
MOBILID- Honda Accord dikenal sebagai sedan yang mengutamakan kenyamanan berkendara. Kabinnya dirancang untuk memberikan ruang yang lega bagi pengemudi dan penumpang, sementara sistem suspensi, kemudi, dan berbagai fitur pendukung dibuat agar perjalanan terasa lebih tenang. Pada All New Honda Accord, misalnya, Honda menggunakan suspensi independen MacPherson Strut di depan dan Multi-Link di belakang yang dirancang untuk menghasilkan stabilitas dan kenyamanan di berbagai kondisi jalan.
Namun, seiring bertambahnya usia kendaraan dan jarak tempuh, Honda Accord bisa mengalami perubahan rasa berkendara. Mobil yang sebelumnya terasa empuk, stabil, dan senyap dapat mulai terasa lebih keras, bergetar, limbung, atau bahkan kurang nyaman ketika melewati jalan rusak.
Kondisi tersebut tidak selalu berarti terdapat kerusakan besar. Penyebabnya bisa berasal dari tekanan ban yang tidak tepat, ban yang sudah aus, komponen suspensi yang menurun kondisinya, kaki-kaki yang bermasalah, hingga posisi berkendara yang kurang sesuai.
Berikut berbagai penyebab Honda Accord terasa kurang nyaman saat dikendarai dan cara mengenalinya.
1. Tekanan Ban Tidak Sesuai
Salah satu penyebab paling sederhana tetapi sering terlupakan adalah tekanan ban.
Ban memiliki pengaruh besar terhadap karakter berkendara. Tekanan yang terlalu tinggi dapat membuat Honda Accord terasa lebih keras ketika melewati jalan bergelombang atau lubang kecil. Sebaliknya, tekanan yang terlalu rendah dapat membuat respons kemudi terasa lebih berat dan mobil terasa kurang stabil.
Honda menyarankan agar tekanan ban mengikuti standar yang ditentukan pabrikan. Informasi tekanan yang direkomendasikan dapat ditemukan pada pilar pintu pengemudi atau buku manual kendaraan.
Karena itu, jangan menentukan tekanan ban hanya berdasarkan perkiraan. Periksa tekanan ketika ban berada dalam kondisi yang sesuai untuk pengukuran.
2. Kondisi Ban Sudah Aus
Ban yang sudah aus juga dapat membuat kenyamanan Honda Accord menurun.
Selain berpengaruh terhadap daya cengkeram, kondisi tapak ban dapat memengaruhi suara dan respons mobil ketika melewati permukaan jalan.
Ban dengan keausan tidak merata bahkan dapat membuat mobil terasa bergetar atau seperti berjalan di permukaan yang tidak rata.
Honda menyarankan pemeriksaan ketebalan alur ban secara berkala dan menyebut bahwa penggantian perlu dipertimbangkan ketika sisa alur mencapai 3 mm.
Jika ban sudah aus secara tidak merata, jangan hanya mengganti satu bagian tanpa mencari penyebabnya. Bisa saja terdapat masalah pada alignment atau komponen kaki-kaki.
3. Ban Mengalami Benjolan atau Retakan
Ban yang memiliki benjolan, retakan, atau kerusakan pada dinding samping juga dapat membuat rasa berkendara berubah.
Kerusakan tersebut dapat terjadi karena benturan dengan lubang, trotoar, benda keras, atau penggunaan dalam kondisi tekanan ban yang tidak sesuai.
Selain mengurangi kenyamanan, kondisi ban yang rusak juga perlu mendapat perhatian dari sisi keselamatan.
Karena itu, periksa seluruh permukaan ban, bukan hanya bagian yang terlihat dari luar. Jika ditemukan benjolan atau kerusakan serius, sebaiknya konsultasikan kepada teknisi.
4. Shock Absorber Mulai Lemah
Shock absorber atau peredam kejut merupakan salah satu komponen penting dalam menentukan kenyamanan.
