Penyakit Infiniti QX80 yang Sering Dikeluhkan Pemilik, Calon Pembeli Bekas Wajib Tahu - Mobil.id

Penyakit Infiniti QX80 yang Sering Dikeluhkan Pemilik, Calon Pembeli Bekas Wajib Tahu


HomeBlog

Infinity
Penyakit Infiniti QX80 yang Sering Dikeluhkan Pemilik, Calon Pembeli Bekas Wajib Tahu
Penulis 2

Mobilid- SUV Premium yang Tangguh Bukan Berarti Tanpa Kekurangan

Infiniti QX80 dikenal sebagai salah satu SUV premium Jepang paling mewah yang pernah dijual di Indonesia. Mengandalkan mesin V8 5.600 cc, kabin super lega, serta kenyamanan kelas atas, mobil ini masih menjadi incaran banyak pencari SUV premium bekas hingga saat ini.

Namun seperti kendaraan lainnya, Infiniti QX80 tentu tidak sepenuhnya bebas dari masalah. Apalagi sebagian besar unit yang beredar saat ini sudah berusia lebih dari lima hingga sepuluh tahun. Faktor usia, pemakaian, dan riwayat perawatan sangat berpengaruh terhadap kondisi kendaraan.

Kabar baiknya, sebagian besar penyakit Infiniti QX80 bukan termasuk kerusakan fatal apabila diketahui sejak awal dan ditangani dengan benar. Karena itu, calon pembeli mobil bekas wajib memahami beberapa keluhan yang cukup sering ditemukan pada SUV mewah ini.

1. Kaki-Kaki Mulai Mengeluarkan Bunyi

Keluhan yang paling sering ditemukan pada Infiniti QX80 bekas berasal dari sektor kaki-kaki.

Sebagai SUV berukuran besar dengan bobot yang berat, komponen suspensi bekerja lebih keras dibanding mobil penumpang biasa. Seiring bertambahnya usia kendaraan, beberapa komponen mulai mengalami keausan.

Bagian yang paling sering membutuhkan perhatian antara lain:

  • Bushing arm

  • Ball joint

  • Stabilizer link

  • Tie rod

  • Shock absorber

Gejala yang biasanya muncul berupa bunyi "gluduk" ketika melewati jalan rusak atau polisi tidur.

Untungnya masalah ini tergolong normal pada kendaraan yang sudah berumur dan umumnya dapat diperbaiki tanpa harus mengeluarkan biaya yang terlalu besar dibanding kerusakan mesin atau transmisi.

2. Suspensi Belakang Mulai Melemah

Beberapa varian Infiniti QX80 menggunakan sistem suspensi yang lebih kompleks untuk meningkatkan kenyamanan berkendara.

Setelah usia kendaraan bertambah, beberapa pemilik melaporkan gejala seperti:

  • Bagian belakang terlihat lebih rendah

  • Mobil terasa limbung

  • Kenyamanan berkurang

  • Suspensi terasa terlalu empuk

Biasanya kondisi ini muncul akibat usia komponen suspensi yang sudah menua.

Jika ditemukan sejak awal, perbaikannya relatif lebih mudah dibanding menunggu hingga kerusakan semakin parah.

3. Konsumsi BBM yang Boros

Ini sebenarnya bukan kerusakan, tetapi sering dianggap sebagai "penyakit bawaan" Infiniti QX80.

Mesin V8 berkapasitas 5.600 cc memang dirancang untuk menghasilkan tenaga besar, bukan untuk mengejar efisiensi bahan bakar.

Dalam kondisi lalu lintas perkotaan yang padat, konsumsi BBM QX80 bisa tergolong tinggi dibanding SUV modern bermesin kecil.

Karena itu calon pembeli harus memahami sejak awal bahwa biaya bahan bakar merupakan salah satu konsekuensi memiliki SUV premium bermesin besar.

Bagi sebagian pemilik, hal tersebut masih dianggap sebanding dengan performa dan kenyamanan yang diberikan.

4. Sensor Elektronik Mulai Bermasalah karena Usia

Infiniti QX80 dilengkapi banyak fitur elektronik canggih.

Semakin banyak fitur elektronik, semakin banyak pula sensor yang bekerja di dalam kendaraan.

