Lexus ES 300h Bekas Tahun 2021-2023: Panduan Membeli dan Komponen yang Wajib Dicek - Mobil.id

Lexus ES 300h Bekas Tahun 2021-2023: Panduan Membeli dan Komponen yang Wajib Dicek


HomeBlog

Lexus
Lexus ES 300h Bekas Tahun 2021-2023: Panduan Membeli dan Komponen yang Wajib Dicek
Penulis 7

Pasar sedan premium bekas di Indonesia selalu memiliki daya tarik tersendiri, terutama bagi mereka yang menginginkan kenyamanan kelas atas tanpa harus menanggung depresiasi harga mobil baru yang tinggi. Salah satu kandidat terkuat di segmen ini adalah Lexus ES 300h. Sebagai sedan berteknologi Self-Charging Hybrid, model lansiran tahun 2021 hingga 2023 menawarkan kombinasi sempurna antara kemewahan, efisiensi bahan bakar yang luar biasa, dan durabilitas khas pabrikan Jepang.

Membeli mobil mewah hibrida dalam kondisi seken memerlukan ketelitian yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan membeli mobil bermesin bensin konvensional. Teknologi canggih yang diusungnya menuntut pemahaman mendalam mengenai komponen apa saja yang rawan mengalami keausan seiring berjalannya waktu. Artikel ini akan mengupas tuntas panduan membeli serta komponen-komponen krusial yang wajib Anda periksa sebelum menandatangani kuitansi pembelian.

Mengapa Memilih Lexus ES 300h Tahun 2021-2023?

Pada rentang tahun 2021 hingga 2023, Lexus ES 300h yang merupakan bagian dari generasi ketujuh (kode bodi XZ10) mendapatkan beberapa penyegaran (facelift) yang sangat signifikan di pasar Indonesia. Salah satu perubahan paling krusial yang dilakukan oleh pihak pabrikan adalah pembaruan pada sistem infotainment. Lexus akhirnya mendengarkan masukan konsumen dengan menggeser posisi layar sentuh menjadi lebih maju sebanyak 112 mm ke arah pengemudi dan mengubahnya menjadi touchscreen penuh, menggantikan sistem Remote Touch Interface atau touchpad lama yang sering dikritik karena sulit dioperasikan saat berkendara.

Selain pembaruan estetika eksterior seperti desain grille depan yang lebih tajam dan lampu utama tiga proyektor LED yang baru, fitur keselamatan aktif yang terangkum dalam Lexus Safety System+ (LSS+) juga ditingkatkan ke versi 2.5. Fitur ini mencakup Pre-Collision System yang lebih sensitif mendeteksi pejalan kaki di malam hari, serta Intersection Turn Assist yang meminimalisasi risiko tabrakan saat berbelok di persimpangan jalan.

Dari sektor dapur pacu, unit lansiran tahun ini menggendong mesin berkode A25A-FXS dengan kapasitas 2.500 cc 4-silinder siklus Atkinson. Mesin bensin ini bekerja secara sinergis dengan motor listrik magnet permanen. Sinergi kedua penggerak ini menghasilkan tenaga kolektif sebesar 215 horsepower yang disalurkan ke roda depan. Karakteristik utama dari mesin siklus Atkinson adalah efisiensi termal yang sangat tinggi. Tidak heran jika konsumsi bahan bakar sedan eksekutif berbobot hampir 1,7 ton ini mampu menyentuh angka 1:20 hingga 1:22 kilometer per liter untuk penggunaan rute kombinasi tol dan kemacetan kota besar seperti Jakarta atau Bandung.

Komponen yang Wajib Dicek Sebelum Membeli

Meskipun Lexus secara konsisten menduduki peringkat teratas dalam berbagai survei reliabilitas global mengungguli rival-rival premiumnya dari Eropa, statusnya sebagai kendaraan elektrifikasi tetap menuntut inspeksi yang spesifik. Komponen elektronik tegangan tinggi memiliki masa pakai tersendiri yang sangat dipengaruhi oleh cara berkendara dan kedisiplinan perawatan pemilik sebelumnya. Berikut adalah komponen utama yang wajib masuk dalam daftar pemeriksaan mendalam Anda:

1. Kesehatan Baterai Hybrid (Sistem NiMH / Li-ion)

Jantung dari efisiensi dan performa optimal ES 300h terletak pada baterai traksi hibridanya. Untuk model produksi 2021 hingga 2023, unit yang beredar di Indonesia umumnya menggunakan baterai Lithium-ion yang lebih ringan dan padat energi dibandingkan modul Nikel-Metal Hidrida lama. Berita baiknya, unit pada rentang tahun ini kemungkinan besar masih dilindungi oleh sisa garansi baterai resmi dari Lexus Indonesia yang biasanya berdurasi hingga 5 atau 10 tahun tanpa batasan kilometer, tergantung pada promo atau paket saat pembelian baru.

