Lexus dan Pengembangan Advanced Driver Monitoring System untuk Keselamatan Berkendara - Mobil.id

Lexus dan Pengembangan Advanced Driver Monitoring System untuk Keselamatan Berkendara


HomeBlog

Lexus
Lexus dan Pengembangan Advanced Driver Monitoring System untuk Keselamatan Berkendara
Penulis 12

Keselamatan berkendara modern tidak hanya bergantung pada kemampuan kendaraan membaca kondisi jalan, tetapi juga pada kemampuan sistem memahami kondisi pengemudi. Lexus mengembangkan Advanced Driver Monitoring System (DMS) sebagai teknologi yang mampu memantau perhatian, kondisi fisik, dan tingkat kewaspadaan pengemudi secara real-time untuk meningkatkan keselamatan berkendara secara menyeluruh.

Driver Monitoring System bekerja menggunakan kamera dan sensor yang ditempatkan di area kabin, terutama yang mengarah ke wajah pengemudi. Sistem ini menganalisis berbagai parameter seperti arah pandangan mata, kedipan, posisi kepala, dan ekspresi wajah untuk menentukan tingkat fokus pengemudi.

Jika sistem mendeteksi tanda-tanda kelelahan seperti mata yang sering terpejam, pandangan yang tidak fokus, atau respons yang melambat, kendaraan akan memberikan peringatan bertahap. Peringatan ini bisa berupa suara, getaran pada kemudi, atau notifikasi visual pada panel instrumen digital.

Lexus mengintegrasikan DMS dengan sistem bantuan pengemudi lainnya seperti lane keeping assist dan adaptive cruise control. Ketika pengemudi tidak merespons dengan baik, sistem dapat meningkatkan tingkat intervensi untuk membantu menjaga kendaraan tetap berada di jalur yang aman.

Teknologi ini juga mampu mengenali tingkat distraksi, misalnya ketika pengemudi terlalu lama melihat ke layar infotainment atau tidak memperhatikan jalan. Dalam kondisi tersebut, sistem akan memberikan peringatan agar perhatian kembali ke kondisi berkendara.

Selain aspek keselamatan, Lexus juga mengembangkan DMS untuk meningkatkan kenyamanan berkendara. Sistem dapat mengenali kondisi emosional pengemudi secara sederhana dan menyesuaikan lingkungan kabin seperti pencahayaan, suhu, atau musik yang diputar.

Pada kendaraan elektrifikasi, Advanced Driver Monitoring System dapat berkolaborasi dengan sistem efisiensi energi. Ketika pengemudi menunjukkan gaya berkendara yang tidak stabil akibat kelelahan, sistem dapat memberikan rekomendasi untuk beristirahat atau mengubah mode berkendara agar lebih aman dan efisien.

Lexus menggunakan kecerdasan buatan untuk meningkatkan akurasi sistem monitoring. AI mempelajari pola perilaku pengemudi dari waktu ke waktu sehingga dapat membedakan antara kebiasaan normal dan tanda-tanda kelelahan yang sebenarnya.

Privasi menjadi aspek penting dalam pengembangan teknologi ini. Data yang dikumpulkan oleh sistem diproses secara lokal di dalam kendaraan dan tidak disimpan dalam bentuk yang dapat mengidentifikasi pengguna secara pribadi tanpa izin.

Di Indonesia, teknologi Driver Monitoring System sangat relevan karena kondisi lalu lintas yang padat dan perjalanan jarak jauh yang sering ditemui dapat meningkatkan risiko kelelahan pengemudi. Sistem ini membantu mengurangi potensi kecelakaan akibat kurangnya konsentrasi.

Lexus juga melakukan pengujian sistem dalam berbagai kondisi pencahayaan, cuaca, dan situasi berkendara untuk memastikan akurasi tetap terjaga dalam semua kondisi.

Ke depan, Lexus meneliti pengembangan sistem yang lebih canggih dengan kemampuan mendeteksi tanda-tanda stres dan kondisi kesehatan secara lebih mendalam melalui sensor biometrik.

Melalui Advanced Driver Monitoring System, Lexus menunjukkan bahwa keselamatan masa depan tidak hanya berasal dari teknologi kendaraan, tetapi juga dari kemampuan memahami manusia sebagai bagian penting dari sistem berkendara.