
Interior Subaru BRZ ZC6 sering kali menjadi topik perdebatan di kalangan antusias mobil sport. Sebagian memuji desainnya yang fungsional dan berorientasi pada pengemudi (driver-centric), sementara yang lain merasa bahwa kualitas materialnya terlalu sederhana untuk harga yang ditawarkan. Namun, jika kita melihat perjalanan interior BRZ dari tahun 2012 hingga 2020, terdapat evolusi yang menarik dalam hal estetika, kenyamanan, dan kualitas perakitan.
Era Awal (2012–2016): Fokus pada Esensi Pada awal peluncurannya, interior BRZ didesain dengan prinsip "less is more". Dasbor dibuat tegak dan datar untuk meminimalisir pantulan cahaya, sementara tombol-tombol kontrol diatur sedemikian rupa agar mudah dijangkau saat berkendara agresif. Material yang mendominasi adalah plastik keras bertekstur, yang meskipun terasa kaku, sangat tahan lama dan tidak mudah tergores. Pada periode ini, fokus utamanya bukan kemewahan, melainkan memposisikan pengemudi serendah mungkin untuk mendapatkan feeling berkendara yang sporty. Jok bucket bawaannya pun mendapatkan pujian karena mampu mendekap tubuh dengan sangat baik saat bermanuver tajam.
Transisi ke Era Modern (2017–2020): Sentuhan Premium Memasuki fase facelift pada 2017, Subaru melakukan perbaikan signifikan pada kabin. Keluhan mengenai interior yang "murah" dijawab dengan penambahan material soft-touch (lembut saat disentuh) pada bagian atas dasbor dan panel pintu. Ini mengubah persepsi kabin secara drastis, memberikan kesan yang lebih dewasa dan berkualitas. Lingkar kemudi juga didesain ulang dengan diameter yang sedikit lebih kecil dan tombol kendali audio multifungsi, meningkatkan fungsionalitas bagi pengemudi harian.
Perubahan paling mencolok ada pada panel instrumen. Pada model 2017+, pengemudi disuguhi layar Multi-Information Display (MID) berwarna berukuran 4,2 inci yang terletak di sebelah kanan tachometer. Layar ini memberikan informasi vital seperti g-force tracker, grafik tenaga dan torsi, hingga suhu oli—fitur yang sangat dicintai oleh para penggila track day. Penggunaan aksen Alcantara di dasbor dan jok pada varian atas juga menambah kesan racing yang otentik, membedakan antara trim standar dan trim mewah.
Integrasi Teknologi Evolusi interior BRZ tidak lengkap tanpa menyebut perkembangan sistem infotainment. Dari sistem radio sederhana di tahun 2012, hingga layar sentuh dengan integrasi Apple CarPlay dan Android Auto pada tahun-tahun akhir produksi, kabin BRZ bertransformasi menjadi ruang yang mendukung kebutuhan gaya hidup digital. Subaru berhasil menjaga keseimbangan; mereka memperbarui teknologi tanpa harus menghilangkan tombol fisik yang penting untuk kontrol AC dan mode berkendara—sebuah elemen yang sering dihilangkan di mobil modern namun sangat krusial bagi pengendara mobil sport.
Bagi calon pembeli yang mencari unit bekas di tahun 2026, perbedaan interior ini sangat layak dijadikan pertimbangan. Jika Anda menginginkan kabin yang terasa lebih modern dan nyaman untuk penggunaan harian, model 2017 ke atas adalah standar emas yang harus dicapai. Namun, bagi Anda yang mungkin ingin merombak interior secara total untuk kebutuhan mobil balap, model-model awal yang lebih sederhana justru memberikan basis yang lebih "kosong" dan praktis untuk dipasangi jok bucket atau roll cage kustom.
Secara keseluruhan, interior BRZ Gen 1 adalah cerminan dari evolusi kebutuhan penggunanya. Ia tumbuh dari sebuah mobil sport purist yang keras menjadi sebuah coupe modern yang tetap menjaga jiwa fun-to-drive-nya. Evolusi ini membuktikan bahwa Subaru mampu mendengarkan masukan konsumen untuk membuat kabin BRZ tidak hanya fungsional untuk balapan, tetapi juga menyenangkan untuk dinikmati dalam perjalanan sehari-hari.