Namun, Anda tidak boleh berspekulasi. Sebelum membeli, bawalah mobil ke bengkel resmi Lexus untuk dilakukan diagnostic scan menggunakan alat pemindai khusus (Techstream). Mintalah mekanik untuk membaca nilai State of Health (SOH) dari baterai hibrida tersebut. Periksa hambatan internal (internal resistance) pada setiap blok sel baterai. Jika ada perbedaan tegangan yang terlalu jauh antar-sel atau terdapat kode kerusakan (DTC) yang tersimpan seperti P0A80 (perintah penggantian baterai), urungkan niat Anda atau mintalah potongan harga yang signifikan karena biaya penggantian baterai baru di luar masa garansi dapat mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.

2. Transmisi e-CVT dan Komponen Inverter

Berbeda dengan transmisi CVT konvensional yang mengandalkan sabuk baja dan puli yang rentan aus, sistem e-CVT (electronic Continuously Variable Transmission) pada Lexus menggunakan mekanisme roda gigi planet (planetary gear set) yang menghubungkan mesin bensin, motor generator satu, dan motor generator dua. Sistem mekanis ini sebetulnya sangat kokoh dan jarang sekali mengalami kerusakan mekanis.

Komponen yang justru perlu diwaspadai adalah inverter dan converter assembly yang bertugas mengubah arus searah (DC) dari baterai menjadi arus bolak-balik (AC) untuk menggerakkan motor listrik, serta sebaliknya saat deselerasi. Komponen ini bekerja di bawah suhu tinggi dan tegangan listrik mencapai ratusan volt. Saat melakukan sesi test drive, matikan sistem audio dan rasakan kehalusan transisi ketika mobil berpindah dari mode elektrik murni (EV Mode) ke mode mesin bensin. Jika Anda mendengar suara dengungan frekuensi tinggi yang sangat bising dari ruang mesin, atau merasakan adanya hentakan kasar yang tidak wajar saat mesin bensin mengambil alih daya dorong, hal tersebut bisa menjadi indikasi awal adanya malafungsi pada modul inverter atau komponen motor generator.

3. Kondisi Kaki-kaki dan Suspensi Elektrik

Lexus ES 300h sangat terkenal dengan karakter berkendaranya yang sangat mengisolasi guncangan (plush ride). Kenyamanan luar biasa ini didukung oleh konstruksi suspensi yang kompleks, di mana pada beberapa varian tertinggi seperti tipe Ultra Luxury, sudah dilengkapi dengan Adaptive Variable Suspension (AVS). Sistem ini secara elektronik dapat mengeraskan atau melembutkan redaman shock absorber berdasarkan kondisi jalan dan mode berkendara yang dipilih.

Mengingat kondisi infrastruktur jalan raya di Indonesia yang sering kali tidak rata dan berlubang, sektor kaki-kaki sering kali menjadi area yang mengalami keausan paling cepat. Lakukan inspeksi visual di kolong mobil menggunakan dongkrak atau car lift. Periksa dengan teliti apakah ada rembesan atau kebocoran oli pada tabung shock absorber, terutama pada soket kabel sensor elektrik AVS. Selain itu, dengarkan dengan saksama saat melewati jalan makadam atau polisi tidur kecil. Bunyi ketukan seperti "klotok-klotok" atau decitan karet menandakan bahwa komponen karet bushing arm, link stabilizer, tierod end, atau ball joint sudah aus dan membutuhkan peremajaan. Biaya penggantian komponen kaki-kaki elektrik orisinal Lexus terkenal cukup menguras kantong.

