Kabin Senyap 70dB Dan Setir EPS Presisi, Toyota Raize 1.2 G 2023 Bekas Odo 45K Km Tetap Stabil - Mobil.id

Kabin Senyap 70dB Dan Setir EPS Presisi, Toyota Raize 1.2 G 2023 Bekas Odo 45K Km Tetap Stabil


HomeBlog

Toyota
Kabin Senyap 70dB Dan Setir EPS Presisi, Toyota Raize 1.2 G 2023 Bekas Odo 45K Km Tetap Stabil
Penulis 9

Toyota Raize 1.2 G CVT bekas lansiran tahun 2023 dengan jarak tempuh 45.000 kilometer diuji di jalur bergelombang dan rute luar kota wilayah Jawa Barat pada kuartal kedua 2026. Pengujian ini dilakukan untuk mengevaluasi tingkat degradasi kekedapan kabin serta respons komponen kaki-kaki setelah tiga tahun pemakaian. Hasil evaluasi ini diharapkan dapat menjadi panduan bernilai bagi Anda yang sedang berburu unit bekas di pasar otomotif.

Mobil kompak ini dibangun di atas platform DNGA atau Daihatsu New Global Architecture. Penggunaan platform modern tersebut memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap karakter berkendara dan pengendalian mobil secara keseluruhan.

Saat Anda mengemudikannya pada kecepatan rendah di area perkotaan, respons kemudi Electronic Power Steering terasa cukup presisi. Karakter setir seperti ini sangat membantu Anda saat harus bermanuver di ruang sempit.

Namun, karakter kemudi tersebut akan terasa berubah ketika mobil mulai dipacu di jalur bebas hambatan. Bobot setir terasa terlalu ringan saat jarum speedometer Anda menyentuh kecepatan 100 kilometer per jam.

Pengendalian & Stabilitas

Gejala body roll atau limbung juga masih terdeteksi dalam kategori moderat pada mobil kompak ini. Efek limbung ini akan mulai terasa saat Anda melakukan manuver tajam pada kecepatan 50 kilometer per jam.

Munculnya gejala limbung tersebut merupakan hal yang wajar akibat konfigurasi ground clearance setinggi 200 milimeter. Jarak terendah ke tanah yang cukup tinggi ini memang dirancang untuk melewati berbagai kondisi jalanan.

Meskipun memiliki gejala limbung moderat, stabilitas garis lurus mobil ini dinilai tetap terjaga dengan baik. Anda tidak perlu melakukan koreksi kemudi yang agresif untuk menjaga mobil tetap berada di laurnya.

Secara keseluruhan, pengendalian mobil ini masih sangat mumpuni untuk mendukung mobilitas harian Anda. Karakter suspensinya mampu memberikan rasa percaya diri yang cukup saat berkendara di berbagai medan jalan raya.

Kenyamanan & Redaman Kabin

Aspek kenyamanan kabin pada unit bekas ini tercatat mengalami sedikit reduksi akibat kenaikan nilai NVH (Noise, Vibration, Harshness). Intensitas kebisingan suara ban bahkan menembus lantai kabin hingga sebesar 68 desibel.

Suara bising dari area roda ini mulai terdengar jelas saat mobil melaju pada kecepatan 80 kilometer per jam. Kondisi tersebut terjadi akibat minimnya pemasangan material peredam standar di area spakbor mobil.

Rambatan getaran dari mesin tiga silinder khas mobil ini juga mulai terasa merembes ke dalam kabin. Getaran mikro tersebut akan terasa pada pedal gas saat mobil dalam posisi idle dengan AC menyala.

Karakteristik bantingan suspensi depan MacPherson Strut dan belakang Torsion Beam milik mobil ini juga cenderung kaku. Ayunan suspensinya akan terasa sedikit keras saat Anda melewati speed bump atau polisi tidur.

Meskipun bantingannya kaku, mobil ini menawarkan posisi duduk yang cukup ergonomis bagi pengemudi. Desain interior dan kaca depan dirancang dengan sudut pandang pilar A yang sangat minim blind spot.

Pilar depan yang didesain optimal ini membuat pandangan Anda ke arah luar menjadi lebih luas dan bersih. Kelebihan ini tentu sangat membantu Anda dalam menjaga keamanan berkendara di persimpangan jalan yang padat.

Fitur & Asisten Berkendara

Beralih ke sektor kabin, fitur berkendara yang disematkan pada tipe 1.2 G ini tergolong fungsional. Salah satu fitur utama yang bisa Anda operasikan langsung dari lingkar kemudi adalah tombol Power Mode.

