Mengenal Teknologi Symmetrical AWD pada Subaru - Mobil.id

Mengenal Teknologi Symmetrical AWD pada Subaru


HomeBlog

Subaru
Mengenal Teknologi Symmetrical AWD pada Subaru
Penulis 2

MOBILID- Subaru dikenal sebagai salah satu produsen mobil yang memiliki identitas kuat dalam dunia otomotif. Jika banyak pabrikan mengandalkan teknologi penggerak roda depan (Front-Wheel Drive/FWD) atau penggerak roda belakang (Rear-Wheel Drive/RWD), Subaru justru konsisten mengembangkan sistem Symmetrical All-Wheel Drive (Symmetrical AWD) sebagai salah satu teknologi andalannya.

Teknologi ini telah menjadi ciri khas Subaru selama puluhan tahun dan digunakan pada berbagai model populer seperti Subaru Forester, Outback, Crosstrek (dahulu dikenal sebagai XV), WRX, hingga Impreza. Bukan hanya sekadar fitur tambahan, Symmetrical AWD merupakan bagian dari filosofi desain Subaru yang mengutamakan stabilitas, keselamatan, dan kenyamanan berkendara.

Lalu, apa sebenarnya Symmetrical AWD? Bagaimana cara kerjanya? Dan mengapa teknologi ini menjadi salah satu alasan banyak orang memilih Subaru? Berikut ulasan lengkapnya.

Apa Itu Symmetrical AWD?

Symmetrical AWD adalah sistem penggerak empat roda permanen yang dikembangkan oleh Subaru. Berbeda dengan beberapa sistem AWD pada merek lain yang hanya mengaktifkan roda belakang ketika roda depan kehilangan traksi, Symmetrical AWD bekerja dengan menyalurkan tenaga ke keempat roda secara terus-menerus.

Nama "Symmetrical" mengacu pada tata letak komponen penggerak yang dirancang simetris dari depan hingga belakang kendaraan. Mesin Boxer, transmisi, driveshaft, dan diferensial ditempatkan pada satu garis lurus di tengah kendaraan sehingga distribusi bobot menjadi lebih seimbang.

Desain inilah yang menjadi pembeda utama dibandingkan banyak sistem AWD lainnya.

Sejarah Singkat Symmetrical AWD Subaru

Subaru mulai mengembangkan teknologi penggerak semua roda sejak awal tahun 1970-an. Pada masa itu, sistem AWD lebih banyak digunakan pada kendaraan khusus atau kendaraan off-road.

Subaru kemudian menghadirkan teknologi tersebut ke kendaraan penumpang dengan tujuan meningkatkan keselamatan dan kenyamanan berkendara di berbagai kondisi jalan.

Seiring perkembangan teknologi, sistem Symmetrical AWD terus mengalami penyempurnaan, mulai dari pengaturan distribusi tenaga, integrasi dengan sistem kontrol stabilitas, hingga pengembangan diferensial yang lebih cerdas.

Saat ini, teknologi tersebut menjadi salah satu identitas utama Subaru di pasar global.

Cara Kerja Symmetrical AWD

Pada dasarnya, mesin menghasilkan tenaga yang kemudian diteruskan ke transmisi. Dari transmisi, tenaga disalurkan melalui sistem diferensial menuju keempat roda.

Karena seluruh komponen utama berada pada posisi simetris, distribusi tenaga dapat dilakukan secara lebih merata.

Ketika salah satu roda kehilangan traksi akibat jalan licin, berlumpur, atau berbatu, sistem AWD secara otomatis mengalihkan tenaga ke roda yang masih memiliki daya cengkeram lebih baik.

Proses ini berlangsung sangat cepat sehingga pengemudi sering kali tidak menyadari perpindahan tenaga tersebut.

Hasilnya, kendaraan tetap stabil meskipun melewati permukaan jalan yang berubah-ubah.

Kombinasi Sempurna dengan Mesin Boxer

Salah satu alasan Subaru mampu mengembangkan Symmetrical AWD secara optimal adalah penggunaan mesin Boxer.

