
Mobil bekas Chery menjadi salah satu pilihan menarik bagi konsumen yang mencari kendaraan roda empat dengan harga terjangkau. Di pasar mobil bekas Indonesia, berbagai model seperti Chery QQ, Chery A1, Chery Tiggo, dan Chery Eastar masih cukup mudah ditemukan dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan banyak kompetitornya.
Harga yang rendah, fitur yang cukup lengkap, serta kabin yang nyaman menjadi alasan utama mengapa mobil bekas Chery masih memiliki peminat hingga tahun 2026. Namun, sebelum memutuskan untuk membeli, calon pemilik juga perlu memahami bahwa setiap kendaraan memiliki kelebihan dan kekurangan.
Mengetahui kekurangan mobil bekas Chery sejak awal dapat membantu Anda mengambil keputusan yang lebih tepat dan menghindari biaya tak terduga setelah pembelian. Berikut beberapa kekurangan yang perlu diketahui sebelum membeli mobil bekas Chery.
Usia Kendaraan yang Sudah Tidak Muda
Salah satu kekurangan utama mobil bekas Chery adalah usia kendaraan yang relatif tua.
Sebagian besar model Chery yang beredar saat ini merupakan kendaraan produksi antara tahun 2006 hingga 2013. Artinya, banyak unit yang sudah berusia lebih dari 10 tahun bahkan mendekati 20 tahun.
Semakin tua usia kendaraan, semakin besar kemungkinan beberapa komponen mengalami keausan, seperti:
Suspensi.
Sistem pendingin.
Karet-karet mesin.
Kelistrikan.
Sistem pengereman.
Karena itu, kondisi kendaraan perlu diperiksa secara menyeluruh sebelum membeli.
Nilai Jual Kembali Cenderung Rendah
Jika dibandingkan dengan mobil bekas dari merek Jepang, nilai jual kembali mobil Chery umumnya lebih rendah.
Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti:
Popularitas yang tidak sebesar merek lain.
Permintaan pasar yang lebih terbatas.
Persepsi masyarakat terhadap mobil China generasi lama.
Akibatnya, harga jual kendaraan dapat turun cukup signifikan dalam beberapa tahun.
Bagi pembeli yang berencana menjual kembali kendaraan dalam waktu dekat, faktor ini perlu menjadi pertimbangan penting.
Spare Part Tertentu Tidak Selalu Mudah Ditemukan
Salah satu hal yang paling sering ditanyakan calon pembeli mobil bekas Chery adalah mengenai ketersediaan spare part.
Untuk komponen fast moving seperti:
Oli.
Filter udara.
Filter oli.
Kampas rem.
Busi.
Aki.
Suku cadang tersebut umumnya masih cukup mudah ditemukan.
Namun, untuk beberapa komponen khusus seperti:
Panel bodi.
Komponen interior tertentu.
Beberapa bagian sistem kelistrikan.
Komponen mesin tertentu.
Pencarian spare part terkadang membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan kendaraan yang lebih populer.
Tidak Semua Bengkel Familiar dengan Chery
Kekurangan lain yang cukup sering ditemui adalah tidak semua bengkel memiliki pengalaman menangani mobil Chery generasi lama.
Beberapa mekanik mungkin lebih terbiasa menangani mobil Jepang yang jumlahnya jauh lebih banyak di Indonesia.
Akibatnya, pemilik kendaraan terkadang perlu mencari bengkel yang memang memahami karakteristik mobil Chery atau bergabung dengan komunitas pengguna untuk mendapatkan rekomendasi bengkel terpercaya.
Risiko Perawatan Lebih Tinggi pada Unit yang Kurang Terawat
Karena usia kendaraan yang sudah cukup tua, kondisi unit di pasaran sangat bervariasi.
Ada kendaraan yang masih terawat dengan baik, tetapi ada juga yang mengalami penurunan kondisi akibat perawatan yang kurang optimal.
Jika membeli unit yang tidak terawat, calon pemilik mungkin harus mengeluarkan biaya tambahan untuk:
Perbaikan mesin.
Penggantian suspensi.
Servis sistem pendingin.
Perbaikan kelistrikan.
Penggantian komponen interior.
Oleh karena itu, inspeksi kendaraan sebelum membeli menjadi langkah yang sangat penting.
Konsumsi Bahan Bakar pada Beberapa Model Tidak Istimewa
Sebagian konsumen menganggap bahwa semua mobil berukuran kecil pasti hemat bahan bakar. Namun, pada beberapa model Chery lama, konsumsi BBM tidak selalu menjadi keunggulan utama.
