Perbandingan Mesin Ford Everest dengan SUV Diesel Populer di Indonesia - Mobil.id

Perbandingan Mesin Ford Everest dengan SUV Diesel Populer di Indonesia


HomeBlog

ford
Perbandingan Mesin Ford Everest dengan SUV Diesel Populer di Indonesia
Penulis 1

Segmen SUV diesel ladder frame di Indonesia masih menjadi salah satu pasar otomotif yang paling diminati. Konsumen menyukai karakter kendaraan yang tangguh, memiliki kemampuan melintasi berbagai kondisi jalan, sanggup membawa banyak penumpang, serta menawarkan torsi besar untuk perjalanan jarak jauh maupun kebutuhan harian. Di antara berbagai pilihan yang tersedia, Ford Everest menjadi salah satu SUV diesel yang menarik perhatian karena menawarkan teknologi mesin modern dan performa yang kompetitif.

Saat ini, rival utama Ford Everest di Indonesia berasal dari Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero Sport. Ketiganya sama-sama mengusung mesin diesel turbo dengan karakter yang berbeda. Perbandingan mesin menjadi aspek penting karena berpengaruh langsung terhadap tenaga, torsi, efisiensi bahan bakar, kenyamanan berkendara, hingga biaya operasional.

Spesifikasi Mesin Ford Everest

Ford Everest terbaru mengandalkan mesin diesel 2.0 liter Bi-Turbo EcoBlue empat silinder. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga sekitar 209 hp dan torsi puncak 500 Nm yang tersedia pada putaran rendah. Mesin tersebut dipadukan dengan transmisi otomatis 10 percepatan yang menjadi salah satu keunggulan utama Everest dibanding para pesaingnya.

Konfigurasi Bi-Turbo memungkinkan dua turbocharger bekerja secara bergantian sesuai kebutuhan putaran mesin. Turbo kecil bekerja pada putaran rendah untuk menghasilkan respons cepat, sedangkan turbo besar aktif saat dibutuhkan tenaga lebih besar pada putaran menengah hingga tinggi.

Hasilnya, Ford Everest memiliki akselerasi yang responsif sekaligus efisien ketika digunakan untuk perjalanan jauh.

Toyota Fortuner Diesel Sebagai Rival Terkuat

Toyota Fortuner menjadi salah satu SUV diesel terlaris di Indonesia. Varian tertingginya menggunakan mesin diesel 2.8 liter berkode 1GD-FTV yang menghasilkan tenaga sekitar 203,9 PS atau setara 201 hp dengan torsi maksimum 500 Nm. Mesin tersebut dikombinasikan dengan transmisi otomatis 6 percepatan.

Meskipun kapasitas mesinnya lebih besar dibanding Everest, output torsinya sama-sama mencapai 500 Nm. Perbedaan utama terletak pada pendekatan teknologi. Ford menggunakan mesin berkapasitas lebih kecil namun dibantu sistem Bi-Turbo dan transmisi 10 percepatan, sedangkan Fortuner mengandalkan kapasitas silinder lebih besar untuk menghasilkan tenaga dan torsi tinggi.

Karakter mesin Fortuner terkenal kuat pada putaran bawah sehingga sangat cocok untuk membawa beban berat maupun menghadapi tanjakan curam.

Mitsubishi Pajero Sport Masih Kompetitif

Mitsubishi Pajero Sport Dakar Ultimate menggunakan mesin diesel 2.4 liter MIVEC Turbo yang menghasilkan tenaga sekitar 181 hp dan torsi 430 Nm. Mesin ini dipadukan dengan transmisi otomatis 8 percepatan.

Walaupun secara angka tenaga dan torsi berada di bawah Ford Everest maupun Toyota Fortuner 2.8, Pajero Sport tetap memiliki banyak penggemar karena karakter mesin yang halus, efisiensi bahan bakar yang baik, serta biaya perawatan yang relatif kompetitif.

Sistem MIVEC pada mesin diesel Pajero Sport membantu meningkatkan efisiensi pembakaran sehingga performa tetap responsif tanpa mengorbankan konsumsi bahan bakar.

Perbandingan Tenaga Maksimum

Jika dibandingkan dari sisi tenaga maksimum, Ford Everest berada di posisi teratas.

Tenaga Maksimum:

  • Ford Everest 2.0 Bi-Turbo: 209 hp

  • Toyota Fortuner 2.8: 201 hp

  • Mitsubishi Pajero Sport 2.4: 181 hp

Data tersebut menunjukkan Ford Everest unggul dalam menghasilkan tenaga. Keunggulan ini terasa ketika melakukan akselerasi di jalan tol atau saat membutuhkan tenaga tambahan untuk menyalip kendaraan lain.

Perbandingan Torsi Mesin

Torsi menjadi faktor paling penting pada kendaraan diesel karena berpengaruh terhadap kemampuan menarik beban dan melintasi medan berat.

Torsi Maksimum:

  • Ford Everest 2.0 Bi-Turbo: 500 Nm

  • Toyota Fortuner 2.8: 500 Nm

  • Mitsubishi Pajero Sport 2.4: 430 Nm

Ford Everest dan Toyota Fortuner memiliki angka torsi identik sebesar 500 Nm. Namun karakter distribusi torsinya berbeda. Sistem Bi-Turbo Everest mampu menghasilkan dorongan yang lebih merata pada berbagai rentang putaran mesin sehingga terasa lebih responsif ketika pedal gas diinjak.

