Perbedaan Subaru Impreza Bug Eye dan Blob Eye - Mobil.id

Perbedaan Subaru Impreza Bug Eye dan Blob Eye


HomeBlog

Subaru
Perbedaan Subaru Impreza Bug Eye dan Blob Eye
Penulis 8

Bagi penggemar Subaru, istilah Bug Eye dan Blob Eye tentu sudah tidak asing lagi. Keduanya merupakan bagian dari Subaru Impreza generasi kedua berkode sasis GD untuk sedan dan GG untuk wagon yang diproduksi antara tahun 2000 hingga 2007. Meski menggunakan platform dasar yang sama, Bug Eye dan Blob Eye memiliki sejumlah perbedaan yang cukup signifikan, baik dari segi desain, fitur, maupun pengembangan teknis.

Banyak calon pembeli mobil bekas Subaru sering bertanya-tanya, mana yang lebih baik antara Bug Eye dan Blob Eye. Jawabannya tentu bergantung pada kebutuhan, selera, dan tujuan penggunaan kendaraan. Untuk memahami hal tersebut, penting untuk mengetahui perbedaan utama di antara kedua model ini.

Periode Produksi yang Berbeda

Perbedaan paling mendasar terletak pada tahun produksinya.

Subaru Impreza Bug Eye

Diproduksi mulai tahun 2000 hingga 2002.

Model ini merupakan versi pertama dari generasi kedua Impreza setelah menggantikan generasi GC/GF.

Subaru Impreza Blob Eye

Diproduksi mulai tahun 2003 hingga 2005.

Blob Eye hadir sebagai hasil facelift pertama yang dilakukan Subaru terhadap generasi GD/GG.

Meskipun hanya terpaut beberapa tahun, Subaru melakukan cukup banyak perubahan yang membuat kedua model memiliki karakter berbeda.

Perbedaan Desain Eksterior

Inilah aspek yang paling mudah dikenali.

Desain Lampu Depan Bug Eye

Bug Eye memiliki lampu depan berbentuk bulat besar yang menyerupai mata serangga.

Karakteristiknya meliputi:

  • Bentuk oval membulat.

  • Posisi lampu terlihat menonjol.

  • Tampilan unik dan kontroversial.

  • Sangat mudah dikenali dari kejauhan.

Desain ini menjadi alasan lahirnya julukan "Bug Eye."

Desain Lampu Depan Blob Eye

Pada facelift tahun 2003, Subaru mengganti seluruh desain bagian depan.

Lampu depan berubah menjadi:

  • Lebih besar dan menyatu dengan bodi.

  • Bentuk lebih membulat horizontal.

  • Kesan lebih modern.

  • Tampilan lebih halus dan aerodinamis.

Karena bentuknya menyerupai tetesan atau gumpalan, model ini kemudian dikenal sebagai "Blob Eye."

Perubahan Grille dan Bumper

Selain lampu depan, bagian grille dan bumper juga mengalami perubahan.

Bug Eye

  • Grille lebih sederhana.

  • Bumper depan terlihat lebih membulat.

  • Desain relatif konservatif.

Blob Eye

  • Grille lebih modern.

  • Bukaan udara lebih besar.

  • Bumper terlihat lebih agresif.

  • Tampilan depan lebih sporty.

Perubahan ini membuat Blob Eye terlihat lebih dewasa dibandingkan pendahulunya.

Reaksi Pasar terhadap Kedua Model

Saat pertama kali diperkenalkan, Bug Eye memperoleh respons yang cukup beragam.

Banyak penggemar Subaru generasi pertama merasa desain lampu depannya terlalu ekstrem.

Sebaliknya, Blob Eye mendapatkan penerimaan yang jauh lebih positif.

Alasan utamanya antara lain:

  • Desain dianggap lebih proporsional.

  • Lebih sesuai dengan karakter mobil sport.

  • Terlihat lebih modern.

  • Lebih mudah diterima pasar global.

