Menakar Konsumsi BBM All New Subaru Forester: Seberapa Irit untuk Harian? - Mobil.id

Menakar Konsumsi BBM All New Subaru Forester: Seberapa Irit untuk Harian?


HomeBlog

Subaru
Menakar Konsumsi BBM All New Subaru Forester: Seberapa Irit untuk Harian?
Penulis 8

Saat mempertimbangkan All New Subaru Forester generasi keenam sebagai kendaraan harian, efisiensi bahan bakar sering kali menjadi pertanyaan besar bagi calon konsumen. Mengingat SUV ini mengusung mesin berkapasitas murni 2.500 cc Naturally Aspirated (N/A) dan dibekali sistem penggerak empat roda permanen Symmetrical All-Wheel Drive (AWD), muncul anggapan bahwa mobil ini akan menguras kantong dalam hal pengisian bahan bakar. Untuk memberikan gambaran nyata, mari kita takar figur konsumsi BBM Forester terbaru ini berdasarkan berbagai kondisi jalan di Indonesia serta rekayasa mekanis yang dilakukan Subaru untuk mengoptimalkan efisiensinya.

Konsumsi BBM Rute Dalam Kota: Tantangan Stop-and-Go Perkotaan

Kondisi jalanan kota-kota besar di Indonesia yang padat dan didominasi situasi kemacetan stop-and-go menjadi ujian terberat bagi efisiensi All New Subaru Forester. Mesin Boxer 2.5L Naturally Aspirated membutuhkan energi konstan untuk menggerakkan bodi mobil yang kokoh dari posisi diam. Ditambah lagi, karena sistem Symmetrical AWD bekerja secara mekanis dan permanen, mesin harus terus-menerus memutar keempat roda sekaligus tanpa opsi untuk mematikan salah satu taman.

Berdasarkan pengujian di rute dalam kota yang padat dengan kecepatan rata-rata berada di kisaran 20 km/jam, All New Subaru Forester mencatatkan angka konsumsi bahan bakar di kisaran 1 : 8,5 hingga 1 : 9,5 kilometer per liter . Angka ini tergolong wajar dan kompetitif di kelas Medium SUV bermesin 2.500 cc non-hybrid. Untuk meminimalkan pemborosan BBM saat macet parah, pengemudi sangat disarankan untuk mengaktifkan fitur Auto Start-Stop yang akan mematikan mesin secara otomatis saat mobil berhenti total di lampu merah dan menyalakannya kembali secara instan begitu pedal rem dilepas.

Konsumsi BBM Rute Luar Kota dan Jalan Tol: Sisi Efisien Transmisi CVT

Karakter konsumsi BBM All New Subaru Forester akan berubah drastis menjadi jauh lebih hemat ketika mobil diajak melaju di rute luar kota atau jalan tol yang lancar. Pada kondisi kecepatan jelajah ( jelajah speed ) yang konstan antara 80 hingga 100 km/jam, kinerja mesin Boxer 2.5L berada pada jarak putaran ( RPM ) yang sangat ideal dan rileks, berkat rasio gigi yang diatur secara cerdas oleh transmisi Lineartronic CVT .

Pada rute tol yang konstan, Forester mampu menorehkan angka konsumsi BBM yang mengesankan, mencapai 1 : 13 hingga 1 : 14,5 kilometer per liter . Transmisi CVT Subaru bekerja secara aktif menjaga jarum takometer tetap bertengger di bawah 2.000 RPM meskipun mobil melaju kencang, mengurangi akurasi internal mesin, dan memaksimalkan setiap tetes bahan bakar menjadi jarak tempuh. Angka kelolosan udara yang baik berkat fitur aerodinamis seperti ventilasi udara pada spakbor depan juga berkontribusi besar dalam memotong hambatan angin saat melaju di jalan tol.

Tips Mengoptimalkan Efisiensi Berkendara dengan Fitur SI-DRIVE

Agar konsumsi bahan bakar harian All New Subaru Forester dapat ditekan ke tingkat paling efisien, pengemudi dapat memanfaatkan teknologi manajemen mesin bawaan, yaitu Subaru Intelligent Drive (SI-DRIVE). Sistem ini menyediakan tombol switch di lingkar kemudi untuk mengubah karakter komputerisasi mobil. Untuk komputasi harian di dalam kota, pastikan Anda selalu memilih Intelligent (I) Mode .

Pada mode "I" ini, komputer secara sengaja akan membuat kurva membuka katup gas ( throttle ) menjadi lebih halus dan bertahap, serta mengondisikan transmisi CVT untuk sesegera mungkin berpindah ke rasio tertinggi. Hal ini mencegah pasokan bensin berlebih yang sia-sia akibat injakan pedal gas yang terlalu agresif. Selain itu, penggunaan jenis bahan bakar dengan oktan yang sesuai rekomendasi pabrikan (minimal RON 92 atau setara Pertamax) sangat penting untuk memastikan proses pembakaran di dalam ruang silinder mesin Boxer berjalan sempurna, menghasilkan kinerja optimal sekaligus menjaga efisiensi BBM tetap terjaga dengan baik.