
Salah satu hal paling menarik dalam sejarah Ford Escort adalah perubahan besar sistem penggeraknya dari rear wheel drive (RWD) menjadi front wheel drive (FWD). Perubahan ini bukan sekadar urusan teknis, tetapi juga mengubah karakter berkendara Escort secara keseluruhan.
Bagi penggemar otomotif klasik, perdebatan mengenai Escort RWD dan FWD masih sering terjadi hingga sekarang. Sebagian menyukai karakter liar dan analog Escort penggerak belakang, sementara yang lain lebih menyukai kepraktisan serta efisiensi Escort penggerak depan.
Ford pertama kali menggunakan sistem RWD pada generasi awal Escort, yaitu:
Ford Escort Mk I
Ford Escort Mk II
Sistem tersebut bertahan hingga akhir 1970-an sebelum Ford beralih ke FWD pada:
Ford Escort Mk III
Perubahan ini menjadi titik paling penting dalam evolusi Ford Escort.
Apa Itu RWD?
Rear wheel drive atau RWD adalah sistem penggerak di mana tenaga mesin disalurkan ke roda belakang.
Pada Escort generasi awal, konfigurasi ini memberikan karakter berkendara yang sangat sporty dan hidup. Karena roda depan fokus mengendalikan arah sementara roda belakang bertugas menyalurkan tenaga, handling mobil terasa lebih seimbang.
Itulah sebabnya Escort RWD sangat sukses di dunia rally.
Varian seperti:
Ford Escort RS1600
Ford Escort RS2000
Ford Escort Mexico
menjadi terkenal karena kemampuan sliding dan kontrol menikungnya yang luar biasa.
Kelebihan Ford Escort RWD
1. Handling Lebih Sporty
Escort RWD terkenal sangat menyenangkan dikendarai. Distribusi tenaga ke roda belakang membuat mobil terasa lebih responsif saat bermanuver.
2. Cocok untuk Motorsport
Dalam dunia rally klasik, sistem RWD sangat ideal untuk drifting dan kontrol tikungan di berbagai medan.
Karena itu Escort Mk I dan Mk II mendominasi rally era 1970-an.
3. Sensasi Berkendara Lebih Analog
Banyak penggemar mobil klasik menyukai Escort RWD karena terasa lebih “jujur.” Pengemudi benar-benar merasakan kerja chassis dan distribusi tenaga secara langsung.
Kekurangan Escort RWD
Meski sporty, Escort RWD juga memiliki beberapa kelemahan.
1. Ruang Kabin Lebih Sempit
Karena membutuhkan gardan belakang dan terowongan propeller shaft, ruang interior menjadi sedikit lebih terbatas.
2. Lebih Sulit Dikendalikan di Jalan Licin
Bagi pengemudi pemula, mobil RWD bisa terasa lebih liar terutama saat hujan atau menikung agresif.
Peralihan ke FWD
Pada awal 1980-an, industri otomotif mulai berubah. Banyak produsen beralih ke sistem penggerak depan demi efisiensi dan kenyamanan.
Ford akhirnya mengikuti tren tersebut melalui:
Ford Escort Mk III
Escort generasi ketiga meninggalkan penggerak belakang dan menggunakan platform FWD modern.
Perubahan ini cukup mengejutkan karena Escort sebelumnya sangat identik dengan karakter RWD sporty.
Apa Itu FWD?
Front wheel drive atau FWD adalah sistem penggerak di mana roda depan bertugas mengendalikan arah sekaligus menerima tenaga mesin.
Konfigurasi ini membuat mobil lebih efisien dan praktis untuk penggunaan harian.
Kelebihan Ford Escort FWD
1. Kabin Lebih Luas
Karena tidak membutuhkan gardan belakang besar, ruang kabin dan bagasi menjadi lebih lega.
Escort Mk III terasa jauh lebih praktis dibanding generasi sebelumnya.
2. Lebih Hemat Bahan Bakar
Sistem FWD umumnya lebih ringan sehingga konsumsi BBM menjadi lebih efisien.
Hal ini penting pada era 1980-an ketika efisiensi mulai menjadi perhatian utama.
3. Lebih Stabil untuk Pengguna Harian
Escort FWD terasa lebih mudah dikendalikan di jalan licin dan lebih nyaman digunakan sehari-hari.
Kekurangan Escort FWD
Bagi sebagian penggemar Ford klasik, Escort FWD dianggap kehilangan karakter sporty khas generasi awal.
Mobil terasa:
lebih jinak
kurang liar
tidak sekomunikatif Escort RWD
Meski tetap menyenangkan, sensasi berkendara Escort FWD memang berbeda dibanding Mk I dan Mk II.
Escort FWD yang Tetap Sporty
Walau beralih ke FWD, Ford tetap menghadirkan varian performa menarik seperti:
Ford Escort XR3i
Mobil ini menjadi salah satu hot hatch populer era 1980-an berkat handling ringan dan desain sporty.
Mana yang Lebih Baik?
Jawabannya tergantung kebutuhan dan selera.
Jika menyukai:
sensasi klasik
drifting
karakter rally
pengalaman berkendara analog
maka Escort RWD lebih menarik.
Namun jika menginginkan:
kenyamanan harian
efisiensi
kabin praktis
handling mudah
maka Escort FWD menjadi pilihan lebih masuk akal.
Perubahan dari RWD ke FWD pada Ford Escort menunjukkan bagaimana Ford beradaptasi dengan perkembangan zaman dan kebutuhan pasar. Meski kedua sistem memiliki karakter berbeda, keduanya tetap menjadi bagian penting dalam sejarah panjang Escort sebagai salah satu mobil paling ikonik dalam dunia otomotif Eropa.