Ketika shock absorber mulai kehilangan kemampuannya, Honda Accord dapat terasa lebih banyak memantul setelah melewati jalan bergelombang. Mobil juga bisa terasa kurang tenang ketika melewati polisi tidur atau permukaan jalan yang tidak rata.
Gejala lain yang dapat muncul adalah bodi terasa mengayun lebih lama setelah melewati permukaan bergelombang.
Jika kondisi tersebut terjadi, lakukan pemeriksaan suspensi. Jangan langsung mengganti seluruh komponen tanpa mengetahui bagian mana yang mengalami masalah.
5. Bushing Suspensi Mulai Aus
Bushing berfungsi sebagai bagian penghubung sekaligus peredam getaran pada sejumlah komponen kaki-kaki.
Seiring usia dan penggunaan, bushing dapat mengalami keausan atau kerusakan. Akibatnya, getaran dan suara dari permukaan jalan dapat lebih mudah terasa di dalam kabin.
Pada Honda Accord yang sudah berusia cukup lama, pemeriksaan bushing menjadi penting terutama jika mobil sering digunakan melewati jalan rusak.
Jika terdengar bunyi seperti "gluduk" atau "kletek" ketika melewati jalan bergelombang, sebaiknya kaki-kaki diperiksa secara menyeluruh.
6. Stabilizer Link Mengalami Masalah
Stabilizer link juga merupakan bagian yang dapat memengaruhi rasa berkendara.
Ketika komponen ini mulai aus, biasanya dapat muncul bunyi dari area kaki-kaki ketika kendaraan melewati jalan tidak rata.
Gejalanya mungkin tidak selalu membuat mobil langsung kehilangan kenyamanan secara drastis. Namun, jika dibiarkan, suara dan rasa berkendara dapat semakin mengganggu.
Pemeriksaan sebaiknya dilakukan oleh teknisi agar sumber suara dapat diketahui secara tepat.
7. Spooring Tidak Tepat
Honda Accord yang posisi roda depannya tidak sesuai dapat terasa kurang nyaman ketika dikendarai.
Salah satu tandanya adalah setir terasa tidak lurus ketika mobil berjalan di jalan yang relatif rata. Mobil juga dapat cenderung bergerak ke salah satu sisi.
Kondisi tersebut dapat berkaitan dengan alignment roda, tetapi penyebabnya perlu diperiksa terlebih dahulu.
Jika mobil baru saja menghantam lubang cukup keras, pemeriksaan spooring dan kaki-kaki menjadi semakin penting.
8. Balancing Roda Bermasalah
Jika Honda Accord terasa bergetar terutama pada kecepatan tertentu, balancing roda dapat menjadi salah satu bagian yang perlu diperiksa.
Roda yang tidak seimbang dapat menimbulkan getaran pada setir atau bodi kendaraan.
Namun, jangan langsung menyimpulkan bahwa balancing adalah satu-satunya penyebab. Kondisi ban, velg, bearing roda, dan komponen kaki-kaki juga dapat menghasilkan gejala serupa.
9. Velg Bengkok
Benturan dengan lubang atau jalan rusak dapat menyebabkan velg mengalami perubahan bentuk.
Velg yang tidak lagi ideal dapat memengaruhi putaran roda dan menimbulkan getaran ketika mobil melaju.
Jika Honda Accord mulai terasa bergetar setelah menghantam lubang, pemeriksaan ban dan velg sebaiknya dilakukan bersamaan.
10. Bearing Roda Mulai Aus
Bearing roda yang mulai mengalami masalah dapat menghasilkan suara dengung yang semakin terdengar ketika kecepatan meningkat.
Suara tersebut dapat membuat kabin terasa lebih bising sehingga kenyamanan perjalanan menurun.
Jika suara berasal dari salah satu area roda dan berubah mengikuti kecepatan kendaraan, sebaiknya lakukan pemeriksaan lebih lanjut.
11. Rem Tidak Bekerja dengan Normal
Kondisi sistem pengereman juga dapat memengaruhi kenyamanan.
Cakram yang mengalami masalah atau komponen rem yang tidak bekerja normal dapat menyebabkan getaran ketika pedal rem diinjak.
