Kesan Pertama Mengendarai Ford Everest di Jalur Pegunungan yang Menantang - Mobil.id

Kesan Pertama Mengendarai Ford Everest di Jalur Pegunungan yang Menantang


HomeBlog

ford
Kesan Pertama Mengendarai Ford Everest di Jalur Pegunungan yang Menantang
Penulis 1

Ford Everest menjadi salah satu SUV ladder frame yang banyak menarik perhatian pecinta kendaraan petualang karena menawarkan kombinasi kenyamanan, teknologi modern, dan kemampuan off-road yang mumpuni. Saat pertama kali mengendarainya di jalur pegunungan yang menantang, kesan yang muncul adalah rasa percaya diri tinggi berkat posisi duduk yang tinggi serta visibilitas luas ke segala arah.

Desain bodi yang besar tidak membuat Everest terasa sulit dikendalikan. Justru pengaturan kemudi elektrik memberikan respons yang cukup ringan ketika melewati tikungan tajam khas jalur pegunungan. Hal ini menjadi nilai tambah bagi pengemudi yang sering menghadapi medan berliku dengan tingkat elevasi yang berubah-ubah.

Ford Everest generasi terbaru hadir dengan platform yang sama dengan Ford Ranger. Struktur sasis tersebut dirancang untuk menghadapi berbagai kondisi jalan, mulai dari aspal mulus hingga jalur berbatu dan tanjakan ekstrem. Kemampuan inilah yang langsung terasa ketika kendaraan mulai memasuki area pegunungan dengan kontur jalan yang tidak rata.

Performa Mesin yang Memberikan Rasa Percaya Diri

Salah satu faktor penting ketika mengemudi di daerah pegunungan adalah ketersediaan tenaga dan torsi yang memadai. Ford Everest menawarkan pilihan mesin diesel 2.0 liter Bi-Turbo yang menghasilkan tenaga sekitar 209 hp dan torsi 500 Nm. Pada varian lebih tinggi tersedia mesin 3.0 liter V6 Turbo Diesel dengan tenaga sekitar 247 hp dan torsi mencapai 600 Nm. Mesin tersebut dipadukan dengan transmisi otomatis 10 percepatan yang dirancang untuk menjaga efisiensi sekaligus performa.

Saat menghadapi tanjakan panjang, karakter torsi besar langsung terasa. Pengemudi tidak perlu terlalu sering menginjak pedal gas dalam-dalam karena tenaga sudah tersedia sejak putaran mesin rendah. Kondisi ini sangat membantu ketika kendaraan membawa penumpang penuh maupun barang bawaan dalam jumlah banyak.

Perpindahan gigi transmisi juga berlangsung halus. Pada tanjakan curam, sistem transmisi mampu memilih rasio yang sesuai sehingga mesin tetap bekerja optimal tanpa kehilangan momentum. Respons tersebut memberikan pengalaman berkendara yang lebih nyaman dibandingkan SUV konvensional yang memiliki torsi lebih kecil.

Stabil Saat Melintasi Tikungan Pegunungan

Jalur pegunungan identik dengan tikungan tajam dan jalan berkelok yang menguji kestabilan kendaraan. Ford Everest memberikan kesan positif berkat pengaturan suspensi yang mampu menyeimbangkan kenyamanan dan pengendalian.

Meski memiliki dimensi besar, gejala body roll masih tergolong terkendali. Saat memasuki tikungan dengan kecepatan menengah, kendaraan tetap terasa stabil dan tidak menimbulkan rasa limbung berlebihan. Sistem Electronic Stability Control turut membantu menjaga arah kendaraan agar tetap sesuai dengan input kemudi.

Wheelbase yang panjang juga berkontribusi terhadap kestabilan ketika melaju pada kecepatan tinggi di jalan pegunungan yang relatif terbuka. Pengemudi dapat mempertahankan laju kendaraan dengan rasa aman tanpa harus melakukan koreksi kemudi secara berlebihan.

Kemampuan Suspensi Menyerap Guncangan

Kondisi jalan pegunungan sering kali tidak sempurna. Lubang, sambungan aspal, hingga permukaan bergelombang menjadi tantangan tersendiri. Pada situasi tersebut, Ford Everest menunjukkan kualitas suspensinya yang cukup impresif.

Suspensi depan double wishbone dan sistem suspensi belakang yang telah disempurnakan mampu meredam guncangan dengan baik. Penumpang tetap merasa nyaman meskipun kendaraan melintasi jalan rusak dalam waktu lama. Karakter suspensi yang tidak terlalu keras membuat perjalanan jauh terasa lebih menyenangkan.

