Kekurangan Mobil Bekas Infiniti yang Wajib Diketahui Sebelum Membeli - Mobil.id

Kekurangan Mobil Bekas Infiniti yang Wajib Diketahui Sebelum Membeli


HomeBlog

Infinity
Kekurangan Mobil Bekas Infiniti yang Wajib Diketahui Sebelum Membeli
Penulis 2

Mobil premium selalu memiliki daya tarik tersendiri, terutama bagi pecinta kendaraan mewah yang ingin mendapatkan kenyamanan dan performa lebih baik dibanding mobil biasa. Salah satu merek premium yang mulai banyak dilirik di pasar mobil bekas Indonesia adalah Infiniti. Brand mewah milik Nissan ini terkenal memiliki desain elegan, kenyamanan tinggi, dan performa mesin yang halus.

Namun, meskipun menawarkan banyak kelebihan, mobil bekas Infiniti juga memiliki beberapa kekurangan yang wajib diketahui sebelum membeli. Hal ini penting agar calon pembeli tidak hanya tergiur harga murah dan tampilan mewah, tetapi juga memahami biaya serta risiko kepemilikannya.

Karena populasi Infiniti di Indonesia tidak terlalu banyak, beberapa aspek seperti spare part dan perawatan memang perlu menjadi perhatian khusus. Oleh sebab itu, sebelum memutuskan membeli Infiniti bekas, ada baiknya memahami beberapa kekurangan berikut ini.

Ketersediaan Spare Part Tidak Selalu Mudah

Salah satu kekurangan utama mobil bekas Infiniti adalah ketersediaan spare part yang tidak sebanyak merek populer lainnya. Karena jumlah unit Infiniti di Indonesia tergolong sedikit, beberapa komponen tertentu terkadang sulit ditemukan di bengkel umum.

Untuk spare part fast moving seperti filter, kampas rem, atau oli mungkin masih relatif mudah dicari. Namun, untuk komponen khusus seperti bagian interior, sensor elektronik, atau part mesin tertentu biasanya membutuhkan waktu inden.

Hal ini tentu berbeda dengan merek seperti Toyota atau Honda yang spare part-nya tersedia hampir di semua kota. Oleh karena itu, pemilik Infiniti perlu lebih sabar dan siap menghadapi kemungkinan menunggu part datang jika terjadi kerusakan tertentu.

Biaya Perawatan Lebih Mahal

Sebagai mobil premium, Infiniti tentu memiliki biaya perawatan yang lebih tinggi dibanding mobil biasa. Harga spare part original dan biaya servis resmi bisa cukup mahal, terutama jika ada komponen penting yang harus diganti.

Selain itu, mobil premium biasanya membutuhkan perawatan yang lebih detail agar kondisinya tetap prima. Penggunaan oli berkualitas, pengecekan kaki-kaki, hingga perawatan transmisi harus dilakukan secara rutin.

Jika membeli unit bekas yang kurang terawat, biaya perbaikannya bisa cukup besar. Karena itu, penting untuk memilih mobil dengan riwayat servis yang jelas dan kondisi mesin yang masih baik.

Bagi sebagian orang, biaya perawatan ini menjadi salah satu alasan mengapa Infiniti bekas kurang diminati dibanding mobil Jepang biasa.

Konsumsi Bahan Bakar Cenderung Boros

Kekurangan lain yang cukup sering dikeluhkan pengguna Infiniti adalah konsumsi bahan bakarnya yang relatif boros. Banyak model Infiniti menggunakan mesin V6 berkapasitas besar sehingga penggunaan BBM tentu lebih tinggi dibanding mobil harian biasa.

SUV seperti Infiniti FX35 atau QX70 terkenal memiliki performa bertenaga, tetapi konsumsi bahan bakarnya cukup besar terutama saat digunakan di dalam kota yang macet.

Bagi pengguna yang mengutamakan efisiensi bahan bakar, Infiniti mungkin bukan pilihan terbaik. Mobil ini lebih cocok untuk pengguna yang memang mencari kenyamanan dan performa tanpa terlalu memikirkan konsumsi BBM.