Jika setir bergetar ketika melakukan pengereman pada kecepatan tertentu, jangan abaikan gejalanya.
Pemeriksaan perlu dilakukan untuk memastikan apakah sumber masalah berasal dari cakram, kampas rem, kaliper, atau komponen lain.
12. Mesin atau Mounting Menghasilkan Getaran
Tidak semua getaran berasal dari kaki-kaki.
Jika Honda Accord bergetar ketika berhenti dalam kondisi mesin menyala, sumbernya bisa berasal dari mesin, sistem pembakaran, atau engine mounting.
Engine mounting bertugas membantu menopang mesin sekaligus meredam getaran agar tidak terlalu terasa di kabin.
Ketika kondisinya menurun, getaran mesin dapat terasa lebih jelas melalui setir, jok, atau bodi kendaraan.
13. Mesin Tidak Bekerja Halus
Mesin yang tidak bekerja secara optimal juga dapat membuat mobil terasa kurang nyaman.
Pada kondisi tertentu, mesin dapat terasa bergetar, respons pedal gas berubah, atau tenaga tidak lagi sehalus biasanya.
Untuk Accord 1.5 Turbo, misalnya, Honda menggunakan mesin 1.5L DOHC 4-silinder VTEC Turbo dengan CVT Earth Dreams Technology pada generasi tersebut.
Jika terdapat gejala seperti mesin brebet, tenaga turun, atau putaran idle tidak stabil, pemeriksaan sistem mesin sebaiknya dilakukan.
14. Transmisi Tidak Bekerja Halus
Transmisi juga berhubungan dengan kenyamanan.
Pada Accord generasi tertentu, transmisi yang digunakan berbeda-beda sesuai tahun dan varian. Karena itu, diagnosis harus disesuaikan dengan tipe kendaraan.
Jika perpindahan gigi terasa kasar, terdapat hentakan, atau respons kendaraan terasa tidak normal, jangan langsung menyimpulkan transmisi rusak berat.
Pemeriksaan fluida, sistem kontrol, dan komponen terkait diperlukan untuk mengetahui penyebab sebenarnya.
15. Sistem Kemudi Mengalami Masalah
Honda Accord menggunakan sistem electric power steering pada sejumlah generasi, dan All New Accord menggunakan Electric Power Steering + Dual Pinion. Honda menyebut sistem tersebut dirancang agar putaran kemudi terasa lebih ringan dan nyaman.
Jika setir tiba-tiba terasa terlalu berat, terlalu ringan, bergetar, atau tidak kembali dengan normal setelah berbelok, sebaiknya lakukan pemeriksaan.
Jangan mengabaikan perubahan karakter kemudi karena sistem tersebut berhubungan langsung dengan kendali kendaraan.
16. Kabin Terlalu Bising
Kenyamanan bukan hanya soal suspensi.
Suara ban, suara angin, suara mesin, atau bunyi dari bagian bawah kendaraan juga dapat membuat perjalanan terasa kurang nyaman.
Honda pada salah satu generasi Accord menjelaskan penggunaan material peredam, Wheel Resonator, dan Active Noise Cancellation untuk membantu mengurangi kebisingan di dalam kabin.
Jika mobil yang sebelumnya senyap tiba-tiba menjadi lebih berisik, periksa sumber suara tersebut. Bisa saja penyebabnya berasal dari ban, bearing, karet pintu, atau komponen lain.
17. Karet Pintu Mulai Menurun Kondisinya
Karet pintu berfungsi membantu menutup celah antara pintu dan bodi.
Jika karet sudah keras, retak, atau tidak menempel dengan baik, suara dari luar dapat lebih mudah masuk ke kabin.
Hal ini memang tidak selalu berkaitan dengan masalah mekanis, tetapi dapat memengaruhi kenyamanan terutama ketika mobil digunakan dalam perjalanan jauh.
18. Posisi Jok Tidak Sesuai
Rasa nyaman juga dipengaruhi posisi duduk.
