Mau Beli Dodge Journey Bekas? Jangan Kaget Lihat Konsumsi BBM-nya, Ini Fakta Sebenarnya! - Mobil.id

Mau Beli Dodge Journey Bekas? Jangan Kaget Lihat Konsumsi BBM-nya, Ini Fakta Sebenarnya!


HomeBlog

Dodge
Mau Beli Dodge Journey Bekas? Jangan Kaget Lihat Konsumsi BBM-nya, Ini Fakta Sebenarnya!
Penulis 11

Dodge Journey menjadi salah satu SUV asal Amerika yang semakin banyak dilirik di pasar mobil bekas Indonesia. Dengan harga yang kini berada di kisaran Rp120–180 jutaan, mobil ini menawarkan kabin luas, kapasitas tujuh penumpang, fitur premium, serta kenyamanan berkendara yang sulit ditemukan pada SUV lain di rentang harga serupa.

Namun, di balik semua kelebihannya, ada satu pertanyaan yang hampir selalu muncul dari calon pembeli, yaitu: seberapa boros konsumsi BBM Dodge Journey untuk penggunaan harian?

Tidak sedikit orang menganggap semua mobil Amerika identik dengan konsumsi bahan bakar yang sangat boros. Benarkah demikian? Atau justru anggapan tersebut terlalu dilebih-lebihkan? Berikut ulasan lengkap mengenai realita konsumsi BBM Dodge Journey di jalanan Indonesia.

Mesin Besar, Tenaga Besar

Sebagian besar Dodge Journey yang beredar di Indonesia menggunakan mesin bensin 2.4L DOHC empat silinder yang mampu menghasilkan tenaga sekitar 170 hp dengan torsi sekitar 220 Nm.

Jika dibandingkan dengan MPV populer seperti Toyota Avanza, Mitsubishi Xpander, atau Suzuki Ertiga yang umumnya menggunakan mesin 1.500 cc, kapasitas mesin Dodge Journey memang jauh lebih besar.

Konsekuensinya, kebutuhan bahan bakar tentu lebih tinggi. Namun, tenaga ekstra tersebut juga memberikan pengalaman berkendara yang lebih santai, terutama saat membawa tujuh penumpang atau melintasi jalan menanjak.

Konsumsi BBM di Dalam Kota

Dalam kondisi lalu lintas perkotaan seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, atau kota besar lainnya, Dodge Journey umumnya mencatat konsumsi BBM sekitar:

6–8 km/liter

Angka tersebut dapat berubah tergantung beberapa faktor, seperti:

  • Kondisi kemacetan.

  • Cara mengemudi.

  • Kondisi mesin.

  • Beban penumpang.

  • Penggunaan AC.

  • Tekanan angin ban.

Jika mobil sering terjebak kemacetan panjang dengan sistem stop-and-go, konsumsi BBM dapat turun hingga sekitar 5–6 km/liter.

Meski terdengar cukup boros, angka tersebut masih tergolong wajar untuk SUV berbobot hampir dua ton dengan mesin 2.4 liter dan transmisi otomatis.

Konsumsi BBM di Jalan Tol

Kabar baiknya, Dodge Journey menunjukkan performa yang jauh lebih efisien saat digunakan di jalan bebas hambatan.

Pada kecepatan konstan sekitar 80–100 km/jam, konsumsi bahan bakarnya bisa mencapai:

10–12 km/liter

Bahkan, beberapa pengguna melaporkan angka yang sedikit lebih baik apabila kondisi jalan lancar dan kendaraan tidak membawa muatan penuh.

Hal ini menunjukkan bahwa karakter Dodge Journey memang lebih cocok digunakan untuk perjalanan jarak jauh dibandingkan penggunaan dalam kemacetan sehari-hari.

Faktor yang Membuat Konsumsi BBM Lebih Boros

Tidak semua Dodge Journey memiliki konsumsi BBM yang sama. Ada beberapa faktor yang sangat memengaruhi efisiensi bahan bakar.

1. Kondisi Mesin

Mesin yang tidak dirawat dengan baik akan bekerja lebih berat sehingga membutuhkan lebih banyak bahan bakar.

Filter udara yang kotor, busi yang mulai aus, throttle body yang penuh kerak, atau injektor yang kotor dapat menyebabkan konsumsi BBM meningkat secara signifikan.

2. Kondisi Transmisi

Transmisi otomatis yang mulai mengalami gejala selip atau perpindahan gigi yang tidak normal juga dapat membuat mesin bekerja pada putaran yang lebih tinggi, sehingga konsumsi bahan bakar menjadi lebih boros.

3. Tekanan Ban

Ban yang kurang angin meningkatkan hambatan gulir. Akibatnya, mesin harus bekerja lebih keras untuk menggerakkan kendaraan.

