Mode Berkendara (Eco, Normal, Sport): Perbedaan Signifikan pada Konsumsi BBM Tiggo Series - Mobil.id

Mode Berkendara (Eco, Normal, Sport): Perbedaan Signifikan pada Konsumsi BBM Tiggo Series


HomeBlog

Chery
Mode Berkendara (Eco, Normal, Sport): Perbedaan Signifikan pada Konsumsi BBM Tiggo Series
Penulis 7

Chery Tiggo Series, yang mencakup model seperti Tiggo 7 Pro dan Tiggo 8 Pro, telah mengukuhkan posisinya di pasar SUV premium Indonesia dengan menawarkan kombinasi antara kemewahan, teknologi canggih, dan performa mesin turbo yang bertenaga. Salah satu fitur yang menjadi pusat perhatian para pengemudi adalah sistem pemilihan mode berkendara atau Drive Mode Select. Fitur ini bukan sekadar pemanis di konsol tengah, melainkan sistem manajemen kendaraan yang mengubah karakter mobil secara fundamental.

Memahami cara kerja mode Eco, Normal, dan Sport sangat penting bagi pemilik Tiggo Series. Hal ini karena setiap mode memiliki dampak langsung terhadap responsivitas mesin, transmisi, dan yang paling krusial bagi kantong penggunanya: efisiensi bahan bakar (BBM).

Membedah Mekanisme Drive Mode pada Tiggo Series

Sebelum masuk ke angka konsumsi BBM, kita perlu memahami apa yang terjadi di balik layar saat Anda memutar kenop mode berkendara. Sistem pada Tiggo Series menggunakan Electronic Control Unit (ECU) untuk mengatur ulang pemetaan (mapping) mesin dan transmisi CVT atau DCT yang mereka gunakan.

  • Throttle Mapping: Mengatur seberapa sensitif pedal gas terhadap injakan kaki.

  • Transmission Shift Points: Menentukan pada RPM berapa gigi akan berpindah.

  • Turbo Boost Management: Mengatur kapan turbocharger memberikan tekanan maksimal.

  • Steering Weight: Pada beberapa varian, berat setir juga menyesuaikan untuk stabilitas.


1. Mode Eco: Prioritas Efisiensi Maksimal

Mode Eco dirancang bagi pengemudi yang mengutamakan penghematan bahan bakar di atas segalanya. Pada Tiggo Series, mode ini bekerja dengan cara yang sangat konservatif.

Karakteristik Teknis Mode Eco

Saat Anda memindahkan tuas ke posisi Eco, ECU akan memerintahkan katup gas (throttle) untuk merespons lebih lambat. Meskipun Anda menginjak pedal gas cukup dalam, akselerasi akan terasa lebih halus dan bertahap. Tujuannya adalah mencegah lonjakan pasokan bahan bakar ke ruang bakar yang tidak perlu.

Transmisi pada mode ini cenderung melakukan up-shift atau pindah ke gigi yang lebih tinggi secepat mungkin. Dengan menjaga putaran mesin (RPM) tetap rendah, beban kerja mesin berkurang secara signifikan.

Dampak pada Konsumsi BBM

Dalam penggunaan dalam kota yang macet (stop-and-go), mode Eco pada Tiggo Series dapat memberikan penghematan antara 10% hingga 15% dibandingkan mode Normal. Untuk mesin 1.5L Turbo atau 2.0L Turbo milik Tiggo, mode ini sangat efektif menjaga angka konsumsi tetap berada di kisaran yang ekonomis, terutama saat mobil merayap di kepadatan lalu lintas.


2. Mode Normal: Keseimbangan Ideal untuk Harian

Mode Normal adalah pengaturan default yang disediakan oleh Chery. Mode ini sering kali disebut sebagai "Sweet Spot" atau titik tengah yang paling nyaman bagi sebagian besar pengemudi.

Karakteristik Teknis Mode Normal

Dalam mode ini, Tiggo Series memberikan respons gas yang linear. Artinya, tenaga yang keluar sesuai dengan ekspektasi dari seberapa dalam Anda menginjak pedal. Tidak ada penundaan seperti pada mode Eco, namun juga tidak ada lonjakan agresif seperti pada mode Sport.

Transmisi akan berpindah gigi pada rentang RPM menengah, memastikan mesin memiliki torsi yang cukup untuk menyalip kendaraan lain tanpa harus memeras tenaga secara berlebihan.

Dampak pada Konsumsi BBM

Mode Normal memberikan angka konsumsi BBM yang stabil. Jika Anda berkendara secara moderat, perbedaan dengan mode Eco mungkin tidak akan terlalu drastis di jalur bebas hambatan. Namun, di medan yang sedikit menanjak, mode Normal justru bisa lebih efisien daripada Eco karena mesin tidak "tersiksa" saat berusaha mendapatkan momentum.


3. Mode Sport: Melepaskan Potensi Mesin Turbo

Jika Anda ingin merasakan mengapa Tiggo Series dikenal sebagai SUV dengan tenaga melimpah di kelasnya, mode Sport adalah jawabannya. Mode ini mengubah identitas Tiggo dari mobil keluarga yang santun menjadi SUV yang agresif.