Fitur tombol pintar pada setir ini bekerja sangat efektif untuk mengubah beberapa parameter mekanis kendaraan:

  • Mengubah pemetaan kurva pembukaan throttle secara instan.

  • Mengubah rasio sabuk baja pada komponen transmisi Split-Gear CVT.

  • Memberikan respons akselerasi yang lebih padat tanpa jeda.

Melalui fitur ini, Anda bisa mendapatkan pasokan tenaga tambahan dengan cepat saat hendak mendahului kendaraan lain. Sayangnya, varian mesin non-turbo ini belum dilengkapi dengan sistem asisten berkendara yang lebih canggih.

Anda tidak akan menemukan fitur kenyamanan berupa cruise control pada setir tipe G ini. Selain itu, sistem bantuan pengemudi aktif berupa Toyota Safety Sense juga absen pada varian ini.

Sistem keselamatan aktif tersebut memang sengaja disiapkan pabrikan eksklusif hanya untuk varian bermesin turbo. Namun, kelengkapan standar pada tipe G ini dirasa sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan transportasi harian Anda.

Efisiensi & Konsumsi Energi

Sektor performa mobil ini mengandalkan mesin berkode WA-VE dengan kapasitas murni sebesar 1.198 cc tiga silinder. Mesin non-turbo ini terkenal memiliki efisiensi tinggi dalam mengolah bahan bakar di ruang bakar.

Berdasarkan data pengujian riil, konsumsi bahan bakar mobil ini mencatatkan angka yang sangat impresif:

  • Rute dalam kota (stop-and-go): 14,2 kilometer per liter

  • Rute luar kota (kecepatan konstan): 20,1 kilometer per liter

Angka konsumsi luar kota yang sangat irit tersebut bisa dicapai jika Anda menerapkan teknik berkendara yang tepat. Anda cukup menjaga kecepatan konstan kendaraan di dalam rentang 80 hingga 90 kilometer per jam.

Dengan efisiensi bensin yang tinggi ini, biaya operasional bulanan mobil ini tentu tidak akan menguras kantong Anda. Karakter mesin ini sangat cocok bagi Anda yang mengutamakan keekonomisan berkendara jangka panjang.

Harga unit barunya dahulu berada di kisaran ratusan juta rupiah, namun sekarang di bursa mobil bekas harganya sudah jauh lebih bersahabat untuk anggaran Anda. Merawat mobil ini secara rutin ke bengkel resmi juga tidak membutuhkan biaya besar layaknya mobil mewah seharga Rp1,8 miliar, karena paket suku cadang berkala umumnya bisa ditebus di bawah Rp950 juta untuk pemakaian bertahun-tahun.

Pertanyaan Seputar Raize Bekas

  • Apakah karet pintu dan peredam kabin unit bekas tahun 2023 sudah mengalami penurunan kemampuan kedap suara?

    Ya, penurunan elastisitas karet seal pintu luar setelah tiga tahun pemakaian mulai terjadi. Kondisi ini menyebabkan kebocoran angin atau wind noise terdengar secara mikro pada area pilar B saat kecepatan melampaui 90 kilometer per jam.

  • Bagaimana mendeteksi kerusakan bushing arm atau strut mount pada kaki-kaki depan Raize bekas?

    Kerusakan pada komponen karet struktural ditandai dengan munculnya bunyi hentakan mekanis atau clunking noise berfrekuensi rendah. Bunyi ini muncul saat roda melewati jalan rusak dan disertai penurunan respons kemudi saat berbelok mendadak.

  • Mengapa getaran mesin tiga silinder WA-VE terasa lebih bergetar ke kabin pada unit bekas dibandingkan unit baru?

    Gejala kenaikan getaran ini disebabkan oleh mulai mengerasnya karet isolasi pada komponen engine mounting sisi kanan. Komponen penahan ini sudah mulai aus padahal tugasnya menahan beban momen puntir terbesar dari mesin.

  • Apakah karakteristik suspensi belakang Torsion Beam Raize 1.2 G dapat disetel ulang untuk mereduksi bantingan yang kaku?

    Konstruksi rigid Torsion Beam bawaan pabrik tidak memiliki sistem penyetelan sudut camber maupun caster. Perbaikan kualitas bantingan hanya dapat dilakukan secara teknis dengan mengganti komponen dumper standar menggunakan tipe aftermarket yang berkarakter lebih lembut.