Honda Accord memiliki pengaturan kursi yang cukup lengkap pada generasi tertentu. All New Accord, misalnya, memiliki pengaturan elektrik kursi depan serta lumbar support pada kursi pengemudi.
Manfaatkan pengaturan tersebut untuk mendapatkan posisi yang sesuai dengan postur tubuh.
Pastikan punggung mendapat dukungan yang baik dan posisi kaki tidak terlalu menekuk maupun terlalu menjulur.
19. Posisi Setir Kurang Tepat
Selain jok, posisi setir juga perlu diperhatikan.
All New Honda Accord dilengkapi tilt dan telescopic steering sehingga posisi roda kemudi dapat disesuaikan dengan postur pengemudi.
Jika posisi setir terlalu jauh atau terlalu tinggi, pengemudi dapat lebih cepat merasa lelah.
Kenyamanan berkendara bukan hanya bergantung pada kondisi kendaraan, tetapi juga bagaimana pengemudi mengatur posisi tubuh.
20. AC Kurang Optimal
Suhu kabin juga sangat menentukan kenyamanan, terutama ketika mobil digunakan di daerah dengan cuaca panas.
Jika AC kurang dingin, aliran udara lemah, atau muncul bau tidak sedap, perjalanan dapat terasa kurang nyaman meskipun kondisi suspensi masih baik.
Periksa filter kabin, evaporator, blower, dan sistem pendingin AC apabila performanya menurun.
21. Beban Kendaraan Terlalu Berat
Membawa terlalu banyak barang juga dapat memengaruhi rasa berkendara.
Beban tambahan membuat suspensi bekerja lebih berat dan dapat mengubah karakter mobil.
Karena itu, ketika melakukan perjalanan jauh, bawalah barang sesuai kebutuhan dan jangan memenuhi bagasi dengan benda yang sebenarnya tidak diperlukan.
22. Modifikasi Suspensi yang Tidak Sesuai
Modifikasi seperti mengganti per, shock absorber, atau ukuran roda dapat mengubah karakter Honda Accord.
Velg berukuran lebih besar dengan ban berprofil lebih tipis, misalnya, dapat membuat mobil terasa lebih keras ketika melewati permukaan jalan tertentu.
Jika tujuan utama adalah kenyamanan, pilih komponen yang tetap mempertimbangkan karakter suspensi dan spesifikasi kendaraan.
23. Kondisi Jalan Memang Kurang Baik
Terkadang Honda Accord sebenarnya tidak mengalami masalah.
Kondisi jalan yang berlubang, bergelombang, sambungan jalan yang tinggi, atau permukaan aspal yang kasar memang dapat membuat getaran lebih terasa.
Karena itu, diagnosis perlu melihat apakah ketidaknyamanan muncul di semua kondisi jalan atau hanya pada permukaan tertentu.
Jika mobil terasa nyaman di jalan mulus tetapi keras di jalan rusak, belum tentu ada kerusakan pada suspensi.
24. Perawatan Berkala Terlambat
Perawatan berkala merupakan bagian penting untuk mempertahankan kondisi kendaraan.
Honda menyediakan perawatan berkala berdasarkan model, varian, dan odometer kendaraan. Honda juga menjelaskan bahwa pekerjaan atau penggantian komponen di luar item perawatan berkala dapat memerlukan biaya tambahan.
Menunda servis terlalu lama dapat membuat berbagai komponen tidak terpantau kondisinya.
Untuk mobil yang mulai berusia cukup lama, pemeriksaan menyeluruh menjadi semakin penting.
25. Cara Mengetahui Sumber Ketidaknyamanan
Agar tidak salah melakukan perbaikan, pemilik Honda Accord dapat mencatat kapan rasa tidak nyaman muncul.
Misalnya:
Mobil terasa keras setiap melewati jalan rusak.
Setir bergetar pada kecepatan tertentu.
Mobil menarik ke kiri atau kanan.
Terdengar bunyi dari kaki-kaki.
Kabin tiba-tiba lebih berisik.