Misalnya:
Chery QQ dan A1
Masih cukup ekonomis untuk penggunaan perkotaan.
Chery Tiggo dan Eastar
Karena ukuran bodi dan kapasitas mesin yang lebih besar, konsumsi bahan bakarnya cenderung lebih tinggi dibandingkan city car atau hatchback.
Meskipun masih dalam batas wajar, calon pembeli perlu mempertimbangkan biaya operasional sesuai kebutuhan penggunaan.
Kualitas Material Interior Berbeda dengan Mobil Modern
Sebagai kendaraan yang diproduksi lebih dari satu dekade lalu, kualitas material interior pada beberapa model Chery mungkin tidak sebaik kendaraan modern saat ini.
Beberapa masalah yang sering ditemukan antara lain:
Dashboard mulai memudar.
Panel interior longgar.
Jok mengalami keausan.
Tombol-tombol mengalami penurunan fungsi.
Kondisi ini umumnya terjadi akibat faktor usia dan penggunaan jangka panjang.
Fitur Keselamatan Tidak Selengkap Mobil Masa Kini
Saat pertama kali dipasarkan, fitur keselamatan Chery sebenarnya cukup kompetitif untuk kelasnya. Namun jika dibandingkan dengan mobil modern saat ini, tentu terdapat perbedaan yang cukup besar.
Beberapa model lama hanya memiliki fitur keselamatan dasar seperti:
Seatbelt.
Airbag pada tipe tertentu.
Sistem pengereman standar.
Fitur modern seperti kontrol stabilitas, hill start assist, atau berbagai teknologi keselamatan aktif umumnya belum tersedia.
Komunitas Tidak Sebesar Merek Populer
Meskipun komunitas pengguna Chery masih ada di Indonesia, jumlahnya tidak sebesar komunitas kendaraan Jepang yang lebih populer.
Akibatnya, informasi mengenai modifikasi, spare part, atau perawatan terkadang tidak sebanyak kendaraan lain yang memiliki populasi lebih besar.
Namun demikian, komunitas yang ada biasanya cukup aktif membantu sesama pengguna.
Pilihan Unit Berkualitas Semakin Terbatas
Karena usia kendaraan yang terus bertambah, jumlah unit Chery bekas dengan kondisi sangat baik semakin berkurang.
Calon pembeli perlu lebih sabar dalam mencari kendaraan yang:
Mesin masih sehat.
Dokumen lengkap.
Tidak pernah mengalami kecelakaan berat.
Riwayat servis jelas.
Membeli unit yang tepat jauh lebih penting dibandingkan sekadar mendapatkan harga murah.
Apakah Kekurangan Tersebut Membuat Chery Tidak Layak Dibeli?
Jawabannya belum tentu.
Banyak kekurangan yang dimiliki mobil bekas Chery sebenarnya juga ditemukan pada kendaraan bekas lain yang berusia lebih dari 10 tahun.
Jika berhasil mendapatkan unit yang terawat, mobil bekas Chery masih menawarkan berbagai kelebihan seperti:
Harga sangat terjangkau.
Kabin cukup nyaman.
Fitur memadai.
Pajak kendaraan relatif murah.
Cocok untuk penggunaan harian.
Karena itu, kondisi kendaraan sering kali lebih penting dibandingkan mereknya.
Mobil bekas Chery memang memiliki sejumlah kekurangan yang perlu dipahami sebelum membeli. Usia kendaraan yang sudah tua, nilai jual kembali yang rendah, ketersediaan beberapa spare part tertentu, serta kebutuhan perawatan yang lebih teliti menjadi beberapa hal yang harus dipertimbangkan.
Namun di sisi lain, harga yang sangat terjangkau, kenyamanan yang masih memadai, serta fitur yang cukup lengkap membuat mobil bekas Chery tetap menarik bagi konsumen dengan anggaran terbatas. Model seperti Chery QQ, Chery A1, Chery Tiggo, dan Chery Eastar masih mampu memenuhi kebutuhan mobilitas sehari-hari jika berada dalam kondisi yang baik.
Sebelum membeli, pastikan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap mesin, sistem pendingin, kaki-kaki, kelistrikan, dan dokumen kendaraan. Dengan memilih unit yang tepat, mobil bekas Chery tetap dapat menjadi pilihan yang ekonomis dan layak digunakan di Indonesia pada tahun 2026.