4. Sistem Rem Regeneratif (Actuator Brake)

Sistem pengereman pada mobil hybrid bekerja dengan prinsip yang berbeda dari mobil biasa. Saat Anda menginjak pedal rem secara halus, kaliper rem tidak langsung menjepit piringan cakram. Mobil memanfaatkan hambatan dari motor listrik untuk memperlambat laju kendaraan sekaligus mengubah energi kinetik menjadi energi listrik untuk mengisi ulang baterai. Proses ini diatur secara presisi oleh komponen bernama brake actuator atau modul hidrolik rem elektronik.

Komponen ini bekerja ekstra keras karena harus terus-menerus membagi porsi antara rem mekanis dan rem regeneratif. Untuk mendeteksi kesehatan brake actuator, nyalakan mesin mobil dalam kondisi diam dan posisi transmisi di P. Injak pedal rem beberapa kali secara mendalam, kemudian tahan. Dengarkan dengan saksama apakah ada suara dengungan pompa hidrolik yang bekerja terlalu sering (misalnya setiap 5 sampai 10 detik sekali tanpa melepas pedal rem). Jika pompa bekerja terlalu intens, hal tersebut menandakan adanya kebocoran tekanan internal pada tabung accumulator rem, yang jika dibiarkan dapat menyebabkan kegagalan sistem pengereman secara mendadak.

5. Fitur Elektronik Interior dan Sensor LSS+

Sebagai sedan mewah berfitur melimpah, penurunan fungsi pada sektor elektrikal interior adalah hal yang wajib dihindari. Pastikan semua tombol fisik maupun sensor sentuh di dalam kabin berfungsi dengan responsif. Uji fungsionalitas integrasi nirkabel Apple CarPlay dan Android Auto pada layar sentuh barunya. Jika unit yang Anda incar adalah varian tertinggi, periksa kualitas semburan suara dari sistem audio premium Mark Levinson yang memiliki 17 pengeras suara; pastikan tidak ada suara pecah atau distorsi pada frekuensi rendah maupun tinggi.

Jangan lupa untuk menguji fitur kenyamanan penumpang belakang, seperti tombol pengatur kemiringan sandaran jok elektrik (power reclining rear seat) yang berada di panel armrest tengah, serta tirai kaca samping manual dan tirai kaca belakang elektrik. Terakhir, lakukan simulasi berkendara di jalan tol untuk memastikan sensor kamera pada kaca depan dan radar pada logo Lexus di grille depan dapat membaca marka jalan dengan baik untuk mengaktifkan fitur Lane Tracing Assist serta Dynamic Radar Cruise Control.

Tips Berburu Lexus ES 300h Bekas Berkualitas

Teliti Filter Udara Pendingin Baterai Hybrid

Salah satu tips rahasia dalam membeli Lexus hybrid bekas adalah memeriksa kondisi filter udara pendingin baterai yang terletak di bagian bawah jok penumpang belakang sebelah kanan. Baterai Lithium-ion sangat sensitif terhadap suhu panas. Jika filter udara ini tersumbat oleh debu tebal, kotoran, atau bahkan tertutup oleh karpet tambahan non-standar, sirkulasi udara pendingin dari kabin menuju ruang baterai akan terhambat. Hal ini menyebabkan baterai mengalami overheating kronis yang secara drastis mempercepat penurunan kapasitas penyimpanan daya baterai. Pemilik yang teliti pasti akan menjaga kebersihan komponen kecil namun vital ini secara berkala.

Periksa Riwayat Servis Resmi secara Menyeluruh

Mobil hibrida mewah bukanlah jenis kendaraan yang bisa dirawat di sembarang bengkel umum pinggir jalan. Konstruksi kabel tegangan tinggi berwarna oranye yang melintasi kolong mobil membutuhkan penanganan dengan alat pelindung diri khusus dan mekanik yang telah tersertifikasi. Oleh karena itu, pastikan unit Lexus ES 300h bekas yang akan Anda beli memiliki buku servis dengan stempel resmi dari diler Lexus Indonesia (Lexus Gallery) atau jaringan bengkel Toyota resmi yang memiliki fasilitas perbaikan kendaraan hybrid. Riwayat servis yang rapi membuktikan bahwa mobil selalu mendapatkan pembaruan perangkat lunak (software update) terbaru untuk manajemen daya hibridanya serta penggantian oli mesin dengan viskositas yang tepat (umumnya menggunakan oli encer berspesifikasi 0W-16 atau 0W-20).

