Kelebihan dan Kekurangan All New Subaru Forester 2.5i-S EyeSight - Mobil.id

Kelebihan dan Kekurangan All New Subaru Forester 2.5i-S EyeSight


HomeBlog

Subaru
Kelebihan dan Kekurangan All New Subaru Forester 2.5i-S EyeSight
Penulis 8

Membeli sebuah Medium SUV di kelas premium memerlukan analisis yang objektif mengenai kesesuaian antara fitur yang ditawarkan dengan kebutuhan berkendara harian Anda. Sebagai kasta tertinggi dari lini Forester yang dipasarkan resmi di Indonesia, All New Subaru Forester 2. 5i-S EyeSight membawa sederet pembaruan yang memikat dari sisi mekanis dan keselamatan aktif. Namun, seperti halnya kendaraan lain di dunia, mobil ini mengusung beberapa karakteristik bawaan rekayasa Jepang yang mungkin tidak sesuai dengan preferensi semua konsumen otomotif di tanah air.

Sederet Kelebihan Utama All New Forester 2.5iS EyeSight

Kelebihan paling mutlak dari All New Subaru Forester terletak pada rekayasa sasis dan penggerak rodanya. Penggunaan Subaru Global Platform (SGP) berpadu dengan mesin Boxer 2.5L memberikan kedinamisan berkendara yang sangat superior. Karakter mesin horizontal ini membuat pusat gravitasi mobil sangat rendah, sehingga gejala limbung ( body roll ) khas SUV berpostur tinggi hampir tidak terasa sama sekali. Manuver tajam dapat dieksekusi dengan presisi tinggi layaknya mengemudikan sebuah mobil sedan sport.

Sistem penggerak permanen Symmetrical All-Wheel Drive (AWD) mekanis juga menjadi keunggulan murni yang tidak dimiliki oleh rival sekelasnya di Indonesia. Traksi roda ke permukaan jalan selalu terjaga optimal dalam kondisi cuaca ekstrem maupun jalanan licin berpasir. Kehadiran paket keselamatan aktif Subaru EyeSight generasi terbaru dengan teknologi tiga kamera juga memberikan perlindungan preventif yang sangat akurat, termasuk fitur Emergency Driving Stop System (EDSS) yang mampu menghentikan mobil secara otomatis jika pengemudi tidak responsif akibat kendala medis.

Aspek Kekurangan yang Perlu Menjadi Bahan Pertimbangan

Di balik segala keistimewaannya, efisiensi sektor bahan bakar menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan. Kombinasi antara mesin berkapasitas murni 2.500 cc Naturally Aspirated (N/A) dan sistem penggerak empat roda permanen (AWD) membuat konsumsi BBM Forester cenderung sedikit lebih boros untuk rute dalam kota yang padat ( stop-and-go ) dibandingkan dengan rival SUV yang mengadopsi mesin turbo berkapasitas kecil atau penggerak roda depan (FWD).

Kekurangan berikutnya terletak pada karakter penyaluran tenaga dari transmisi Lineartronic CVT-nya. Meskipun respon perpindahan rantai bajanya sudah disempurnakan dan sangat halus, bagi pengemudi yang menyukai sensasi akselerasi instan yang menghentak dadakan,karakter penyaluran tenaga Forester terasa terlalu linier dan progresif.Terakhir,jajaran jaringan bengkel resmi Plaza Subaru saat ini masih terhenti di kota-kota besar di Indonesia,yang menjadi catatan penting bagi calon konsumen yang berdomisili di area luar pulau atau daerah pelosok.

Kesesuaian Nilai Investasi (Nilai untuk Uang)

Meskipun memiliki beberapa catatan fungsional,Subaru Forester 2.0 yang Serba Baru.5i-S EyeSight tetap menawarkannilai uangyang sangat tinggi bagi segmentasi pasar tertentu.Mobil ini merupakan pilihan terbaik bagi konsumen yang menghargai kualitas rancang bangun mekanis tulen,ketahanan jangka panjang,dan tingkat keselamatan berkendara yang mengorbankan perlindungan keluarga.Bagi mereka yang bosan dengan SUV mainstream dan mendambakan mobil dengan karakter petualang sejati,Forester menyajikan paket kepemilikan yang sangat bernilai.