Mengapa Setir Palang Empat Volvo Klasik Masih Jadi Ikon Desain hingga Sekarang? - Mobil.id

Mengapa Setir Palang Empat Volvo Klasik Masih Jadi Ikon Desain hingga Sekarang?


HomeBlog

Volvo
Mengapa Setir Palang Empat Volvo Klasik Masih Jadi Ikon Desain hingga Sekarang?
Penulis 3

Mengapa Desain Setir Palang Empat Volvo Klasik Terasa Begitu Intimidatif?

Pernah duduk di balik kemudi Volvo klasik lalu merasa setirnya terlihat "serius"? Padahal bentuknya sederhana, tetapi aura yang dipancarkannya begitu kuat. Bagi penggemar Volvo, setir palang empat bukan sekadar alat mengendalikan mobil, melainkan simbol filosofi keselamatan dan ketangguhan khas Swedia.

Desain yang Dibuat untuk Bertahan Puluhan Tahun

Kalau dibandingkan dengan mobil Eropa lain era 1970-an hingga 1990-an, banyak pabrikan memilih setir tipis dengan aksen krom atau kayu. Volvo justru mengambil arah berbeda.

Setir palang empat dibuat dengan diameter besar, lingkaran tebal, serta empat jari-jari yang kokoh. Desain ini sengaja diprioritaskan untuk fungsi dibanding sekadar estetika.

Beberapa model yang menggunakan desain ini antara lain:

  • Volvo 240 (Platform 240 Series)

  • Volvo 260 (Platform 260 Series)

  • Volvo 740 (Platform 700 Series)

  • Volvo 760

  • Volvo 940

  • Volvo 960 generasi awal

Sekilas bentuknya memang terlihat sederhana. Namun justru kesederhanaan inilah yang membuat tampilannya tidak lekang oleh waktu.

Kenapa Terlihat Begitu Intimidatif?

Ada beberapa alasan mengapa banyak orang langsung mengenali karakter setir Volvo klasik.

Diameter besar

Setir berukuran besar memberi kesan seperti mengendalikan kendaraan berat. Efek visualnya membuat posisi mengemudi terasa lebih serius dibanding mobil modern.

Empat palang simetris

Alih-alih menggunakan tiga palang bergaya sporty, Volvo memilih empat palang dengan bentuk geometris yang tegas. Desain ini memperkuat kesan kokoh sekaligus stabil.

Material tebal

Lingkar kemudi dibungkus material yang padat sehingga memberikan rasa mantap ketika digenggam.

Warna hitam doff

Hampir seluruh setir menggunakan warna hitam tanpa ornamen mencolok. Hasilnya adalah tampilan yang maskulin dan sangat fungsional.

Filosofi Keselamatan yang Tercermin dari Setir

Volvo dikenal sebagai produsen yang selalu menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama. Filosofi tersebut bahkan terlihat pada desain setirnya.

Alih-alih mengejar bentuk artistik, insinyur Volvo mengembangkan setir yang mampu membantu melindungi pengemudi saat terjadi benturan.

Beberapa karakter desainnya meliputi:

  • Hub tengah berukuran besar sebagai area penyerap benturan.

  • Palang kokoh untuk menjaga struktur tetap stabil.

  • Permukaan empuk pada beberapa generasi akhir.

  • Posisi ergonomis agar tangan tetap nyaman dalam perjalanan jauh.

Desain ini menjadi pondasi sebelum hadirnya sistem airbag pada generasi berikutnya.

Sangat Cocok dengan Dashboard Kotak Volvo

Salah satu alasan setir ini terlihat begitu pas adalah karena menyatu sempurna dengan desain interior Volvo.

Dashboard Volvo terkenal memiliki garis-garis lurus, panel kotak, tombol besar, serta instrumen analog yang mudah dibaca. Setir palang empat menjadi elemen yang menyempurnakan karakter tersebut.

Ketika seluruh komponen dipadukan, kabin Volvo terasa seperti ruang kerja seorang insinyur: sederhana, rapi, dan penuh fungsi.

Evolusi Setir Volvo Klasik

Berikut perkembangan desain setir Volvo dari masa ke masa.

EraModelKarakter Setir1970-anVolvo 140 & 240 awalDiameter besar, empat palang sederhanaAwal 1980-anVolvo 240 GL/TurboGrip lebih tebal, desain semakin kokohAkhir 1980-anVolvo 740 & 760Hub tengah membesar, ergonomi meningkat1990-anVolvo 940 & 960Mulai mengadopsi desain untuk airbag tanpa menghilangkan identitas klasik

Terlihat jelas bahwa Volvo tidak pernah melakukan perubahan drastis. Mereka memilih menyempurnakan desain yang sudah terbukti nyaman dan aman.

Mengapa Banyak Restorer Mencarinya?

Saat melakukan restorasi Volvo klasik, setir original menjadi salah satu komponen yang paling diburu.

Alasannya antara lain:

  • Originalitas mobil tetap terjaga.

  • Kualitas material jauh lebih baik dibanding produk aftermarket murah.

  • Nilai koleksi kendaraan meningkat.

  • Nuansa berkendara klasik tetap autentik.

  • Sangat cocok dipadukan dengan interior original Volvo.

Tidak sedikit pemilik Volvo yang rela memperbaiki setir lama daripada menggantinya dengan model modern.

Aura Industrial yang Tidak Pernah Ketinggalan Zaman

Menariknya, desain setir Volvo klasik justru kembali relevan di era sekarang. Ketika banyak mobil modern dipenuhi tombol sentuh dan bentuk futuristis, setir palang empat Volvo tetap terlihat bersih dan elegan.

Banyak komunitas menyebutnya sebagai desain timeless industrial, yaitu bentuk yang lahir murni dari fungsi sehingga tetap menarik meski telah berusia puluhan tahun. Inilah salah satu alasan mengapa Volvo berkode sasis 140 Series, 240 Series, hingga 700 Series masih memiliki daya tarik visual yang sangat kuat di mata kolektor maupun penggemar Wagon Life.