Ketika roda menghantam permukaan jalan yang tidak rata, suara benturan yang masuk ke kabin juga relatif minim. Hal ini menunjukkan kualitas peredaman kabin yang cukup baik untuk sebuah SUV ladder frame.

Fitur Berkendara yang Membantu di Medan Sulit

Ford Everest modern dilengkapi berbagai teknologi pendukung yang sangat berguna saat melintasi jalur pegunungan. Salah satunya adalah sistem Drive Mode yang memungkinkan pengemudi memilih mode berkendara sesuai kondisi medan.

Pada varian penggerak empat roda, tersedia mode Normal, Eco, Tow/Haul, Slippery, Mud/Ruts, dan Sand. Pengaturan ini membantu kendaraan menyesuaikan distribusi tenaga dan respons throttle agar lebih optimal di berbagai kondisi jalan.

Hill Descent Control menjadi fitur yang sangat terasa manfaatnya ketika menghadapi turunan panjang dan curam. Sistem ini menjaga kecepatan kendaraan secara otomatis sehingga pengemudi tidak perlu terus-menerus menginjak rem.

Selain itu, terdapat Hill Start Assist yang membantu mencegah kendaraan mundur saat berhenti di tanjakan. Fitur tersebut sangat membantu terutama bagi pengemudi yang belum terbiasa menghadapi jalur pegunungan ekstrem.

Kabin Nyaman untuk Perjalanan Jarak Jauh

Perjalanan menuju kawasan pegunungan umumnya membutuhkan waktu yang tidak singkat. Oleh karena itu, kenyamanan kabin menjadi aspek penting yang menentukan kualitas perjalanan.

Ford Everest menawarkan kabin luas dengan konfigurasi tujuh penumpang. Ruang kepala dan ruang kaki terasa lega pada baris pertama maupun kedua. Material interior yang digunakan juga memberikan kesan premium sehingga meningkatkan kenyamanan selama perjalanan.

Layar infotainment berukuran hingga 12 inci yang didukung sistem SYNC 4 memungkinkan akses berbagai fitur hiburan dan navigasi secara mudah. Konektivitas smartphone juga berjalan lancar sehingga penumpang dapat menikmati perjalanan tanpa merasa bosan.

Kualitas peredaman suara kabin menjadi salah satu kejutan positif. Suara mesin diesel, angin, dan gesekan ban dapat ditekan dengan baik sehingga suasana kabin tetap tenang meskipun kendaraan melaju di jalan menanjak.

Ground Clearance Mendukung Eksplorasi Pegunungan

Salah satu keunggulan utama Ford Everest adalah ground clearance yang tinggi. Pada generasi terbaru, jarak terendah ke tanah mencapai sekitar 226–231 mm tergantung varian. Angka tersebut memungkinkan kendaraan melewati jalan berbatu dan medan tidak rata dengan lebih aman.

Ketika menghadapi jalan sempit yang dipenuhi batu atau bekas longsoran kecil, pengemudi tidak perlu terlalu khawatir bagian bawah kendaraan akan bersentuhan dengan permukaan jalan. Kemampuan ini memberikan kebebasan lebih besar untuk menjelajahi area pegunungan yang belum banyak tersentuh kendaraan biasa.

Varian 4WD juga dilengkapi differential lock belakang yang membantu menjaga traksi ketika salah satu roda kehilangan cengkeraman. Teknologi tersebut sangat berguna saat melewati jalan tanah basah atau berbatu licin.

Sistem Keselamatan yang Menambah Ketenangan

Jalur pegunungan memiliki risiko lebih tinggi dibandingkan jalan perkotaan. Ford Everest menghadirkan berbagai fitur keselamatan modern untuk mengurangi risiko tersebut.

Fitur Adaptive Cruise Control, Blind Spot Monitoring, Lane Keeping Assist, Autonomous Emergency Braking, hingga kamera 360 derajat membantu pengemudi tetap fokus selama perjalanan. Sistem pengereman ABS, Electronic Brakeforce Distribution, dan Traction Control juga bekerja efektif saat kendaraan menghadapi kondisi jalan yang berubah-ubah.

Kombinasi teknologi tersebut memberikan rasa aman lebih tinggi, terutama ketika berkendara di jalur pegunungan yang memiliki tikungan tajam dan jarak pandang terbatas.