
Pasar mobil klasik dan retro di Indonesia sedang mengalami lonjakan popularitas yang luar biasa. Banyak pencinta otomotif mulai melirik mobil-mobil era akhir 1990-an hingga awal 2000-an yang memiliki karakter kuat, daya tahan tinggi, serta nilai historis yang mendalam. Salah satu model yang kini posisinya bergeser dari sekadar "mobil tua berkelas" menjadi "item kolektor yang sangat diburu" adalah Lexus GS 300 generasi kedua dengan kode bodi S160.
Diluncurkan pertama kali pada akhir tahun 1997 dan diproduksi hingga pertengahan 2000-an, Lexus GS 300 S160 bukan sekadar sedan mewah biasa. Mobil ini merupakan perpaduan harmonis antara estetika Eropa yang eksotis, performa mesin Jepang yang legendaris, serta kenyamanan paripurna khas Lexus.
Sentuhan Magis Giorgetto Giugiaro pada Desain S160
Membahas Lexus GS generasi kedua tidak bisa lepas dari sejarah desainnya. Fondasi visual dari mobil ini dirancang oleh salah satu desainer otomotif paling berpengaruh di abad ke-20, Giorgetto Giugiaro melalui rumah desain Italdesign. Giugiaro awalnya merancang konsep ini sebagai purwarupa untuk Jaguar, namun ketika proyek tersebut tidak berlanjut, Toyota mengambil alih blueprint tersebut dan menyempurnakannya untuk lini premium mereka.
Meskipun generasi kedua (S160) ini mendapatkan sentuhan akhir dan penyesuaian dari tim desain internal Lexus di Jepang, pengaruh guratan dinamis Italdesign dari generasi pertama (S140) tetap mengalir deras. Lexus GS 300 S160 tampil dengan proporsi cab-backward yang agresif, kap mesin panjang, dan siluet melandai di bagian belakang yang menyerupai sebuah coupe empat pintu.
Ciri khas paling ikonik dari S160 adalah konfigurasi lampu depan ganda (quad-headlights) yang terpisah serta lampu belakang yang juga terbagi dua bagian. Desain ini memberikan wajah yang sangat berkarakter, intimidatif sekaligus elegan di jalan raya. Posturnya yang lebar dan aerodinamis membuat mobil ini tetap terlihat modern dan tidak usang dimakan zaman, bahkan ketika bersanding dengan sedan-sedan premium rilisan terbaru.
Jantung Pacu 2JZ-GE: DNA Supra dalam Balutan Sedan Mewah
Daya tarik utama yang membuat para kolektor dan antusias otomotif berburu Lexus GS 300 S160 berada di balik kap mesinnya. Mobil ini dipersenjatai dengan mesin berkode 2JZ-GE, sebuah mesin 6-silinder segaris berkapasitas 3.000 cc nonturbo yang dilengkapi dengan teknologi Variable Valve Timing with intelligence (VVT-i).
Bagi para pencinta kecepatan, kode mesin "2JZ" tentu sudah tidak asing lagi. Ini adalah rumpun mesin yang sama dengan yang digunakan oleh mobil sport legendaris Toyota Supra MK4. Keunggulan utama dari mesin 2JZ-GE pada Lexus GS 300 meliputi beberapa poin krusial berikut:
Daya Tahan Luar Biasa (Bulletproof Engine): Blok silinder yang terbuat dari besi cor (cast iron) membuat mesin ini sangat kuat dan mampu menahan beban kerja tinggi dalam jangka waktu lama.
Karakter Tenaga Halus: Konfigurasi 6-silinder segaris memiliki keseimbangan mekanis yang sempurna secara alami (inherent balance), sehingga getaran mesin sangat minim dan penyaluran tenaga terasa sangat linear.
Potensi Modifikasi Melimpah: Bagi kolektor yang menyukai aliran modifikasi sleeper atau performa, mesin 2JZ-GE sangat ramah terhadap peningkatan performa, termasuk konversi ke sistem turbocharger (2JZ-GTE look).
Mesin ini mampu menghasilkan tenaga hingga 220 horsepower dan torsi mencapai 298 Nm. Tenaga tersebut disalurkan ke roda belakang (RWD) melalui transmisi otomatis 5-percepatan yang halus namun responsif. Kombinasi penggerak roda belakang dan distribusi bobot yang baik membuat GS 300 menawarkan impresi berkendara yang sangat dinamis dan sporty.