Karakteristik Teknis Mode Sport

Pada mode Sport, sensitivitas pedal gas meningkat tajam. Sentuhan kecil saja akan langsung direspon oleh putaran mesin yang naik dengan cepat. Transmisi akan menahan gigi pada RPM tinggi (holding gear) lebih lama sebelum berpindah. Hal ini dilakukan agar mesin selalu berada dalam rentang powerband maksimal, sehingga tenaga selalu tersedia kapan pun dibutuhkan.

Selain itu, pada Tiggo 8 Pro, mode Sport sering kali disertai dengan perubahan bobot kemudi yang menjadi lebih berat (mantap) untuk memberikan kontrol lebih baik saat dipacu dalam kecepatan tinggi.

Dampak pada Konsumsi BBM

Di sinilah perbedaan signifikan terjadi. Penggunaan mode Sport secara terus-menerus dapat menurunkan efisiensi bahan bakar sekitar 20% hingga 30% dibandingkan mode Eco. Hal ini disebabkan oleh mesin yang dipaksa bekerja pada RPM tinggi dan turbocharger yang bekerja lebih intensif, yang secara otomatis membutuhkan pasokan bensin lebih banyak ke ruang bakar.


Tabel Perbandingan Mode Berkendara Tiggo Series

FiturMode EcoMode NormalMode SportRespons Pedal GasLembut / LambatLinear / SeimbangSangat ResponsifPerpindahan GigiCepat (RPM Rendah)StandarTertahan (RPM Tinggi)Konsumsi BBMPaling IritEfisien / Rata-rataBorosKarakter BerkendaraSantai / HematNyaman / HarianAgresif / DinamisCocok UntukKemacetan KotaPerjalanan Luar KotaMenyalip / Tanjakan


Mengapa Perbedaannya Begitu Signifikan?

Perbedaan konsumsi BBM pada Tiggo Series sangat terasa karena penggunaan teknologi Turbocharged Gasoline Direct Injection (TGDI). Mesin turbo memiliki karakteristik yang unik: mereka bisa sangat irit saat beban rendah, namun bisa mengonsumsi banyak bahan bakar saat turbo bekerja maksimal (spooling).

Mode Eco menjaga agar turbo tidak bekerja terlalu keras jika tidak benar-benar diperlukan. Sebaliknya, mode Sport menjaga agar turbo selalu siap "menendang", yang tentu memerlukan kompensasi bahan bakar untuk menjaga campuran udara dan bensin tetap ideal pada tekanan tinggi.

Selain itu, bobot kendaraan Tiggo Series yang cukup solid sebagai SUV medium-large memberikan pengaruh besar. Memindahkan beban seberat itu dari posisi diam memerlukan energi besar. Mode Eco meminimalisir energi yang terbuang saat akselerasi awal, yang merupakan fase paling boros dalam siklus pembakaran.

Tips Mengoptimalkan Mode Berkendara pada Tiggo Series

Agar Anda mendapatkan manfaat maksimal dari fitur ini, berikut adalah strategi yang bisa diterapkan:

  1. Gunakan Eco di Kemacetan Parah: Saat mobil hanya bergerak merayap, tenaga besar tidak akan berguna. Gunakan Eco untuk menjaga aliran bensin tetap minimal.

  2. Manfaatkan Normal untuk Cruising: Saat berada di jalan tol dengan kecepatan konstan 80-100 km/jam, mode Normal memberikan kenyamanan terbaik tanpa mengorbankan terlalu banyak BBM.

  3. Aktifkan Sport Saat Menanjak atau Menyalip: Jangan ragu menggunakan mode Sport saat menghadapi tanjakan curam di pegunungan. Dalam kondisi ini, mode Sport justru menjaga mesin tidak kehilangan momentum, yang terkadang bisa lebih efisien daripada memaksakan mode Eco yang membuat mesin bekerja terlalu berat.

  4. Perhatikan Tekanan Ban: Drive mode sehebat apa pun tidak akan menolong konsumsi BBM jika tekanan ban rendah. Pastikan selalu sesuai standar pabrikan untuk mengurangi hambatan gulir.

Kesesuaian dengan Karakter Mesin Tiggo

Mesin 1.5T pada Tiggo 7 Pro didesain untuk efisiensi perkotaan, sehingga perbedaan Eco dan Sport akan sangat terasa pada kelincahannya. Sementara itu, mesin 2.0T pada Tiggo 8 Pro memiliki cadangan tenaga yang jauh lebih besar; di sini, mode Sport benar-benar menunjukkan performa kelas atas yang mampu menandingi mobil-mobil Eropa, meski konsekuensinya pada konsumsi BBM akan lebih terasa nyata.

Inovasi Chery dalam menyediakan pilihan mode ini memberikan fleksibilitas bagi penggunanya. Anda memiliki kendali penuh untuk menjadi pengemudi yang ekonomis di hari kerja, dan menjadi pengemudi yang antusias di akhir pekan.

Tiggo Series membuktikan bahwa teknologi otomotif modern mampu memberikan dua kepribadian berbeda dalam satu kendaraan. Memahami kapan harus menekan tombol Eco dan kapan harus beralih ke Sport adalah kunci utama dalam menikmati pengalaman berkendara yang optimal, baik dari segi performa maupun efisiensi finansial.