Lexus dan Inovasi Teknologi Torque Vectoring untuk Meningkatkan Stabilitas dan Performa Berkendara - Mobil.id

Lexus dan Inovasi Teknologi Torque Vectoring untuk Meningkatkan Stabilitas dan Performa Berkendara


HomeBlog

Lexus
Lexus dan Inovasi Teknologi Torque Vectoring untuk Meningkatkan Stabilitas dan Performa Berkendara
Penulis 12

Perkembangan teknologi otomotif modern telah mengubah cara kendaraan mempertahankan stabilitas ketika melaju pada berbagai kondisi jalan. Salah satu inovasi yang kini banyak diterapkan pada kendaraan premium adalah Torque Vectoring, yaitu sistem yang mampu mengatur distribusi torsi secara independen ke setiap roda untuk meningkatkan traksi, pengendalian, dan keselamatan. Lexus mengembangkan teknologi ini sebagai bagian dari komitmennya menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih presisi tanpa mengorbankan kenyamanan.

Pada kendaraan konvensional, tenaga dari mesin atau motor listrik umumnya dibagi secara merata ke roda penggerak. Dalam kondisi tertentu, seperti saat menikung tajam atau melewati jalan licin, distribusi tenaga yang sama ke setiap roda tidak selalu menghasilkan pengendalian yang optimal. Torque Vectoring hadir untuk mengatasi keterbatasan tersebut dengan mengatur besarnya torsi sesuai kebutuhan masing-masing roda.

Sistem Torque Vectoring Lexus bekerja melalui kombinasi sensor kecepatan roda, sensor sudut kemudi, giroskop, sensor percepatan lateral, serta komputer pengendali berkecepatan tinggi. Semua data dianalisis secara real-time untuk menentukan roda mana yang membutuhkan tenaga lebih besar atau lebih kecil.

Ketika kendaraan memasuki tikungan, roda bagian luar memiliki lintasan yang lebih panjang dibandingkan roda bagian dalam. Sistem Torque Vectoring dapat mengirimkan torsi lebih besar ke roda luar sehingga kendaraan lebih mudah mengikuti arah kemudi. Hasilnya adalah pengendalian yang lebih stabil, minim gejala understeer, dan memberikan rasa percaya diri kepada pengemudi.

Pada permukaan jalan yang licin akibat hujan atau pasir, teknologi ini membantu menjaga traksi kendaraan. Jika salah satu roda kehilangan daya cengkeram, sistem segera mengurangi tenaga pada roda tersebut dan mengalihkan torsi ke roda yang memiliki traksi lebih baik. Proses ini berlangsung dalam hitungan milidetik tanpa memerlukan intervensi pengemudi.

Lexus mengintegrasikan Torque Vectoring dengan sistem Dynamic Vehicle Control, Adaptive Variable Suspension, serta Electronic Stability Control. Kolaborasi berbagai sistem ini menghasilkan respons kendaraan yang lebih harmonis pada berbagai situasi berkendara.

Pada kendaraan hybrid dan listrik, penerapan Torque Vectoring menjadi lebih efektif karena motor listrik mampu mengatur distribusi tenaga dengan tingkat presisi yang sangat tinggi. Respons motor listrik yang instan memungkinkan perubahan distribusi torsi dilakukan hampir tanpa jeda, sehingga karakter pengendalian kendaraan menjadi lebih dinamis.

Selain meningkatkan performa, Torque Vectoring juga membantu efisiensi energi. Dengan menyalurkan tenaga hanya ke roda yang benar-benar membutuhkan, kehilangan energi akibat selip roda dapat diminimalkan. Hal ini memberikan kontribusi terhadap penghematan energi, terutama pada kendaraan elektrifikasi.

Lexus melakukan pengujian teknologi ini di berbagai lintasan, mulai dari sirkuit berkecepatan tinggi, jalan pegunungan, permukaan bersalju, hingga jalan basah. Pengujian tersebut memastikan bahwa sistem mampu bekerja secara konsisten dalam berbagai kondisi.

Di Indonesia, manfaat Torque Vectoring dapat dirasakan saat berkendara di jalan berkelok, jalur pegunungan, maupun saat menghadapi hujan deras yang mengurangi daya cengkeram ban. Teknologi ini membantu meningkatkan stabilitas sekaligus memberikan rasa aman kepada pengemudi.

Ke depan, Lexus berencana menggabungkan Torque Vectoring dengan kecerdasan buatan yang mampu mempelajari gaya berkendara pengguna. Sistem akan menyesuaikan distribusi tenaga secara otomatis berdasarkan karakter pengemudi dan kondisi jalan yang sering dilalui.

Melalui pengembangan Torque Vectoring, Lexus menunjukkan bahwa distribusi tenaga bukan hanya soal performa, tetapi juga bagian penting dari sistem keselamatan aktif. Inovasi ini memperkuat karakter kendaraan Lexus sebagai mobil premium yang menghadirkan kombinasi antara kenyamanan, presisi, dan keamanan.