipasang Melintang Cherry 100A ditenagai oleh mesin A10 berkapasitas 988cc (1.0L) empat silinder segaris OHV. Mesin ini dipasang secara melintang (transverse), sebuah inovasi yang memungkinkan ruang mesin menjadi lebih ringkas. Meskipun kapasitasnya kecil, mesin A10 dikenal sangat lincah, bertenaga untuk ukurannya, dan yang paling penting: sangat hemat bahan bakar. Selain varian 100A, tersedia juga varian 120A yang menggunakan mesin A12 berkapasitas 1.171cc bagi mereka yang menginginkan performa lebih.
Efisiensi Ruang yang Luar Biasa Dengan tidak adanya terowongan transmisi (transmission tunnel) yang membelah bagian tengah lantai mobil (karena penggerak depan), interior Cherry 100A terasa jauh lebih luas daripada dimensi luarnya. Ini adalah keajaiban rekayasa pada masanya, di mana sebuah mobil mungil mampu menampung empat hingga lima penumpang dengan ruang kaki yang cukup lega.
Interior: Sederhana namun Cerdas
Kabin Datsun Cherry 100A dirancang dengan filosofi fungsionalitas murni. Nissan ingin memastikan bahwa pengemudi merasa nyaman tanpa harus dipusingkan oleh kontrol yang rumit.
Dashboard Minimalis Dashboard Cherry 100A terbuat dari material yang kokoh dengan tata letak yang sangat sederhana. Semua instrumen penting dikelompokkan tepat di depan pengemudi dalam dua dial besar yang mudah dibaca. Penempatan tuas transmisi di lantai juga terasa ergonomis, memberikan pengalaman berkendara yang mirip dengan mobil-mobil Eropa namun dengan kualitas pengerjaan Jepang yang lebih presisi.
Kenyamanan Penggunaan Harian Jok mobil ini biasanya dibalut dengan bahan vinyl atau kain berkualitas yang tahan lama. Meskipun ukurannya kecil, posisi duduk pengemudi memberikan pandangan yang sangat luas ke segala arah berkat pilar-pilar jendela yang relatif tipis. Mobil ini sangat mudah diparkir di ruang sempit, menjadikannya raja di kota-kota padat seperti Tokyo, London, atau Jakarta pada masanya.
Jejak Datsun Cherry di Indonesia dan Dunia
Di pasar global, Cherry 100A meraih sukses besar, terutama di Eropa seperti Inggris, di mana orang-orang menyukai mobil yang irit bensin namun handal. Di Indonesia, populasi Cherry 100A memang tidak sebanyak Datsun Sunny atau Bluebird, namun unit yang masuk ke tanah air tetap menjadi barang koleksi yang sangat berharga.
Mobil ini sering diingat sebagai mobil yang "tahan banting". Banyak kolektor di Indonesia saat ini menghargai Cherry 100A karena keunikan teknologinya sebagai pionir FWD Datsun. Merestorasi Cherry 100A memberikan kepuasan tersendiri karena suku cadang mesin seri A-nya masih relatif bisa berbagi dengan seri Sunny, meskipun komponen bodi dan interiornya kini menjadi barang langka yang sangat dicari.
Datsun Cherry 100A adalah bukti nyata bahwa Nissan tidak takut untuk melakukan inovasi radikal. Dengan memperkenalkan penggerak roda depan di segmen mobil kompak, Nissan berhasil menciptakan kendaraan yang efisien, lega, dan menyenangkan untuk dikendarai. Cherry 100A bukan hanya sebuah mobil ekonomis ia adalah monumen sejarah yang membuktikan bahwa ukuran kecil tidak membatasi sebuah kendaraan untuk memiliki dampak besar bagi perkembangan teknologi otomotif dunia. Ia tetap akan dikenang sebagai sang pionir yang ceria dan penuh tenaga dari era emas Datsun.