Kelebihan Kekurangan Avanza Veloz 1.5 M/T 2015 Mantap Menanjak Tapi Suspensi Agak Keras - Mobil.id

Kelebihan Kekurangan Avanza Veloz 1.5 M/T 2015 Mantap Menanjak Tapi Suspensi Agak Keras


HomeBlog

Toyota
Kelebihan Kekurangan Avanza Veloz 1.5 M/T 2015 Mantap Menanjak Tapi Suspensi Agak Keras
Penulis 9

Toyota Avanza Veloz 1.5 transmisi manual tahun produksi 2015 generasi Grand New hadir sebagai varian teratas segmen Low MPV. Mobil ini diluncurkan untuk menyasar keluarga muda dan konsumen komuter perkotaan di Indonesia yang menginginkan kendaraan harian yang tangguh. Varian tertinggi ini dikenal memiliki nilai jual stabil serta performa andal untuk mobilitas harian. Berdasarkan himpunan data keluhan mekanis bengkel spesialis Toyota dan catatan kegagalan komponen periode 2020-2026, unit berpenggerak roda belakang ini menawarkan efisiensi perawatan jangka panjang yang tinggi bagi para pemiliknya.

Informasi teknis dari hasil investigasi ini sengaja disajikan secara gamblang dan sangat relevan bagi Anda yang berencana menjadi pembeli sekunder. Tujuannya adalah agar Anda dapat mengantisipasi tingkat keausan komponen sasis unibody mobil ini. Anda juga bisa menimbang apa saja titik lemah mekanisnya secara matang sebelum melakukan transaksi pembelian di pasar mobil bekas saat ini.

Keunggulan untuk Dipertimbangkan

Keunggulan utama Toyota Avanza Veloz 1.5 M/T 2015 terletak pada aplikasi mesin baru berkode 2NR-VE berkapasitas 1.500 cc yang andal.

Mesin ini sudah dilengkapi dengan teknologi Dual VVT-i yang canggih sehingga mampu menghasilkan penyaluran tenaga sebesar 104 PS secara linear.

  • Mesin baru berkode 2NR-VE berkapasitas 1.500 cc

  • Teknologi Dual VVT-i membuat tenaga 104 PS linear

  • Getaran mesin jauh lebih halus dibanding generasi pendahulu

  • Sistem penggerak roda belakang memberikan traksi mekanis mutlak

Karakter mesin baru ini terasa jauh lebih halus dan minim getaran jika dibandingkan dengan mesin yang digunakan pada generasi pendahulunya.

Sistem penggerak roda belakang (RWD) dengan rigid axle dan per keong memberikan traksi mekanis mutlak yang sangat tangguh saat berkendara.

  • Tangguh melibas tanjakan terjal dengan beban muatan penuh

  • Durabilitas kaki-kaki badak menghadapi kondisi jalan rusak

  • Biaya suku cadang fast-moving dan slow-moving sangat murah

  • Ketersediaan komponen melimpah hingga ke pelosok daerah

Sistem penggerak ini sangat diandalkan ketika Anda harus melibas tanjakan terjal dengan kondisi beban muatan mobil yang terisi penuh.

Durabilitas komponen kaki-kakinya juga terkenal badak dan sangat awet meskipun sering dipaksa untuk menghadapi kondisi jalanan yang rusak atau berlubang.

Nilai tambah lainnya adalah biaya suku cadang fast-moving maupun slow-moving yang sangat murah dan tidak akan menguras kantong Anda secara berlebih.

Ketersediaan komponen komponen tersebut juga sangat melimpah dari kota besar hingga ke pelosok daerah di seluruh wilayah Indonesia sampai saat ini.

Selain itu, nilai jual kembali (resale value) mobil ini terbukti bertahan sangat kuat di pasar sekunder karena peminatnya yang selalu ramai.

Kekurangan yang Jadi Pertimbangan

Kekurangan krusial yang sering dikeluhkan oleh para pemilik mobil ini berpusat pada tingkat kekerasan bantingan komponen suspensi belakang yang terasa kaku.

Suspensi yang kaku ini sering memicu gejala membal atau mengayun (bouncing) berlebih saat mobil dikendarai sendirian tanpa adanya muatan di belakang.

Kualitas peredaman kabin (NVH) mobil ini juga tergolong sangat minim sehingga suara bising dari luar masih mudah masuk ke dalam kabin.

  • Kekerasan bantingan suspensi belakang cenderung terasa kaku

  • Memicu gejala mengayun berlebih saat tanpa muatan

  • Kualitas peredaman kabin tergolong masih sangat minim

  • Desau angin menyusup dominan pada kecepatan tinggi

Suara desau angin dan gemuruh ban dari luar masih menyusup masuk secara dominan pada kecepatan di atas 80 km/jam di jalan tol.

Sektor transmisi manual mobil ini juga kadang mengalami gejala perpindahan gigi mundur atau gigi R yang terasa agak keras saat dioperasikan.