Waspadai Indikasi Unit Bekas Banjir

Mengingat posisi penempatan paket baterai traksi berada di bawah jok belakang dan sirkuit elektronik tegangan tinggi terdistribusi di area lantai kabin, paparan banjir adalah malapetaka terbesar bagi kendaraan elektrifikasi. Sangat disarankan untuk melakukan inspeksi menyeluruh pada area interior bawah. Angkat karpet dasar dan periksa apakah ada bekas endapan lumpur halus di sudut-sudut panel besi tersembunyi. Cium aroma kabin dengan saksama saat mobil baru pertama kali dibuka setelah dijemur; aroma apek yang kuat adalah indikasi kuat adanya air yang pernah merembes ke dalam kabin. Periksa juga baut-baut dudukan jok besi apakah menunjukkan tanda-tanda karat yang tidak wajar untuk mobil berusia muda.

Verifikasi Keaslian Angka Odometer

Lexus ES 300h sering kali dijadikan sebagai mobil operasional harian bagi para eksekutif atau kendaraan dinas direksi perusahaan besar karena menawarkan kenyamanan suspensi yang menyerupai tipe flagship Lexus LS, namun dengan biaya operasional bensin yang setara dengan mobil kota (city car). Oleh karena itu, angka jarak tempuh yang tinggi pada odometer adalah hal yang lumrah ditemui. Untuk unit lansiran tahun 2021 hingga 2023, angka kilometer idealnya berada di rentang 20.000 hingga 55.000 kilometer.

Jika Anda menemukan unit dengan penawaran odometer yang sangat rendah (misalnya di bawah 10.000 kilometer) namun kondisi fisik setir kulit sudah terlihat mengilap terkelupas, tombol-tombol konsol tengah pudar, atau bagian sisi kanan jok kulit pengemudi sudah tampak pecah-pecah dan amblas, Anda patut mencurigai adanya tindakan kecurangan berupa manipulasi data jarak tempuh atau putar odometer. Langkah paling aman adalah melakukan pencocokan data kilometer terakhir yang tercatat di pangkalan data komputer bengkel resmi Lexus saat mobil terakhir kali melakukan perawatan rutin.

Biaya Perawatan Berkala dan Estimasi Pajak Tahunan

Sebelum memantapkan hati untuk memboyong sedan mewah ini ke dalam garasi rumah Anda, penting untuk melakukan kalkulasi finansial jangka panjang terkait biaya kepemilikan (cost of ownership). Kabar baiknya, karena Lexus merupakan divisi kendaraan mewah di bawah naungan Toyota Motor Corporation, banyak komponen habis pakai (fast-moving parts) yang berbagi basis platform dengan Toyota Camry Hybrid. Komponen seperti filter oli, busi, filter udara kabin, hingga minyak rem memiliki ketersediaan yang melimpah dan harga yang relatif jauh lebih terjangkau jika dibandingkan dengan biaya suku cadang habis pakai milik sedan premium asal Jerman di kelas yang sama.

Untuk perawatan berkala berupa penggantian oli mesin, filter oli, dan pengecekan sistem hibrida gratis setiap kelipatan 10.000 kilometer, biaya yang perlu Anda persiapkan di bengkel resmi berkisar antara Rp 2,5 juta hingga Rp 4,5 juta untuk servis kecil. Sedangkan untuk servis besar pada kelipatan 40.000 kilometer yang melibatkan penggantian cairan pendingin inverter (inverter coolant) dan minyak rem, biayanya berkisar di angka Rp 6 juta hingga Rp 8 juta.

Bagaimana dengan kewajiban pajak tahunannya? Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) untuk Lexus ES 300h tahun produksi 2021 hingga 2023 masih tergolong tinggi di samsat. Untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, biaya Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan pokok yang tertera di lembar STNK untuk kepemilikan mobil pertama berkisar antara Rp 14,5 juta hingga Rp 19,5 juta per tahun. Nilai ini tentu akan bertambah jika nama pemilik kendaraan sudah terkena tarif pajak progresif untuk kepemilikan mobil kedua atau ketiga. Pastikan Anda memeriksa status masa berlaku pajak serta keabsahan dokumen berkendara seperti STNK dan BPKB dari unit bekas yang hendak Anda beli agar tidak ada beban biaya denda pajak yang tertunggak di kemudian hari.