Pemeriksaan tekanan ban secara rutin dapat membantu menjaga efisiensi bahan bakar.

4. Beban Kendaraan

Semakin banyak barang yang dibawa, semakin besar tenaga yang dibutuhkan.

Jika sering menggunakan Dodge Journey untuk membawa tujuh penumpang beserta barang bawaan, konsumsi BBM tentu akan meningkat dibandingkan penggunaan dengan satu atau dua penumpang saja.

Apakah Boros Dibanding SUV Jepang?

Jika dibandingkan dengan SUV bermesin 1.500 cc atau 1.800 cc, konsumsi BBM Dodge Journey memang lebih tinggi.

Sebagai gambaran:

  • SUV 1.500 cc umumnya mampu mencatat 10–13 km/liter di dalam kota.

  • Dodge Journey rata-rata berada di angka 6–8 km/liter.

Namun, perbandingan tersebut perlu dilihat secara adil.

Dodge Journey menawarkan dimensi bodi yang lebih besar, bobot lebih berat, kapasitas mesin lebih besar, serta tenaga yang jauh lebih tinggi. Selain itu, kenyamanan berkendaranya juga lebih mendekati SUV premium dibandingkan SUV kompak.

Dengan kata lain, konsumsi BBM yang lebih tinggi merupakan konsekuensi dari performa dan kenyamanan yang ditawarkan.

Tips Agar Dodge Journey Lebih Irit

Meskipun tidak bisa disamakan dengan mobil LCGC, ada beberapa cara untuk membuat konsumsi BBM Dodge Journey tetap efisien.

Beberapa tips yang bisa diterapkan antara lain:

  • Lakukan servis berkala sesuai jadwal.

  • Gunakan oli mesin dengan spesifikasi yang direkomendasikan.

  • Bersihkan throttle body dan injektor secara berkala.

  • Ganti filter udara jika sudah kotor.

  • Pastikan tekanan ban sesuai rekomendasi pabrikan.

  • Hindari akselerasi mendadak.

  • Jaga putaran mesin tetap stabil.

  • Kurangi membawa barang yang tidak diperlukan.

Kebiasaan mengemudi yang halus juga dapat memberikan perbedaan konsumsi BBM yang cukup signifikan dibandingkan gaya berkendara agresif.

Apakah Masih Layak untuk Harian?

Jawabannya bergantung pada kebutuhan masing-masing pengguna.

Jika prioritas utama Anda adalah konsumsi BBM yang sangat hemat, Dodge Journey mungkin bukan pilihan terbaik. Ada banyak MPV atau SUV Jepang bermesin kecil yang lebih efisien untuk penggunaan harian.

Namun, jika Anda mengutamakan kenyamanan, ruang kabin yang luas, fitur melimpah, serta sensasi berkendara khas SUV Amerika, maka konsumsi BBM Dodge Journey masih tergolong masuk akal.

Banyak pemilik mengaku rela mengeluarkan biaya bahan bakar sedikit lebih besar karena mobil ini mampu memberikan kenyamanan yang sulit ditandingi kendaraan lain di kelas harga yang sama.

Value for Money Masih Sangat Menarik

Salah satu alasan mengapa Dodge Journey tetap diminati adalah nilai yang ditawarkan.

Dengan harga bekas yang setara sebuah MPV baru kelas bawah, Anda sudah mendapatkan SUV premium dengan:

  • Kapasitas tujuh penumpang.

  • Mesin 2.4 liter bertenaga.

  • Kabin yang lega.

  • Suspensi nyaman.

  • Fitur keselamatan lengkap.

  • Desain yang masih terlihat gagah hingga saat ini.

Jika biaya bahan bakar bukan satu-satunya pertimbangan, Dodge Journey tetap menjadi salah satu SUV bekas dengan value for money terbaik di pasar Indonesia.

Dodge Journey memang bukan SUV yang terkenal irit. Dalam penggunaan harian di jalanan perkotaan Indonesia, konsumsi BBM rata-rata berada di kisaran 6–8 km/liter, sedangkan untuk perjalanan luar kota atau jalan tol dapat mencapai sekitar 10–12 km/liter dengan gaya berkendara yang santai.

Meski demikian, angka tersebut sebanding dengan mesin 2.4 liter, dimensi besar, bobot kendaraan, serta kenyamanan berkendara yang ditawarkan. Selama dirawat dengan baik dan digunakan sesuai karakteristiknya, Dodge Journey tetap menjadi pilihan menarik bagi keluarga yang menginginkan SUV premium dengan harga bekas yang terjangkau.

Bagi Anda yang siap menerima biaya operasional sedikit lebih tinggi demi mendapatkan kenyamanan, fitur lengkap, dan performa khas mobil Amerika, Dodge Journey masih layak dipertimbangkan sebagai kendaraan harian maupun teman perjalanan jarak jauh.