Mesin Boxer memiliki desain horizontal yang membuat posisi mesin lebih rendah dibandingkan mesin segaris.

Keuntungan dari kombinasi ini antara lain:

  • Pusat gravitasi kendaraan menjadi lebih rendah.

  • Distribusi bobot lebih seimbang.

  • Kendaraan lebih stabil saat menikung.

  • Risiko body roll berkurang.

Kombinasi mesin Boxer dan Symmetrical AWD menjadi paket teknologi yang sulit ditemukan pada merek lain.

Keunggulan Symmetrical AWD

Traksi Lebih Baik

Keunggulan utama Symmetrical AWD adalah kemampuan menjaga traksi kendaraan.

Karena tenaga selalu disalurkan ke empat roda, kendaraan memiliki daya cengkeram lebih baik dibandingkan mobil dengan penggerak dua roda.

Hal ini sangat membantu saat melewati:

  • Jalan basah.

  • Jalan berbatu.

  • Jalan berpasir.

  • Jalan berlumpur.

  • Jalan menanjak.

Pengemudi akan merasakan kendaraan lebih mudah dikendalikan meskipun kondisi jalan kurang ideal.

Stabil Saat Menikung

Distribusi tenaga yang merata membuat kendaraan lebih stabil ketika melewati tikungan.

Saat menikung, beban kendaraan berpindah ke sisi tertentu. Dengan bantuan AWD, tenaga tetap dapat disalurkan secara optimal sehingga kendaraan terasa lebih seimbang.

Karakter ini menjadi salah satu alasan Subaru WRX terkenal memiliki kemampuan handling yang sangat baik.

Lebih Aman Saat Hujan

Indonesia memiliki curah hujan yang cukup tinggi sehingga jalan licin menjadi kondisi yang sering dihadapi pengendara.

Pada permukaan jalan yang basah, roda kendaraan lebih mudah kehilangan traksi.

Dengan Symmetrical AWD, distribusi tenaga dilakukan secara otomatis sehingga kendaraan memiliki peluang lebih besar untuk mempertahankan kestabilan.

Meski demikian, pengemudi tetap harus menyesuaikan kecepatan dan menjaga jarak aman karena tidak ada sistem yang dapat sepenuhnya menghilangkan risiko kecelakaan.

Nyaman Digunakan untuk Perjalanan Jauh

Selain meningkatkan keselamatan, Symmetrical AWD juga memberikan kenyamanan.

Kendaraan terasa lebih stabil ketika melaju pada kecepatan tinggi di jalan tol maupun saat melewati tikungan panjang.

Hal ini mengurangi kebutuhan pengemudi melakukan koreksi setir secara berlebihan sehingga perjalanan menjadi lebih santai.

Cocok untuk Berbagai Kondisi Jalan di Indonesia

Meskipun Indonesia tidak memiliki salju seperti beberapa negara lain, teknologi AWD tetap memiliki manfaat.

Pengguna Subaru sering menghadapi kondisi seperti:

  • Jalan pegunungan.

  • Jalan berlubang.

  • Jalan berbatu.

  • Jalan menuju lokasi wisata alam.

  • Jalan yang licin saat musim hujan.

Symmetrical AWD membantu meningkatkan rasa percaya diri saat melewati berbagai kondisi tersebut.

Efisiensi yang Terus Ditingkatkan

Dulu, sistem AWD sering dianggap lebih boros bahan bakar dibandingkan kendaraan FWD.

Namun, Subaru terus melakukan pengembangan sehingga efisiensi Symmetrical AWD semakin baik.

Melalui penggunaan material yang lebih ringan, penyempurnaan transmisi, serta pengaturan distribusi tenaga yang lebih cerdas, konsumsi bahan bakar dapat ditekan tanpa mengurangi kemampuan sistem AWD.

Perawatan Symmetrical AWD

Meskipun terkenal tangguh, sistem AWD tetap membutuhkan perawatan berkala.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan meliputi:

  • Mengganti oli diferensial sesuai jadwal.

  • Memeriksa kondisi driveshaft.