Pada unit yang sudah berumur, beberapa sensor terkadang mulai menunjukkan gejala gangguan seperti:

  • Lampu indikator menyala

  • Sensor parkir kurang akurat

  • Kamera tidak bekerja optimal

  • Sistem peringatan keselamatan error sesaat

Masalah seperti ini biasanya lebih sering disebabkan faktor usia dibanding cacat desain kendaraan.

Pemeriksaan menggunakan alat scanner biasanya dapat membantu menemukan sumber masalah dengan cepat.

5. Sistem Pendingin Wajib Mendapat Perhatian

Mesin V8 menghasilkan panas yang cukup tinggi ketika bekerja.

Karena itu sistem pendingin memiliki peran yang sangat penting pada Infiniti QX80.

Beberapa komponen yang perlu diperhatikan meliputi:

  • Radiator

  • Water pump

  • Thermostat

  • Selang radiator

  • Reservoir coolant

Jika pemilik sebelumnya kurang disiplin mengganti cairan pendingin, risiko overheating dapat meningkat.

Untungnya kasus overheat berat pada QX80 tergolong jarang selama perawatan dilakukan secara rutin.

6. Kompresor AC Mulai Menurun Performanya

Indonesia memiliki iklim tropis yang panas sehingga AC menjadi komponen yang bekerja hampir setiap hari.

Pada beberapa Infiniti QX80 berusia lebih dari delapan tahun, terdapat laporan mengenai:

  • AC kurang dingin

  • Suhu kabin tidak stabil

  • Kompresor mulai melemah

  • Kebocoran pada sistem pendingin AC

Masalah ini sebenarnya umum ditemukan pada banyak kendaraan premium yang telah berumur.

Pemeriksaan berkala pada sistem AC dapat membantu menjaga performanya tetap optimal.

7. Power Steering Mulai Menunjukkan Gejala Keausan

Sebagian pemilik QX80 juga pernah mengalami keluhan ringan pada sistem kemudi.

Gejalanya dapat berupa:

  • Setir terasa lebih berat

  • Muncul bunyi saat memutar kemudi

  • Getaran ringan pada kecepatan tertentu

Biasanya kondisi ini berkaitan dengan usia komponen steering atau cairan power steering yang sudah perlu diganti.

Jika ditangani lebih awal, biaya perbaikannya umumnya masih relatif terjangkau.

8. Kampas Rem Cepat Aus Karena Bobot Kendaraan

Dengan berat lebih dari dua ton, sistem pengereman QX80 bekerja cukup keras setiap hari.

Akibatnya kampas rem biasanya lebih cepat aus dibanding kendaraan yang lebih ringan.

Gejala yang sering muncul antara lain:

  • Bunyi saat pengereman

  • Getaran pada pedal rem

  • Daya pengereman berkurang

Penggantian kampas rem secara berkala menjadi bagian normal dari biaya perawatan Infiniti QX80.

Tips Membeli Infiniti QX80 Bekas

Agar terhindar dari unit bermasalah, lakukan beberapa langkah berikut sebelum membeli:

  • Periksa riwayat servis secara lengkap

  • Cek kondisi kaki-kaki

  • Pastikan AC bekerja normal

  • Periksa sistem pendingin mesin

  • Lakukan test drive

  • Gunakan scanner untuk membaca error elektronik

  • Inspeksi di bengkel spesialis Nissan atau Infiniti

Langkah sederhana ini dapat membantu menghindari biaya perbaikan besar setelah kendaraan dibeli.

Infiniti QX80 merupakan SUV premium yang terkenal tangguh dan nyaman, namun tetap memiliki beberapa penyakit yang umum muncul seiring bertambahnya usia kendaraan. Keluhan yang paling sering ditemukan biasanya berasal dari kaki-kaki, sistem suspensi, sensor elektronik, AC, serta sistem pendingin mesin.

Kabar baiknya, sebagian besar masalah tersebut bukan termasuk kerusakan fatal dan masih tergolong wajar untuk kendaraan premium berusia lebih dari lima tahun. Selama memiliki riwayat perawatan yang baik dan mendapatkan servis berkala secara rutin, Infiniti QX80 tetap menjadi salah satu SUV mewah bekas yang layak dimiliki hingga saat ini.