
Ford Everest dan Mesin Diesel Modern
Ford Motor Company menghadirkan Ford Everest sebagai SUV yang menggabungkan:
Tenaga besar
Kenyamanan touring
Kemampuan adventure
Teknologi modern
Namun karena dimensinya cukup besar, banyak orang penasaran:
Apakah konsumsi BBM Ford Everest boros atau justru cukup irit?
Jawabannya tergantung:
Varian mesin
Gaya berkendara
Kondisi jalan
Beban kendaraan
Mesin Diesel Jadi Faktor Utama
Ford Everest menggunakan mesin diesel turbo modern yang terkenal memiliki:
Torsi besar
Efisiensi lebih baik dibanding bensin
Tenaga bawah kuat
Cocok untuk SUV besar
Beberapa pasar mendapatkan mesin:
2.0L Turbo Diesel
dan
3.0L V6 Turbo Diesel
Keduanya memiliki karakter yang cukup efisien untuk ukuran SUV ladder frame besar.
Konsumsi BBM untuk Dalam Kota
Untuk penggunaan perkotaan, Everest sebenarnya tidak bisa disebut sangat irit, tetapi juga tidak terlalu boros untuk ukuran SUV besar.
Faktor yang mempengaruhi:
Macet
Stop-and-go traffic
AC aktif terus
Bobot kendaraan besar
Ford Everest Titanium biasanya terasa lebih nyaman dibanding fokus mengejar efisiensi ekstrem.
Karakter SUV ini memang lebih condong ke:
Touring
Perjalanan jauh
Kendaraan keluarga premium
Konsumsi BBM di Jalan Tol Lebih Baik
Saat digunakan di jalan tol atau perjalanan luar kota, Everest justru terasa lebih efisien.
Keunggulannya:
Putaran mesin rendah
Torsi besar membuat mesin tidak bekerja terlalu keras
Stabil di kecepatan tinggi
Karena itu banyak pengguna merasa Everest lebih cocok digunakan:
Touring
Road trip
Perjalanan antarkota
dibanding hanya untuk mobilitas perkotaan pendek.
Transmisi Modern Membantu Efisiensi
Ford Everest modern menggunakan transmisi otomatis modern dengan perpindahan gigi halus.
Kelebihannya:
RPM lebih stabil
Perjalanan lebih santai
Membantu efisiensi bahan bakar
Transmisi ini juga membuat karakter berkendara terasa lebih refined.
Ukuran Kendaraan Tetap Berpengaruh
Meski menggunakan mesin diesel modern, Everest tetap kendaraan besar.
Faktor yang mempengaruhi konsumsi BBM:
Bobot berat
Ban besar
Ground clearance tinggi
Sistem 4WD pada varian tertentu
Karena itu konsumsi BBM-nya tentu berbeda dibanding crossover kecil atau MPV ringan.
Cocok untuk Pengguna yang Sering Touring
Ford Everest Wildtrak terasa lebih masuk akal untuk pengguna yang:
Sering bepergian jauh
Suka road trip
Membawa keluarga
Touring pegunungan
Di kondisi seperti ini, mesin diesel Everest justru terasa nyaman dan efisien.
Gaya Berkendara Sangat Menentukan
Konsumsi BBM Everest sangat dipengaruhi gaya berkendara.
Jika Berkendara Santai
Konsumsi lebih stabil
Mesin diesel terasa efisien
Jika Agresif
Turbo lebih sering bekerja
Konsumsi meningkat
SUV besar seperti Everest memang lebih cocok dikendarai dengan karakter santai dan smooth.
Dibanding Rival Jepang
Ford Everest sering dibandingkan dengan:
Toyota Fortuner
Mitsubishi Pajero Sport
Dalam hal konsumsi BBM:
Tidak berbeda terlalu jauh
Tetap tergolong wajar untuk kelas SUV ladder frame diesel
Namun Everest biasanya terasa lebih:
Halus
Modern
Refined
Kenyamanan Jadi Nilai Utama
Ford tampaknya memang lebih fokus menghadirkan:
Kenyamanan
Performa
Touring capability
dibanding mengejar efisiensi bahan bakar ekstrem.
Karena itu pengguna Everest biasanya lebih mementingkan:
Kabin nyaman
Mesin kuat
Pengalaman berkendara premium
Kekurangan yang Tetap Perlu Diperhatikan
1. Tidak Seirit Mobil Kecil
Karena dimensinya besar dan bobotnya berat.
2. Varian 4WD Lebih Boros
Sistem penggerak tambahan mempengaruhi efisiensi.
3. Penggunaan Kota Padat Membuat Konsumsi Naik
Macet panjang tentu berdampak besar pada konsumsi BBM.
Jadi, Boros atau Irit?
Jawabannya:
relatif efisien untuk ukuran SUV ladder frame besar.
Ford Everest bukan SUV yang fokus utama pada irit BBM, tetapi lebih pada:
Kenyamanan
Tenaga
Touring
Kemampuan adventure
Jika digunakan sesuai karakternya, terutama untuk perjalanan jauh dan touring, konsumsi BBM Everest masih tergolong masuk akal di kelasnya.