Mobil bergetar ketika berhenti.
Pedal rem menimbulkan getaran.
Perpindahan transmisi terasa kasar.
Catatan tersebut dapat membantu teknisi melakukan diagnosis dengan lebih cepat.
26. Jangan Langsung Mengganti Semua Komponen
Ketika Honda Accord terasa kurang nyaman, pemilik tidak perlu langsung mengganti seluruh komponen kaki-kaki.
Lakukan diagnosis terlebih dahulu.
Misalnya, jika mobil terasa keras, penyebabnya bisa berupa tekanan ban, ban, shock absorber, atau komponen suspensi lainnya. Mengganti seluruh komponen tanpa pemeriksaan dapat membuat biaya membengkak tanpa menyelesaikan sumber masalah.
27. Lakukan Pemeriksaan di Bengkel yang Tepat
Jika pemeriksaan sederhana tidak menemukan penyebab, bawalah Honda Accord ke bengkel yang memiliki teknisi berpengalaman.
Bengkel resmi Honda memiliki teknisi yang dilatih untuk menangani produk Honda, dan Honda menyarankan perawatan berkala mengikuti jadwal pada buku panduan kendaraan.
Honda juga menyediakan layanan Quick Maintenance untuk perawatan berkala tertentu, dengan pengerjaan oleh dua teknisi secara bersamaan dan pilihan durasi sesuai jenis perawatan.
28. Jadikan Kondisi Ban sebagai Prioritas
Jika ingin mencari penyebab Honda Accord kurang nyaman, ban merupakan salah satu bagian pertama yang sebaiknya diperiksa.
Tekanan, usia, keausan, kondisi dinding, balancing, dan kondisi velg semuanya dapat memengaruhi rasa berkendara.
Honda sendiri menegaskan bahwa kondisi ban berkaitan dengan kendali kendaraan dan kinerja pengereman sekaligus dapat memengaruhi kenyamanan berkendara.
Karena itu, jangan menganggap ban hanya sebagai komponen yang perlu diperhatikan ketika sudah bocor.
Kesimpulan
Honda Accord yang terasa kurang nyaman saat dikendarai tidak selalu berarti mengalami kerusakan besar. Penyebabnya dapat berasal dari hal sederhana seperti tekanan ban yang tidak sesuai, kondisi ban yang sudah aus, hingga masalah pada suspensi, bushing, stabilizer link, spooring, balancing, velg, bearing, rem, dan sistem kemudi.
Selain bagian kaki-kaki, kenyamanan juga dapat dipengaruhi kondisi mesin, transmisi, engine mounting, AC, karet pintu, posisi jok, posisi setir, hingga beban barang yang dibawa.
Untuk All New Honda Accord, Honda menggunakan suspensi independen MacPherson Strut di depan dan Multi-Link di belakang untuk mendukung stabilitas dan kenyamanan. Namun, sebagus apa pun rancangan suspensinya, kenyamanan tetap bergantung pada kondisi komponen dan perawatan kendaraan.
Langkah paling tepat ketika Honda Accord mulai terasa kurang nyaman adalah mencari gejala secara spesifik. Perhatikan apakah masalah muncul ketika melewati jalan rusak, saat kecepatan tertentu, ketika mengerem, saat berbelok, atau bahkan ketika mobil berhenti.
Setelah gejalanya diketahui, lakukan pemeriksaan secara bertahap. Mulailah dari bagian yang sederhana seperti tekanan dan kondisi ban, kemudian lanjutkan ke balancing, spooring, suspensi, kaki-kaki, rem, kemudi, mesin, dan transmisi jika diperlukan.
Jangan terburu-buru mengganti banyak komponen sekaligus. Diagnosis yang tepat akan membantu pemilik Honda Accord menghemat biaya sekaligus memastikan masalah kenyamanan benar-benar tertangani.
Dengan perawatan berkala dan pemeriksaan yang tepat, karakter nyaman Honda Accord dapat tetap dipertahankan meskipun kendaraan sudah digunakan dalam waktu lama.