Teknologi Turbo yang Digunakan

Ford Everest menggunakan teknologi Bi-Turbo yang memanfaatkan dua turbocharger. Teknologi ini membuat tenaga lebih cepat tersedia sekaligus menjaga efisiensi bahan bakar.

Toyota Fortuner menggunakan turbocharger VNT Intercooler yang telah terbukti tangguh dan andal dalam berbagai kondisi penggunaan. Sistem ini membantu menghasilkan torsi besar sejak putaran mesin rendah.

Mitsubishi Pajero Sport memanfaatkan turbo diesel MIVEC yang mengutamakan keseimbangan antara performa dan efisiensi.

Dari sisi teknologi, Ford Everest menawarkan sistem paling modern karena penggunaan turbo ganda yang umumnya ditemukan pada kendaraan premium.

Pengaruh Transmisi terhadap Performa

Selain mesin, transmisi memegang peranan besar terhadap karakter berkendara.

Ford Everest menggunakan transmisi otomatis 10 percepatan. Jumlah gigi yang lebih banyak memungkinkan mesin bekerja pada putaran ideal lebih sering sehingga akselerasi lebih halus dan efisiensi bahan bakar meningkat.

Toyota Fortuner masih menggunakan transmisi otomatis 6 percepatan. Sistem ini terkenal kuat dan sederhana, namun tidak sehalus transmisi 10 percepatan milik Everest.

Mitsubishi Pajero Sport mengandalkan transmisi otomatis 8 percepatan yang berada di tengah-tengah. Perpindahan giginya cukup halus dan mampu menjaga konsumsi bahan bakar tetap efisien.

Efisiensi Bahan Bakar

Kapasitas mesin yang lebih kecil sering kali memberikan keuntungan dalam konsumsi bahan bakar.

Ford Everest 2.0 Bi-Turbo mencatat efisiensi sekitar 13,9 km/liter pada kondisi kombinasi berdasarkan data spesifikasi internasional.

Toyota Fortuner 2.8 umumnya berada pada kisaran 12–13 km/liter tergantung kondisi jalan dan gaya berkendara.

Pajero Sport sering dianggap sebagai salah satu SUV diesel paling irit di kelasnya karena bobot kendaraan yang relatif efisien dan karakter mesin MIVEC yang ekonomis.

Kemampuan Off-Road

Ketiga SUV diesel ini memiliki kemampuan off-road yang baik. Namun pendekatannya berbeda.

Ford Everest menawarkan sistem penggerak empat roda modern yang dipadukan berbagai mode berkendara elektronik. Sistem ini memudahkan pengemudi menyesuaikan karakter kendaraan sesuai medan.

Toyota Fortuner dikenal memiliki reputasi ketangguhan yang sangat kuat karena berbasis platform Hilux yang terkenal tahan banting. Mesin 2.8 liter juga memberikan tenaga besar untuk menghadapi jalur berat.

Mitsubishi Pajero Sport memiliki sistem Super Select 4WD yang memungkinkan pengemudi berpindah mode penggerak dengan fleksibel saat melintasi berbagai kondisi jalan.

Kenyamanan Berkendara Harian

Untuk penggunaan harian di perkotaan, Ford Everest memiliki keunggulan pada tingkat kehalusan mesin dan respons transmisi. Mesin Bi-Turbo memberikan akselerasi yang lebih linear sehingga berkendara terasa nyaman.

Toyota Fortuner menawarkan karakter yang lebih berotot dan kuat. Mesin diesel 2.8 liter memberikan sensasi tenaga besar sejak awal putaran mesin.

Pajero Sport berada di posisi tengah dengan karakter yang cukup halus namun tetap memiliki tenaga memadai untuk kebutuhan keluarga maupun perjalanan antarkota.

Faktor Keandalan Mesin

Toyota Fortuner masih sering dianggap sebagai tolok ukur keandalan di segmen SUV diesel. Mesin 1GD-FTV telah digunakan di berbagai negara dan terkenal memiliki daya tahan tinggi.

Ford Everest menawarkan teknologi yang lebih modern sehingga memberikan performa lebih unggul. Servis berkala yang sesuai rekomendasi pabrikan menjadi faktor penting untuk menjaga performa mesin Bi-Turbo tetap optimal.

Mitsubishi Pajero Sport juga memiliki reputasi baik berkat mesin diesel MIVEC yang telah digunakan selama beberapa generasi dan terbukti mampu menghadapi berbagai kondisi jalan di Indonesia.

Bagi konsumen yang mengutamakan performa mesin, tenaga terbesar, teknologi turbo modern, serta transmisi canggih, Ford Everest menjadi salah satu pilihan paling menarik di kelas SUV diesel premium. Sementara Toyota Fortuner unggul dari sisi reputasi ketangguhan dan nilai jual kembali, sedangkan Mitsubishi Pajero Sport menawarkan keseimbangan antara kenyamanan, efisiensi, dan kemampuan jelajah yang tetap kompetitif di pasar Indonesia.