Namun untuk sebagian pecinta mobil premium, konsumsi bahan bakar yang lebih boros dianggap sebanding dengan kenyamanan dan tenaga yang didapatkan.

Harga Jual Kembali Kurang Stabil

Di Indonesia, nama Infiniti memang belum sepopuler Lexus atau Mercedes-Benz. Hal ini membuat harga jual kembali mobil Infiniti cenderung kurang stabil dan mengalami depresiasi cukup besar.

Mobil yang dulu dijual dengan harga miliaran rupiah kini banyak ditemukan di pasar mobil bekas dengan harga ratusan juta rupiah saja. Bagi pembeli bekas, kondisi ini memang menguntungkan karena bisa mendapatkan mobil premium dengan harga murah.

Namun di sisi lain, pemilik Infiniti mungkin akan kesulitan ketika ingin menjual kembali mobilnya. Pasar Infiniti bekas tidak sebesar merek premium lain sehingga calon pembelinya lebih terbatas.

Karena itu, Infiniti lebih cocok untuk pengguna yang ingin menikmati mobil dalam jangka panjang dibanding sering ganti kendaraan.

Bengkel Spesialis Tidak Banyak

Karena jumlah pengguna Infiniti di Indonesia tidak terlalu banyak, bengkel spesialis Infiniti juga masih terbatas. Tidak semua bengkel umum memahami karakter mesin dan sistem elektronik mobil ini.

Jika terjadi masalah tertentu, pemilik terkadang harus mencari bengkel khusus yang memahami mobil premium Jepang. Di beberapa kota besar mungkin masih tersedia, tetapi di daerah tertentu pilihan bengkel bisa sangat terbatas.

Hal ini penting dipertimbangkan terutama bagi pengguna yang tinggal jauh dari kota besar. Servis dan perawatan mungkin akan sedikit lebih merepotkan dibanding memiliki mobil populer.

Sistem Elektronik Lebih Kompleks

Mobil Infiniti dikenal memiliki banyak fitur premium dan sistem elektronik modern. Meskipun menjadi kelebihan, kondisi ini juga bisa menjadi kekurangan jika mobil sudah berumur.

Kerusakan pada sensor, layar infotainment, kamera, atau fitur elektronik lainnya bisa membutuhkan biaya perbaikan yang cukup mahal. Karena itu, pengecekan sistem elektronik sangat penting sebelum membeli Infiniti bekas.

Pastikan semua fitur seperti sunroof, audio, sensor parkir, kamera, dan pengaturan jok masih berfungsi normal. Jika ada kerusakan kecil yang diabaikan, biaya perbaikannya bisa membengkak.

Tidak Cocok untuk Semua Orang

Infiniti bekas sebenarnya bukan mobil yang buruk. Namun, mobil ini memang lebih cocok untuk pengguna tertentu. Jika Anda mencari kendaraan yang irit, mudah dijual kembali, dan murah perawatannya, Infiniti mungkin bukan pilihan terbaik.

Sebaliknya, Infiniti cocok untuk pengguna yang mengutamakan kenyamanan, desain eksklusif, dan pengalaman berkendara premium. Mobil ini juga lebih sesuai bagi orang yang siap menghadapi biaya perawatan lebih tinggi dibanding mobil biasa.

Karena populasinya sedikit, memiliki Infiniti juga memberikan kesan anti mainstream yang disukai sebagian pecinta otomotif.

Mobil bekas Infiniti menawarkan kenyamanan tinggi, desain elegan, dan performa premium yang masih menarik hingga sekarang. Namun sebelum membeli, calon pengguna wajib memahami berbagai kekurangannya.

Ketersediaan spare part yang terbatas, biaya perawatan lebih mahal, konsumsi BBM boros, hingga harga jual kembali yang kurang stabil menjadi beberapa hal penting yang harus dipertimbangkan.

Meski begitu, jika mendapatkan unit yang terawat dengan baik, Infiniti tetap bisa menjadi mobil premium yang nyaman dan menyenangkan untuk digunakan harian maupun perjalanan jauh.

Bagi pecinta mobil mewah yang ingin tampil berbeda dan siap dengan biaya perawatan ekstra, Infiniti bekas tetap menjadi pilihan menarik di pasar mobil bekas Indonesia.