  • Gigi mundur agak keras jika pelumasan oli girboks menurun

  • Material plat bodi luar mobil ini relatif tipis

  • Rentan mengalami penyok halus akibat benturan ringan

Gejala tersangkut ini biasanya terjadi jika kondisi pelumasan oli girboks sudah mulai menurun kualitasnya dan harus segera diganti dengan oli baru.

Ditambah lagi, material plat bodi luar mobil ini relatif tipis sehingga rentan mengalami penyok halus jika terkena benturan ringan secara tidak sengaja.

Perbandingan dengan Rival Sekelas

Di kelas Low MPV seangkatannya, Toyota Avanza Veloz 1.5 M/T 2015 ini bersaing secara langsung dan ketat dengan Honda Mobilio 1.5 E M/T 2015.

Veloz mampu unggul mutlak dalam hal ketangguhan daya jelajah di medan luar kota yang menanjak berkat keandalan sistem penggerak roda belakangnya.

Mobil ini juga memiliki keunggulan berupa ground clearance yang lebih tinggi yaitu mencapai 200 mm untuk melewati berbagai rintangan jalanan dengan aman.

  • Veloz unggul ketangguhan medan menanjak berkat sistem RWD

  • Ground clearance Veloz tinggi mencapai angka 200 mm

  • Sasis semi-monokok Veloz lebih rigid memikul beban berat

  • Mobilio unggul posisi berkendara ergonomis menyerupai sedan

Daya tahan sasis semi-monokok milik Veloz juga terasa lebih rigid dan kokoh saat harus memikul beban muatan yang sangat berat secara konstan.

Namun, Honda Mobilio 1.5 E memiliki keunggulan tersendiri dari segi posisi berkendara yang terasa lebih ergonomis dan nyaman bagi pengemudi harian.

Ergonomi interior Mobilio juga menyerupai sedan dengan kestabilan menikung yang lebih baik karena memiliki karakter penggerak roda depan (FWD) yang minim body roll.

Selain itu, output tenaga mesin i-VTEC milik Mobilio secara di atas kertas tercatat lebih besar karena mampu menyentuh angka hingga 118 PS.

Kecocokan Bagi Pengguna

Unit bekas Toyota Avanza Veloz 1.5 M/T 2015 ini dipastikan sangat cocok untuk memenuhi kebutuhan keluarga urban yang memiliki mobilitas tinggi sehari-hari. Mobil ini juga ideal untuk para pengusaha jasa transportasi yang membutuhkan armada tangguh.

Konsumen yang tinggal di daerah sub-urban dengan kondisi infrastruktur jalan yang belum sepenuhnya rata juga akan sangat terbantu oleh mobil ini. Profil pengguna mobil ini adalah mereka yang lebih memprioritaskan aspek fungsionalitas murni sebuah kendaraan keluarga.

Para pengguna ini biasanya mengutamakan kepraktisan perawatan berkala yang dapat dilakukan dengan mudah di bengkel umum mana saja tanpa perlu alat khusus. Mereka juga menyukai kemudahan likuiditas aset kendaraan ini jika sewaktu-waktu ingin menjualnya kembali.

Kelompok pengguna ini umumnya tidak terlalu memedulikan aspek kemewahan interior atau kesunyian akustik kabin yang mewah. Mereka juga tidak membutuhkan kehadiran fitur-fitur berkendara yang terlalu kompleks atau canggih untuk menemani perjalanan harian mereka.

FAQ Veloz Generasi Grand New

  1. Mengapa terdengar bunyi ketukan samar dari area gardan belakang Veloz 2015 saat mulai jalan?

Bunyi tersebut umumnya bersumber dari keausan komponen karet bushing link stabilizer atau mulai longgarnya backlash pada gigi differential akibat faktor usia pakai. Solusinya memerlukan penyetelan ulang atau penggantian oli gardan berspesifikasi SAE 90 secara rutin.

  1. Bagaimana cara meminimalkan gejala bantingan suspensi belakang Veloz bekas yang terlalu membal?

Anda dapat mengganti komponen shock absorber bawaan pabrik dengan produk aftermarket berkarakter heavy duty atau tipe gas berspesifikasi lebih empuk. Anda juga bisa menambahkan komponen karet dumper suspensi pada ulir per keong belakang.

  1. Apakah tipe mesin 2NR-VE Dual VVT-i pada Veloz tahun 2015 rentan mengalami masalah oil sludge?

Mesin ini tergolong sangat andal, namun penumpukan lumpur oli tetap dapat terjadi apabila pemilik sebelumnya sering menggunakan oli mineral berkualitas rendah. Kerusakan dipicu karena tidak disiplin mengganti oli tiap 5.000 kilometer, sehingga disarankan melakukan engine flush.

  1. Berapa estimasi biaya untuk melakukan peremajaan satu set kopling manual di bengkel?

Estimasi total biaya penggantian satu set komponen kopling yang meliputi matahari, kampas kopling, dan bearing pelepas berkisar antara Rp1,3 juta hingga Rp1,9 juta. Biaya tersebut sudah termasuk dengan hitungan ongkos jasa rakit mekanik bengkel.