Kenyamanan Kabin dan Fitur Mendahului Zamannya
Sebagai divisi kendaraan mewah dari Toyota, Lexus tidak pernah berkompromi soal kenyamanan interior. Masuk ke dalam kabin Lexus GS 300 S160, Anda akan disambut oleh material premium yang didominasi oleh kulit berkualitas tinggi dan aksen kayu asli (genuine wood trim) pada konsol tengah serta door trim.
Sistem peredaman kabin (NVH - Noise, Vibration, and Harshness) pada S160 diakui sebagai salah satu yang terbaik di kelasnya pada masa itu. Suara bising dari luar, raungan angin, dan artikulasi ban terfilter dengan sangat baik, menyajikan keheningan ruang kabin yang menenangkan.
Lexus juga menyematkan berbagai fitur canggih yang pada eranya termasuk sangat mewah, di antaranya:
Panel Instrumen Optitron: Panel instrumen khas Lexus yang menyala terang dengan kontras tinggi saat mesin dihidupkan, memberikan kesan futuristik.
Kemudi Elektrik Otomatis: Setir yang dapat diatur secara elektrik (tilt & telescopic) dan akan naik secara otomatis saat kunci dicabut untuk memudahkan pengemudi keluar-masuk kabin.
Sistem Kontrol Stabilitas (VSC): Fitur keselamatan aktif yang menjaga mobil tetap stabil saat menikung tajam atau di permukaan jalan yang licin.
Audio Premium: Kualitas tata suara standar Lexus yang jernih dan megah, memberikan pengalaman berkendara layaknya berada di ruang konser berjalan.
Mengapa Lexus GS 300 S160 Kini Menjadi Incaran Kolektor?
Ada beberapa faktor utama yang melambungkan nilai dan daya tarik Lexus GS 300 generasi kedua ini di pasar mobil bekas berkualitas tinggi saat ini:
1. Kelangkaan Unit Berisi (Kondisi Orisinal)
Menemukan Lexus GS 300 S160 dalam kondisi standar pabrik, cat orisinal, dan interior yang belum dimodifikasi kini menjadi tantangan besar. Banyak unit di masa lalu yang jatuh ke tangan modifikator karena popularitasnya di kancah modifikasi aliran VIP Style atau Drifting. Oleh karena itu, unit yang terawat dengan rekam jejak servis yang jelas memiliki nilai investasi yang terus merangkak naik.
2. Biaya Perawatan yang Rasional
Berbeda dengan kompetitor abadinya dari Jerman yang sering kali membutuhkan perawatan rumit dan suku cadang elektrikal yang mahal, Lexus GS 300 menawarkan keandalan khas Jepang. Komponen mesin 2JZ memiliki ketersediaan suku cadang yang melimpah, baik versi orisinal maupun aftermarket, dengan harga yang relatif lebih bersahabat dan mekanik yang lebih familier dengan konstruksinya.
3. Jembatan Sempurna Antara Klasik dan Modern
S160 menawarkan paket estetika klasik abad ke-20 namun sudah dilengkapi dengan teknologi kenyamanan modern yang memadai. Mobil ini tidak merepotkan untuk digunakan sebagai kendaraan harian (daily driver), namun memiliki karisma yang sangat kuat saat dibawa ke acara kumpul komunitas otomotif (car meet).
4. Sensasi Berkendara yang Otentik
Di era mobil modern yang didominasi oleh sistem kemudi elektris (Electric Power Steering) yang minim feedback dan mesin turbo berkapasitas kecil, berkendara dengan GS 300 S160 memberikan sensasi yang berbeda. Kemudi hidrolisnya terasa berbobot dan komunikatif, memberikan koneksi yang jujur antara pengemudi, mobil, dan permukaan aspal.
Bagi para kolektor, memiliki Lexus GS 300 generasi kedua bukan sekadar tentang memiliki sebuah alat transportasi. Ini adalah bentuk apresiasi terhadap era keemasan rekayasa otomotif Jepang, sebuah masa di mana mobil dibuat dengan durabilitas tanpa batas dan karakter desain yang memiliki jiwa.