Perbandingan Subaru BRZ 2012 vs 2020: Apakah Ada Perbedaan Perasaan Berkendara? - Mobil.id

Perbandingan Subaru BRZ 2012 vs 2020: Apakah Ada Perbedaan Perasaan Berkendara?


HomeBlog

Subaru
Perbandingan Subaru BRZ 2012 vs 2020: Apakah Ada Perbedaan Perasaan Berkendara?
Penulis 8

Banyak orang bertanya, "Jika bentuknya sama, bukankah BRZ 2012 dan 2020 akan terasa sama saat dikendarai?" Secara visual, jawabannya mungkin "mirip". Namun, setelah menempuh perjalanan delapan tahun pengembangan, Subaru memberikan sentuhan-sentuhan halus yang membuat perbedaan antara model awal dan model akhir terasa cukup signifikan. Bagi Anda yang sedang memilih antara unit bekas tahun tua atau tahun muda, berikut adalah perbandingan feeling berkendara keduanya.

1. Karakter Mesin dan Respon Throttle

  • Model 2012: Memiliki karakter yang lebih "mentah". Respon gas terkadang terasa sedikit tidak menentu pada putaran rendah—terkadang terlalu tajam, terkadang sedikit laggy. Mesin FA20 awal ini terasa sangat mekanis, namun membutuhkan adaptasi pengemudi yang lebih dalam untuk mendapatkan transisi tenaga yang halus.

  • Model 2020: Mesin FA20 versi akhir terasa jauh lebih "dewasa". Respon gasnya sangat linear dan prediktabel. Anda tidak lagi merasakan flat-spot pada kurva torsi yang dulu sering dikeluhkan. Tenaganya terasa lebih "mengalir" dan transmisi manualnya terasa lebih presisi dengan shifting yang lebih crisp dan minim hambatan.

2. Handling dan Stabilitas Sasis

  • Model 2012: Terasa sangat ringan dan lincah, namun sedikit "gelisah" saat dipacu di jalanan yang tidak rata. Karena suspensi bawaan tahun 2012 dirancang dengan karakter yang sangat stiff dan playful, mobil ini cenderung lebih mudah untuk oversteer dalam kondisi yang tidak terduga.

  • Model 2020: Berkat revisi pada struktur sasis dan setelan suspensi pasca-facelift, model 2020 terasa lebih menapak di tanah (planted). Ia tidak kehilangan kelincahannya, namun memberikan rasa percaya diri yang lebih tinggi saat melibas tikungan di kecepatan tinggi. Mobil terasa lebih stabil dan komunikatif, memberikan sinyal yang lebih jelas kepada pengemudi mengenai batas cengkeraman ban.

3. Feedback Kemudi dan Keterlibatan Pengemudi

  • Model 2012: Memberikan feedback yang sangat jujur, hampir tanpa saringan. Anda bisa merasakan setiap tekstur aspal melalui lingkar kemudi. Ini adalah surga bagi purist yang menginginkan koneksi langsung dengan roda.

  • Model 2020: Meskipun tetap tajam, ada sedikit peningkatan pada sistem kemudi elektrik (EPS) yang membuatnya terasa sedikit lebih presisi dan konsisten di berbagai rentang kecepatan. Bagi penggunaan harian, model 2020 lebih nyaman karena tidak terlalu "melawan" di tangan saat melewati jalanan bergelombang.

4. Suasana Kabin dan Kenyamanan

  • Model 2012: Kabinnya sangat Spartan. Fokusnya hanya pada kursi, setir, dan tuas transmisi. Bagi sebagian orang, ini adalah kelebihan. Namun, untuk penggunaan jangka panjang di 2026, materialnya mungkin terasa sedikit membosankan.

  • Model 2020: Lebih premium. Dengan layar MID yang informatif, sistem audio yang lebih baik, dan material jok yang lebih berkualitas, model 2020 menawarkan pengalaman yang lebih "beradab". Anda bisa tetap merasa sporti tanpa harus mengorbankan kenyamanan teknologi.

Pilih yang Mana?

Perbedaan keduanya ibarat membandingkan buku sketsa dengan lukisan yang sudah jadi.

  • Pilih Model 2012 jika Anda adalah purist yang ingin membangun mobil dari nol, melakukan modifikasi ekstrem, atau sekadar ingin merasakan sensasi BRZ dalam bentuknya yang paling murni dan "liar".

  • Pilih Model 2020 jika Anda ingin sebuah mobil sport yang sudah disempurnakan, lebih andal untuk harian, memiliki teknologi interior yang lebih relevan untuk tahun 2026, dan memberikan rasa berkendara yang lebih tenang namun tetap tajam.

Keduanya tetap berbagi jiwa yang sama: kebahagiaan saat menekan pedal gas dan membelokkan setir. Perbedaannya hanyalah pada tingkat "kematangan" pengalaman yang ditawarkan.