Karena itu, Blob Eye sering dianggap sebagai facelift yang berhasil memperbaiki kontroversi desain Bug Eye.

Perbedaan Interior

Secara umum tata letak kabin kedua model sangat mirip.

Namun Subaru melakukan beberapa penyempurnaan pada Blob Eye.

Perubahan yang dapat ditemukan meliputi:

  • Material interior lebih baik.

  • Beberapa panel mendapatkan desain baru.

  • Penyempurnaan fitur kenyamanan.

  • Kualitas perakitan meningkat.

Meskipun tidak revolusioner, perubahan tersebut membuat Blob Eye terasa sedikit lebih modern dibandingkan Bug Eye.

Pengembangan Mesin dan Performa

Kedua model sama-sama menggunakan mesin boxer keluarga EJ.

Namun pada periode Blob Eye, Subaru terus melakukan pengembangan terhadap mesin dan sistem pendukungnya.

Beberapa varian mendapatkan:

  • Penyempurnaan ECU.

  • Respons mesin yang lebih baik.

  • Efisiensi yang meningkat.

  • Peningkatan daya tahan komponen tertentu.

Pada model WRX STI, beberapa versi Blob Eye juga mendapatkan peningkatan performa dibandingkan model awal Bug Eye.

Perbedaan WRX dan STI

Baik Bug Eye maupun Blob Eye tersedia dalam varian:

  • WRX

  • WRX STI

  • STI Spec C

  • Type RA (pasar tertentu)

Namun karena Blob Eye merupakan model yang lebih baru, banyak penggemar menganggapnya sebagai versi yang lebih matang.

Keunggulan Blob Eye WRX STI meliputi:

  • Pengembangan suspensi yang lebih baik.

  • Sistem kontrol yang lebih modern.

  • Penyempurnaan kualitas produksi.

  • Nilai performa yang lebih seimbang.

Meski demikian, Bug Eye tetap memiliki daya tarik historis sebagai model pertama generasi GD/GG.

Potensi Modifikasi

Dalam dunia modifikasi, kedua model sama-sama sangat populer.

Bug Eye

Biasanya dipilih oleh penggemar yang menyukai:

  • Keunikan desain.

  • Tampilan reli awal 2000-an.

  • Koleksi JDM klasik.

Blob Eye

Lebih sering dipilih karena:

  • Tampilan lebih modern.

  • Basis modifikasi yang lebih matang.

  • Ketersediaan komponen lebih luas.

Keduanya memiliki dukungan aftermarket yang sangat besar hingga saat ini.

Nilai Koleksi Saat Ini

Dalam beberapa tahun terakhir, harga kedua model mengalami kenaikan.

Namun terdapat perbedaan tren di pasar kolektor.

Bug Eye

Nilai koleksinya meningkat karena:

  • Produksi lebih singkat.

  • Desain unik.

  • Status sebagai model pertama generasi kedua.

Blob Eye

Nilai koleksinya meningkat karena:

  • Desain lebih populer.

  • Permintaan pasar lebih besar.

  • Banyak dicari sebagai mobil performa harian.

Khusus varian WRX STI dan Spec C, kedua model sama-sama memiliki harga yang terus meningkat.

Mana yang Lebih Baik?

Jika mengutamakan nilai historis, keunikan desain, dan status koleksi, Bug Eye menjadi pilihan yang sangat menarik.

Namun jika menginginkan tampilan yang lebih modern, pengembangan teknis yang lebih matang, dan penerimaan pasar yang lebih luas, Blob Eye sering dianggap sebagai pilihan yang lebih seimbang.

Pada akhirnya, baik Bug Eye maupun Blob Eye merupakan bagian penting dari sejarah Subaru Impreza. Keduanya memiliki karakter yang berbeda, penggemar yang loyal, serta kontribusi besar dalam menjadikan generasi GD/GG sebagai salah satu era terbaik dalam perjalanan panjang Subaru.