  • Memastikan ban memiliki ukuran dan tingkat keausan yang sama.

  • Melakukan spooring dan balancing secara berkala.

  • Mengikuti jadwal servis yang direkomendasikan.

Perawatan rutin akan membantu menjaga performa sistem AWD tetap optimal.

Pentingnya Menggunakan Empat Ban dengan Kondisi Seragam

Salah satu hal yang sering diabaikan pemilik mobil AWD adalah penggunaan ban.

Pada Subaru dengan Symmetrical AWD, sebaiknya keempat ban memiliki:

  • Ukuran yang sama.

  • Merek yang sama jika memungkinkan.

  • Pola tapak yang serupa.

  • Tingkat keausan yang relatif seimbang.

Perbedaan diameter ban yang terlalu besar dapat membuat sistem AWD bekerja lebih keras dan berpotensi mempercepat keausan komponen.

Apakah Semua Model Subaru Menggunakan Symmetrical AWD?

Sebagian besar model Subaru modern dipasarkan dengan teknologi Symmetrical AWD sebagai fitur standar atau fitur utama.

Model seperti Forester, Outback, Crosstrek, WRX, dan Impreza dikenal menggunakan sistem ini.

Namun, terdapat beberapa pengecualian pada model tertentu atau pasar tertentu. Sebagai contoh, Subaru BRZ menggunakan penggerak roda belakang (Rear-Wheel Drive/RWD) karena dikembangkan dengan fokus pada karakter mobil sport yang ringan dan responsif.

Karena itu, calon pembeli sebaiknya tetap memeriksa spesifikasi model yang diminati sebelum membeli.

Apakah Symmetrical AWD Cocok untuk Mobil Bekas?

Jawabannya adalah sangat cocok, selama kendaraan memiliki riwayat perawatan yang baik.

Saat membeli Subaru bekas dengan Symmetrical AWD, lakukan pemeriksaan pada:

  • Kondisi diferensial depan dan belakang.

  • Driveshaft.

  • CV joint.

  • Oli transmisi.

  • Riwayat penggantian oli diferensial.

  • Kondisi keempat ban.

Jika seluruh sistem dirawat dengan baik, Symmetrical AWD tetap mampu memberikan performa yang andal meskipun kendaraan sudah berusia beberapa tahun.

Kelebihan Symmetrical AWD Dibandingkan Penggerak Dua Roda

Dibandingkan kendaraan FWD atau RWD, Symmetrical AWD menawarkan beberapa keunggulan, seperti:

  • Traksi lebih baik di berbagai kondisi jalan.

  • Stabilitas meningkat saat menikung.

  • Kendaraan lebih mudah dikendalikan di jalan licin.

  • Distribusi bobot lebih seimbang.

  • Memberikan rasa percaya diri lebih tinggi bagi pengemudi.

Walaupun demikian, sistem AWD bukan berarti membuat kendaraan kebal terhadap selip. Faktor seperti kondisi ban, kecepatan, permukaan jalan, dan cara mengemudi tetap sangat memengaruhi keselamatan berkendara.

Symmetrical AWD merupakan salah satu teknologi paling ikonik yang dimiliki Subaru. Dengan tata letak komponen yang simetris dan penyaluran tenaga ke empat roda secara berkelanjutan, sistem ini memberikan traksi, stabilitas, dan kenyamanan berkendara yang menjadi ciri khas Subaru.

Dipadukan dengan mesin Boxer yang memiliki pusat gravitasi rendah, Symmetrical AWD membantu menghadirkan pengendalian yang presisi serta performa yang konsisten di berbagai kondisi jalan. Inilah alasan mengapa teknologi tersebut tetap dipertahankan dan terus dikembangkan hingga sekarang.

Bagi Anda yang sedang mempertimbangkan membeli Subaru bekas seperti Forester, Outback, Crosstrek, Impreza, atau WRX, memahami cara kerja dan keunggulan Symmetrical AWD akan membantu Anda memaksimalkan manfaat kendaraan sekaligus menjaga performanya melalui perawatan yang tepat.